<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778</id><updated>2012-02-12T22:02:40.946+07:00</updated><category term='Program Kerja'/><category term='Puisi'/><category term='Aliran Sesat'/><category term='Pernyataan'/><category term='Agenda'/><category term='Kumpulan Hadits'/><category term='Syari&apos;at'/><category term='Artikel'/><category term='LPK'/><category term='Tips'/><category term='Resensi'/><category term='Peraturan'/><category term='Informasi'/><category term='Khilafiyah'/><category term='Banser'/><category term='Hikmah'/><category term='Humor'/><category term='Cerpen'/><category term='PBNU'/><category term='Adab'/><category term='Hasil Rapat'/><category term='Berita'/><category term='Pendapat Tokoh'/><category term='Ulama Besar'/><category term='Iptek'/><title type='text'>GP. ANSOR - FATAYAT NU KEC. PIYUNGAN</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>106</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-2714109558331374921</id><published>2010-11-18T07:13:00.007+07:00</published><updated>2010-11-18T08:25:32.366+07:00</updated><title type='text'>Festival Takbir Keliling dan Kirab Budaya GP Ansor NU - Fatayat NU Piyungan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah menjadi agenda rutin tahunan ANFAT Piyungan yaitu Lomba Takbir Keliling. Seperti tahun tahun sebelumnya tahun ini pun ANFAT mengadakan event tahunan ini dengan nuansa yang beda dari tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;ANFAT ikut prihatin dengan masuknya budaya asing ke negara kita yang tidak disaring oleh waega terutama pemuda. Banyak sekali pengaruh negatif yang ditimbulkan dari budaya barat tersebut. Akibat tersebut antara lain, kenakalan remaja, pornografi, narkoba, cyber crime dll. Maka tahun ini ANFAT mengangkat tema &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Festival Takbir Keliling Mencetak Generasi Muda Yang Mencintai Budaya dan Adat Istiadat Daeah, Religius dan Peduli Terhadap Sesama."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kesibukan kami mengurus 2 ribuan pengungsi di kelurahan Srimartani, bantuan datang dan terdistribusi. Kelelahan yang kami rasakan. Walaupun begitu acara ini harus tetap terselenggara. Kami pun berbagi tugas. Sebagian  mengurus pengungsi dan logistiknya. Sebagian mengoptimalkan festival ini. Jadi dua - duanya tetap berjalan seimbang. "&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Hore222. Pinter kalian anak - anak ANFAT.&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Festival Takbir keliling ini diikuti oleh 8 kelompok remaja masjid, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dari ujung kulon Sitimulyo terwakili oleh RISMA NHH Pegergunung yang didukung oleh ratusan anak2 dan pemuda serta tak mau ketinggalan jama'ah Ibu - ibu. Juga didukung oleh relawan UIN Sunan Kalijaga ( &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;termasuk aku&lt;/span&gt; ).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lalu ke timur disusul oleh Kontingen dari Srimulyo yang diwakili oleh Kang Syamsudin dan Tiyan dkk dari Klengotan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nah barulah ke timur yang basisnya Nahdhiyin, ada dari Piyungan yang membawa kesenian reognya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Disusul oleh shbt2 dari Wanujoyo Qdol ( Kang Alip, Sigit, Munir dkk ).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lalu tak mau ketinggalan pemuda MARKIPAT/Wanujoyo Lor. ( Kang Dowen dkk ). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengetan disusul oleh Tim yang banyak mengurus pengungsi tapi akhirnya dengan lobi2 yang berkesinambungan ikut Takbiran yaitu Kang Samsul&amp;amp;Bu Katyani Ndut dkk dari Kafilah Daraman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengetan maning. Kafilah ini kalo gak ikut yo ngisin- isini tenan inilah dia Sang Juara bertahan tahun lalu yaitu Kafilah Kembangsari ( Kang Samlawi, Muslih, Shomad, Bu Guru Nurul, Mpok Atik, Ima Ndut, seng tak kenal meng niki. )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sampailah gerilya kami ke Ujung Wetan Lor yaitu peserta terakhir Kafilah Sanansari ( Kang Rosid&amp;amp;Bu Dewi dkk )&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Takbir keliling kali ini mengambil rute tahun lalu yang sempat batal. Rutenya start dari Pasar Piyungan dan finish di Balai desa Srimartani. Peserta datang ke Pasar Piyungan dimulai sejak Ba'da Maghrib. Satu per satu berdatangan masuk lalu registrasi ulang kepada Bu Linggar dan Bu Yani di pintu masuk pasar. Ada peserta yang baru memasukkan maskotnya. Ada juga yang sudah lengkap sekalian pesertanya.&lt;br /&gt;Peserta datang paling awal dari ujung timur Sanansari. Lalu disusul oleh Kembangsari, Pagergunung, Piyungan, Wanujoyo Lor, Klenggotan, Wanujoyo Kidul dan terakhir Daraman. Sesuai kesepakatan maka yang datang lebih awal adalah yang berangkat duluan long march sekitar 3 km. Personil Banser yaitu Kang Arif Kh. tak mintai bantuan untuk menyiapkan peserta. Setelah Sanansari siap saya berangkatkan duluan. Disusul oelh Kontingen selanjutnya sesuai urutan  regitrasi dengan jeda pemberangkatan 3 menit.&lt;br /&gt;Dalam lomba ini kami meminta bantuan 5 orang Yuri yang menilai kriteria sebegai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jumlah peserta&lt;/span&gt; yang diwakili oleh Ansor Prambanan ( Kang Ichwan ) yang kami tempatkan di pintu keluar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Display dan Penampilan&lt;/span&gt; peserta yang dihandel oleh Pak Sugeng ( guru seni musik, drum band di beberapa sekolah yang sudah melanglang buana sampe Jakarta )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maskot dan Kreativitas Peserta&lt;/span&gt; yang dinilai oleh Pak Susanto, S.Sn. ( seorang guru seni rupa alumni ISI yang sederhana tapi kompetensinya dalam seni rupa tak bisa diragukan lagi )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gema, Semangat Takbir&amp;amp; Kekompakan &lt;/span&gt;yang dinilai oleh Kang Wahyudin/ wakil dari LESBUMI DIY ( Lembaga Seni Budaya milik NU )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketertiban, Keindahan Peserta&lt;/span&gt; yang dinilai oleh Kang Achmad Cholid, S.H. dari Ansor Cabang Bantul.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Satu per satu peserta keluar meninggalkan pasar lalu berjalan ke timur. Tibalah di depan Polsek tiap peserta menampilakn kebolehan mereka layaknya penampilan di panggung selama 5 menit. Variasi formasi, bunyi musik drum band dll ). Di sinilah kreasi panggung yang dipunyai masing -masing peserta ditampilkan semaksimal mungkin.&lt;br /&gt;Setelah itu melanjutkan perjalanan lagi Bangjo ke utara teros hingga Balai Srimartani. Selama perjalanan ini peserta selalu dimonitor oleh tim Yuri dalam hal kestabilan&amp;amp;semangat takbir, kekompakan, formasi barisan, kostum peserta dll.&lt;br /&gt;Akhirnya setelah menempuh perjalanan panjang sekitar 3km, sampailah kami di Aula Balai Desa Srimartani. Di sini terdengar lantunan Shalawat gabungan dari ANFAT Prambanan&amp;amp;Piyungan. Di sana ada Kang Yudhi, Situk dari Petir, Kang Ali, Gus Dayat dan rawoh juga Gus Muttaqin dari Combongan.&lt;br /&gt;Acara dipandu oleh MC yang berpengalaman, birokratis, pinter, cakep&amp;amp;manis, Sholih&amp;amp;Sholehhot ( Kang Supri dan Shbti. Eli yang keduanya dari Wanujoyo ). Sambil menunggu rekap nilai yang dilakukan oleh Tim Yuri, peserta dikondisikan dalam aula dengan pembagian doorprize. Lalu secara resmi dibuka. Dilanjutkan Sambutan dari ketua panitia ( Shbt. Wildan Adiguna ). Disusul oleh Kades Srimartani ( Bapak Ruspamuji Nugroho ).&lt;br /&gt;Selanjutnya Trophy bergilir yang dipegang oleh Kafilah Kembangsari diserahkan secara remi kepada ANFAT.&lt;br /&gt;Tibalah pada puncak acara yang ditunggu - tunggu yaitu pengumuman pemenang dan pembagian hadiah. Dag dig dug yang dirasakan tiap kafilah. Kang Ayik selaku ketua Ansor maju ke depan. Lau dipanggil tiap perwakilan kafilah untuk meju ke depan. Kang Ayik menanyai mereka satu per satu dengan kalimat &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;" Sudah siap kalah?".&lt;/span&gt; Jawaban mereka ternyata kompak juga &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"SIAP Ndan "&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Setelah itu tampillah ke podium perwakilan Yuri/Kang Kholid dari Ansor cabang. hasil lombanya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; partisipan yaitu jatuh kepada kafilah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Piyungan dan Klenggotan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Juara harapan 3 diraih &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Oleeeeeeeeeh Kafilah Daraman&lt;/span&gt;. Hore. tepuk tangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Juara harapan 2 jatuh ke pesertadengan nomor undian (.. ) kafilah&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; Wanujoyo Lor&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Juara harapan I akhirnya diraih oleh juara tahun lalu kafilah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kembangsari&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;L&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;alu Mas Ayik minta sisa perwakilan untuk maju 1 langkah ( Sanansari, Pagergunung &amp;amp; Wanujoyo Qdol ). Kang Kh&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;lid melanjutkan pengumumannya.&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Juara 3 jatuh ke tangan kelompok &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Sanansari&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;erwakilan 2 kelompok sisanya diminta maju lagi. Kang Kholid melanjutkan.&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Juara ke 2 diraih oleh perwakilan dari ujung kulon &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Pagergunung City"&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Inilah yang ditunggu - tunggu :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Juara I tahun ini akhirnya berpindah tangan ke kafilah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wanujoyo Qdol.&lt;/span&gt; Horeeeeee. bergembira ria mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kesuksesan acara ini didukung oleh sponsor utama dan rutin yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pemerintah Propinsi DIY&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PCNU Bantul&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kelurahan Srimartani&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TB Sandeyan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Koko Motor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apotik Az Zahra&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kami dengan rendah hati mengucapkan terima kasih atas bantuan panjenengan semua. Moga jadi amal jatiyah yang dilipatgandakan pahalanya. AMIIIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian report tim Lapangan ANFAT Piyungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-2714109558331374921?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/2714109558331374921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/11/festival-takbir-keliling-dan-kirab.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2714109558331374921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2714109558331374921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/11/festival-takbir-keliling-dan-kirab.html' title='Festival Takbir Keliling dan Kirab Budaya GP Ansor NU - Fatayat NU Piyungan'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-1863124444785509723</id><published>2010-11-07T19:03:00.004+07:00</published><updated>2010-11-07T19:16:03.804+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Posko Pengungsi Merapi di Balai Desa Srimartani</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak terjadinya letusan Merapi yang paling besar pada Hari Jumat pagi, dan meluluh lantakkan desa Argomulyo, Maka Pemerintah mulai memberlakukan zona aman yaitu 20 km. Mulai saat itu mulailah terjadi pengungsian besar-besaran pada masyarakat yang berada di di Zona tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai tanggal 5 Nopember 2010 kemarin Balai Desa Srimartani, Piyungan Bantul, Yogyakarta yang terletak di jl. piyungan-prambanan menjadi tempat posko pengungsian merapi. Hingga saat ini jumlah pengungsi di balai desa srimartani telah mencapai 1347 orang. Dengan jumlah sedemikian banyak, tentunya peran masyarakat dan para donatur sangat dibutuhkan untuk membantu saudara-saudara kita di posko pengungsian merapi di Balai desa Srimartani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergerakan Pemuda yang dikomandani oleh GP. Ansor-Fatayat NU PAC Piyungan bersama Karang Taruna Desa Srimartani dan Pemdes Srimartani, dibantu teman-teman relawan dari Pemuda Muhammadiyah, PMI, Mahasiswa, Pengurus Parpol dan Masyarakat sekitarnya. Dengan jumlah yang begitu banyak pengungsi yang ada, maka kebutuhan makan minum dan kebutuhan lain seperti selimut, pakaian pantas pakai, sabun, sampho, pasta gigi, pembalut wanita, susu bayi, obat-obatan, masker dan sebagainya masih selalu dinantikan para pengungsi di posko ini.&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_JustifyFull" title="Rata Penuh" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 13);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="img/blank.gif" alt="Rata Penuh" class="gl_align_full" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagi Anda yang bersedia menyumbangkan, kami berharap mengirimkannya ke posko langsung atau bisa hubungi kami diTelp : (0274) 9366278(Shbt, Arifudin, S.Pd., Ketua GP. Ansor) atau Nur Sa'adah, S.Pi. (HP. 081578820922). Sekecil apapun bantuan anda, sangat berguna bagi saudara-saudara kita yang saat ini sedang menderita. Dulu kami mendapat bantuan ketika gempa jogja 26 Mei 2006, sekarang giliran kita sebagai saudara gantian membantu saudara saudara kita ini. Semoga kondisi merapi segera membaik dan tidak membahayakan warga jogja-jateng dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posko terbuka 24 jam dan siap menerima bantuan anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-1863124444785509723?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/1863124444785509723/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/11/posko-pengungsi-merapi-di-balai-desa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1863124444785509723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1863124444785509723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/11/posko-pengungsi-merapi-di-balai-desa.html' title='Posko Pengungsi Merapi di Balai Desa Srimartani'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-6729309807268894888</id><published>2010-10-27T08:23:00.007+07:00</published><updated>2010-10-27T12:50:09.974+07:00</updated><title type='text'>PEMBARETAN BANSER SATKORYON PIYUNGAN 2010</title><content type='html'>Lapor Komandan ini yang bisa saya laporkan. Liputan pembaretan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Ahad Kliwon kemarin, 24 Oktober 2010 pukul 08.00 GP Ansor Piyungan dalam hal ini Banser Satkoryon Piyungan mengadakan Pembaretan Banser alumni Diklatsar 2010.&lt;br /&gt;Acara ini dimuali sejak malam Ahad jam 20.00. Dibuka oleh Kasetma Shbt. Arif Kh. Pembukaan dilangsungkan di SMP Pembangunan. Dengan diikuti oleh alumni diklatsar sebanyak 19 orang ditambah titipan dari Imogiri 2 orang dan dari Pundong 5 orang.&lt;br /&gt;Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan Long March ( meneladani para pejuang kita dahulu kaya'Long March Siliwangi. Adapun rute perjalanan ini mulai dari SMP pembangunan ke timur - Petir naik ke Kedung Pucang - ke utara sampai Wukir. Lalu turun. Ke Pereng. Istirahat sejenak lah. Lalu berjalan lagi melewati Balai Desa Sumberharjo - Jlatren lurus ke barat. Belok kanan mas. Lurus lagi ke barat. Lanjut lagi lah gak usah istirahat dulu ( ngo ndak kesel, padahal aku numpak Supra XQ . Sampailah kita di kawasan Candi Abang. Mulai naiklah kami ke kawasan NdiBang. Wah juan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;karna Sabtu hujan dalane yo rodo jbelok, teles 'n becek &lt;/span&gt;. Wes gapopo yang penting hepy.&lt;br /&gt;Akhirnya perjalanan panjang ( &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;munine kang Helmy Tim Survey sampe 14km.&lt;/span&gt; )yang melelahkan ini telah finish. Kita sampe di rumah trnsit jam 00.30. Setelah cuci kaki dan berwudhu disusul oleh teh anget dan bakwan gorena anget. Juan lega di tenggorokan. E la kok disusul mi rebus pedes tanpa telor dan masih panas. yuhu uenake. wes disediane oleh tuan rumah. Nuwun sanget Pak ( he he Pak sopo yo gak ngerti jenenge ). &lt;br /&gt;Men rodo medun sikek. Lalu kita sholat witir. Tros bobok bersama.&lt;br /&gt;Waktu shalat shubuh sudah masuk. Pukul 03.45 kita bangun bersama - sama ambil wudhu. Lalu berjama'ah Shubuh. Setelah berdzikir berjama'ah secukupnya. Lalu Shbt. Aris Fathoni tampil ke depan memimpin peserta untuk melakukan senam pagi. Setelah dirasa cukup Kang Dodo gak mau kalah akhirnya juga ikut nimbrung. Kerja sama dengan Kang Aris memimpin peserta menyanyikan Mars Banser ( &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Baret hitam tetap jaya )&lt;/span&gt; . Seng apal meng kuwi. Kecuali nek Mars Ansor wani jak lomba aku. Eh ternya Kang Aris juga punya mars laen yang gak kalah menarik ( &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;piye yo aku gak iso. neng enek kata2ne Gara2 janda muda membuat masuk ke Banser... he he . terus egak iso... &lt;/span&gt;). &lt;br /&gt;Setelah dirasa cukup senamnya. Lau aku ngliat ke dapur ternyata sarapan pagi dah siap. Menunya uenak. Lele goreng sambel tomat 'n sayur kering. Sedepe. Maem berjama'ah.&lt;br /&gt;Setelah sarapan selesai. Tibalah kami pada rangkain puncak Pembaretan. Peserta dibariskan oleh Shbt. Aris. Lalu dibagi 2 kelompok. 1 kelompok dikawal oleh Shbt. Arif yang lain dikawal oleh Shbt. Hamid Basri. Setelah berjalan beberapa menit sampilah kami di Puncak Candi Abang. &lt;br /&gt;Sebelum pembaretan Shbt. Aris memimpin peserta untuk PBB. Di sini pserta dilatih bagaiman tata cara berbaris seperti yang dilakukan oleh TNI kita. &lt;br /&gt;Sedangkan Kang Dodo melatih penanganan Lalu Lintas. Bagimana cara meNYETOP kendaraan dari 4 penjuru arah dan tiap arah.&lt;br /&gt;Kini giliran tibalah puncak acara yaitu pembaretan Banser yang langsung disematkan oleh komandan Banser Satkorcab Bantul ( Shbt. Ahmad Khozin ). Selain beliau hadir juga Shbt. Atthobari ( Ketua Ansor Cabang Bantul ), Shbt. Basuki&amp;gak tahu namanya ( anggota SatkorCab Bantul ).&lt;br /&gt;Satu per satu peserta naik ke puncak Ndibang lalu disematkan Baret Banser oleh Shbt. Ahmad Khozin disaksikan oleh Komandan Satkoryon ( Shbt. Kasmustandar ), Kasetma ( Shbt. Arif ), Shbt. Hamid Basri dan seluruh panitia yang ada di bawah.&lt;br /&gt;Setelah prosesi penyematan baret telah selesai dilanjutkan dengan ramah tamah. Dalam ramah tamah ini Shbt. Atthobari berpesan Banser adalah prajurit khusus Ansor yang juga diminta menjaga keutuhan NKRI serta tetap istiqomah di dalam ASWAJA ( Ahlussunnah Wal Jama'ah ). Tetap menjaga ukhuwah di saat Islam terpecah belah seperti akhir - akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian laporan dari reporter ANFAT Piyungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suwun..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-6729309807268894888?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/6729309807268894888/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/10/pembaretan-banser-satkoryon-piyungan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6729309807268894888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6729309807268894888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/10/pembaretan-banser-satkoryon-piyungan.html' title='PEMBARETAN BANSER SATKORYON PIYUNGAN 2010'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-1757042541095561030</id><published>2010-10-19T08:20:00.004+07:00</published><updated>2010-10-19T08:38:38.123+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda'/><title type='text'>GEMA TAKBIR HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H</title><content type='html'>A.  LATAR BELAKANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan teknologi sudah semakin pesat. Era globalisasi dan keterbukaan sudah melanda masyarakat hingga pedesaan. Budaya barat sudah masuk ke dalam kehidupan masyarakat di pedesaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuknya pengaruh budaya barat tersebut melalui banyak media. Bisa masuk melalui televisi, surat kabar, majalah, internet maupun media informasi yang lain. Pengaruh tersebut diterima masyarakat khususnya pemuda ada yang diterima mentahnya saja tanpa disaring dan diolah dan ada juga yang diolah supaya tidak memberikan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh budaya barat yang diterima tidak dioalh dan disaring tersbut mengakibatkan terkikisnya budaya warisan leluhur di masyarakat jawa khususnya dalam lingkup agama Islam. Budaya yang terkikis tersebut antara lain : kesenian rudatan/shalawatan, wayang kulit, slametan orang meninggal yang dikatakan bid’ah dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kegiatan ini kami mengharapkan para remaja dan pemuda saat ini bisa memperdalam ilmu agama Islam dan pengetahuan umum untuk dapat menyaring pengaruh budaya yang diterima agar dapat bermanfaat bagi masyarakat bukan menimbulkan dampak negatif. Selain itu, diharapkan dapat mencintai dan melestarikan budaya warisan leluhur di masing – masing kampungnya dan bias mengembangkannya sehingga menambah kekayaan budaya Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kegiatan ini kami mengharapkan hal – hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.            Adanya partisipasi dari generasi muda Islam di Piyungan sebagai peserta pada kegiatan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.            Adanya dorongan dari dalam diri masyarakat kita, untuk melestarikan kebudayaan-kebudayaan Islam, dalam rangka mengCounter budaya-budaya asing yang menyesatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.            Adanya ketertarikan para generasi muda terhadap kegiatan-kegiatan organisasi berbasis Islam, yang arahnya adalah penguatan kelembagaan dan kesatuan gerakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.            Adanya kebersamaan semua elemen masyarakat muslim khususnya warga nahdliyyin untuk senantiasa mempertahankan “kawasan hijau” sebagai basis gerakan ahlussunah wal jamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.            Menyediakan ruang bagi generasi muda NU untuk merefleksikan berbagai eksperimentasi gerakan-gerakan dan methode-methode dakwah yang tentunya berorientasi pada aqidah ahlussunah wal  jamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.            Penyelenggaraan Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1431 H ini tidak lepas dari niatan baik untuk ikut serta menjaga nuansa religiusitas di wilayah Kecamatan Piyungan, serta  mempertahankan “Lingkungan Hijau” sebagai basis gerakan Ahlussunah wal jamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.            Dengan demikian, diperlukan kerjasama semua elemen masyarakat untuk senantiasa bersama-sama melestarikan kegiatan-kegiatan  budaya yang menjadi icon atau identitas Jam’iah Islamiyah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. TUJUAN KEGIATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kegiatan panitia bertujuan untuk mencapai hal – hal berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Melanjutkan program kerja tahunan  GP Ansor NU dan Fatayat NU Anak Cabang Piyungan&lt;br /&gt;   2. Menyemarakkan syiar Peringatan Hari Raya ‘Idul Adha 1431 H&lt;br /&gt;   3. Melestarikan adat istiadat dan budaya di setiap kampung di wilayah Piyungan yang mulai terkikis akibat pengaruh kemajuan zaman global yang semakin bebas dan terbuka seperti saat ini&lt;br /&gt;   4. Menjalin tali silaturahim dan memperkuat ukhuwah islamiyah di antara warga Piyungan, khususnya di kalangan pemuda melalui keikutsertaan organisasi pemuda di tiap kampung dalam kegiatan ini&lt;br /&gt;   5. Mengarahkan kreativitas pemuda dalam melestarikan budaya masyarakat jawa dan Islam melaui kegiatan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. NAMA KEGIATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini kami beri nama “Festival Takbir Keliling, Parade Bedug dan Pementasan Budaya Lokal”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. TEMA KEGIATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Festival Takbir ini bertemakan “ Festival Takbir &amp; Parade Bedug, Mencetak Generasi Muda Islam yang cinta dan melestarikan khasanah budaya khususnya budaya Islam warisan leluhur di tengah godaan dan tantangan era globalisasi dan kemajuan zaman yang pesat seperti saat ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. SASARAN KEGIATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pada tahun – tahun sebelumnya kegiatan ini ditujukan kepada Organisasi Kepemudaan di tiap kampung yang ada di wilayah Piyungan, RISMA ataupun kelompok pengajian serta majlis yang menjadi wadah berkumpunya para remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   6. Waktu dan Tempat Pelaksanaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1431 H akan diselenggarakan pada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari                 : Selasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal         : 16 November 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam                 : 19.30 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat           : Start di Pasar Piyungan (baru)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Finish di Gedung Balai Desa Srimartani Piyungan Bantul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G.      Alur Proses Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1431 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1431 H akan dilaksanakan dengan tahapan proses penyelenggaraan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.        Pra Kegiatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                     1. Pembentukan Kepanitiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                     2. Proses Pendaftaran Peserta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.       Penyebaran Brosur dan Informasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Undangan via surat, pamflet, spanduk dan media elektronik dengan batas waktu tertentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.       Pembentukan pos informasi dan pendaftaran berbasis ranting/kelompok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Technical Meeting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba Takbir Keliling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Tahapan ini adalah tahap pelaksanaan Lomba Takbir Keliling dengan alur proses sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Pemberangkatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Perjalanan dengan route : Start Pasar Piyungan baru(ke Timur) – Perempatan lampu merah Piyungan (ke Utara) – Finish (Gedung Balaidesa Srimartani, Piyungan) yang kurang lebih menempuh jarak pawai 2 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Display / kreatifitas budaya masing – masing kampong dengan alokasi waktu 10 menit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.      Pementasan Budaya komunitas Tionghoa Yogyakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-1757042541095561030?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/1757042541095561030/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/10/gema-takbir-hari-raya-idul-adha-1431-h.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1757042541095561030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1757042541095561030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/10/gema-takbir-hari-raya-idul-adha-1431-h.html' title='GEMA TAKBIR HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-4840243919988737760</id><published>2010-10-17T23:14:00.005+07:00</published><updated>2010-10-17T23:48:29.490+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LPK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syari&apos;at'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khilafiyah'/><title type='text'>Tahlilan Kok Dibilang Bid'ah, Ayak-ayak wae ...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada postingan kali ini sedikit akan kita bahas tentang kajian LPK tadi di Masjid Klenggotan Srimulyo, dengan pembicara Ustadz Misbahul Munir. Ya, mungkin ga persis-persis amat, namanya juga ga nyatat, cuma mengingat saja apa yang tadi disampaikan mengenai hukum Tahlilan, Bershidaqoh atau berkirim doa untuk mayat yang sudah meninggal. Sebenarnya pahalanya sampai atau tidak ya ? Kalau menurut penulis sih sampai(tanpa mengutip satu hadits pun) dan bisa dibuktikan. Caranya ? Teman-teman yang muslim yang mengatakan pahalanya tidak sampai, ntar request ke aku, cukup nama lengkap saja, terus kalian meninggal dengan tenang tanpa bunuh diri. Nah, ntar aku bacakan surat yasiin 1 kali atau Al Ikhlas 3 kali untuk kalian, nah ntar kalau pahalanya sampai kalian tinggal SMS saja ke aku. Nah kalau ga sampai, kalian boleh kembali lagi ke dunia (tapi kalau diperbolehkan lho ) dan kita lanjutkan berdebatnya ... wkwkwk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang namanya khilafiah memang kalau dibahas emang tidak ada habisnya, ntar malah perang ayat lagi. Tapi biar saja dari pada perang BOM. Yang penting kepala tetap dingin, hidup tetap rukun karena sesama muslim kan ? Tapi secara ilmiah marilah kita coba kaji bersama. Nah ini ada artikel yang cukup bagus menurutku dan saya kira ga jauh-jauh amat dengan yang disampaikan Pak Ustad tadi. yuk kita baca :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Pandangan Mazhab Ahlussunnah Waljamaah terhadap suatu amalan baru&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Madzhab adalah metode memahami ajaran  agama. Di dalam Islam ada berbagai macam madzhab, di antaranya; madzhab  politik, seperti Khawarij, Syi’ah dan Ahlus Sunnah; madzhab kalam,  contoh terpentingnya Mu’tazilah, Asy’ariyah dan Maturidiyah; dan madzhab  fiqh, misal yang utama adalah Malikiyah, Syafi’iyah, Hanafiyah dan  Hanbaliyah, bisa juga ditambah dengan Syi’ah, Dhahiriyah dan Ibadiyah  (al-Mausu’ah al-‘Arabiyah al-Muyassaraah, 1965: 97).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mazhab Ahlussunnah Waljama’ah merupakan  akumulasi pemikiran keagamaan dalam berbagai bidang yang dihasilkan para  ulama untuk menjawab persoalan yang muncul pada zaman tertentu. Di  dalam memutuskan suatu masalah, tentu kita tidak dapat memutuskan dengan  cepat. Kita (ASWAJA) harus mengadakan penelitian yang cermat terhadap  masalah tersebut dengan menyandarkan kepada:&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;1.       Al-Qur’an&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;2.       Al Hadist (sunnah)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;3.       Al-Ijma’&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;4.       Al-Qiyas&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Al-Qur’an&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Al-Qur’an merupakan sumber utama dan  pertama dalam pengambilan hukum. Karena Al-Qur’an adalah perkataan Allah  yang merupakan petunjuk kepada ummat manusia dan diwajibkan untuk  berpegangan kepada Al-Qur’an.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-Hadits/Sunnah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber kedua dalam menentukan hukum  ialah sunnah Rasulullah ٍSAW. Karena Rasulullah saw. Adalah insan yang  paling berhak menjelaskan dan menafsirkan Al-Qur’an, maka As-Sunnah  Rasulullah saw. menduduki tempat kedua setelah Al-Qur’an.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-Ijma’&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yang disebut Ijma’ ialah kesepakatan  para Ulama’ atas suatu hukum setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Karena  pada masa hidupnya Nabi Muhammad SAW seluruh persoalan hukum kembali  kepada Beliau. Setelah wafatnya Nabi maka hukum dikembalikan kepada para  sahabatnya dan para Mujtahid.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kemudian ijma’ ada 2 macam :&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;1.       Ijma’ Bayani ialah apabila semua Mujtahid mengeluarkan pendapatnya baik  berbentuk perkataan maupun tulisan yang menunjukan kesepakatannya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;2.       Ijma’ Sukuti ialah apabila sebagian Mujtahid mengeluarkan pendapatnya  dan sebagian yang lain diam, sedang diamnya menunjukan setuju, bukan  karena takut atau malu.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;Contoh untuk Ijma’  Sukuti adalah di adakannya adzan dua kali untuk sholat Jum’at, yang di  prakarsai oleh sahabat Ustman bin Affan r.a. pada masa kekhalifahan  beliau. Para sahabat lainnya tidak ada yang memprotes atau menolak ijma’  Beliau r.a. tersebut dan diamnya para sahabat lainnya adalah tanda  menerimanya mereka atas prakarsa tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam ijma’ sukuti ini Ulama’ masih  berselisih faham untuk diikuti, karena setuju dengan sikap diam tidak  dapat dipastikan. Adapun ijma’ bayani telah disepakati suatu hukum,  wajib bagi ummat Islam untuk mengikuti dan menta’ati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-Qiyas&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Qiyas menurut bahasanya berarti  mengukur, secara etimologi kata itu berasal dari kata Qasa. Yang disebut  Qiyas ialah menyamakan sesuatu dengan sesuatu yang lain dalam hukum  karena adanya sebab yang antara keduanya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Rukun Qiyas ada 4 macam: al-ashlu,  al-far’u, al-hukmu dan as-sabab.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Contoh penggunaan qiyas, misalnya  gandum, seperti disebutkan dalam suatu hadits sebagai yang pokok  (al-ashlu)-nya, lalu al-far’u-nya adalah beras (tidak tercantum dalam  al-Qur’an dan al-Hadits), al-hukmu, atau hukum gandum itu wajib  zakatnya, as-sabab atau alasan hukumnya karena makanan pokok.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ke 4 sumber hukum diatas (Al Qur’an,  Sunnah, ijma’ dan Qiyas) telah disepakai secara bulat oleh para Imam  pendiri mazhab, antara lain Al Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam  Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hanbal.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah  mempergunakan Ijma’ dan Qiyas kalau tidak mendapatkan dalil nash yang  shahih (jelas) dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Kita tidak dapat  menghalalkan sesuatu atau mengharamkan sesuatu, kecuali dengan  dalil-dalil yang jelas berdasarkan ke 4 sumber hukum di atas.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Janganlah kita mengharamkan apa yang  dihalalkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya, dan jangan pula menghalalkan  apa yang diharamkan Allah SWT dan Rasul-Nya. Di dalam Ilmu Fiqih apabila  kita melihat suatu perbuatan di tengah-tengah masyarakat, kita tidak  bisa dengan secepat mungkin berkata halal atau haram.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kita sebaiknya mengikuti dan mengambil  pelajaran dari kisah sahabat Mu’adz r.a. ketika beliau di utus oleh  Rasulullah saw ke negeri Yaman.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Dari sahabat Mu’adz berkata; tatkala  Rasulullah SAW mengutus ke Yaman, Rasulullah bersabda bagaimana engkau  menentukan apabila tampak kepadamu suatu ketentuan? Mu’adz menjawab;  saya akan menentukan hukum dengan kitab Allah? kemudian nabi bersabda;  kalau tidak engkau jumpai dalam kitab Allah? Mu’adz menjawab; dengan  Sunnah Rasulullah s.aw. kemudian nabi bersabda; kalau tidak engkau  jumpai dalam Sunnah Rasulullah dan dalam kitab Allah? Mu’adz menjawab;  saya akan berijtihad dengan pendapat saya dan saya tidak kembali; Mu’adz  berkata: maka Rasulullah memukul dadanya, kemudian Mu’adz berkata;  Alhamdulillah yang telah memberikan taufiq kepada utusan Rasulullah SAW  dengan apa yang Rasulullah meridlai-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Langkah yang di ambil dari sahabat  Mu’adz r.a. di atas dapat kita jadikan pedoman dalam mengambil suatu  langkah-langkah hukum agama apabila kita melihat dan mendapati amalan  baru-baru yang berkembang di masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Adapun langkah-langkah pertimbangannya  dalam menentukan suatu hukum atas amalan baru adalah sebagai berikut;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;1.       Kita melihat apakah perbuatan tersebut ada perintahnya dalam Al-Qur’an  dan As-Sunnah?&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;2.       Apabila perbuatan tersebut, tidak ada perintahnya baik dalam Al-Qur’an  maupun As-Sunnah, kita lihat kembali,  apakah ada larangan terhadap  perbuatan tersebut?&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;3.       Kalau perintah terhadap perbuatan tersebut tidak ada dan juga  larangannya, di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah tidak ada, kita tinjau  kembali; apakah perbuatan tersebut ada maslahatnya terhadap agama?&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;4.       Kalau ternyata perbuatan tersebut tidak ada maslahatnya, kita tinjau  kembali, apakah perbuatan tersebut ada madlaratnya (bahayanya) terhadap  agama?&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sebagai contoh  dari tradisi muslim yang mulia ini adalah yang sering kita sebut dengan  nama TAHLILAN/YASINAN. Majelis yang mulia ini sering kita laksanakan /  lakukan ketika ada seorang kerabat / keluarga atau tetangga yang  meninggal dunia dengan mengadakan doa bersama untuk orang meninggal  tersebut, yana mana biasanya dilakukan pada malam ke 1,2,3, 5 ataupun  malam ke 7 atau HAUL yang biasa dilaksanakan setahun sekali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dalam bahasa  arab, Tahlil berarti menyebut kalimah “syahadah” yaitu &lt;strong&gt;“&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;La ilaha illa Allah&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;”.&lt;/strong&gt;  Definisi ini dinyatakan oleh Al-Lais dalam kitab “&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Lisan al-Arab&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;”. Dalam kitab yang  sama, Az-Zuhri menyatakan, maksud tahlil adalah meninggikan suara  ketika menyebut kalimah Thayyibah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pada hakikatnya majelis TAHLIL/YASINAN atau  HAUL adalah hanya nama atau sebutan untuk sebuah acara yang di dalam  terdapat rangkaian dzikir (membaca Al-Qur’an) dan berdoa serta  bermunajat bersama. Majelis ini dapat juga kita simpulkan: Yaitu  berkumpulnya sejumlah orang untuk berdoa atau bermunajat kepada Allah  SWT dengan cara membaca kalimat-kalimat thayyibah seperti tahmid,  takbir, tahlil, tasbih, Asma’ul Husna, shalawat, mengirim doa bagi arwah  yang meninggal dan lain-lain. Maka sangat jelas bahwa majelis tahlil  sama dengan majelis dzikir lainnya, hanya istilah dan nama atau  kemasannya saja yang berbeda dengan zaman salaf terdahulu namun hakikat  serta intinya sama, yakni Dzikrullah (berdzikir kepada Allah).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Berdoa merupakan  perintah Allah. Islam mengajarkan kepada kita untuk selalu berdoa  kepada Allah. Karena doa merupakan inti dari ibadah dan dalam setiap  gerak ibadah yang dilakukan oleh seorang mukmin itu adalah doa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Tahlil adalah  tradisi dari generasi salaf dan pada mulanya dikenalkan oleh Wali Songo  (sembilan pejuang Islam / wali di tanah Jawa) ketika mereka berhijrah ke  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;. Seperti yang telah kita ketahui, di antara  yang paling berjasa menyebarkan ajaran Islam di Indonesia adalah Wali  Songo (9 Wali) yang berasal dari Hadramaut - Yaman. Keberhasilan dakwah  Wali Songo ini tidak lepas dari cara dakwahnya yang mengedepankan metode  kultural atau budaya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Wali Songo mengajarkan nilai-nilai Islam secara luwes dan tidak secara  frontal menentang tradisi Hindu yang telah mengakar kuat di masyarakat,  namun membiarkan tradisi itu berjalan, hanya saja isinya diganti dengan  nilai Islami. Dalam tradisi lama, bila ada orang meninggal, maka sanak  famili dan tetangga berkumpul di rumah duka. Mereka (masyarakat  setempat) bukannya mendoakan mayit tetapi begadang dengan bermain judi  atau mabuk-mabukan. Wali Songo tidak serta merta membubarkan tradisi  tersebut, tetapi masyarakat dibiarkan tetap berkumpul namun acaranya  diganti dengan mendoakan pada mayit. Jadi istilah tahlil seperti  pengertian di atas tidak dikenal sebelum era Wali Songo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;KH Sahal Mahfud,  seorang ulama asal Kajen, Pati, Jawa Tengah, yang kini menjabat Rais  Aam PBNU, berpendapat bahwa acara tahlilan yang sudah mentradisi  hendaknya terus dilestarikan sebagai salah satu budaya yang bernilai  islami dalam rangka melaksanakan ibadah sosial sekaligus meningkatkan  dzikir kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Bila asal mula tradisi Tahlil tersebut  dikatakan merupakan adat orang hindu, maka sebaiknya kita berfikir  bagaimana dengan computer, handphone, mikrofon, dan lainnya yg merupakan  adat orang kafir, namun selama hal itu bermanfaat dan tak melanggar  syariah maka boleh boleh saja mengikutinya, sebagaimana Rasulullah saw  meniru adat yahudi yg berpuasa pada hari 10 muharram, bahwa Rasulullah  saw menemukan orang yahudi puasa dihari 10 muharram karena mereka  bersyukur atas selamatnya Musa as, dan Rasulullah saw bersabda : &lt;em&gt;“Kami  lebih berhak dari kalian atas Musa as, lalu beliau saw memerintahkan  muslimin agar berpuasa pula&lt;strong&gt;”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (HR Shahih Bukhari  hadits no.3726, 3727)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Namun sayang  beberapa dekade terakhir, majelis yang di muliakan oleh Allah SWT ini  mendapat “serangan &amp;amp; pertentangan” dari kelompok yang memungkiri  jaiz nya majelis ini dan mengakui bahwa Islam pada dirinya paling benar  dengan KEDOK / DALIL PEMURNIAN TAUHID (Agama), maka Majelis Tahlil ini  di CAP sebagai sebutan ritual Bid’ah dan sesat dengan berbagai macam  alasan-alasan yang di buat-buat oleh kelompok orang-orang salafi untuk  mencari kelemahan majelis yang mulia itu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di bawah ini beberapa  alasan yang sering mereka sebutkan terkait Majelis TAHLIL / YASINAN  &amp;amp; HAUL:&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;ol style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;     &lt;p&gt;Ritual tersebut adalah perbuatan BID’AH karena Rasulullah SAW tak       pernah mengajarkan atau mencontohkannya.&lt;/p&gt;     &lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;     &lt;p&gt;Hadist-hadist yang digunakan membolehkan membaca tahlil / Yasin  bagi orang meninggal dunia adalah berasal dari hadist dhoif.&lt;/p&gt;     &lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;     &lt;p&gt;Taqlid buta (taqlid kepada orang / guru)      tanpa mengetahui  sumber hukumnya.&lt;/p&gt;     &lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;     &lt;p&gt;Pahala bagi orang yg telah meninggal dunia tak dapat bertambah /  amalannya, telah putus kecuali 3 perkara: Ilmu yg bermanfaat, amal  jariyah (sedeqah) dan doa dari anak sholeh. Sebagaimana yang Rasulullah  saw. sabdakan: “Jika seorang manusia meninggal dunia terputuslah  amalannya keculai dari tiga perkara: ‘Shadaqah jariyah, anak sholeh yang  mendoakannya dan ilmu yang bermanfaat’.”&lt;/p&gt;     &lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;     &lt;p&gt;Doa dari kerabat dan saudara (muslimin) lainnya bagi sang mayit  tertolak dengan berlandasakan firman Allah SWT di dalam surah  An-Najm:39.&lt;/p&gt;     &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="text-align: justify; direction: rtl; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span class="Arabic" id="fon39" style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman,times;font-size:180%;"  &gt;&lt;span&gt;وَأَن  لَّيۡسَ لِلۡإِنسَـٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Dan bahwasanya  seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya”.  (An-Najm:39).&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itulah beberapa alasan yang lazim/biasa di gunakan oleh kelompok yang  mengaku sebagai pembawa Pembaharu Islam yang lebih dikenal dengan nama  salafi untuk menyerang majelis (perkumpulan) yang mulia itu. Dan karena  kedangkalan dan lemahnya pemahaman ilmu mereka dan dengan mudah pula  mereka menolak segala apa yang telah disyariatkan oleh agama dan diganti  oleh mereka dengan label Bid’ah dan syirik dengan alasan yang dibuat  buat oleh mereka. Persoalannya adalah, apakah benar bacaan Al-Qur’an dan  doa bagi orang yang bertahlil akan sampai kepada mayit dan diterima  oleh Allah sebagai amal pahala ataukah bacaan (hadiah pahala) tersebut  tidak berguna bagi mayit dan tidak diterima oleh Allah SWT sebagai  pahala bagi mayit?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Melalui artikel ini kita akan bahas secara  detail Jaiz nya majelis Tahlil / Haul dan dalil-dalil serta hujjah di  perbolehkannya majelis tersebut sekaligus menjawab ke 5 tuduhan dari  orang-orang salafi di atas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;1.&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Membaca Al-Qur’an / Doa &amp;amp; Mengirim  Pahala Doa Tersebut Kepada Mayit. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; Seperti yang telah kami utarakan di atas  bahwa salah satu bagian dari majelis Tahlil adalah dengan membaca  Al-Qur’an dan berdoa mengirim / menghadiahi Pahala bacaan Al-Qur’an dan  doa tersebut kepada mayit (arwah yang meninggal dunia), apakah bacaan  Al-Qur’an baik surah Al Fatiha ataukah Surah Yasin dan surah surah lain  lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Cukuplah kami menjawab semua tuduhan dan  alasan mereka itu dengan Firman Allah SWT berikut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="text-align: left; direction: rtl; unicode-bidi: embed;" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="text-align: left; direction: rtl; unicode-bidi: embed;" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;فَٱعۡلَمۡ أَنَّهُ ۥ لَآ  إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لِذَنۢبِكَ وَلِلۡمُؤۡمِنِينَ  وَٱلۡمُؤۡمِنَـٰتِ‌ۗ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ مُتَقَلَّبَكُمۡ وَمَثۡوَٮٰكُمۡ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" dir="rtl" style="text-align: left; direction: rtl; unicode-bidi: embed;" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“Maka ketahuilah, bahwa  Sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, Tuhan) selain Allah dan  mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin,  laki-laki dan perempuan. dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan  tempat kamu tinggal.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;(QS Muhammad 47: 19)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;وَلَا تَحۡسَبَنَّ ٱلَّذِينَ  قُتِلُواْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمۡوَٲتَۢا‌ۚ بَلۡ أَحۡيَآءٌ عِندَ  رَبِّهِمۡ يُرۡزَقُونَ  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;﻿&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt; &lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“Janganlah kamu  mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan  mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki&lt;span style="color:black;"&gt;” (QS. Al Imran : 169)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12pt;color:black;"   &gt;Hidup dari maksud ayat di atas adalah  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12pt;"  &gt;hidup dalam  alam yang lain yang bukan alam kita ini, di mana mereka mendapat  kenikmatan-kenikmatan di sisi Allah, dan hanya Allah sajalah yang  mengetahui bagaimana keadaan hidup itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" align="right"&gt;&lt;span class="Arabic" id="fon10" style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman,times;font-size:180%;"  &gt;&lt;span&gt;وَٱلَّذِينَ  جَآءُو مِنۢ بَعۡدِهِمۡ يَقُولُونَ رَبَّنَا ٱغۡفِرۡ لَنَا  وَلِإِخۡوَٲنِنَا ٱلَّذِينَ سَبَقُونَا بِٱلۡإِيمَـٰنِ وَلَا تَجۡعَلۡ فِى &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" align="right"&gt;&lt;span class="Arabic" id="fon10" style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman,times;font-size:180%;"  &gt;&lt;span&gt;قُلُوبِنَا  غِلاًّ۬ لِّلَّذِينَ ءَامَنُواْ رَبَّنَآ إِنَّكَ رَءُوفٌ۬ رَّحِيمٌ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" align="right"&gt;&lt;span class="Arabic" id="fon10" style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman,times;font-size:180%;"  &gt;&lt;span&gt; (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Arabic" id="fon10" style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:times new roman,times;font-size:180%;"  &gt;&lt;span&gt;١٠﻿)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“dan orang-orang yang  datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa: "Ya Rabb  Kami, beri ampunlah Kami dan saudara-saudara Kami yang telah beriman  lebih dulu dari Kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam  hati Kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb Kami, Sesungguhnya  Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt; (&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;QS Al-Hasyr 59: 10&lt;strong&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;  &lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Sebetulnya  cukuplah ke ketiga firman Allah SWT di atas menjawab semua (kelima)  keraguan mereka di atas, namun kami akan ulas lebih panjang lagi  bagaimana pandangan serta pendapat para ulama ke 4 mazhab (Hanafi,  Maliki, Syafii, Hambali) terhadap Majelis Tahlil ini.&lt;/span&gt;  &lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Salah satu dari ke lima (5)  alasan mereka di atas, bahwa doa dari kerabat atau orang lain tertolak  dan tidak di terima oleh sang mayit dengan dalil di bawah ini:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;وَأَن لَّيۡسَ لِلۡإِنسَـٰنِ  إِلَّا مَا سَعَىٰ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-style: normal;font-family:Arial;color:black;"  &gt;Dan  tidaklah bagi seseorang kecuali apa yang telah dia kerjakan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;(QS An-Najm 53: 39)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12pt;color:black;"   &gt;Ayat  tersebut di atas digunakan oleh mereka sebagai dalil untuk mengingkari  majelis Tahlil ini, namun kami akan jelaskan dengan terperinci soal ayat  ini dan juga akan kami sertakan hadist-hadist yang membolehkan /  memberikan hadiah pahala bagi mayit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12pt;color:black;"   &gt;Di  dalam Tafsir ath-Thobari jilid 9 juz 27&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12pt;color:black;"   &gt; dijelaskan  bahwa ayat tersebut (&lt;strong&gt;Surat An-Najm&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;ayat 39)&lt;/strong&gt;  diturunkan tatkala Walid ibnu Mughirah masuk Islam diejek oleh orang  musyrik, dan orang musyrik tadi berkata; “&lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;font-family:Arial;" &gt;Kalau engkau kembali kepada agama kami dan  memberi uang kepada kami, kami yang menanggung siksaanmu di akherat&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ayat ke 39 Surat An-Najm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; di atas juga dapat diambil maksud, bahwa  secara umum yang menjadi hak seseorang adalah apa yang ia kerjakan,  sehingga seseorang tidak menyandarkan kepada perbuatan orang lain,  tetapi tidak berarti menghilangkan perbuatan seseorang untuk orang lain.  Maka Allah SWT menurunkan ayat di atas yang menunjukan bahwa seseorang  tidak bisa menanggung dosa orang lain, bagi seseorang apa yang telah  dikerjakannya, bukan berarti menghilangkan pekerjaan seseorang untuk  orang lain, seperti do’a kepada orang mati dan lain-lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12pt;color:black;"   &gt;Dalam  Tafsir ath-Thobari juga dijelaskan, dari sahabat ibnu Abbas; bahwa ayat  tersebut (&lt;strong&gt;Ayat ke 39 Surat An-Najm&lt;/strong&gt;) telah di-&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;mansukh &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;atau digantikan  hukumnya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12pt;color:black;"   &gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;font-family:Arial;font-size:12pt;color:black;"   &gt;Dari sahabat Ibnu Abbas dalam firman Allah SWT Tidaklah bagi  seseorang kecuali apa yang telah dikerjakan, kemudian Allah menurunkan  ayat surah At-Thuur: 21.;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;Normal 0 MicrosoftInternetExplorer4 /* Style  Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal";  mso-style-parent:""; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman";}&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ  وَٱتَّبَعَتۡہُمۡ ذُرِّيَّتُہُم بِإِيمَـٰنٍ أَلۡحَقۡنَا بِہِمۡ  ذُرِّيَّتَہُمۡ وَمَآ أَلَتۡنَـٰهُم مِّنۡ عَمَلِهِم مِّن شَىۡءٍ۬‌ۚ كُلُّ  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;ٱمۡرِىِٕۭ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ۬ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;(﻿٢١)﻿&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“dan orang-oranng yang  beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami  hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi  sedikitpun dari pahala amal mereka. tiap-tiap manusia terikat dengan apa  yang dikerjakannya.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;font-family:Arial;color:black;"  &gt; (At-Thuur 52:21)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Maksud ayat di atas adalah: anak cucu  mereka yang beriman itu ditinggikan Allah derajatnya sebagai derajat  bapak- bapak mereka, dan dikumpulkan dengan bapak-bapak mereka dalam  surga.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Bahkan Menurut  ar-Rabi’, yang dimaksud oleh Firman Allah, “&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-style: normal;font-family:Arial;color:black;"  &gt;Dan  tidaklah bagi seseorang kecuali apa yang telah dia kerjakan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;”.&lt;/em&gt;  (QS An-Najm 53: 39), y&lt;/strong&gt;ang dimaksudkan adalah “Orang Kafir”.  Sedangkan orang mukmin selain memperolah apa yang diusahakannya sendiri,  juga memperoleh apa yang diusahakan orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jika mereka masih menolak dengan  pendapat para Imam terdahulu yang mana derajat dan kefaqihan ilmunya  melebihi mereka (kelompok yang menolak) maka kami menganjurkan mereka  untuk membaca Surah An-Najm tersebut pada 3 ayat sebelum ayat 39, yakni  ayat 36, 37, 38 pada surah An-Najm tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;أَمۡ لَمۡ يُنَبَّأۡ بِمَا فِى  صُحُفِ مُوسَىٰ (﻿٣٦﻿)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="right"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;وَإِبۡرَٲهِيمَ ٱلَّذِى وَفَّىٰٓ  (﻿٣٧﻿)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="right"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ۬ وِزۡرَ  أُخۡرَىٰ (﻿٣٨﻿)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="right"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;وَأَن لَّيۡسَ لِلۡإِنسَـٰنِ  إِلَّا مَا سَعَىٰ (﻿٣٩﻿)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="right"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;36. Ataukah belum  diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa? &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;37. Dan lembaran-lembaran  Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;38. (yaitu) bahwasanya  seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;39. &lt;em&gt;D&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;an tidaklah bagi seseorang  kecuali apa yang telah dia kerjakan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;. (QS An-Najm 53: 36-39)&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Yang mana syariat pada ayat di atas  (Surah An-Najm ayat 36-39) di atas di khususkan untuk ummat Nabi Musa  a.s dan Nabi Ibrahim as. dan ayat tersebut bukan untuk syariat ummat  Nabi Muhammad saw. Dan kami sarankan kepada mereka untuk dapat melihat  isi ayat dan makna ayat secara keseluruhan (dhahir maupun makna) ayat  tersebut dan bukannya hanya sebagian-sebagian saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sebagaimana sabda baginda  Rasulullah SAW: &lt;strong&gt;"Barangsiapa menafsirkan Al-Qur’an dengan  pendapatnya atau tanpa dilandaskan dengan ilmu maka silahkan mengambil  tempatnya di neraka”. &lt;/strong&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Naudzubilamindzalik&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pengiriman hadiah pahala bagi mayit  ini sunnah secara syariat sebagaimana Rasulullah saw. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;mencontohkan  dan membolehkannya, ketika salah seorang yang menemui Rasulullah SAW  dan bertanya tentang suatu hal sebagaimana teriwayat dalam hadist  berikut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dari Aisyah ra  bahwa sungguh telah datang seorang lelaki pada nabi saw seraya berkata:  “Wahai Rasulullah, sungguh ibuku telah meninggal mendadak sebelum  berwasiat, kukira bila ia sempat bicara mestilah ia akan bersedekah,  bolehkah aku bersedekah atas namanya?”, Rasul saw menjawab : “Boleh”  (Shahih Muslim hadits no.1004).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Seorang  laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW, “Ayahku meninggal dunia, dan  ia meninggalkan harta serta tidak memberi wasiat. Apakah dapat menghapus  dosanya bila saya sedekahkan?” Ujar Nabi SAW, “Dapat!” [HR. Ahmad,  Muslim dari Abu Hurairah]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Memang hadist di atas adalah  berhubungan dengan sedeqah jariyah bagi si mayit namun jelas sekali  kejadian di atas adalah ketika orang tua dari sang lelaki itu telah  meninggal, bukan ketika orang tua masih hidup pada saat sang anak  menyedekahkan harta sang Ibu dan pahalanya bagi orang tua mereka. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jadi jelaslah bahwa sang anak  mensedeqahkan harta dari orang tuanya dan mengirim/ menghadiahkan pahala  sedeqah tersebut bagi orang tuanya yang telah meninggal dunia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Banyak hadist hadist dari  Rasulullah saw. dan riwayat sahabat r.a. yang nyata dan kuat membolehkan  mengirim pahala bagi mayit khususnya lewat bacaan Al-Qur’an, doa dan  sedeqah adalah dari hadist-hadist berikut ini :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Abu Muhammad As  Samarkandy, Ar Rafi’iy dan Ad Darquthniy, masing-masing menunjuk sebuah  hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ali bin Abi Thalib k.w. bahwa Rasul  saw bersabda: “Barangsiapa lewat melalui kuburan, kemudian ia membaca  “Qul Huwallahu Ahad” sebelas kali dengan niat menghadiahkan pahalanya  pada para penghuni kubur, ia sendiri akan memperoleh sebanyak yang  diperoleh semua penghuni kubur”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Abu Hurairah ra  meriwayatkan bahwasanya Nabi Muhammad saw bersabda: “Barangsiapa yang  berziarah di kuburan, kemudian ia membaca ‘Al Fatihah’, ‘Qul Huwallahu  Ahad’ dan ‘Alhakumut takatsur’, lalu ia berdoa Ya Allah, kuhadiahkan  pahala pembacaan firmanMu pada kaum Mu’minin dan Mu’minat penghuni kubur  ini, maka mereka akan menjadi penolong baginya(pemberi syafaat) pada  hari kiamat”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“Dengan nama Allah ! Ya Allah terimalah  kurbanku dari Muhammad, dari keluarga Muhammad, dari umat Muhammad”.  (HR.Muslim, lihat Shahih Muslim XIII, hal.122). Hadits ini menjelaskan  bahwa Nabi berkurban yang pahalanya untuk beliau, dan sebagian diberikan  untuk keluarga beliau, dan sebagian diberikan untuk umat Beliau SAW.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Diriwayatkan  oleh Daruquthni bahwa seorang laki-laki bertanya, “Ya Rasulullah SAW,  saya mempunyai ibu bapak yang selagi mereka hidup, saya berbakti  kepadanya. Maka bagaimana caranya saya berbakti kepada mereka, setelah  mereka meninggal dunia?” Ujar Nabi SAW, “Berbakti setelah mereka  meninggal, caranya ialah dengan melakukan shalat untuk mereka disamping  shalatmu, dan berpuasa untuk mereka disamping puasamu!”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;Seorang sahabat bertanya  kepada Rasulullah saw, seraya berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya  kami bersedekah untuk keluarga kami yang sudah mati, kami melakukan haji  untuk mereka dan kami berdoa bagi mereka; apakah hal tersebut pahalanya  dapat sampai kepada mereka? Rasulullah saw bersabda: &lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;font-family:Arial;" &gt;Ya! Sungguh pahala dari  ibadah itu benar-benar akan sampai kepada mereka dan sesungguhnya mereka  itu benar-benar bergembira dengan kiriman pahala tersebut, sebagaimana  salah seorang dari kamu sekalian bergembira dengan hadiah apabila hadiah  tersebut dikirimkan kepadanya!"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:12pt;color:black;"   &gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font: 7pt 'Times New Roman';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12pt;color:black;"   &gt;“&lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;font-family:Arial;" &gt;Diriwayatkan dari ‘Auf  bin Malik, ia berkata; Nabi SAW telah menunaikan shalat jenazah, aku  mendengar Nabi SAW berdoa; Ya Allah!! ampunilah dia, rahmatilah dia,  maafkan dia&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li  style="text-align: justify;color:black;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:#000000;"  &gt;Abdul Aziz menuturkan hadis dari Anas ibn Malik r.a.  Disebutkan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, “Barangsiapa yang  memasuki kuburan, lalu ia membaca Surah Yasin, Allah akan memberikan  keringanan kepada mereka, sedangkan dia akan memperoleh kebaikan  sejumlah penghuni kubur yang ada disana.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li  style="text-align: justify;color:black;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:#000000;"  &gt;Dalam riwayat lainnya dari Anas bin Malik r.a. bahwa  Rasulullah saw bersabda: ”Apabila seorang mukmin membaca ayat Kursi&lt;span&gt;        &lt;/span&gt;dan menghadiahkan pahalanya kepada para penghuni kubur,  maka Allah akan memasukkan empat puluh cahaya ke setiap kubur orang  mukmin mulai dari ujung dunia bagian timur sampai barat, Allah akan  melapangkan liang kubur mereka, memberi pahala enam puluh orang nabi  kepada yang membaca, mengangkat satu derajat bagi setiap mayit, dan  menuliskan sepuluh kebajikan bagi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;setiap mayit.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li  style="text-align: justify;color:black;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:#000000;"  &gt;Dari dalam Musnad Imam Ahmad bin Hanbal, oleh Abu Dawud,  An-Nasai dan di benarkan oleh Ibnu Hibban bahwa Rasulullah saw pernah  bersabda:”Bacalah Yasin bagi orang-orang yang telah wafat di antara  kalian”. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li  style="text-align: justify;color:black;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:#000000;"  &gt;Al-Baihaqiy di dalam Sya’bul-Iman mengetengahkan sebuah  hadist yang diriwayatkan oleh Mi’qal bin Yassar r.a., dan dalam  Al-Jami’ush-Shaghir dan Misykatul-Mashabih bahwa Rasulullah saw  bersabda: “Barang siapa membaca Yasin semata-mata demi keridhoan Allah,  ia memperoleh ampunan atas dosa-dosanya yang telah lalu. Karena itu  hendaknya kalian membacakan Yasin bagi orang – orang yang telah  meninggal dunia di antara kalian.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Diriwayatkan  pula bahwa Siti Aisyah pernah beritikaf atas nama adiknya Abdurrahman  bin Abu Bakar yang telah meninggal dunia. Bahkan Siti Aisyah juga  memerdekakan budak atas namanya (adiknya). (Al Imam Qurthubi di dalam  kitab At-Tadzkirat Bi Ahwali al-Mauta wa Umur al-Akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Hadits-hadits  di atas dijadikan dalil oleh para ulama salaf dan kalaf untuk  menfatwakan kebolehan mengirim / menghadiahkan pahala baik sedeqah,  bacaan Al Qur’an dan mendoakan bagi mayit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Imam  Muhibbuddin Ath-Thabari berkata:”Arti mayit adalah seseorang yang telah  di cabut nyawanya adapun yang menyatakan arti mayit adalah orang yang  sekarat, pendapat ini tidak berdalil.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Mengenai  hadist membacakan Yasin, Imam Ahmad menyatakan dalam musnadnya: “Dari  Abu Mughirah berkata: “Sofyan yaitu Ibnu Amru berkata kepadaku: “Para  guru besar bercerita kepadaku: “Bahwa mereka pernah mendatangi Adhif bin  Harits Ats-Tsimali saat beliau sedang sekarat, lalu beliau berkata:  “Apakah di antara kalian ada yang mau membaca Yasin?,” kemudian Saleh  bin Syuraih As-Sukuni mulai membacanya sampai berulang kali, ketika  mencapai pada hitungan keempat puluh Adhif meninggal dunia, mereka para  guru besar berkata; “Jika surat Yasin dibacakan pada orang yang sekarat  ia akan diringankan bebannya berkat surat Yasin. (disebutkan dalam kitab  Fathur Rabbani 18/253).” Adhif ini ada yang menyatakan ia seorang  sahabat, ada yang menyatakan ia seorang tabi’in tetapi yang benar adalah  pendapat pertama, selain itu juga dinyatakan dalam kitab Al-Isabah:  “Hadist dengan sanad yang hasan.”)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ibnu  Hibban meriwayatkan dalam shahinya dari Jundub bin Abdillah ra. berkata:  “Rasulullah saw bersabda: “Surat Al-Baqarah adalah puncak tertinggi  Al-Qur’an, setiap ayat yang diturunkan disertai oleh delapan puluh  malaikat, sedangkan ayat kursi dikeluarkan dari perbendaharaan Arasy dan  digabung dengannya, sedangkan surat Yasin adalah inti Al-Qur’an  tidaklah seseorang membacanya hanya karena Allah dan akhirat melainkan  ia diampuni dan bacalah Yasin untuk orang-orang yang telah meninggal  diantara kalian.” (HR. Ibnu Hibban, HR. Ahmad dalam musnadnya V/26)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penulis  Musnad Firdaus menyebutkan hadist sanadnya kepada Abu Darda ra.  :”setiap mayit yang dibacakan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;surat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; Yasin untuknya,  maka Allah akan meringankan bebannya.” (Musnad Firdaus IV/32)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Mengenai  hadist, “Bacakanlah Surah Yasin untuk orang yang meninggal dunia.” Al  Imam Qurthubi mengatakan bahwa hal ini mencakup bacaan ketika orang akan  mati dan juga bacaan di kuburannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Lebih lanjut  lagi Al Imam Qurthubi mengatakan, bahwa pernah juga dikatakan, bagi  pembacanya akan mendapatkan pahala bacaan Al-Qur’an itu, sedangkan bagi  orang yang sudah meninggal akan mendapatkan pahala karena mendengarkan.  Allah SWT berfirman: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,times;"&gt;&lt;span style=";font-size:18pt;color:black;"  &gt;وَإِذَا قُرِئَ ٱلۡقُرۡءَانُ  فَٱسۡتَمِعُواْ لَهُ ۥ وَأَنصِتُواْ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ (﻿٢٠٤﻿)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“Apabila dibacakan Alquran, dengarkanlah baik baik dan  perhatikanlah dengan tenang agar kalian mendapat rahmat”. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;(QS :  al-A’raf:204)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Maksudnya: jika dibacakan Al Quran  kita diwajibkan mendengar dan memperhatikan sambil berdiam diri, baik  dalam sembahyang maupun di luar sembahyang, terkecuali dalam shalat  berjamaah ma'mum boleh membaca Al Faatihah sendiri waktu imam membaca  ayat-ayat Al Quran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Selanjutnya  Al-Imam Qurthubi mengatakan, “Diantara kemurahan Allah SWT adalah  ketidakmustahilan bagi-Nya untuk memberikan pahala bacaan Alquran dan  pahala mendengarnya sekaligus, serta menyampaikan pahala yang diniatkan  untuk diberikan kepada orang yang sudah meninggal, meskipun orang itu  tidak mendengar; seperti, misalnya, sedekah dan doa.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="sbmessagebody"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-4840243919988737760?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/4840243919988737760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/10/tahlilan-kok-bidah-ayak-ayak-wae.html#comment-form' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4840243919988737760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4840243919988737760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/10/tahlilan-kok-bidah-ayak-ayak-wae.html' title='Tahlilan Kok Dibilang Bid&apos;ah, Ayak-ayak wae ...'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-4864099598155374461</id><published>2010-09-02T14:58:00.003+07:00</published><updated>2010-09-02T15:31:53.272+07:00</updated><title type='text'>Tarling MWC ' n ANFAT di Semen</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin sore, Rabu Pahing, 01 September 2010 sesuai jadwal Safari Ramadhan MWC NU Piyungan maka tarling bertempat di Masjid Al Huda, Semen, Srimulyo, Piyungan.&lt;br /&gt;Setelah pulang dari mendampingi anak2Q aku pulang dulu ambil kostum Tarowih dan pamitan ama Ma2Q. Mak kulo tarowih wonten Masjid Semen sareng MWC leh ANFAT. Mangke mantok radi ndalu. Makane ampon ngarep arep. Langsung aku tancap gas dari ruamh sekitar pukul 19.40. Biasanya ana diampiri Shbt. Sarjuni, Banyakan namun malam itu beliau berhalangan harus 'Imami tarowih di Banyakan. Maka tanpa basi basi ana langsung menuju TKP sendirian.&lt;br /&gt;Perjalanan meyenangkan sendirian akhirnya sampailah ana di TKP di Masjid Semen. Sampai di sana Pak Muadzin sudah mengumandangakan adzan. Ana langsung masuk ke  dalam masjid sambil mendegarkan adzan ( kan mendengarkan aja dapet pahala..... Kata sapa... Ya Pak Kyai no...).&lt;br /&gt;Adzan sudah selesai lalau ana sholat 4 raka'at ( shalat apa hayo? tebak aja sendiri orang NU kan pasti paham ttg sunnah ). Sambil duduk tenang mambaca Surah Al Al Waqi'ah&amp;amp;Al Mulk ana nunggu shahabat&amp;amp;shahabatiQ dateng. Akahirnya ang ditunggu datang, yang pertama datang adalah Pak Sumadi, tokoh NU dari Klenggotan, disusul Pak Pembicara, Pak Syamsuhadi lalu menyusul pula Pak H. Asmawi, P. Agus CH, H. Ratmono, Kang Sugeng Raharjo dan diderekke olah Ketua Ansor ( Shbt Ayik ) tak ketinggalan ketua Fatayat ( Shbti Nur Sa'adah ) ditemani Shbti. Linggar.&lt;br /&gt;Pak Muadzin mengumandangkan Iqomat tanda Shalat segera dimulai. bertindak sebagai Imam yaitu Bapak H. Syamsuhadi, S.Pd. ( mantan Ketua Ansor era 80an ). Setelah berdzikir usai 'Isya' Pak Syamsuhadi memberikan informasi tentang kegiatan Ramadhan MWC Piyungan salah satunya Safari dan Silaturrahim ke beberapa dusun di Piyungan dan juga akan diadakannya Konferensi MWC Insya Allah pada Syawwal atau Dzulqo'dah nanti.&lt;br /&gt;Setelah dirasa cukup Pak Syamsuhadi memberikan pangandikannya maka dilanjutkan dengan Shalat Tarowih. Seperti biasa sebagai adat kaum Nahdhiyin tarowih ini dilaksanakan sebanyak 20 raka'at ditambah 3 raka'at witir. Habis Tarowih Bapak2 MWC berbincang bincang dengan para sepepuh di dusun Semen. Sedangkan kami berlima diskusi tentang agenda tanggal 5 di PP Kaliopak, Klenggotan. Mulai dari peserta, konsumsi, acara, pemateri dll.&lt;br /&gt;Akhirnya setelah dirasa cukup kami mohon pamit kepda para sesepuh di dusun Semen. Sampai jumpa lagi di Safarai&amp;amp;Tarling di Masjid Tambalan besok malem, Jum'at, 3 September 2010.&lt;br /&gt;OK berangkat semua. Ya...NUWUNNN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-4864099598155374461?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/4864099598155374461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/09/tarling-mwc-n-anfat-di-semen.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4864099598155374461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4864099598155374461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/09/tarling-mwc-n-anfat-di-semen.html' title='Tarling MWC &apos; n ANFAT di Semen'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-5980537811879681761</id><published>2010-08-25T07:37:00.002+07:00</published><updated>2010-08-25T07:55:07.882+07:00</updated><title type='text'>Kegiatan Ramadhan 1431 H ANFAT Piyungan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti tahun - tahun sebelumnya ANFAT Piyungan selalu mengadakan kegiatan Ramadhan. Walaupun LPK untuk sementara diliburkan. Namun utnuk peningkatan Ramadhan diganti dengan kegiatan yang lain. Sesuai dengan keputusan Rapat Pleno maka kegiatan Ramadhan ANFAT Piyungan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Tarling bersama dengan Bapak - Bapak MWC di beberapa dusun di kecamatan Piyungan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peringatan HUT RI ke 65 dan Harlah Gus Dur ke 70 ( kerja sama antara ANFAT Piyungan dan Komunitas KaliOpak (Lesbumi, LKiS, ROA Media, Komunitas Tionghoa Jogja dll )&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Diskusi dan bedah Buku Komunikasi dengan Gus Dur di Alam Kubur bersama sang penulis Argawi Kandito. Kegiatan ini diadakan di PP Kaliopak, Klenggotan, Srimulyo, Piyungan hari Juma'at, 20 Agustus 2010 ba'da tarowih sampe dengan jam 23.00&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengobatan Gratis, hari Sabtu, 21 Agustus 2010 jam 08.00 - 16.00&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pementasan Budaya ( Hadroh Sunan Nyamplung, Marawis Betawi, Rebab Tionghoa, Tari ) yang diadakan malam Ahadnya, 21 Agustus ba'da tarowih s/d 23.30&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buka Bersama anak - TPA dari beberapa dudun di Piyungan bersama dengan Kak Tejo Badut yang diadakan Ahad, 22 Agustus 2010 jam 15.30 - selesai&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Orieantasi Organisasi ( keNUan, keANSORan ) dan Pemantapan Pengurus ANFAT Piyungan&lt;br /&gt;    Kegiatan ini Insya Allah akan dilaksanakan besok Ahad Legi, 5 September 2010 dari jam 14.00 sampai dengan selesai. Rangkaian kegiatannya antara lain adalah sebagi berikut :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sharing permasalah yang dihadapi NU dan Ansor Fatayat saat ini&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengajian dari PWNU DIY&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buka Bersama dilanjutkan Shalat Maghrib&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wirid dan Dzikir&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Shalat 'Isya' dan Tarowih&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Training Orientasi Organisasi dan pemantapan Pengurus ANFAT Piyungan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Mungkin ini yang dapat saya laporkan kepada para pengunjung semua. Dimohon tanggapannya.&lt;br /&gt;Nuwun.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-5980537811879681761?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/5980537811879681761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/kegiatan-ramadhan-1431-h-anfat-piyungan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5980537811879681761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5980537811879681761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/kegiatan-ramadhan-1431-h-anfat-piyungan.html' title='Kegiatan Ramadhan 1431 H ANFAT Piyungan'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-2552294199017954453</id><published>2010-08-12T23:14:00.000+07:00</published><updated>2010-08-12T23:20:51.665+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><title type='text'>Aurora Tsunami Matahari Terlihat di AS dan Denmark</title><content type='html'>&lt;div class="f_author"&gt;Ellyzar Zachra PB&lt;/div&gt;       &lt;div class="m10_top"&gt;                        &lt;div class="back_gray fleft m5"&gt;    &lt;div&gt;&lt;img src="http://static.inilah.com/data/berita/foto/716381.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;    &lt;div class="m5"&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;dailymail.co.uk&lt;/i&gt;)&lt;/div&gt;   &lt;/div&gt;                                               &lt;p&gt;&lt;b&gt;INILAH.COM, Jakarta- Tsunami matahari pada Minggu (1/8) telah membentuk aurora indah di sejumlah tempat. Masyarakat di Denmark dan AS yang juga beruntung bisa mengamati fenomena itu.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemandangan aurora di  Denmark sangat signifikan, karena berada pada lintang geomagnetik yang mendukung. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi wilayah di Michigan AS yang lebih di selatan juga mempunyai kesempatan untuk menyaksikan Cahaya Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aurora borealis itu muncul disebabkan oleh dua badai matahari minor yang terjadi pada Minggu (1/8) dan menembakkan banyak plasma ke arah bumi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara ledakan besar di matahari bisa berbahaya karena dapat menghancurkan satelit, dan merusak pembangkit listrik serta jaringan komunikasi di seluruh dunia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Biasanya hanya wilayah-wilayah di dekat kutub saja yang bisa menyaksikan aurora yang berwarna merah dan hijau itu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun badai matahari mengarahkannya ke selatan. Pengamat langit masih terus mengawasi daerah utara malam ini, untuk melihat aurora hijau dan cahaya merah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Matahari melewati siklus aktivitas regulernya rata-rata setiap 11 tahun. Puncak ledakan matahari pernah terjadi pada 2001 dan berakhir lama. [ito]&lt;/p&gt;              &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-2552294199017954453?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/2552294199017954453/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/aurora-tsunami-matahari-terlihat-di-as.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2552294199017954453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2552294199017954453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/aurora-tsunami-matahari-terlihat-di-as.html' title='Aurora Tsunami Matahari Terlihat di AS dan Denmark'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-2817865144259154096</id><published>2010-08-11T14:24:00.005+07:00</published><updated>2010-08-11T14:45:24.673+07:00</updated><title type='text'>ANFAT Piyungan Mengikuti Rukyat di Brambang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TGJQvZ_MlUI/AAAAAAAAATc/LUfEV_pkBuQ/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 135px; height: 89px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TGJQvZ_MlUI/AAAAAAAAATc/LUfEV_pkBuQ/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5504050469960193346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari Selasa kemarin, Selasa Kliwon, 10 Agustus 2010 PWNU dalam hal ini LFNU DIY mengadakan&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt; Rukyatul  Hilal di Bukit Brambang.&lt;/span&gt; Kegiatan ini memang sudah menjadi agenda tahunan sebelum Ramadhan. Tetapi untuk tahun ini lain dari biasanya. Apabila biasanya diadakan di tepi pantai Parangkusumo, untuk tahun ini diadakan di Bukit Brambang ( termasuk wilayah Patuk, Gunungkidul.&lt;br /&gt;Kami dari Anfat Piyungan sudah mengagendakan untuk mengikutinya sejak rapat pleno Ahad kemarin. Sekitar jam 16.00 kami sudah berkumpul di &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Markaz ANFAT ( Rumah Kang Mahmudin, Piyungan ).&lt;/span&gt; Di sana sudah berkumpul &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;saya sendiri, Pak Ketua, Pak Dodo, Kang Windu, Kang Alfan, Pak Ghufron dan juga Fatayat ada Mbak Linggar.&lt;/span&gt; Sambil nunggu shahabat/i dari Ancab Prambanan yang juga akan ikut kami ngobrol seputar program Anfat selama Ramadhan.&lt;br /&gt;Tak terasa waktu seudah menunjukkan pukul 16.45. Maka kami putuskan berangkat. Tim Fatayat akhirnya tambah personil menyusul&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt; Bu Tika Al Kwaseini dan Mbak Dewi As Sanansari. &lt;/span&gt;Hore ayo berangkat touring ila Jabal Brambang. Akhirnya kami tancap gas berangkat sama - sama. Meliuk - liuk jalan menuju Patuk. &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;W&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;ah rasanya nek mbayangke boncengan ro Fatayate yuhu....( Hus gak oleh koyo ngono Ansor sholeh ).. He he.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pejalanan kurang lebih 15 menit akhirnya sampailah kita di Bukit Brambang. Di sana sudah berkumpul para Kyai dari PWNU DIY. Tim teropong sudah siap. Lalu pasang alat dan memilih tempat yang cocok. Sebelum rangkain rukyat dimulai kami lebih dahulu diberi secarik kertas berisi gambar posisi hilal dsb lalu diterangkan oleh salah seorang sati Tim LFNU DIY. Dari sana kita jadi tahu bagaimana sih proses Rukyat &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;( sok tahu padahal meng dirungokke wae. Tapi ya lumayanlah namnah pengetahuan, jadi tahu beberapa istilah ).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kira - kira pukul 17.38 prosesi rukyat dimulai. Kita satu per satu mencoba melihat hilal dengan teropong dan mata telanjang. tetapi tidak satupun yang melihat hilal. Kita coba berulang - ulang dan ganti personil. Hasilnya nihil. Akhirnya diputuskan hilal tidak tampak sehingga sesuai dengan adab orang NU maka psrah bongkokan dan menunggu sidang Isbat KemenAg ( Depag ). Setelah dinyatakan selesai kami AnFat Piyungan bareng ama AnFat Prambanan meluncur kembali ke bawah. Lalu sholat Maghrib di rumah Kang Mahmudin lagi.&lt;br /&gt;H&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;ore lumayan tambah ngelmu astronomi thuithik. Lumayan iso bareng jejeran ro Fatayat Prambanan ( Astaghfirullah eh kleru Alhamdulillah. )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Suwun njeh to be continue fi Sekretariat Buka Bersama Bakso Arema ( Yuhu. Siapa ngikuttt ).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-2817865144259154096?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/2817865144259154096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/anfat-piyungan-mengikuti-rukyat-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2817865144259154096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2817865144259154096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/anfat-piyungan-mengikuti-rukyat-di.html' title='ANFAT Piyungan Mengikuti Rukyat di Brambang'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TGJQvZ_MlUI/AAAAAAAAATc/LUfEV_pkBuQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-6278909922629665575</id><published>2010-08-08T23:21:00.000+07:00</published><updated>2010-08-08T23:24:40.732+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><title type='text'>Menakjubkan, Foto Letusan Saat Tsunami Matahari</title><content type='html'>&lt;div class="f_author"&gt;Ellyzar Zachra PB&lt;/div&gt;       &lt;div class="m10_top"&gt;                        &lt;div class="back_gray fleft m5"&gt;    &lt;div&gt;&lt;img src="http://static.inilah.com/data/berita/foto/722171.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;    &lt;div class="m5"&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;IST&lt;/i&gt;)&lt;/div&gt;   &lt;/div&gt;                                               &lt;p&gt;&lt;b&gt;INILAH.COM, Jakarta- Ledakan matahari pada awal pekan lalu mengeluarkan api yang sangat menakjubkan. NASA telah mengeluarkan foto pertama ledakan yang menimbulkan tsunami matahari itu.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Permukaan matahari bergolak pada awal pekan lalu dan meledakkan berton-ton atom ion plasma yang menyebar di luar angkasa. Setelah meledak butuh waktu dua hari agar atom tersebut bisa menggapai wilayah bumi yang berjarak 93 juta mil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;NASA mengambil gambar kejadian yang diberi nama &lt;i&gt;coronal mass ejection&lt;/i&gt; ini dari pesawat luar angkasa Solar Dynamic Observatory (SDO) yang diluncurkan Februari lalu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SDO menyediakan gambar tampilan matahari dengan kualitas jauh lebih baik dari High Definition (HD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gambar pertama, dengan beberapa warna, menampilkan plasma matahari yang sangat panas dalam temperatur antara satu hingga dua juta derajat Kelvin. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putaran warna emas terus berputar di sisi kiri serpihan badai matahari yang dikirim awan dengan miliaran ton partikel menuju bumi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kami melihat letusan yang sangat indah,” ujar Leon Golun, dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CfA).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tsunami matahari yang mengirimkan gelombang gas ke arah bumi bisa menimbulkan kilatan cahaya indah di beberapa wilayah utara bumi.[ito]&lt;/p&gt;              &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-6278909922629665575?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/6278909922629665575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/menakjubkan-foto-letusan-saat-tsunami.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6278909922629665575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6278909922629665575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/menakjubkan-foto-letusan-saat-tsunami.html' title='Menakjubkan, Foto Letusan Saat Tsunami Matahari'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-1161772293838833143</id><published>2010-08-08T23:17:00.001+07:00</published><updated>2010-08-08T23:20:04.315+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><title type='text'>Jam Terbesar di Dunia Beroperasi di Mekah</title><content type='html'>&lt;div class="f_author"&gt;Billy A Banggawan&lt;/div&gt;       &lt;div class="m10_top"&gt;                        &lt;div class="back_gray fleft m5"&gt;    &lt;div&gt;&lt;img src="http://static.inilah.com/data/berita/foto/709921.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;                                               &lt;p&gt;&lt;b&gt;INILAH.COM, Jakarta – Arab Saudi siap mengoperasikan jam bermuka empat terbesar di dunia di Kota Suci Islam Mekah. Jam ini memiliki tinggi enam kali Big Ben Inggris.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menara ini dirancang oleh insinyur Jerman dan Swiss yang akan memiliki ketinggian 600 meter di mana tingginya enam kali tinggi Big Ben di Inggris. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagian depan jam ini akan didekorasi dengan mozaik kaca dan terbuat dari karbon fiber, bahan yang sangat kuat dan digunakan pada pesawat luar angkasa dan teknologi lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menara jam ini merupakan bagian dari hotel Abraj Al-Bait dan komplek perumahan yang dibangun oleh kelompok konstruksi Saudi Bin Laden. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua muka utama jam ini memiliki luas 43 meter persegi. Pengunjung dapat berdiri di teras di bawah jam itu untuk melihat pemandangan kota. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jam ini secara resmi akan beroperasi pada pertengahan Agustus untuk menandai hari pertama Ramadhan, bulan puasa dari terbitnya matahari hingga terbenamnya matahari bagi umat muslim di seluruh dunia.[ito]&lt;/p&gt;              &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-1161772293838833143?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/1161772293838833143/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/jam-terbesar-di-dunia-beroperasi-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1161772293838833143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1161772293838833143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/jam-terbesar-di-dunia-beroperasi-di.html' title='Jam Terbesar di Dunia Beroperasi di Mekah'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-914126227813570103</id><published>2010-08-01T17:04:00.000+07:00</published><updated>2010-08-01T17:05:30.334+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>MUI Rilis Fatwa Soal Bank Sperma &amp; Bank ASI</title><content type='html'>&lt;h3&gt;Selasa, 27 Juli 2010 20:47 WIB&lt;/h3&gt;            &lt;div class="newsFoto"&gt;      &lt;img src="http://media.tvone.co.id/uploads/image/10042010/10042010_60428_mui_vivanews_300_225.jpg" width="300" /&gt;      &lt;div class="fotoTitle"&gt;Majelis Ulama Indonesia&lt;/div&gt;      &lt;div class="fotoSubTitle"&gt;VIVAnews&lt;/div&gt;     &lt;/div&gt;        Jakarta, (tvOne).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan beberapa fatwa diantaranya mengenai Ubah ganti Kelamin, Donor Organ Tubuh, Bank Sperma dan Bank Asi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beradasarkan Fatwa yang dirilis MUI, menjelaskan bahwa praktek jual beli sperma haram hukumnya, sedangkan pendirian bank air susu ibu (ASI) diperbolehkan dengan persyaratan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Donor sperma diharamkan begitu juga mendirikan bank sperma," demikian fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dibacakan Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Ni`am Sholeh dalam Musyawarah Nasional (Munas) MUI ke VIII di Hotel Twin Plasa, Jakarta Barat, Selasa, (27/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu, MUI juga membahas mengenai wacana pendirian bank ASI dengan persyaratan tertentu. "Syarat pertama adalah bank ASI boleh setelah melalui musyawarah antara orang tua bayi dan donor yang termasuk pembahasan mengenai biaya bagi donor," ujar Asrorun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musyawarah antara kedua belah pihak dibutuhkan karena anak yang menyusu dari ibu yang sama akan menjadi saudara sesusuan yang haram hukumnya untuk menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang tua bayi mengetahui siapa donor bagi ASI yang digunakan maka dapat dihindari pernikahan antara saudara sesusuan yang diharamkan agama tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat lain dari dibolehkannya bank ASI tersebut adalah bahwa donor harus dalam kondisi sehat dan tidak hamil selama memberikan ASI-nya. "Para donor juga harus tetap menjaga syariat Islam dalam perilaku sehari-hari," kata Asrorun. (Ant)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-914126227813570103?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/914126227813570103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/mui-rilis-fatwa-soal-bank-sperma-bank.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/914126227813570103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/914126227813570103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/mui-rilis-fatwa-soal-bank-sperma-bank.html' title='MUI Rilis Fatwa Soal Bank Sperma &amp; Bank ASI'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-6071312687981442527</id><published>2010-08-01T16:46:00.002+07:00</published><updated>2010-08-01T16:49:27.750+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Buku Membongkar Kebohongan Buku “Mantan Kiai NU menggugat sholawat &amp; dzikir syirik” (H. Mahrus Ali)</title><content type='html'>&lt;p class="metadata"&gt;Posted September 25, 2009 by pesonailmu in &lt;a href="http://en.wordpress.com/tag/doa-dan-dzikir/" title="View all posts in Doa dan Dzikir" rel="category tag"&gt;Doa dan Dzikir&lt;/a&gt;.      &lt;span class="feedback"&gt;&lt;a href="http://pesonailmu.wordpress.com/2009/09/25/buku-membongkar-kebohongan-buku-mantan-kiai-nu-menggugat-sholawat-dzikir-syirik-h-mahrus-ali/#respond" title="Comment on Buku Membongkar Kebohongan Buku “Mantan Kiai NU menggugat sholawat &amp;amp; dzikir syirik” (H. Mahrus Ali)"&gt;Leave a Comment&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;div class="entry"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;Buku in&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TFVC9lRMmkI/AAAAAAAAATU/u0inrVnyyvU/s1600/buku+mem.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 72px; height: 104px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TFVC9lRMmkI/AAAAAAAAATU/u0inrVnyyvU/s320/buku+mem.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5500376145646623298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;i merupakan jawaban atas beredarnya buku “Mantan Kiai N Menggugat sholawat &amp;amp; Dzikir Sy&lt;/p&gt;&lt;p&gt;irik” yang ditulis oleh H. Mahrus Ali dan diberi kata pengantar oleh KH. Mu’ammal Hamidy, Lc.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Isi buku yang cukup meresahkan banyak kalangan kaum muslimin terutama warga nahdliyyin itu, secara substansial terdapat banyak kebohongan yang cukup mendasar dan perlu diluruskan. Tudingan bahwa amalah warga nahdliyyn syirik, menyesatkan dan ahli neraka adalah tidak benar. Hal ini telah dibuktikan oleh Tim LBM (Lembaga Bahtsul Masail) NU Cabang Jember, sebagaimana diuraikan dalam risalah ini, sebuah jawaban argumentatif yang lengkap berdasarkan Al Quran dan Hadits.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran risalah ini telah membongkar kebohongan H. Mahrus Ali yang&lt;br /&gt;secara keseluruhan bermuara pada empat poin; 1)Tawassul dan istighatsah,&lt;br /&gt;2) Sunnah dan Bid’ah, 3) Keagungan Rasulullah dan Masalah Bermadzhab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diharapkan risalah ini akan semakin memperkuat keyakinan warga nahdliyyin dalam mengamalkan dzikir dan shalawat yang sudah diamalkan dan mengakar, dapat memberikan masukan bagi selain warga nahdliyyin untuk memahami praktek amaliah warga nahdliyyin bahwa yang mereka lakukan memiliki dasar dan argumentasi yang kuat dari Al Quran dan Hadits, sehingga tidak gampang terkecoh dan terprovokasi oleh tulisan-tulisan yang menyudutkan praktek/amaliah yang selama ini dilakukan oleh kalangan nahdliyyin sebagai mayoritas umat Islam di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buku ini bisa anda pesan di&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hamid 024-70291493 / 081310219572&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-6071312687981442527?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/6071312687981442527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/buku-membongkar-kebohongan-buku-mantan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6071312687981442527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6071312687981442527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/buku-membongkar-kebohongan-buku-mantan.html' title='Buku Membongkar Kebohongan Buku “Mantan Kiai NU menggugat sholawat &amp; dzikir syirik” (H. Mahrus Ali)'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TFVC9lRMmkI/AAAAAAAAATU/u0inrVnyyvU/s72-c/buku+mem.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-8294428164181346804</id><published>2010-08-01T16:42:00.000+07:00</published><updated>2010-08-01T16:43:09.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Komentar KH Said Agil Siradj</title><content type='html'>&lt;p&gt;Masih seputar kontroversi buku &lt;i&gt;Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik. &lt;/i&gt;Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengaku kecewa atas ketidakhadiran H Mahrus Ali (penulis buku tersebut) pada debat terbuka yang digelar di ruang Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri, Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/3) lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kang Said—demikian panggilan akrabnya—menyebut Mahrus Ali berpikiran ‘kerdil’ karena tak berani mempertanggungjawabkan tulisan dalam bukunya. ”Dia itu berpikiran kerdil dan tidak yakin dengan kebenaran agama yang dijalaninya,” katanya kepada &lt;b&gt;&lt;i&gt;NU Online &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (13/3) kemarin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Kang Said, orang yang yakin dengan kebenaran, dia pasti berani menghadapi debat model apa pun dan menghadapi siapa pun. Jika memang diyakini sebagai kebenaran, katanya, penulisnya pasti tak keberatan karyanya dinilai orang lain yang lebih mumpuni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Seharusnya, ia akan berani mempertanggungjawabkannya tanpa ada perasaan ragu. Bukan malah sembunyi saat diajak adu argumentasi. Itu penakut namanya,” tandas Kang Said yang juga alumnus Universitas Ummul Qurra’, Mekah, Arab Saudi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kang Said juga meragukan tingkat keilmuan Mahrus Ali. Pasalnya, menurut dia, orang yang berilmu tinggi akan bersikap lebih bijak dan santun. Tetapi, buku tersebut justru menebar caci-maki dan penulisnya merasa paling pintar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mencatat dua hal penting dari kejadian pro-kontra yang diterbitkan La Tasyuk! Press itu. Pertama, penulisnya telah salah niat dalam menulis buku. Kedua, Mahrus Ali tidak berani bertanggung jawab secara intelektual. ”Orang seperti itu tidak layak diajak dialog, jelas sekali kurang bacaan,” pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal yang dilakukan Tim Lembaga Bahsul Masail Pengurus Cabang NU Jember, Jawa Timur, dengan membuat buku bantahan berjudul &lt;i&gt;Membongkar Kebohongan Buku: Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik, &lt;/i&gt;kata Kang Said, merupakan tindakan yang benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;b&gt;Tidak perlu dilakukan tindak kekerasan semacam penggerebekan. Cukup dibuat buku jawaban, tapi yang menulis tidak usah para kiai. Cukup anak-anak madrasah tsanawiyah atau madrasah aliyah saja&lt;/b&gt;,” ujarnya. (sbh)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-8294428164181346804?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/8294428164181346804/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/komentar-kh-said-agil-siradj.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8294428164181346804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8294428164181346804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/komentar-kh-said-agil-siradj.html' title='Komentar KH Said Agil Siradj'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-8434992446292909945</id><published>2010-08-01T16:13:00.000+07:00</published><updated>2010-08-01T16:35:28.854+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Membongkar Kebohongan Buku Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat &amp; Dzikir</title><content type='html'>&lt;!--/htdig_noindex--&gt;  &lt;!--X-TopPNI-End--&gt; &lt;!--X-MsgBody--&gt; &lt;!--X-Subject-Header-Begin--&gt;   &lt;div class="msgHead"&gt;        &lt;p&gt;&lt;span class="sender"&gt;Hidayat, Akhmad&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span class="date"&gt;Tue, 22 Jan 2008 22:54:35 -0800&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/div&gt; &lt;!--X-Subject-Header-End--&gt; &lt;!--X-Head-of-Message--&gt; &lt;!--X-Head-of-Message-End--&gt; &lt;!--X-Head-Body-Sep-Begin--&gt;  &lt;!--X-Head-Body-Sep-End--&gt; &lt;!--X-Body-of-Message--&gt; &lt;pre&gt;786,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaykum wr.wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena seperti ini sungguh memprihatinkan.  Seakan-akan menggunakan&lt;br /&gt;bermacam cara untuk berdakwah (?) - memfitnah saudaranya sendiri sesama&lt;br /&gt;muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dulu ada Fatwa 'bohong' dari beberapa ulama NU Jombang (atau&lt;br /&gt;Jatim, ya?), kini muncul kembali dalam bentuk buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, semuanya semakin jelas sekarang ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi rekan2 yang biasa mengamalkan amalan2 sebagaimana warga NU -&lt;br /&gt;sholawat, dzikir, tahlil, bermadzhab, dll., jangan merasa ragu.  Insya&lt;br /&gt;Allah semua berdasarkan dalil yang kuat ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukan warga NU (soalnya nggak punya KTA), namun untuk beberapa&lt;br /&gt;amalan yang lebih mendekatkan kepada Gusti Allah - terutama nawafil atau&lt;br /&gt;amalan sunnah, kebetulan banyak kesamaan dengan saudara2 di NU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahabi?  Awas, hati-hati ...  mereka banyak berada di sekitar kita.&lt;br /&gt;Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita dari segala fitnah dari&lt;br /&gt;tanduk syetan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-8434992446292909945?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/8434992446292909945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/membongkar-kebohongan-buku-mantan-kiai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8434992446292909945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8434992446292909945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/membongkar-kebohongan-buku-mantan-kiai.html' title='Membongkar Kebohongan Buku Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat &amp; Dzikir'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-2510701378113794929</id><published>2010-08-01T16:09:00.000+07:00</published><updated>2010-08-01T16:12:34.604+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Indonesia Jadi Salah Satu Rujukan Standar Halal Dunia</title><content type='html'>&lt;h3&gt;Minggu, 25 Juli 2010 19:10 WIB&lt;/h3&gt;          &lt;p&gt;Jakarta, (tvOne).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan international mengenai standar halal yang diikuti 31 lembaga seperti Australian &lt;em&gt;Federation of Islamic Council &lt;/em&gt;(AFIC), &lt;em&gt;Halal Transsaction of Omaha &lt;/em&gt;(US) dan &lt;em&gt;Shandong Islamic Association&lt;/em&gt; (SIA) Cina di Jakarta, Minggu, (25/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menjadi rujukan bagi penentuan standar halal dunia bersama dengan Malaysia dan Singapura. "Hasil kesepakatan kita dalam pertemuan ini, kita menyamakan standar halal dengan merujuk pada Indonesia, Malaysia dan Singapura," kata Presiden World Halal Council Lukmanul Hakim di Jakarta, Minggu, (25/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Lukmanul, ke-31 lembaga sepakat untuk menyamakan standar halal untuk berbagai produk seperti kosmetika, obat-obatan dan pangan.  Pertemuan ini, merupakan pertemuan antar lembaga sertifikasi dari seluruh dunia yang membicarakan tentang standar dan prosedur sertifikasi halal yang disampaikan oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Mejelis Ulama Indonesia (MUI) dan &lt;em&gt;Halal Feed and Food Inspection Authority Netherland&lt;/em&gt;, jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, pertemuan itu juga membahas tentang standar sertifikasi halal pada penyembelihan hewan dan standar sertifikasi halal pada makanan olahan. "Kita sepakat akan membentuk tim dan nantinya akan melakukan tugas meratifikasi standar halal," kata Lukamnul yang juga direktur LPPOM MUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya untuk menetapkan standar halal internasional sudah dirintis sejak &lt;em&gt;World Halal Council &lt;/em&gt;terbentuk pada 1999 di Jakarta. Dia menambahkan, kesepakatan standar halal tersebut juga akan disampaikan ke organisasi negara-negara Islam (OKI) dan diinginkan juga diratifikasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini lembaga sertifikasi halal memiliki standar yang berbeda-beda baik menyangkut standar organisasi dan sistem auditing, standar penyembelihan hewan dan makanan olahan. Standar yang berbeda-beda ini sangat menyulitkan proses sertifikasi halal yang melibatkan penggunaan bahan atau produk antarnegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan yang sering terjadi dalam standar sertifikasi halal, lanjut dia, bukan pada konsep halal dan haram tapi lebih kepada standar pemeriksaan dan teknis pelaksanaannya seperti teknik pemingsanan dalam proses penyembelihan dan lain-lain. (Ant)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-2510701378113794929?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/2510701378113794929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/indonesia-jadi-salah-satu-rujukan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2510701378113794929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2510701378113794929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/indonesia-jadi-salah-satu-rujukan.html' title='Indonesia Jadi Salah Satu Rujukan Standar Halal Dunia'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-798622314486883302</id><published>2010-08-01T16:03:00.001+07:00</published><updated>2010-08-01T16:07:01.084+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Menag: Ahmadiyah Sesat</title><content type='html'>&lt;h3&gt;Sabtu, 31 Juli 2010 21:07 WIB&lt;/h3&gt;          &lt;p&gt;Bangkalan, (tvOne)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan, ajaran Ahmadiyah sesat, karena telah menyimpang dari Al-Quran dan tidak mempercayai Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir. "Setelah dilakukan musyawarah akhirnya kami memutuskan bahwa ajaran Ahmadiyah itu memang sesat," kata Suryadharma Ali di Bangkalan, Madura, Jawa Timur Sabtu (31/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suryadharma Ali menjelaskan, pihaknya kini sudah membuat keputusan bersama bahwa ajaran Ahmadiyah dilarang keras. Karena itu, kata dia, menyebarkan ajarannya di Indonesia tidak diperbolehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas jika menemukan ajaran Ahmadiyah yang berkembang di lingkungan masyarakat. "Kami minta polisi bertindak, jika menemukan ajaran Ahmadiyah yang berkembang di Masyarakat," tegas Suryadharma Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak menggunakan kekerasan jika menemukan ada masyarakat yang menyebarkan ajaran Ahmadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat, kata dia, sebaiknya melaporkan kepada petugas berwenang, seperti polisi, sehingga petugas yang nantinya akan mengamankan mereka. "Jangan berbuat kekerasan. Sebab agama Islam tidak menyukai kekerasan," kata Suryadharma Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai menghadiri peresmian gedung MA Al-Hamidiyah, Menag Suryadharma Ali selanjutnya bersama robongan melakukan kunjungan ke pondok pesantren An-Nuqoyah, Sumenep.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-798622314486883302?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/798622314486883302/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/menag-ahmadiyah-sesat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/798622314486883302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/798622314486883302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/08/menag-ahmadiyah-sesat.html' title='Menag: Ahmadiyah Sesat'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-5833746176506317008</id><published>2010-07-12T08:46:00.002+07:00</published><updated>2010-07-12T08:49:00.117+07:00</updated><title type='text'>Diklatsar Banser Satkoryon 2010</title><content type='html'>Pada hari Jum'at sampai dengan Ahad, 9 - 11 Juli Pengurus GP Ansor NU Anak Cabang Piyungan mengadakan Diklatsar ( Pendidikan &amp;amp; Pelatihan Dasar ) Banser ( Barisan Ansor Serbaguna ) 2010. Rangkain kegiatan tersebut diadakan di Komplek PP. Kaliopak. Klenggotan, Srimulyo, Piyungan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-5833746176506317008?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/5833746176506317008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/07/diklatsar-banser-satkoryon-2010.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5833746176506317008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5833746176506317008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/07/diklatsar-banser-satkoryon-2010.html' title='Diklatsar Banser Satkoryon 2010'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-3272272625583203429</id><published>2010-06-22T13:02:00.006+07:00</published><updated>2010-06-23T11:33:08.448+07:00</updated><title type='text'>Berita Buruk Yang Mendadak</title><content type='html'>Kemarin siang, Senin Kliwon, 21 Juni 2010. Saya tiba - tiba mendadak ada inisiatif untuk mengadakan pertemuan dengan Shahabat2 Pengurus AnsFat Piyungan. Lalu secara otomatis jari ini mengetik sms di HP jelek milikku. Coba sms ke Shbt. Babah, Cepokojajar ( &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wakil Ketua Ansor AnCab&lt;/span&gt; ). Intinya tanya Bah nanti malam ada barengan acara gak? Kalo gak ada bigimana kalo kita ketemuan untuk membahas agenda AnsFat ( Ziaroh DIY&amp;amp;Magelang serta FASI versi AnsFat). Sms dah tak kirim. Saya sampai nunggu lama banget gak ada respon.&lt;br /&gt;Sambil nunggu reply dari Babah coab aku sms &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Duet Maut Pimpinan AnsFat Piyungan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;( Pak Guru/Shbt. Arifuddin dan Shbti Nur Sa'adah)&lt;/span&gt; intinya juga sama bigimana kalo nanti malam jam 20.30 pengurus kumpul tuk koordinasi nyiapken 2 agenda AnsFat tersebut. Akhirnya setelah nunggu lama Babah reply smsQ, jawabane &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;lom ada agenda alias selu. &lt;/span&gt;Lalu tak laporkan kepada Duet Ketua AnsFat yang akhirnya disetujui nanti ada Syuro terbatas di rumah Pak Guru, Piyungan. Beberapa pengurus inti dah tak sms&amp;amp;beberapa dah confirm ada yang OK/bisa ada yang pamit.&lt;br /&gt;Jam 16.00 pulang kerja langsung kuliah perdana SP di kampus tercinta UIN SuKa. Sambil ngerjain tugas Matkul EDakwah tiba2 HPQ bergetar ada sms masuk yang isinya mengabarkan Innalillahi Wainna Ilaihi Roji'un. Telah meninggal putra KangMas Mahmudin dan Mbak Ufi, Kembangsari. Tak baca sms tersebut seksama. Lalu tak laporkan sms tsb ke Pak&amp;amp;Ibu Ketua AnsFat untuk melacak sms tsb apakah betol/tidak. Selain itu juga tak tanyakan kepada Bu Isti Munawwaroh mengenai kebenaran sms tsb. Akhirnya ane mendapatkan jawaban yang sama sms tersebut emang benar&amp;amp;betol. Perasaan langsung gimana gitu. Mulut ini lalu mengucapkan tarji'.&lt;br /&gt;Setelah memastikan kebenaran info tsb, beberapa shahabat dah tak sms lagi kalo Rapat terpaksa dipending tapi diganti dengan tahlil dan takziyah ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;K.H. Asmawi (Bapak dari Mbak Ufi).&lt;/span&gt; Setelah pulang kuliah lalu bergegas tancap gas ama motor kesayangan ane menuju ke Pyongyang ke Pak Guru dulu. Ternyata beliau dah ke Kembangsari tadi. Lalu ane sendiri ke lokasi. ternyata tahlil dah selesai dan diputuskan jenazah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alm. Ahmad&lt;/span&gt; kan dimakamkan malam itu juga pukul 22.00. Setelah pasti kepeutusan tsb beberapa Shahabat AnsFat langsung tak sms untuk bisa ikut menghormat pemakaman putra Kang Mahmudin tsb.&lt;br /&gt;Akhirnya beberapa personil Shahabat Banser bisa dateng langsung menuju ke makam Kembangsari tepatnya di belakang rumah duka/Ndaleme Pak Asmawi. Kita dapet mengikuti prosesi pemakaman &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alm. Ahmad&lt;/span&gt; samapai khatam. Doa kami semoga Alm Ahmad yang baru lahir belom punya dosa ini menjadikan tabungan bagi kedeua orang tuanya. Semoga keluarga yang ditinggalkan ( &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;keluarga besar Pak Asmawi khususnya Kang Mahmudin dan Mbak Ufi&lt;/span&gt; ) diberikan kesabaran dan ketabahan. Amiiin&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Demikian laporan dari reporter AnsFat Piyungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;NUWUN&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-3272272625583203429?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/3272272625583203429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/berita-buruk-yang-mendadak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/3272272625583203429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/3272272625583203429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/berita-buruk-yang-mendadak.html' title='Berita Buruk Yang Mendadak'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-1133564079231314133</id><published>2010-06-15T14:48:00.002+07:00</published><updated>2010-06-15T14:49:48.097+07:00</updated><title type='text'>Sejarah Berdirinya Ansor</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TBcwelshKZI/AAAAAAAAATM/mXHn-aGQC4s/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 150px; height: 139px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TBcwelshKZI/AAAAAAAAATM/mXHn-aGQC4s/s320/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482904373419911570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Kelahiran Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) diwarnai oleh semangat  perjuangan, nasionalisme, pembebasan, dan epos kepahlawanan. GP Ansor  terlahir dalam suasana keterpaduan antara kepeloporan pemuda  pasca-Sumpah Pemuda, semangat kebangsaan, kerakyatan, dan sekaligus  spirit keagamaan. Karenanya, kisah Laskar Hizbullah, Barisan Kepanduan  Ansor, dan Banser (Barisan Serbaguna) sebagai bentuk perjuangan Ansor  nyaris melegenda. Terutama, saat perjuangan fisik melawan penjajahan dan  penumpasan G 30 S/PKI, peran Ansor sangat menonjol.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ansor dilahirkan dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) dari situasi  ”konflik” internal dan tuntutan kebutuhan alamiah. Berawal dari  perbedaan antara tokoh tradisional dan tokoh modernis yang muncul di  tubuh Nahdlatul Wathan, organisasi keagamaan yang bergerak di bidang  pendidikan Islam, pembinaan mubaligh, dan pembinaan kader. KH Abdul  Wahab Hasbullah, tokoh tradisional dan KH Mas Mansyur yang berhaluan  modernis, akhirnya menempuh arus gerakan yang berbeda justru saat tengah  tumbuhnya semangat untuk mendirikan organisasi kepemudaan Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua tahun setelah perpecahan itu, pada 1924 para pemuda yang  mendukung KH Abdul Wahab –yang kemudian menjadi pendiri NU– membentuk  wadah dengan nama Syubbanul Wathan (Pemuda Tanah Air). Organisasi inilah  yang menjadi cikal bakal berdirinya Gerakan Pemuda Ansor setelah  sebelumnya mengalami perubahan nama seperti Persatuan Pemuda NU (PPNU),  Pemuda NU (PNU), dan Anshoru Nahdlatul Oelama (ANO).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nama Ansor ini merupakan saran KH. Abdul Wahab, “ulama besa”  sekaligus guru besar kaum muda saat itu, yang diambil dari nama  kehormatan yang diberikan Nabi Muhammad SAW kepada penduduk Madinah yang  telah berjasa dalam perjuangan membela dan menegakkan agama Allah.  Dengan demikian ANO dimaksudkan dapat mengambil hikmah serta tauladan  terhadap sikap, perilaku dan semangat perjuangan para sahabat Nabi yang  mendapat predikat Ansor tersebut. Gerakan ANO (yang kelak disebut GP  Ansor) harus senantiasa mengacu pada nilai-nilai dasar Sahabat Ansor,  yakni sebagi penolong, pejuang dan bahkan pelopor dalam menyiarkan,  menegakkan dan membentengi ajaran Islam. Inilah komitmen awal yang harus  dipegang teguh setiap anggota ANO (GP Ansor).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski ANO dinyatakan sebagai bagian dari NU, secara formal  organisatoris belum tercantum dalam struktur organisasi NU. Hubungan ANO  dengan NU saat itu masih bersifat hubungan pribadi antar tokoh. Baru  pada Muktamar NU ke-9 di Banyuwangi, tepatnya pada tanggal 10 Muharram  1353 H atau 24 April 1934, ANO diterima dan disahkan sebagai bagian  (departemen) pemuda NU dengan pengurus antara lain: Ketua H.M. Thohir  Bakri; Wakil Ketua Abdullah Oebayd; Sekretaris H. Achmad Barawi dan  Abdus Salam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perkembangannya secara diam-diam khususnya ANO Cabang Malang,   mengembangkan organisasi gerakan kepanduan yang disebut Banoe (Barisan  Ansor Nahdlatul Oelama) yang kelak disebut BANSER (Barisan Serbaguna).  Dalam Kongres II ANO di Malang tahun 1937. Di Kongres ini, Banoe  menunjukkan kebolehan pertamakalinya dalam baris berbaris dengan  mengenakan seragam dengan Komandan Moh. Syamsul Islam yang juga Ketua  ANO Cabang Malang. Sedangkan instruktur umum Banoe Malang adalah Mayor  TNI Hamid Rusydi, tokoh yang namaya tetap dikenang dan bahkan diabadikan  sebagai sama salah satu jalan di kota Malang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu keputusan penting Kongres II ANO di Malang tersebut adalah  didirikannya Banoe di tiap cabang ANO. Selain itu, menyempurnakan  Anggaran Rumah Tangga ANO terutama yang menyangkut soal Banoe.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada masa pendudukan Jepang organisasi-organisasi pemuda diberangus  oleh pemerintah kolonial Jepang termasuk ANO. Setelah revolusi fisik  (1945 – 1949) usai, tokoh ANO Surabaya, Moh. Chusaini Tiway, melempar  mengemukakan ide untuk mengaktifkan kembali ANO. Ide ini mendapat  sambutan positif dari KH. Wachid Hasyim,  Menteri Agama RIS kala itu,  maka pada tanggal 14 Desember 1949 lahir kesepakatan membangun kembali  ANO dengan nama baru Gerakan Pemuda Ansor, disingkat Pemuda Ansor (kini  lebih pupuler disingkat GP Ansor).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GP Ansor hingga saat ini telah berkembang sedemikan rupa menjadi  organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia yang memiliki watak  kepemudaan, kerakyatan, keislaman dan kebangsaan. GP Ansor hingga saat  ini telah berkembang memiliki 433 Cabang (Tingkat Kabupaten/Kota) di  bawah koordinasi 32 Pengurus Wilayah (Tingkat Provinsi) hingga ke  tingkat desa. Ditambah dengan kemampuannya mengelola keanggotaan khusus  BANSER (Barisan Ansor Serbaguna) yang memiliki kualitas dan kekuatan  tersendiri di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; Di sepanjang sejarah perjalanan bangsa, dengan kemampuan dan kekuatan  tersebut GP Ansor memiliki peran strategis dan signifikan dalam  perkembangan masyarakat Indonesia. GP Ansor mampu mempertahankan  eksistensi dirinya, mampu mendorong percepatan mobilitas sosial, politik  dan kebudayaan bagi anggotanya, serta mampu menunjukkan kualitas peran  maupun kualitas keanggotaannya. GP Ansor tetap eksis dalam setiap  episode sejarah perjalan bangsa dan tetap menempati posisi dan peran  yang stategis dalm setiap pergantian kepemimpinan nasional.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-1133564079231314133?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/1133564079231314133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/kelahiran-gerakan-pemuda-ansor-gp-ansor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1133564079231314133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1133564079231314133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/kelahiran-gerakan-pemuda-ansor-gp-ansor.html' title='Sejarah Berdirinya Ansor'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TBcwelshKZI/AAAAAAAAATM/mXHn-aGQC4s/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-4337342142270836247</id><published>2010-06-15T14:27:00.003+07:00</published><updated>2010-06-15T14:33:49.753+07:00</updated><title type='text'>Reaktualisasi Kitab Kuning Sesuai Konteks Zaman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TBcssh78sNI/AAAAAAAAATE/DUoWguWlZSM/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 129px; height: 97px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TBcssh78sNI/AAAAAAAAATE/DUoWguWlZSM/s320/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482900214882545874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kitab kuning sebagai hasanah Islam yang mencakup berbagai cabang ilmu  hendaknya dapat diaktualisasikan kembali ke alam modernitas. Karena  kitab kuning tertulis dalam bahasa arab lama, dan sering pula dimaknai  dengan kosa kata lama, maka seringkali dianggap tidak sesuai dengan  konteks zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, jika kitab kuning dimaknai dalam bahasa modern yang bisa  dimengerti oleh orang-orang zaman sekarang, maka dapat menjadi tuntunan  yang sangat bermanfaat untuk kehidupan dunia modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dinyatakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH  Said Aqil Siradj ketika membuka Pelatihan Pengelola dan Penggerak  Lembaga Keuangan Mikro Syariah di gedung PBNU Jl. Kramat Raya 164  Jakarta. Menurut Said Aqil, salah satu yang sangat penting adalah  reaktulaisasi kitab kuning dalam bidang perekonomian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau kitab kuning dimaknai dengan kosa-kata yang dimengerti  orang-orang modern, maka kitab kuning akan sangat bermanfaat untuk  menuntun kehidupan modern. Karenanya, para Kiai dan ulama juga harus  belajar ilmu-ilmu modern agar dapat memaknai kitab kuning secara  modern," tutur Kiai Said -sapaan akrab KH Said Aqil Siradj.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Kiai Said menyatakan, jika kitab kuning dapat dimaknai  secara aktual, maka masyarakat pesantren tidak lagi memiliki ketakutan  untuk berinteraksi secara langsung dengan dunia bisnis modern.  Karenanya, secara mutlak harus melakukan reaktualisasi kitab kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : PBNU Jakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-4337342142270836247?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/4337342142270836247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/reaktualisasi-kitab-kuning-sesuai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4337342142270836247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4337342142270836247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/reaktualisasi-kitab-kuning-sesuai.html' title='Reaktualisasi Kitab Kuning Sesuai Konteks Zaman'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TBcssh78sNI/AAAAAAAAATE/DUoWguWlZSM/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-8174524696254562407</id><published>2010-06-15T14:22:00.003+07:00</published><updated>2010-06-15T14:26:56.355+07:00</updated><title type='text'>BPIH Turun, Calhaj Indonesia Sangat Bersyukur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TBcqtm3b3vI/AAAAAAAAAS8/8MO8WCbaN38/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 143px; height: 139px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TBcqtm3b3vI/AAAAAAAAAS8/8MO8WCbaN38/s320/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482898034362408690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post" style="margin-top: 25px;"&gt;      &lt;p&gt;Jakarta (GP-Ansor): Jika biaya penerbangan haji disepakati turun  sebesar USD51. Seharusnya besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji  (BPIH) juga ikut turun. Calon haji Indonesia pasti akan sangat  bersyukur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-18944"&gt;&lt;/span&gt;Kabar gembira itu datang dari urapan  Menteri Agama Suryadharma Ali, meski katanya,  pemerintah masih akan  membahas hal itu lagi dalam waktu dekat agar dapat diturunkan.  ”Penurunan harga tiket Garuda memang belum diputuskan, tapi  tanda-tandanya sudah ada. Kalaupun nanti sudah ada, belum bisa  diumumkan. Karena harus dilaporkan dulu ke Presiden dan selanjutnya  Presiden mengeluarkan keppres tentang BPIH,”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ungkapan Suryadharma itu disampaikan saat rapat koordinasi dengan Tim  Kecil Panja BPIH Komisi VIII di Gedung DPR Jakarta, Senin (14/6)  kemarin. Mengenai kepastian persentasenya, Suryadharma belum bisa  membeberkannya. Sebab, proses negosiasi masih terus berjalan dinamis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya Suryadharma meminta penurunan komponen penerbangan USD150  dari yang diajukan awal oleh Garuda sebesar USD1.779. “Harus dipahami,  pemerintah itu nirlaba, sedangkan Garuda itu profit oriented. Jadi  memang beda, Garuda itu BUMN,harus mengejar keuntungan, sedangkan  Kementerian Agama tidak boleh ambil untung,”ujarnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum DPP PPP ini mengakui ada semangat yang sama antara  pemerintah dan DPR terkait penurunan biaya haji tahun 2010 dengan tetap  berupaya meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji.  “Itu prinsip dasar yang sudah ketemu, biaya haji turun, kualitas  meningkat,” tambah SDA. Pada kesempatan tersebut,Suryadharma juga  menyinggung kemungkinan membuka sistem tender penerbangan haji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada prinsipnya Kemenag terbuka, lanjut Surya, hanya saja perlu  dipertimbangkan secara matang unsur-unsur lain seperti profesionalitas  dan pengalaman. Dijelaskan selama ini kerja sama pemerintah dengan  Garuda sudah berjalan dengan baik. Garuda dinilai mempunyai pengalaman  karena memiliki jaringan yang luas. Bahkan, menurut dia, sepanjang  pelaksanaan ibadah haji, Garuda belum pernah mengecewakan dan terbukti  sukses mengangkut para jamaah haji. “Bukan persoalan harga, akan tetapi  juga harus diperhatikan tingkat keberhasilan secara matang,” tegasnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu,Direktur Utama Garuda Airlines, Emirsyah Satar  menegaskan, pihak Garuda akan mempertimbangkan kembali penurunan harga  dari angka yang disepakati sementara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penurunan tersebut, menurut Emirsyah, tergantung negosiasi dengan  Menteri Agama. Hanya saja dia mengaku ada kesulitan menekan harga  penerbangan karena Garuda memakai sistem harga per paket. Dia  mencontohkan, di setiap musim haji pihaknya merekrut 895 kru yang  dikontrakkerjakan selama tiga bulan musim haji.“Tentunya biaya pelatihan  kru mutlak diperlukan agar kenyamanan dan keamanan jamaah  terjamin.Karena kami berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik bagi  jamaah,”katanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Komisi VIII DPR Abdul Kadir Karding meminta pemerintah dan  Garuda kembali melakukan negosiasi penurunan harga. Karena menurutnya  biaya tersebut masih bisa ditekan lagi sekitar USD4–5 bahkan lebih. Dia  berharap keputusan akhir sudah bisa diketahui setelah raker penetapan  BPIH antara tanggal 16–17 Juni mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Soal berapanya masih dinegosiasikan lagi antara pihak Garuda dan  Kementerian Agama,”katanya. Dia membeberkan jika Panja BPIH DPR dan  Kementerian Agama sementara berhasil mencapai kesepakatan dengan Garuda  terkait dengan penurunan komponen biaya penerbangan haji, yaitu sebesar  USD51,dari penawaran awal Garuda sebesar USD1.779 menjadi USD1.728.  Meskipun sudah turun sementara sebesar USD51,menurut Karding, Komisi  VIII DPR masih terus mengupayakan untuk menurunkan lagi. ”Saat ini  memang ada penurunan sebesar USD51.Namun kita masih menyepakati untuk  menurunkan lagi, hanya angkanya belum ketemu. Jadi sekarang posisinya  bukan USD1.779 tapi USD1.728,”jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karding menambahkan, rapat koordinasi ini juga menghasilkan  kesepakatan bahwa seluruh maskapai yang mengajukan proposal harus  diberikan kesempatan yang sama untuk diproses oleh Kementerian Agama  sebagai yang memiliki kewenangan. Sementara itu, anggota Panja BPIH DPR  Zainun Ahmadi mengatakan, Garuda seharusnya masih bisa menekan lagi  hingga angka genap USD1.700.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Editor: Wago&lt;br /&gt;Sumber: Ansor Pusat &lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-8174524696254562407?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/8174524696254562407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/bpih-turun-calhaj-indonesia-sangat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8174524696254562407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8174524696254562407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/bpih-turun-calhaj-indonesia-sangat.html' title='BPIH Turun, Calhaj Indonesia Sangat Bersyukur'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/TBcqtm3b3vI/AAAAAAAAAS8/8MO8WCbaN38/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-9081240882406937102</id><published>2010-06-07T07:20:00.005+07:00</published><updated>2010-06-08T15:38:33.725+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Program Kerja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Rapat'/><title type='text'>Syuro Rutin Bulanan Edisi Juni 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin siang menjelang sore, Ahad Kliwon, 06 Juni 2010, seperti biasanya AnsFat Piyungan mengadakan Syuro rutin Bulanan. Rapat ini bertempat di rumah Shbti. Karyani (Juragane Madin) Daraman, Srimartani.&lt;br /&gt;Di undangan memang maju dari biasanya. Kalo bisanya undangan jam 13.00 kemarin kita undang jam 12.30. hal itu diharapkan agar nanti mulainya rapat tidak terlalu molor jauh dan selesainya tidak terlalu sore. Sehingga bagi Ansor maupun Fatayatnya bisa masih ada sisa waktu untuk "YAYANK-nya". &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;He he admine gek eror ki&lt;/span&gt;. Tetapi memang mau gak mau kemarin rapate dimulai jam 14.15. Karena yang berwenang dan berkepentingan belum ada.&lt;br /&gt;Seperti biasanya rapat dibuka dengan Ummul Quran (Al Fatihah ) dilanjutkan bacaan Shalawat kahsa NU lau disusul dengan menyanyikan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mars Ansor dan Fatayat&lt;/span&gt; yang dipimpin langsung oleh Pak Ketua Shbt. Arifuddin, S.Pd.I.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rapat kemarin membahas beberapa agenda, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;FASI AnsFat Piyungan 2010&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ziaroh Auliya' dan 'Ulama' NU&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diklatsar Banser&lt;/li&gt;&lt;li&gt;LPK&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dll&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Setelah melalui pembahasan yang matang dan banyak usulan akhirnya diputuskan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;FASI tetap dilaksanakan Insya Allah akan diselenggarakan pada bulan Ramadhan. tentang waktu, tempat dan teknis acara akan dibahas oleh intern Panitia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ziaroh, Untuk ziaroh akhirnya disetujui dilaksanakan tanggal 31 Juli 2010. Dengan tempat di DIY - Jateng ( Mungkin seperti kemarin dulu) Kawasan Magelang dan Sleman. Masalah biaya dan teknis acara juga masih diolah oleh Panitia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diklatsar Banser diadakan tanggal 9-11 juli 2010 di komplek Pondok Kali Opak, Klenggotan. Infaq peserta 20ribu. dengan fasilitas dapet kaos cantik, makan 5x dan snack 2x Gratisiiis. tis. Enak to?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;LPK tetep berjalan sesuai jadwalnya walaupun terdapat beberapa kendala. Namun bisa kita atasi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;To be continue ........ tak kerja dulu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-9081240882406937102?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/9081240882406937102/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/syuro-rutin-bulanan-edisi-juni-2010.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/9081240882406937102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/9081240882406937102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/syuro-rutin-bulanan-edisi-juni-2010.html' title='Syuro Rutin Bulanan Edisi Juni 2010'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-4705682632105541301</id><published>2010-06-02T08:01:00.005+07:00</published><updated>2010-06-08T15:37:55.780+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Banser'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda'/><title type='text'>Majlis Syuro Banser Satkoryon Piyungan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tadi malam, malam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rabu Legi&lt;/span&gt; alhamdulillah terselenggara dengan sukses Syuro Banser Satkoryon Piyungan yang diadakan di pintu masuk SMP Pembangunan Piyungan ( &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;markas turune Pak Kuwat&lt;/span&gt; ). Syuro ini diikuti oleh beberapa pengurus Banser dan Ansor. Perlu saya sampaikan yang hadir tadi malam : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketua Ansor ( Toyik ), Dan Satkoryon ( Shbt. Kasmustandar), Pak Aris, Pak Dodo, Pak Kuwat, Kang Arif, Ketua Panitia Diklatsar Banser ( Shbt. Zulfikar 'Ulya/Hilmi ), Pak Suyanto,&lt;/span&gt; disusul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rois AnsFat/Kangmas Alfan &lt;/span&gt;yang baru saja ngroisi LPK di AnsFat ranting Sumberharjo, Prambanan dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;saya sendiri/wujudku&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dalam syuro tesebut diputuskan beberapa ide untuk diklatsar Banser 2010 antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dikltasar diadakan hari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jum'at, 9 Juli 2010 jam 14.00&lt;/span&gt; sampai dengan A&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;had, 11 Juli 2010 jam 12.00&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tempat diklatsar dipusatkan di komplek &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PP Kaliopak, Klenggotan ( Pesantren milik Kang Jaddul Maula&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infaq dari peserta 20.000 yang akan mendapatkan makan gratis, snack dan kaos exklusif Banser edisi 2010&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diklatsar tahun ini juga terbuka bagi Satkoryon/PAC lain yang akan menitipkan tapi infaqe 30ribu gitu lohhh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perekrutan calon peserta akan bekerja sama dengan Pengurus Ansor dalam hal ini Koordinator Pengkaderan yang telah menyebarkan Form pendataan Pemuda&amp;amp;Risma tiap dusun basis NU&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Besok juga Fatayat PAC dimohon terlibat dalam Diklatsar ini&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sambil rapat sambil ngicipi gorengan yang dibelikan oleh juragan P&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;anwaslu Bantul/Kang Dodo&lt;/span&gt;. Uenakee. Teh made in Pak Kuwat nasgitel tenan. Opo maneh nek seng gaweke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mbok WedokQ/fatayat SholikhahQ&lt;/span&gt; gitu. Rasane mesti &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;makNyessss&lt;/span&gt; gitu. Gek opo to iki. Sopo fatayate kuwi mau???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira - kira pukul 23.00 syuro ini diakhiri dengan resmi. Lalu beberapa shahabat pamit kondor sudah ada tanggungan ada yang nunggu di rumah, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kecuali Kang Dodo&lt;/span&gt; yang mau nyari wangsit ke Gunung Cilik agar bisa bawa Fatayat kondor segera mungkin. L&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ebih Cepat Lebih Baik versi Yusuf Kalla.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis itu tinggalah 5 personil yang masih diskusi di lokasi. Kita asyik diskusi mengenai KeNUan, keAnsoran dan Fatayat jangan sampe lupa. Salah satu tema diskusi adalah kinerja kepengurusan yang didalangi oleh Ayik, S.Pd.I ( singkatan sko opo mboh ). Sambil diskusi sambil menikmati SEGO GORENG made in Krasakan yang dibeli oleh Pak Kuwat. Qta ber -5 makan sambil tetep diskusi Tak lihat jam di HPku menunjukkan jam 00.25. bingung mau tidur di rumah baruku ( sebelah barat SMP Pembangunan/utara TKne bu Siti eh kok rong dadi akeh nyamukke gek dewe maning. Rep muleh NGETAN/nangdi yo? Haha kok rong wayahe ngko malah digropyok wong rondho. Rep muleh ngulon di rumah beneran wah jatah boboQ berkurang. Akhire bingung ambil jalan tengah nginep nang Piyungan. Sante aja bukan di rumah Fatayat lo.Di rumahe Pak Guru Toyik. Akhire tidur berdua 1 ranjang. Tros habis Shubuh meluncur ngenthoRet ngulon. He he&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;To be continue besok Ahad pas pleno di Mba' Karyani, Daraman City.OK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-4705682632105541301?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/4705682632105541301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/majlis-syuro-banser-satkoryon-piyungan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4705682632105541301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4705682632105541301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/majlis-syuro-banser-satkoryon-piyungan.html' title='Majlis Syuro Banser Satkoryon Piyungan'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-8979745674876175616</id><published>2010-06-01T08:48:00.006+07:00</published><updated>2010-06-08T15:37:20.664+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PBNU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernyataan'/><title type='text'>PBNU Mengutuk Serangan Israel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.krjogja.com/photos/7d9e44e7bbaa9258abec5345230811e0.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 92px; height: 92px;" src="http://www.krjogja.com/photos/7d9e44e7bbaa9258abec5345230811e0.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) mengutuk serangan yang dilakukan  tentara Israel terhadap kapal Mavi Marmara yang membawa bantuan  kemanusiaan ke jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tindakan (penyerangan) itu kita sayangkan dan kita mengutuk tindak  kekerasan dari siapapun terhadap siapapun. Kekerasan tidak dapat  dibenarkan," ujar Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj di Jakarta Pusat,  Senin (31/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, serangan itu bukan satu-satunya pelanggaran yang telah  dilakukan Israel. Negeri Yahudi ini sudah berulangkali melanggar  kesepakatan perdamaian yang dibuat oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa  (PBB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PBNU akan terus mendukung kebebasan warga Palestina dari cengkraman  Israel. "Sampai mereka mendapatkan hak mendirikan negara yang merdeka  tanpa intervensi," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, PBNU akan melakukan koordinasi dengan negara-negara lain  untuk terus mendukung Palestina. Karena PBNU akan terus mengutuk  tindakan kekerasan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-8979745674876175616?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/8979745674876175616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/pengurus-besar-nahdlatul-ulama-nu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8979745674876175616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8979745674876175616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/06/pengurus-besar-nahdlatul-ulama-nu.html' title='PBNU Mengutuk Serangan Israel'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-7318169913043766706</id><published>2010-05-27T07:06:00.008+07:00</published><updated>2010-06-08T15:37:36.940+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda'/><title type='text'>Silaturrahim dengan ANFAT PAC Prambanan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tadi malam, Rabu Wage malam Kamis Kliwon kami dari AnsFat PAC Piyungan alhamdulillah diperkenankan ALLAH SWT dapat bersilaturrahim dengan AnsFat Prambanan. Silaturrahim tersebut berlangsung dalam kajian rutin LPK PAC Prambanan. LPK tersebut diadakan di Mushola Gunung Gebang ( utara dudun Mutihan ) yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Bantul dan Sleman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi malam walaupun hujan ternyata Shahabat &amp;amp; Shahabati PAC Prambanan tidak surut semangat dan ghirahnya untuk mengIstiqomahkan program mereka. terlebih tadi malam lampu dan listrik mati juga. Jadi lengkaplah keterbatasan LPK tadi malam.&lt;br /&gt;Shahabat dari PAC Piyungan mendapatkan kehormatan untuk memimpin ( ngRoisi ) 'amalaiyah Yaninan&amp;amp;Tahlil. Habis itu dilanjutkan dengan 'Amaliyah Shalawat.&lt;br /&gt;Setelah selesai 'amaliyah seperti biasa dilanjutkan dengan Pengajian. Pengajian tadi malam disampaikan oleh Bapak Ustadz Dhomaroh dari dudun Beloran, madurejo, prambanan, Sleman.&lt;br /&gt;Dalam pengajiannya beliau menyampaikan ciri - ciri orang beriman, antara lain : apabila disebut nama ALLAH maka akan bergetar hatinya, apabila dibacakan ayat - ayatnya maka akan bertambah Imannya dan hanya kepadaNya mereka bertawakkal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu beliau juga menyampaikan pentinganya ikut berorganisasi terutama Ansor dan Fatayat. Apa gunanya sih nongkrong di pinggir jalan. Lebih baik berangkat LPK bershalawat bersama. Ikutan AnsFat. Juga akhlaq generasi kita saat ini yang banyak intelektual muda bahkan mahasiswa sering demo. Apakah tidak ada jalan yang lebih bijak untuk menyelesaiakn masalah selain berdemo dengan batu dkk. Apakah kita tidak bisa duduk berdampingan untuk diskusi, ngobrol nyantai untuk mencari solusi yang terbaik bagi permasalahan kita.&lt;br /&gt;Mungkin gitu dulu njeh. Tunggu postingan berikutnya. kerja dulu Yuuuk!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-7318169913043766706?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/7318169913043766706/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/05/silaturrahim-dengan-anfat-pac-prambanan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/7318169913043766706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/7318169913043766706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/05/silaturrahim-dengan-anfat-pac-prambanan.html' title='Silaturrahim dengan ANFAT PAC Prambanan'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-3322883038173830376</id><published>2010-05-17T11:34:00.003+07:00</published><updated>2010-05-17T11:51:20.463+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Menghadapi Pemilukada GP. Ansor-Fatayat PAC Piyungan Netral</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menghadapi Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Bantul yang akan berlangsung minggu depan, Gerakan Pemuda Ansor dan Fatayat NU kecamatan Piyungan akan bersikap netral. Demikian disampaikan oleh Ketua GP. Ansor pimpinan Anak Cabang Kecamatan Piyungan, Sahabat Arifudin, S.Pd.I di hadapan 250 kader Ansor dan Fatayat NU kecamatan Piyungan dan 30 Perwakilan Ansor Fatayat Kecamatan Prambanan dalam rangka LPK rutin dwi mingguan yang bertempat di Masjid Al Asyhar Kwasen Srimartani Piyungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GP. Ansor dan Fatayat NU kecamatan Piyungan sebagai organisasi Banom NU selalu menjunjung tinggi Khittoh NU. Silakan anggota memilih pimpinan yang mereka anggap paling baik bagi ummat, bisa memimpin Bantul dengan baik dan tentu saja pemimpin yang memperhatikan NU apalagi GP. Ansor Fatayat. Maka sangat disarankan untuk melaksanakan Sholat Istikharah sebelum pelaksanaan Pemilukada, sehingga tepat dalam melakukan pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun menyangkut beberapa Ulama yang saling dukung terhadap beberapa calon yang berbeda, itu ditanggapi sebagai hal yang wajar dalam demokrasi, yang penting jangan sampai perang ayat. Karena ulama adalah panutan umat maka seyogyanya ulama tidak menjual ayat untuk kepentingan politik atau kekuasaan. Yang terpenting Ansor-Fatayat Netral, tidak kemana-mana tapi ada di mana-mana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga Pengkajian Kitab diadakan rutin setiap 2 pekan sekali, dan tadi malam meskipun hujan begitu deras mengguyur wilayah Piyungan ternyata tidak menyurutkan kader-kader Ansor-Fatayat untuk menghadiri kajian rutin tersebut. Semoga sukses acaranya, bagi teman-teman yang belum gabung, segera aja&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-3322883038173830376?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/3322883038173830376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/05/menghadapi-pemilukada-gp-ansor-fatayat.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/3322883038173830376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/3322883038173830376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/05/menghadapi-pemilukada-gp-ansor-fatayat.html' title='Menghadapi Pemilukada GP. Ansor-Fatayat PAC Piyungan Netral'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-2769390724495229155</id><published>2010-05-04T08:19:00.000+07:00</published><updated>2010-05-04T08:21:59.185+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendapat Tokoh'/><title type='text'>Said Aqil Siradj: Saatnya Kembali ke Pesantren</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nahdlatul Ulama beserta berbagai perangkatnya harus kembali kembali ke pondok pesantren. Perhatian NU yang selama ini terkuras ke dunia politik harus diarahkan kembali kepada basisnya di pesantren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian antara lain kutipan wawancara NU dengan Prof DR KH Said Aqil Siradj, salah seorang kandidat ketua umum PBNU. Berikut ini adalah wawancara singkat NU Online dengan Kang Said, panggilan akrab Said Aqil Siradj, tentang pesantren dan beberapa agenda yang dicanangkannya jika terpilih sebagai ketua umum PBNU periode mendatang. Di bawah ini juga disertakan riwayat singkat Kang Said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa Kang Said menekankan perlunya kembali ke pesantren?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu ditegaskan di sini. Kembali ke pesantren bukan berarti para pengurus NU harus kembali mondok, tapi kembali kepada cara berfikir pesantren, cara hidup pesantren, cara pandang pesantren. Di pesantren ada hikmah, kebijaksanaan, kesederhanaan dan kemandirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana keterkaitan antara NU dengan pesantren?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat pesantren, NU dapat bertahan dan bahkan menjadi organisasi Muslim terbesar di dunia hingga saat ini. Kekuatan NU berada di pesantren. Tanpa pesantren, NU hanya akan tinggal nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang mengatakan bahwa NU adalah pesantren besar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. NU ini berhasil menyebar sampai ke luar Jawa karena jaringan ulama-ulama pesantren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting, ajaran-ajaran yang diterapkan di NU berasal dari pesantren. Pesantren sendiri melalui para ulama dan salafus salih telah berhasil mensinergikan antara agama dan budaya. Perlu ditekankan di sini bahwa agama tidak akan kuat jika tidak ditopang oleh budaya. Berbagai nilai dan ajaran agama telah ditanamkan dalam kebudayaan Nusantara ini, ya oleh pesantren. Dan berbagai ajaran pesantren ini dimalkan dan dikembangkan oleh NU, bahkan sampai ke tingkat internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang perlu dilakukan NU ke depan dalam konteks kehidupan berbangsa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran NU merupakan bagian dari dinamika dan pertumbuhan bangsa, yakni sebagai wujud dari keinginan luhur para ulama dalam membangun peradaban besar. Para pendiri NU secara gigih dan penuh perjuangan mengelola pilar perbedaan sehingga bisa mewujudkan NKRI ini. NU sendiri lahir didorong oleh semangat kebangsaan yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu NU dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini pertama-tama perlu mengembalikan spirit agama sebagai ruh politik kebangsaan. Kedua, adalah pengokohan nilai NU dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga nilai-nilai dan tradisi NU muncul sebagai kekuatan alternatif manakala praktik-praktik politik konvensional telah dipandang merugikan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya dalam perkembangan berbangsa sekarang ini NU perlu meningkatkan pemahaman agama di kalangan masyarakat. Program ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan yang mendalam agar memiliki pandangan hidup yang luas dan sikap yang toleran, sehingga terhindar dari fanatisme dan ekstrimisme. Dengan demikian, Islam akan berjalan sesuai dengan misinya sebagai pengemban perdamaian. Ini memerlukan pendidikan dan pemahaman keagamaan yang jujur dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai organisasi massa terbesar di Indonesia yang berbasis Islam, apa yang perlu dilakukan oleh NU?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NU harus membangun kehidupan masyarakat yang egaliter dan menghargai kebhinnekaan bangsa ini. NU tidak akan menjadi tirani mayoritas dan NU akan selalu berusaha melindungi kelompok minoritas baik agama maupun suku agar tercipta kehidupan yang rukun, damai dan sejahtera di bumi nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau terpilih menjadi ketua umum PBNU, apa hal-hal pokok yang akan anda laksanakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah penataan organisasi. Struktur organisasi dari pusat hingga ranting merupakan satu sistem yang bagian-bagiannya memiliki tugas dan fungsi masing-masing, antara satu dengan lainnya terikat dalam suatu pola hubungan yang interindependen. Sistem yang baik sangat tergantung pada berfungsinya seluruh sub sistem dalam suatu mekanisme interaksi yang simultan dan sistemik. Maka di sini perlu difokuskan pada penataan dan peningkatan fungsi kelembagaan, pengadaan sarana, prasarana dan penertiban administrasi serta persoalan kaderisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang akan dilakukan terkait kaderisasi ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebenarnya rindu pada kepempimpinan NU pada era Gus Dur, dimana semua lembaga di NU selalu ada kegiatan pengkaderan. Pengkaderan di NU jauh lebih penting daripada urusan politik yang belakangan ini menjadi tujuan utama semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan, seluruh elemen kaderisasi NU harus dijalankan. Termasuk melaui PMII. Kaderisasi ini tetap harus berpijak pada akidah ahlussunnah wal jamaah yang merupakan dasar untuk berfikir dan beramal kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa lagi yang diagendakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang penting adalah menguatkan jaringan nasional dan internasional. Ini sudah kita lakukan. Peran internasional PBNU juga semakin baik, dan ini akan kita teruskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, agenda strategis NU adalah mendorong terwujudnya kemakmuran yang berkeadilan, mendorong negara untuk berperan signifikan dalam penguasaan dan penanganan cabang-cabang perekonomian yang menguasai hidup orang banyak, mendorong pemaksimalan BUMN, BUMD dan koperasi, peningkatan keswadayaan nasional dan pemanfaatan peluang dan kapasitas pelaku ekonomi nasional agar bangsa Indonesia menjadi “tuan” di negerinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan intern NU perlu menggiatkan penggalangan dana. Program ini akan dilaksanakan melalui iuran rutin dari warga NU serta menggali dana dari pihak lain sebagai sarana untuk menjaga kemandirian hidup organisasi sekaligus penopang pemberdayaan ekonomi warga NU. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Riwayat Hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Identifikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.1 Pribadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nama lengkap: Said Aqil Siradj&lt;br /&gt;2 .Tempat dan tanggal lahir: Cirebon, 03 Juli 1953&lt;br /&gt;3. Hobby: Membaca, silaturrahmi dan ziarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.2 Keluarga&lt;br /&gt;Nama Isteri: Nur Hayati Abdul Qodir&lt;br /&gt;Nama Anak:&lt;br /&gt;1. Muhammad Said Aqil&lt;br /&gt;2. Nisrin Said Aqil&lt;br /&gt;3. Rihab Said Aqil&lt;br /&gt;4. Aqil Said Aqil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Riwayat Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.1 Pendidikan Formal&lt;br /&gt;1. S1 Universitas King Abdul Aziz, Jurusan Ushuluddin dan Dakwah, tamat 1982&lt;br /&gt;2. S2 Universitas Ummu al-Qura, jurusan Perbandingan Agama, tamat 1987&lt;br /&gt;3. S3 Universitas Ummu al-Qura, jurusan Aqidah/Filsafat Islam, tamat 1994&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.2 Pendidikan Non Formal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Madrasah Tarbiyatul Mubtadi’ien Kempek Cirebon&lt;br /&gt;2. Pesantren Hidayatul Mubtadi’en Lirboyo Kediri (1965-1970)&lt;br /&gt;3. Pesantren Al-Munawwir Krapyak Jogjakarta (1972-1975)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pengalaman Organisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sekertaris PMII Rayon Krapyak Jogjakarta (1972-1974)&lt;br /&gt;2. Ketua Keluarga Mahasiswa NU (KMNU) Mekkah (1983-1987)&lt;br /&gt;3. Wakil katib ‘aam PBNU (1994-1998)&lt;br /&gt;4. Katib ‘aam PBNU (1998-1999)&lt;br /&gt;5. Penasehat Gerakan Anti Diskriminasi Indonesia (GANDI) (1998)&lt;br /&gt;6. Ketua Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa (FKKB) (1998-sekarang)&lt;br /&gt;7. Penasehat Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam UI (1998-sekarang)&lt;br /&gt;8. Wakil Ketua Tim Gabungan Pencari fakta (TGPF) Kerusuhan Mei 1998 (1998)&lt;br /&gt;9. Ketua TGPF Kasus pembantaian dukun santet Banyuwangi (1998)&lt;br /&gt;10. Penasehat PMKRI (1999-sekarang)&lt;br /&gt;11. Ketua Panitia Muktamar NU XXX di Lirboyo Kediri (1999)&lt;br /&gt;12. Anggota Kehormatan Matakin (1999-2002)&lt;br /&gt;13. Rais syuriah PBNU (1999-2004)&lt;br /&gt;14. Ketua PBNU (2004-sekarang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Aktivitas Profesional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tim ahli bahasa Indonesia di koran harian Al-Nadwah Mekkah (1991)&lt;br /&gt;2. Dosen di Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) (1995-1997)&lt;br /&gt;3. Dosen pasca sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1995-sekarang)&lt;br /&gt;4. Wakil direktur Universitas Islam Malang (Unisma) (1997-1999)&lt;br /&gt;5. Penasehat dosen MKDU di Universitas Surabaya (Ubaya) (1998-sekarang)&lt;br /&gt;6. Wakil ketua konseptor tim lima perumus AD/ART PKB (1998)&lt;br /&gt;7. Anggota Komnas HAM (1998-1999)&lt;br /&gt;8. Dosen luar biasa Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri (1999- sekarang)&lt;br /&gt;9. Anggota MPR RI Fraksi Utusan Golongan dari NU (1999-2004)&lt;br /&gt;10. Direktur pasca sarjana Unisma (1999-2003)&lt;br /&gt;11. Penasehat Masyarakap Pariwisata Indonesia (MPI) (2001-sekarang)&lt;br /&gt;12. Dosen pasca sarjana ST Maqdum Ibrahim Tuban (2003-sekarang)&lt;br /&gt;13. Dosen pasca sarjana Universitas Nahdlatul Ulama UNU Solo (2003-sekarang)&lt;br /&gt;14. Dosen pasca sarjana Unisma (2003-sekarang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Forum Ilmiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E.1 Pembicara Tingkat Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Simposium nasional tentang Transpalansi Ginjal, Jakarta, 08 September 1995&lt;br /&gt;2. Diskusi Panel ITB tentang Pola keterkaitan Pesantren, Perguruan Tinggi dan LSM dalam Pendidikan dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat, Bandung, 13-14 April 1996&lt;br /&gt;3. Seminar nasional tentang Rekonsiliasi Tasawuf dan Syari’at: Perspektif Sejarah, Bengkulu, 3-4 Desember 1996&lt;br /&gt;4. Lokakarya nasional Dep. Transmigrasi tentang Transmigrasi Pesantren, Sukabumi, 16-17 Desember 1996&lt;br /&gt;5. Seminar Nasional SDES, Cipayung, 1-2 April 1997&lt;br /&gt;6. Temu tahunan jaringan penelitian IAIN se-Indonesia, Palembang, 16-19 Juni 1997&lt;br /&gt;7. Seminar Hikmah Budhi-KMB dengan tema Buku Aksi Cinta, Jakarta, 11 Oktober 1997&lt;br /&gt;8. Dialog nasional antar generasi, UGM, Yogjakarta, 25 November 1997&lt;br /&gt;9. Simposium Dikbud RI tentang peringatan hari AIDS se-Dunia, Jakarta, 29 November 1997&lt;br /&gt;10. Seminar Wanhankamnas tentang Strategi Pembangunan Nasional, Yogyakarta, 17-20 Desember 1997&lt;br /&gt;11. Lokakarya dan seminar nasional tentang Reformasi Politik, Ekonomi, Hukum, Moral dan Budaya, Surabaya 25-27 Mei 1998&lt;br /&gt;12. Sarasehan Paroki Santa Anna dengan tema Umat Beriman Mengaktualisasikan Keadilan, Kebenaran, Kasih dan Kebebasan, 7 Juni 1998&lt;br /&gt;13. Seminar nasional dengan tema Umat Islam dalam Dinamika Politik Bangsa di Era Reformasi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jogjakarta, 4 Juli 1998&lt;br /&gt;14. Seminar Bamus antar Gereja dengan tema Wawasan Kebangsaan II dan III, Malang, 6-7 Agustus 1997, dan 4-6 Agustus 1998&lt;br /&gt;15. Seminar sehari IAIN Jakarta dengan tema Keberadaan Agama Khonghucu di Indonesia, Jakarta, 20 Agustus 1998&lt;br /&gt;16. Pelatihan pemuda Therevada di Vihara Dharma Mitra, Malang, 15-17 Agustus 1998&lt;br /&gt;17. Konferensi kerja kerabat pelayanan oleh GKD, GKRI, YMPI, JRC Apostolos, KOS, YMBI, CLR, Bogor, 25-28 Januari 1999&lt;br /&gt;18. Dialog nasional Forum Mahasiswa Syari’ah Se-Indonesia dengan tema Formasi Hukum dan Pluralisme Politik, Jakarta, 17 Februari 1999&lt;br /&gt;19. Seminar setengah hari UKI, Atmajaya dengan tema Pemilu dan Masalah Integritas Bangsa, Jakarta, 4 Maret 1999&lt;br /&gt;20. Seminar nasional Lemhanas dengan tema Pendidikan Tinggi dalam rangka Mewujudkan Masyarakat Madani, Jakarta April 1999&lt;br /&gt;21. Pelatihan bagi pelatih HAM untuk kalangan rohaniawan yang diselenggarakan oleh Komnas HAM, Bogor, 26-30 Juli 1999&lt;br /&gt;22. Temu Nasional Kebangsaan II, Semarang, 5 Agustus 1999&lt;br /&gt;23. Seminar sehari Departemen Pariwisata, Seni dan Budaya dengan tema Wali Songo, Islam di Indonesia dan Prospek Wisata Ziarah, Jakarta, 8 September 1999&lt;br /&gt;24. Dialog kerukunan antar umat beragama dengan tema Menjalin Persaudaraan Sejati yang Terbuka, Jakarta, 27 Februari 2000&lt;br /&gt;25. Sarasehan Lintas Iman dan Wawasan Kebangsaan, Denpasar, 25 Desember 2000&lt;br /&gt;26. Seminar nasional LIPI dengan tema Mengkaji Kebijakan Kebudayaan Masa Orde Baru untuk Menyongsong Indonesia Baru, Jakarta, 23 Januari 2001&lt;br /&gt;27. Seminar nasional Depdiknas dengan tema Reformasi Pendidikan Nasional , Jogjakarta 16-17 Maret 2001&lt;br /&gt;28. Dialog interaktif Mabes Kepolisian Negara RI dengan tema Antisipasi Kepolisian Menghadapi Kemungkinan Tindak Anarkis Masyarakat, Jakarta, 25 April 2001&lt;br /&gt;29. Seminar Sekolah Lanjutan Perwira Polri dengan tema Transformasi Kultural dalam Tubuh Polri Menuju Profesionalisme, Jakarta, 14 Juni 2001&lt;br /&gt;30. Musabaqoh Al-Qur’an tingkat V Telkom dengan tema Implementasi Akhlaq Qur’ani, 23 April 2002&lt;br /&gt;31. Halaqoh nasional Depag dalam rangka Musyawarah Kerja Ulama-Ulama Ahli Al-Qur’an, Jakarta, 28-30 April 2003&lt;br /&gt;32. Seminar dengan tema Kerukunan Umat Beragama di Propinsi DKI Jakarta, Jakarta 3-4 September 2003&lt;br /&gt;33. Simposium nasional Patria (Pemuda Theravada Indonesia) dengan tema Nasionalisme dan Profesionalisme Pers Indonesia, Jakarta, 25-27 Februari 2004&lt;br /&gt;34. Muzakaroh dan Muhasabah Perwira Rohani Islam TNI, Jakarta, 24-27 Mei 2004&lt;br /&gt;- Dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E.2 Pembicara Tingkat Internasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Al-Taqrib baina al-madzahib, Al-islam Din al-Tasamuh, Teheran, Iran 1999&lt;br /&gt;2. Al-Taqrib baina al-madzahib, Huquq al-insan fi al-Islam, Teheran, Iran 2000&lt;br /&gt;3. Konferensi Internasional dengan tema Asian Gathering of Muslim Ulama and Christian Bishops, Manila, 18-21 Agustus 2003&lt;br /&gt;4. Internasional Conference of Islamic Scholar dengan tema Daur al-Ma’ahid al-Islamiyah fi bina’I Hadhoroh al-Syu’bi Indonesiya, Jakarta, 23-25 Februari 2004&lt;br /&gt;5. Internasional Conference of Islamic Scholar II dengan tema Al Mujatama’ al-Islami wa masuliyyatiha alhadhoriyyah, Jakarta, 19- 22 Juni 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Karya Ilmiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rasail al-Rusul fi al-‘Ahdi al-jadid wa Atsaruha fi al-Masihiyah (Pengaruh Surat-Surat para rasul dalam Bibel terhadap Perkembangan Agama Kristen), thesis dengan nilai memuaskan, (1987)&lt;br /&gt;2. Allah wa Shillatuhu bi al-Kaun fi al-Tasawwuf al-Falsafi (Hubungan Antara Allah dan Alam Perspektif Tasawwuf Falsafi), desertasi dengan nilai Cum Laude (1994)&lt;br /&gt;3. Ahlussunah wal jama’ah; Lintas Sejarah (1997)&lt;br /&gt;4. Islam Kebangsaan; Fiqih Demokratik Kaum Santri1 (1999)&lt;br /&gt;5. Kyai Menggugat (1999)&lt;br /&gt;6. Ma’rifatullah; Pandangan Agama-Agama, Tradisi dan Filsafat (2003)&lt;br /&gt;7. Tasawuf Sebagai Kritik Sosial, Mengedepankan Islam sebagai Inspirasi bukan Aspiras (2006)&lt;br /&gt;- Aktif menulis dalam berbagai media cetak 1995-sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://muktamar.nu.or.idrang&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-2769390724495229155?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/2769390724495229155/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/05/said-aqil-siradj-saatnya-kembali-ke.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2769390724495229155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2769390724495229155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/05/said-aqil-siradj-saatnya-kembali-ke.html' title='Said Aqil Siradj: Saatnya Kembali ke Pesantren'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-5454014803524191666</id><published>2010-05-04T08:17:00.001+07:00</published><updated>2010-05-04T08:19:21.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Mencari Pemimpin NU yang Ideal : Diskusi Bersama Jawa Pos</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebanggaan sebagai Nahdliyin yang Hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyambut Muktamar XXXII NU (Nahdlatul Ulama) yang akan berlangsung di Makassar, 23-28 Maret 2010, Jawa Pos menggelar diskusi mencari sosok ideal untuk memimpin organisasi itu. Tampil sebagai pembicara budayawan Ahmad Tohari, pakar politik Unair Kacung Maridjan, serta dua kandidat ketua umum, yakni Masdar F. Mas’udi dan Ali Maschan Moesa. Diskusi tersebut akan kami turunkan dalam empat seri. Inilah bagian pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERBAGAI isu negatif acapkali mengiringi perhelatan besar seperti muktamar NU. Isu yang berembus umumnya ditunggangi motif beragam. Sebagian besar nahdliyin yang setia bisa jadi merasa tidak nyaman. Itu seperti diungkapkan Karso Wachidi, warga NU biasa asal Cilacap, Jateng, yang wadul kepada budayawan Ahmad Tohari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut budayawan tersebut, mengutip pernyataan rekannya, saat ini muncul fenomena orang NU kehilangan kebanggaan. Bahkan, tidak sedikit warga nahdliyin malah merasa malu karena organisasi itu ketinggalan zaman. Lembaga maupun warga NU tercitra sebagai kelompok masyarakat yang kehilangan orientasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parahnya, mereka jadi terpecah-belah dan dimainkan sejumlah pihak untuk mendukung kepentingan kekuasaan. ”Tidak terasa, gerakan NU yang orientasi seharusnya melebar ke bawah untuk menyejahterakan umat, kini justru berbalik ke atas,” kritik Tohari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, selama ini arah gerakan NU lebih mengerucut ke para elite. Para kiai yang seharusnya melayani kepentingan umat malah minta umat yang melayani. Begitulah, ketika orang menjadi pengurus NU yang seharusnya menjadi pamong, dia justru mengharapkan pemberian. ”Perasaan-perasaan seperti itu yang seharusnya dipahami elite NU sekarang,” harap sastrawan 61 tahun kelahiran Banyumas, Jateng, itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritik Guru Besar Ilmu Politik Kacung Maridjan tidak kalah pedas. Sebagai anak petani yang dibesarkan di lingkungan nahdliyin Lamongan, Kacung mendesak NU harus kembali ke khitah 1926. Yakni, khitah tidak berpolitik praktis. Dia menilai, elite NU harus mengukuhkan spirit gerakan pemikiran keagamaan, spirit kebangsaan, dan spirit mengembangkan ekonomi umat. ”Tantangan pemimpin NU tidak bisa lepas dari tiga spirit itu untuk mempertahankan eksistensinya di percaturan dunia internasional,” ujar ayah tiga anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyoroti belum adanya sosok pemimpin NU yang punya perhatian besar ke umat. Paham keagamaan ahlussunah wal jamaah yang mengambil jalan tengah antara kelompok rasionalis dan ekstrem harus ditingkatkan untuk menggairahkan pemikiran yang tidak stagnan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, politik keagamaan memang tidak bisa dihindari. Namun, mereka harus meletakkan politik di posisi bawah dan politik bukan semata-mata untuk meraih kekuasaan. NU harus merumuskan perubahan politik NU yang mengarah kepada kebijaksanaan dan kenegaraan. ”Harus ada keberpihakan kepada umat,” pesan dosen yang akan genap 46 tahun pada 25 Maret nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dianggap menjauh dari khitah, Masdar tidak menampik. Salah satu ketua PB NU itu mengakui, kalangan NU saat ini mulai kehilangan figur karismatik. ”Figur karismatik pada seseorang ada keterbatasan. Yang terus kami bangun adalah figur institusi yang merupakan pelipatgandaan karisma,” terang Masdar. Ulama asal Purwokerto yang mencalonkan ketua umum itu bertekad menjadikan institusi NU lebih dekat dengan umat. Salah satunya dengan membangun NU berbasis umat di masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ali Maschan yang juga ikut pencalonan dalam muktamar untuk menggantikan Hasyim Muzadi mengatakan, orientasi NU harus berdiri di dua kaki; kultural dan struktural. ”Basis kultural ada di setiap pesantren maupun masjid-masjid. Sedangkan membangun orientasi secara struktural harus mulai dari tingkat ranting, majelis wakil cabang, hingga cabang, terus di tingkat wilayah hingga ke pusat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, konsep masjid ke depan bukan hanya sebagai sarana ibadah. Masjid juga harus menjadi transformasi nilai-nilai transparansi. ”Secara rutin masjid harus mengumumkan berapa infak maupun sedekah yang diterima. Pergantian takmir pun melibatkan jamaahnya,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Pemilu Jadi Bola yang Ditendang-tendang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AHMAD Tohari, budayawan yang lahir dari keluarga Nahdliyin, sangat risau dengan sepak terjang para elite NU dalam memperebutkan jabatan. Termasuk manuver para tokoh NU yang kini mengincar jabatan ketua umum maupun rais aam. Dia menilai apa yang terjadi menjelang muktamar di Makassar ini sama politisnya dengan ketika elite NU maju dalam pemilihan umum presiden/wakil presiden maupun kepala daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, sebagai ulama, afdolnya tidak meminta jabatan dengan dalih apa pun. Sebab, jabatan tidak bisa lepas dari kekuasaan. ”Jika telanjur terlibat persaingan merebut kekuasaan, siapa pun yang memimpin NU, organisasi ini bisa hancur. Begitu mudahnya elite mempermainkan,” ujar Tohari. Dia juga mempertanyakan kadar keulamaan elite NU yang mencalonkan diri sebagai pemimpin dengan memakai transaksi (politik uang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Yang pakai cara-cara seperti itu hanya Yahudi,” lanjutnya. Tohari mengamati bahwa dinamika muktamar dari masa ke masa mengalami fluktuasi. Setelah memisahkan diri dari Masyumi pada 1950-an, mereka terang-terangan terjun ke politik praktis ketika mengikuti Pemilu 1955. Itu terulang pada Pemilu 1977 dan 1982 karena sistem politik yang diciptakan penguasa Orde Baru menyebabkan NU bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan majunya elite Nahdliyin Hasyim Muzadi menjadi calon wakil presiden yang digandeng Megawati Soekarnoputri dari PDIP maupun calon wakil presiden Salahuddin Wahid yang berpasangan dengan Wiranto, calon presiden yang didorong Partai Golkar, menurut Tohari, seharusnya menjadi pelajaran. ”Tanpa partai politik pun NU berkualitas. Tidak seperti ketika pemilu, NU ibarat menjadi bola yang ditendang-tendang,” ujarnya dengan penuh keprihatinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritik senada dilontarkan Kacung Maridjan, dosen politik Unair yang ikut tampil sebagai pembicara. Politik keagamaan maupun kebangsaan yang diterapkan elite NU belakangan mulai menjauh dari kalangan pesantren. Menurut doktor lulusan Australian National University itu, pepatah yang mengatakan bahwa agama boleh manut kiai, sedangkan politik boleh tidak manut kiai mulai ditinggalkan. ”Khawatirnya, kalau terbalik, itu yang bahaya,” kata Kacung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masdar F. Mas’udi, salah satu kandidat yang akan maju dalam muktamar mendatang, mengatakan siap menjaga NU dari kontaminasi politik. Selama duduk di barisan tanfidziyah, Masdar yang kini menjadi salah satu ketua mengatakan, ”Terlalu mulia NU dipertaruhkan dengan hal-hal sepele (politik).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan direktur eksekutif Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) itu menegaskan, dirinya belum pernah terlibat dalam praktik politik praktis. Termasuk pada pemilu presiden 2004, dia tidak terjun menjadi tim sukses salah satu di antara dua Nahdliyin yang maju sebagai kandidat. ”Saya ketika itu oleh Kiai Ahmad Sahal Mahfudh (rais aam) ditunjuk menjadi Plt Pak Hasyim,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama asal Purwokerto itu mengaku mendapat pesan dari Kiai Sahal supaya menjaga netralitas NU. Untuk menjaga kepercayaan tersebut, menurut Masdar, butuh perjuangan keras. Dia justru mengkritik pihak-pihak yang telanjur masuk lingkaran politik praktis tanpa melepas baju NU dan justru mengatasnamakan NU. ”Sudah ngotot, kalah pula. Akibatnya, NU dipandang sebelah mata. Di mana kewibawaan ulama?” balas Masdar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali Maschan yang juga bersiap bersaing menjadi ketum mendatang, dengan gentle mengakui kesalahannya saat ikut pemilihan gubernur Jatim 2008. Ketika itu, Ali sebagai calon wakil gubernur berpasangan dengan mantan Wakil Gubernur Jatim Soenarjo yang diusung Partai Golkar. Mereka akhirnya gagal maju ke putaran kedua. Ali mengungkapkan, dirinya semula tidak ingin maju pilgub. Berhubung banyak cabang yang ngotot mendorongnya, dia akhirnya bersedia. ”Itu pengalaman pahit yang tidak akan saya ulangi lagi,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski pernah “tersandung”, guru besar IAIN Sunan Ampel Surabaya itu membanggakan diri sukses memimpin Pengurus Wilayah NU Jatim hingga 10 tahun yang diklaim tanpa gejolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan umur sudah 53 tahun, meski sekarang menjadi anggota DPR RI, dia bertekad mengurus umat dan pengajian rutin. Bagi dia, hubungan politik NU sudah jelas dibatasi khitah. Meski individu boleh berpolitik, secara institusi hal itu tidak dicampur aduk. (Jawapos, sep/c2/c3/agm)&lt;br /&gt;sumber artikel : www.gpansor.org&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-5454014803524191666?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/5454014803524191666/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/05/mencari-pemimpin-nu-yang-ideal-diskusi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5454014803524191666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5454014803524191666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/05/mencari-pemimpin-nu-yang-ideal-diskusi.html' title='Mencari Pemimpin NU yang Ideal : Diskusi Bersama Jawa Pos'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-6862557681489972064</id><published>2010-05-04T08:03:00.001+07:00</published><updated>2010-05-04T08:16:43.280+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Hubungan NU dan Politik Praktis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana Hubungan NU dengan politik Praktis ? Silakan baca berita berikkut : Hubungan Nahdlatul Ulama (NU) dengan politik praktis agaknya menjadi isu menarik yang sempat disinggung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Muktamar ke-32 NU di Celebes Convention Center, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"NU memiliki budaya dan tradisi yang mulia untuk tidak mudah tergoda dan larut dalam politik praktis. Politik NU adalah politik yang berada pada tatanan nilai-nilai luhur, mengedepankan sejarahnya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Negara berharap muktamar tersebut dapat meneguhkan khittah NU sebagai organisasi pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan yang berhaluan Ahlus Sunnah Wal Jamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Presiden, kaum nahdliyin di jajaran legislatif tidak hanya berada dalam satu partai politik, tetapi tersebar hampir di seluruh partai politik di Tanah Air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hal itu merupakan warna kemajemukan dari kiprah NU. Dengan itu pula Nahdlatul Ulama dapat terus meningkatkan khidmat dalam politik keumatan dan politik kebangsaan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden menilai NU adalah organisasi yang membangun kemitraan dengan pemerintah untuk menyukseskan program-program peningkatan kesejahteraan rakyat seperti ekonomi, kerakyatan, pendidikan, baik di pesantren maupun pendidikan umum, kesehatan masyarakat, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"NU dalam perjalanan sejarahnya juga telah membuktikan bahwa Islam, demokrasi, dan modernitas dapat berjalan seiring dan sejalan dan bahkan saling melengkapi. NU mendorong terciptanya budaya demokrasi yang menjunjung tinggi etika dan akhlakul karimah. NU terlibat aktif dalam perjuangan mendirikan NKRI, sekaligus mengawalnya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, katanya, sangat tepat jika mulai sekarang dan di masa depan NU dapat menjadi jembatan dan perekat berbagai komponen bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang aman, rukun, dan bersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ke depan, keluarga besar NU makin meningkatkan tiga peran penting, yaitu menjaga harmoni antara ke-Islam-an dan ke-Indonesia-an, menjaga kemitraan dengan pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan ummat, serta mengambil bagian dalam menjembatani dan membangun dialog antarperadaban termasuk peradaban Islam dan peradaban barat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan dan harapan yang disampaikan Presiden terkait hubungan NU dengan politik praktis agaknya merupakan isu yang tak pernah selesai dibicarakan di kalangan NU, apalagi NU memiliki sejarah sempat menjadi partai politik pada tahun 1955.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu itu menjadi marak diperbincangkan pascareformasi ketika partai politik (parpol) berjumlah cukup banyak, bahkan dalam 4-5 kali muktamar yang terakhir sempat muncul indikasi "ketertarikan" parpol dalam pertarungan kandidat ketua umum PBNU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan NU sendiri muncul tarik menarik dalam berbagai pandangan yang merujuk Khittah NU 1926, karena ada kelompok yang menilai NU harus "bebas" dari politik praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, ada kelompok yang berharap NU mengarahkan warganya untuk memilih agar NU tidak dimanfaatkan para politikus, namun hal itu bukan dilakukan institusi NU, melainkan para ulama NU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politik kebangsaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarik menarik antara NU dengan politik praktis yang disinggung Presiden agaknya akan muncul dalam Muktamar ke-32 NU di Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menginginkan PBNU mengarahkan pilihan politik warga NU supaya potensi politik NU tidak dimanfaatkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Arahan itu tidak menyalahi Khittah NU, karena NU tetap tidak akan berpolitik, tapi NU hanya menyelamatkan potensi politik warga NU agar tidak dimanfaatkan orang lain," kata Sekretaris PWNU Jatim H Masyhudi Muchtar kepada ANTARA di Surabaya (7/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, kata anggota Majelis Alumni IPNU Jatim itu, PWNU Jatim akan mengusulkan realisasi "Komisi Politik" atau "Komisi Maslahah Ammah" dalam Muktamar 2010 di Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Arahan itu juga tidak akan dilakukan institusi PBNU, tapi Komisi Maslahah Ammah. Kalau NU membentuk partai sendiri justru bertentangan dengan khittah NU, tapi NU akan tetap menghormati hak berpolitik warga NU sebagai warga negara," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, arahan itu merupakan kewajiban PBNU kepada warganya dalam berbagai sektor kehidupan, seperti politik, ekonomi, syariat (agama), sosial, budaya, dan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, arahan itu tidak akan dipusatkan kepada partai A atau B, sebab semuanya akan bersifat situasional. Bisa saja PKB, PPP, Partai Demokrat, Partai Golkar, PDIP, dan sebagainya. Arahan juga akan ditentukan Komisi Maslahah Ammah yang dibentuk di tingkat PBNU," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang pengurus NU yang menjadi calon dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) mulai dari presiden, gubernur, bupati, hingga wali kota, ia mengatakan hal itu juga harus ditentukan oleh Komisi Maslahah Ammah di PBNU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua urusan politik praktis diserahkan kepada Komisi Maslahah Ammah di PBNU itu, karena semuanya serba situasional, baik urusan parpol maupun pencalonan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu, katanya, pengurus NU yang dicalonkan itu bisa mundur dan bisa pula hanya non-aktif seperti yang selama ini menjadi perdebatan di kalangan warga NU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu semua atas izin Komisi Maslahah Ammah PBNU. Kalau di Jawa mungkin harus mundur, tapi kalau di luar Jawa mungkin cukup non-aktif, karena orang NU di luar Jawa itu belum banyak," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan itu disepakati Ketua Umum PBNU KHA Hasyim Muzadi. "NU sudah jelas menganut politik kebangsaan, keumatan, dan keagamaan, bukan politik kekuasaan (politik praktis). Kalau hubungan NU dengan politik praktis sudah ada aturannya di NU," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agaknya, Hasyim Muzadi menduga ada tiga kepentingan di balik isu NU bebas politik atau sterilisasi NU dari politik itu yakni kepentingan "mabadi khoiro ummah" (civil society), kepentingan politikus yang tak ingin kehilangan suara dari NU, dan kepentingan kelompok yang ingin memotong jalur aspiratif nilai agama dengan negara. sumber berita : &lt;a href="http://www.antaranews.com"&gt;www.antaranews.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-6862557681489972064?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/6862557681489972064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/05/hubungan-nu-dan-politik-praktis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6862557681489972064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6862557681489972064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/05/hubungan-nu-dan-politik-praktis.html' title='Hubungan NU dan Politik Praktis'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-6364055401400839255</id><published>2010-04-28T22:55:00.000+07:00</published><updated>2010-04-28T22:57:29.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulama Besar'/><title type='text'>Biografi Asy-Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biografi Syaikh Abdul Qadir Al Jailani termuat dalam kitab Adz Dzail 'Ala Thabaqil Hanabilah I/301-390, nomor 134, karya Imam Ibnu Rajab Al Hambali. Tetapi, buku ini belum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah seorang ulama besar sehingga suatu kewajaran jika sekarang ini banyak kaum muslimin menyanjungnya dan mencintainya. Akan tetapi kalau meninggi-ninggikan derajat beliau berada di atas Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, maka hal ini merupakan suatu kekeliruan. Karena Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam adalah rasul yang paling mulia di antara para nabi dan rasul yang derajatnya tidak akan pernah bisa dilampaui di sisi Allah oleh manusia siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga sebagian kaum muslimin yang menjadikan Syaikh Abdul Qadir Al Jailani sebagai wasilah (perantara) dalam do'a mereka. Berkeyakinan bahwa do'a seseorang tidak akan dikabulkan oleh Allah, kecuali dengan perantaraannya. Ini juga merupakan kesesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadikan orang yang sudah meninggal sebagai perantara tidak ada syari'atnya dan ini sangat diharamkan. Apalagi kalau ada yang berdo'a kepada beliau. Ini adalah sebuah kesyirikan besar. Sebab do'a merupakan salah satu bentuk ibadah yang tidak boleh diberikan kepada selain Allah. Allah melarang makhluknya berdo'a kepada selainNya. Allah berfirman, yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah." (QS. Al Jin:18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahirannya&lt;br /&gt;Syaikh Abdul Qadir Al Jailani adalah seorang 'alim di Baghdad yang lahir pada tahun 490/471 H di kota Jailan atau disebut juga Kailan. Sehingga di akhir nama beliau ditambahkan kata Al Jailani atau Al Kailani atau juga Al Jiliy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikannya&lt;br /&gt;Pada usia yang masih muda beliau telah merantau ke Baghdad dan meninggalkan tanah kelahirannya. Di sana beliau belajar kepada beberapa orang ulama seperti Ibnu Aqil, Abul Khatthath, Abul Husein Al Farra' dan juga Abu Sa'ad Al Mukharrimi sehingga mampu menguasai ilmu-ilmu ushul dan juga perbedaan-perbedaan pendapat para ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahamannya&lt;br /&gt;Beliau seorang Imam bermadzhab Hambali. Menjadi guru besar madzhab ini pada masa hidup beliau. Beliau adalah seorang alim yang beraqidah ahlus sunnah mengikuti jalan Salafush Shalih. Dikenal banyak memiliki karamah-karamah. Tetapi banyak pula orang yang membuat-buat kedustaan atas nama beliau. Kedustaan itu baik berupa kisah-kisah, perkataan-perkataan, ajaran-ajaran, "thariqah" yang berbeda dengan jalan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, para sahabatnya dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdul Qadir Al Jailani menyatakan dalam kitabnya, Al Ghunyah, "Dia (Allah) di arah atas, berada di atas 'ArsyNya, meliputi seluruh kerajaanNya. IlmuNya meliputi segala sesuatu. "Kemudian beliau menyebutkan ayat-ayat dan hadits-hadits, lalu berkata, "Sepantasnya menetapkan sifat istiwa' (Allah berada di atas 'ArsyNya) tanpa takwil (menyimpangkan kepada makna lain). Dan hal itu merupakan istiwa' dzat Allah di atas 'Arsy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dakwahnya&lt;br /&gt;Suatu ketika Abu Sa'ad Al Mukharrimi membangun sekolah kecil di sebuah daerah yang bernama Babul Azaj dan pengelolaannya diserahkan sepenuhnya kepada Syaikh Abdul Qadir. Beliau mengelola sekolah ini dengan sungguh-sungguh. Bermukim di sana sambil memeberikan nasehat kepada orang-orang yang ada di sana, sampai beliau meninggal dunia di daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sudah orang yang bertaubat demi mendengar nasihat beliau. Banyak orang yang bersimpati kepada beliau, lalu datang ke sekolah beliau. Sehingga sekolah ini tidak kuat menampungnya. Maka diadakan perluasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Adz Dzahabi dalam menyebutkan biografi Syaikh Abdul Qadir Al Jailani dalam Siyar A'lamin Nubala, menukilkan perkataan Syaikh sebagai berikut, "Lebih dari lima ratus orang masuk Islam lewat tanganku, dan lebih dari seratus ribu orang telah bertaubat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-murid beliau banyak yang menjadi ulama terkenal, seperti Al Hafidz Abdul Ghani yang menyusun Umdatul Ahkam Fi Kalami Khairil Anam. Ibnu Qudamah penyusun kitab fiqh terkenal Al Mughni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wafatnya&lt;br /&gt;Beliau Wafat pada hari Sabtu malam, setelah maghrib, pada tanggal 9 Rabi'ul Akhir tahun 561 H di daerah Babul Azaj.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ulama&lt;br /&gt;Ketika ditanya tentang Syaikh Abdul Qadir Al jailani, Ibnu Qudamah menjawab, "Kami sempat berjumpa dengan beliau di akhir masa kehidupannya. Beliau menempatkan kami di sekolahnya. Beliau sangat perhatian kepada kami. Kadang beliau mengutus putra beliau Yahya untuk menyalakan lampu buat kami. Terkadang beliau juga mengirimkan makanan buat kami. Beliau senantiasa menjadi imam dalam shalat fardhu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Rajab di antaranya mengatakan, "Syaikh Abdul Qadir Al Jailani adalah seorang yang diagungkan pada masanya. Diagungkan oleh banyak para syaikh, baik ulama dan para ahli zuhud. Beliau memiliki banyak keutamaan dan karamah. Tetapi ada seorang yang bernama Al Muqri' Abul Hasan Asy Syathnufi Al Mishri (orang Mesir) mengumpulkan kisah-kisah dan keutamaan-keutamaan Syaikh Abdul Qadir Al Jailani dalam tiga jilid kitab. Dia telah menulis perkara-perkara yang aneh dan besar (kebohongannya). Cukuplah seorang itu dikatakan berdusta, jika dia menceritakan segala yang dia dengar. Aku telah melihat sebagian kitab ini, tetapi hatiku tidak tenteram untuk meriwayatkan apa yang ada di dalamnya, kecuali kisah-kisah yang telah masyhur dan terkenal dari kitab selain ini. Karena kitab ini banyak berisi riwayat dari orang-orang yang tidak dikenal. Juga terdapat perkara-perkara yang jauh (dari agama dan akal), kesesatan-kesesatan, dakwaan-dakwaan dan perkataan yang batil tidak terbatas. Semua itu tidak pantas dinisbatkan kepada Syaikh Abdul Qadir Al Jailani. Kemudian aku dapatkan bahwa Al Kamal Ja'far al Adfawi telah menyebutkan bahwa Asy Syathnufi sendiri tertuduh berdusta atas kisah-kisah yang diriwayatkannya dalam kitab ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Rajab juga berkata, "Syaikh Abdul Qadir Al Jailani memiliki pendapat yang bagus dalam masalah tauhid, sifat-sifat Allah, takdir, dan ilmu-ilmu ma'rifat yang sesuai dengan sunnah. Beliau memiliki kitab Al Ghunyah Li Thalibi Thariqil Haq, kitab yang terkenal. Beliau juga mempunyai kitab Futuhul Ghaib. Murid-muridnya mengumpulkan perkara-perkara yang banyak berkaitan dengan nasehat dari majelis-majelis beliau. Dalam masalah-masalah sifat, takdir dan lainnya, ia berpegang pada sunnah. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Adz Dzahabi mengatakan, "intinya Syaikh Abdul Qadir Al Jailani memiliki kedudukan yang agung. Tetapi terdapat kritikan-kritikan terhadap sebagian perkataannya, dan Allah menjanjikan (ampunan atas kesalahan-kesalahan orang-orang beriman). Namun sebagian perkataannya merupakan kedustaan atas nama beliau." (Syiar XX/451).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Adz Dzahabi juga berkata, "Tidak ada seorangpun para ulama besar yang riwayat hidup dan karamahnya lebih banyak kisah hikayat, selain Syaikh Abdul Qadir Al Jailani, dan banyak di antara riwayat-riwayat itu yang tidak benar bahkan ada yang mustahil terjadi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Rabi' bin Hadi Al Makhdali berkata dalam kitabnya, Al Haddul Fashil, hal.136, "Aku telah mendapatkan aqidah beliau (Syaikh Abdul Qadir Al Jailani) di dalam kitabnya yang bernama Al Ghunyah. Maka aku mengetahui dia sebagai seorang Salafi. Beliau menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah dan aqidah-aqidah lainnya di atas manhaj salaf. Beliau juga membantah kelompok-kelompok Syi'ah, Rafidhah, Jahmiyyah, Jabariyyah, Salimiyah, dan kelompok lainnya dengan manhaj Salaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_________&lt;br /&gt;Diringkas dari artikel : Siapakah Syeikh Abdul Qadir Al Jailani?&lt;br /&gt;Majalah As-Sunnah edisi 07/VI/1423H-2002M&lt;br /&gt;Ref : http://www.al-madina.s5.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-6364055401400839255?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/6364055401400839255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/biografi-asy-syaikh-abdul-qadir-al.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6364055401400839255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6364055401400839255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/biografi-asy-syaikh-abdul-qadir-al.html' title='Biografi Asy-Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-8350682970326850239</id><published>2010-04-28T22:51:00.000+07:00</published><updated>2010-04-28T22:53:01.432+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Adab'/><title type='text'>Menumbuhkan Keutuhan Cinta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Love is spiritually ultimate…&lt;br /&gt;   merupakan cinta paling mungkin dan rasional…&lt;br /&gt;   Bagi yang buta mata hati, cinta kepada selain Allah&lt;br /&gt;   adalah satu-satunya cinta paling logis dan rasional…&lt;br /&gt;   Bagi yang punya mata hati, cinta kepada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Al Ghazali, terdapat lima faktor dan tingkatan yang membuat cinta itu tumbuh, yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mencintai diri sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai keberadaan dirinya, kesempurnaannya, dan demi eksistensi dirinya. Cinta seperti ini cinta paling primordial dalam kehidupan manusia. Setiap yang hidup pertama-tama pasti mencintai dirinya sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mencintai orang yang berbuat baik kepada dirinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi manusia juga memiliki sifat kebaikan. Hati manusia memang diciptakan Allah dengan watak mencintai orang yang berbuat baik kepadanya dan membenci orang yang berbuat jahat kepadanya. Mencintai orang lain yang berbuat baik kepadanya untuk kepentingan mempertahankan dan meningkatkan, serta mencegah hilangnya eksistensi dirinya. Seperti ilmu dan guru, adalah dua hal yang sama-sama dicintai oleh manusia. Ilmu dicintai karena wujud ilmu itu dapat mengukuhkan eksistensi dirinya, sedangkan guru dicintai karena ia adalah penyebab bagi adanya ilmu. Ia sebenarnya bukan mencintai guru yang berbuat baik itu. Ini jelas hanya respon terhadap salah satu tindakan baik gurunya. Jika kebaikannya habis, maka habis pula cintanya, walaupun guru sebenarnya masih ada. Jika kebaikannya berkurang, maka berkurang pula cintanya. Cinta dapat berkurang atau bertambah sesuai dengan berkurang dan bertambahnya kebaikan yang dilakukan orang lain terhadap dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mencintai wujud dari yang dicintai itu sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan lagi mencintai orang lain karena ingin memperoleh di balik wujud sesuatu. Inilah cinta yang hakiki dan paling tinggi kedudukannya di dunia. Seseorang mencintai keindahan demi keindahan itu sendiri. Ia mencintai keindahan demi nilai keindahan itu sendiri, karena mengenal keindahan merupakan kenikmatan. Dan kenikmatan itu dicintai karena wujud itu sendiri, bukan karena yang lain, bukan karena kepentingan yang lain.&lt;br /&gt;Mencintai siapapun yang memang berbuat kebaikan, meskipun kebaikan itu tidak untuk kepentingan dan eksistensi dirinya, bahkan tidak berdampak kepada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Cinta Keindahan dan Kebaikan Substantif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai keindahan dan kebaikan tidak hanya bersifat lahir, wujud, tetapi juga mencintai keindahan, kebaikan secara batin, substantif. Kebaikan, keindahan, dan setiap yang dicintai selalu memiliki citra lahir dan batin. Citra lahir teridentifikasi melalui mata lahir dan dapat terekstraksi pada panca indera lainnya. Citra batin teridentifikasi melalui mata batin dan terekstraksi pada pengalaman abadi non materi. Inilah yang sebenarnya disebut cinta yang melampaui cinta materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mencintai Siapapun dan Apapun yang Memiliki Keselarasan Batin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali cinta terjalin antara dua orang bukan karena alasan keindahan dan kebaikan, keuntungan, atau manfaat lainnya. Cinta yang lebih tinggi dapat terjalin karena adanya keselarasan jiwa antara keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta akan benar-benar utuh ketika kelima faktor tersebut menyatu dalam diri seseorang. Dan lima faktor tersebut hanya dapat menyatu secara sempurna dalam pangkuan Allah SWT. Caranya adalah dengan selalu melakukan pemurinuan jiwa, pensucian jiwa, yaitu tazkiyah an-nafs. Seperti disebutkan oleh Sabda Rasulullah saw., bahwa Pensucian Jiwa Adalah Separuh Iman. Tazkiyah an-nafs menekankan laku tawbah, shabr, zuhd, khauf (takut) dan raja’(selalu berharap) secara terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak penyucian jiwa itu sendiri sebenarnya adalah pengosongan jiwa dari segala sesuatu selain Allah. Sehingga dengan kondisi seperti itu, hati benar-benar siap menerima makrifat dan hubb Allah (kecintaan kepada Allah). Dengan pensucian itu maka diharapkan memunculkan kekuatan dan keluasan makrifat atas hati. Makrifat atas hati ini akan membuahkan Syawq (rindu), Uns (mesra) dan Ridha kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disarikan dari Rindu Tanpa Akhir (Al Mahabbah wa al-Syawq wa al-Uns Wa al- Ridha) karya Imam Al Ghazali. Terjemahan Edisi II. Penerbit Serambi. Tahun 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ref : http://www.ajidedim.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-8350682970326850239?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/8350682970326850239/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/menumbuhkan-keutuhan-cinta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8350682970326850239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8350682970326850239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/menumbuhkan-keutuhan-cinta.html' title='Menumbuhkan Keutuhan Cinta'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-1147563382455752265</id><published>2010-04-28T22:45:00.001+07:00</published><updated>2010-04-28T22:51:17.915+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulama Besar'/><title type='text'>Sejenak Bersama Guru Besar Imam Al Ghozali</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Oleh: Asmu’i&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;PERADABAN Islam terbangun dan tegak berbasiskan ilmu pengetahuan. Ini sejalan dengan peran ilmu itu sendiri, yaitu sebagai prasyarat untuk menguasai dunia akhirat sekaligus. Karena nilai penting ini, selain kata-kata derivatifnya, dalam al-Qur’an terdapat 91 ayat yang mengandung kata-kata ‘ilm, 67 ayat diwahyukan di Makkah, sisanya (24 ayat) di Madinah. Maka, jika saat ini umat Islam mundur, tentu karena terjadi krisis ilmu. Sehingga, tepat jika usaha membangun kembali peradaban Islam yang sudah nyaris lumpuh ini adalah dengan menegakkan kembali bangunan ilmu pengetahuan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Ghazali telah dengan baik mencontohkan kepada kita ‘bagaimana pengembangan ilmu itu berkait erat dengan perkembangan Peradaban Islam’. Nama lengkapnya adalah Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Ahmad ath Thusi Abu Hamid al-Ghazali. Beliau biasa dipanggil Abu Hamid. Sedangkan gelarnya adalah Hujjatul Islam dan Zianuddin. Bahkan, Ibn ‘Asakir melihat beliau sebagai mujaddid (pembaharu) Islam abad ke-5 Hijriah (baca: Ta’rif al-Ahya’ bi Fada’il al-Ihya’, Hamisy Ihya’ ‘Ulum al-Din, jilid 1). Beliau dilahirkan di Thabrani, sebuah Desa di Thusi Khurasan (450-505 H/1058-1111M).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Ghazali dan Perang Salib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Ghazali adalah seorang tokoh pemikir muslim yang hidup pada bagian akhir dari zaman keemasan Islam di bawah khilafah Abbasiah yang berpusat di Baghdad. Kala itu, situasi politik dan ilmiah sedang mengalami krisis, baik karena motivasi ideologis maupun etnis dan ambisi duniawi. Di sisi lain, kekuatan Kristen Eropa merupakan ancaman serius, yang pada akhirnya terjadi perang Salib pertama, yaitu pada tahun 1095 (baca: Kitab al-’Ibar wa Daiwan al-Mubtada’ wa al-Khabar). Pada 50 tahun pertama, pasukan Salib mendominasi peperangan. Sebagian jantung negeri Islam, seperti Syiria dan Palestina ditaklukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama perang Salib tersebut, banyak kalangan yang mempertanyakan peran al-Ghazali. Namun, seiring dengan terbitnya kitab al-Jihad karya Ali al-Sulami, imam di masjid Ummayyad, Damaskus, dan tokoh perumus dan penggerak jihad melawan tentara Salib, peran al-Ghazali mulai terkuak. Bahkan, sebagaimana yang akan penulis jelaskan di bawah, peran beliau begitu penting dan menentukan dalam kemenangan yang dicapai oleh kaum muslimin setelah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya mendasar Al-Ghazali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada babak pertama perang Salib yang dimenangkan pihak musuh (tentara Salib), kondisi moral umat Islam begitu parah. Hal itu terjadi karena gaya hidup mewah pada kalangan elit, fanatisme mazhab (ashabiyah) yang parah, dan kerusakan pemikiran (baca: Ibn Katsir dalam Hakazha Zhahara Jaylu Shalahuddin wa Hakazha ‘Adat al-Quds). Maka tidak heran jika pada saat itu, seruan ulama kepada umat muslim untuk berjihad tidak mendapat tanggapan positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi yang demikian menjadi perhatian serius al-Ghazali. Kajian terhadap kitab Ihya’ Ulumuddin mengantarkan al-Kilani pada satu keyakinan bahwa kitab tersebut sengaja dipersiapkan al-Ghazali untuk menata kembali moral dan intelektual umat Islam kala itu. Jadi, yang al-Ghazali fikirkan tidak sekedar masalah perang Salib belaka, tapi masalah mendasar umat (moral dan keilmuan). Seruan ulama saat itu yang tidak diindahkan oleh umat Islam cukuplah menjadi bukti apa yang al-Sulami sampaikan dalam kitab al-Jihad benar adanya, yaitu bahwa memerangi pasukan Salib akan hampa jika tidak didahului dengan jihad melawan hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mendasar dan utama yang dilakukan para ulama seperti Al-Ghazali dalam menyembuhkan penyakit umat adalah dengan mengajarkan keilmuan yang benar. Ilmu yang benar akan mengantarkan pemiliknya kepada keyakinan, kecintaan pada ibadah, zuhud, dan jihad. Ilmu yang rusak akan menghasilkan ilmuwan dan manusia yang rusak, yang cinta dunia dan pasti enggan berjihad di jalan Allah. Ini masalah penting, karena itu, beliau mengawali pembahasan Kitab Ihya’ Ulumiddin dengan bab tentang ilmu (Kitabul Ilmi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menarik. Sebab, al-Ghazali ternyata memulai penanganan krisis yang terjadi di kalangan umat Islam pada saat itu ‘langsung kepada sumbernya’, yaitu hati/aqal. Hal ini sangat sesuai dengan pesan baginda Rasulullah saw, “Sesungguhnya di dalam tubuh terdapat mudghah. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuhnya. Dan jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuhnya. Itulah al-qalb.” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenali Ulama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua perkara yang ditinggalkan Nabi saw untuk umatnya, yaitu al-Qur’an dan al-Sunnah. Siapa yang berpegang teguh kepadanya, maka tidak akan tersesat selamanya. Namun kenyataannya, tidak semua orang bisa memahami dua hal ini dengan baik. Karena itu, di samping keduanya, Rasulullah saw juga mewariskan para ulama, sebagaimana sabda beliau, “Sesungguhnya ulama adalah ahli waris Nabi, para Nabi tidaklah mewariskan emas dan perak, yang mereka wariskan adalah ilmu. Barang siapa mengambil warisannya maka ia mendapat keuntungan yang sempurna.” (HR. Ibu Majah dalam Ibn Hajar al-Qalany, Fath al-Bary, juz 1). Peran penting ulama juga terungkap dari Hadits Nabi saw: “Bandingannya para ulama di bumi ini samalah seperti bintang-bintang di langit. Ia dijadikan pedoman dalam kegelapan di laut dan di darat. Kalau bintang-bintang itu pudar, mereka yang berpandukannya nyaris sesat” (Riwayat Imam Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits-hadits ini secara tegas menggambarkan hubungan erat antara peran ulama dengan ilmu. Para ulama inilah yang akan meneruskan misi kenabian, yakni amar ma’ruf nahi munkar. Bagi al-Ghazali, aktivitas amar ma’ruf nahi munkar ini adalah kutub terbesar dalam urusan agama. Karena itu, ia sangat penting. Jika ia tidak ada, maka syiar kenabian hilang, agama menjadi rusak, masyarakat bodoh, kesesatan tersebar, bahkan satu negeri akan binasa. Ini telah Allah swt nyatakan secara jelas dalam QS. Al-Maidah: 78-79. Bahkan, tidak adanya amar ma’ruf nahi munkar dapat menyebabkan binasanya seluruh kaum, sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Tidaklah dari satu kaum berbuat maksiat, dan di antara mereka ada orang yang mampu untuk melawannya, tetapi dia tidak berbuat itu, melainkan hampir-hampir Allah meratakan mereka dengan azab dari sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud, at-Turmudzi, dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat penjelasan ini, kita tidak bisa serta merta melabel seseorang yang karena telah melalui jenjang pendidikan tertentu sebagai seorang ‘alim (ulama). Untuk bisa memetakan hal ini, alangkah baiknya melihat apa yang disampaikan oleh Al-Khalil bin Ahmad: “Arrijaalu arba’ah: Rajulun yadrii wa yadrii an-nahu yadrii fadzalika ‘alimun fas-aluhu, wa ra julun yadrii wa laa yadrii an-nahu yadrii fadzalika naasin fa dzakkiruhu, wa rajulun laa yadrii wa yadrii an-nahuu laa-yaddri fa dzalika mustarsyidun fa-arsyiduhu, wa rajulun la yadrii wa laa yadriii an-nahuu laa yadrii fa dzalika jaahilun farfudhuhu.” (Baca: Imam al-Mawardi dalam Adab ad-Dunya wa ad-Diin: 86).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, orang alim itu adalah orang yang tahu dan ia tahu bahwa dirinya tahu. Orang ini paham apa yang harus dilakukan dan apa yang harus ditinggalkan. Tidak sekedar itu, ia juga tahu hak-hak ilmu, kemudian menunaikannya. Artinya, walaupun seseorang itu sudah menempuh jenjang pendidikan tertentu, namun ia belum dikatakan sebagai seorang ‘alim kecuali setelah mengamalkan ilmunya. Hal ini telah diungkapkan juga oleh Ali ibn Abi Thalib, “innamal alim man amila bima alima.” Ini karena tujuan utama ilmu adalah untuk diamalkan. Dan amal itu sendiri harus dilandasi oleh ilmu. Atau dengan kata lain, orang alim itu hanya mengamalkan apa yang diilmuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya, orang alim itu tidak akan merasa puas dengan ilmu yang diketahuinya. Justru ia akan merasa perlu untuk belajar dan terus belajar. Dalam hal ini, Abdullah bin Mubarak berkata, “seseorang tetap dikatakan alim selagi ia terus menuntut ilmu. Jika ia menyangka ilmunya telah cukup, maka sesungguhnya dia masih bodoh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam sejarah, kita tahu, Imam Ahmad yang telah hafal satu juta Hadits (menurut ar-Razi), tidak pernah lepas dari pena dan tinta. Saat beliau ditanya oleh seseorang, “sampai kapankah Anda membawa tinta?” Beliau menjawab, “membawa tinta sampai ke kubur”. Di sini, sungguh beliau bertekad mencari ilmu hingga ajal menjemput. Sebuah proses pendidikan yang tuula az-zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa hidupnya, al-Ghazali menunjukkan kepeduliannya kepada terbentuknya generasi ulama ini. Lebih dari itu, beliau bahkan memberikan keteladanan hidup. Ilmu yang tinggi dan peluang mendapatkan hidup mewah tidak menjadikannya lupa. Beliau justru memilih mendirikan pesantren di Thus, kampungnya sendiri. Tempatnya mengabdikan diri membina dan mempersiapkan kader-kader umat (ulama). Dari upaya ulama kala itu, seperti yang al-Ghazali lakukan inilah lahir satu generasi hebat, generasi Shalahuddin al-Ayyubi. Jadi, bukan seorang Shalahuddin saja, namun satu generasi Shalahuddin, yang pada 1187 berhasil memimpin pembebasan Kota Suci Jerusalem dari cengkeraman Pasukan Salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, seiring dengan masuknya ide-ide/nilai-nilai Barat Modern dan Postmodern telah menyebabkan terjadinya pencampuran konsep-konsep Barat dengan konsep-konsep Islam atau masuknya konsep-konsep Barat ke dalam pemikiran Islam. Sehingga, usaha menegakkan bangunan ilmu lebih dimaksudkan pada mengarahkan kembali pemikiran atau pola pikir manusianya, agar sejalan dengan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau dengan kata lain, sejatinya, membangun peradaban Islam bukanlah membangun sarana prasarana fisik yang diberi label Islam, tapi mereorientasikan framework pemikiran umat Islam. Ini juga yang telah al-Ghazali contohkan. Dimana beliau dengan gigih dan cerdas telah meluruskan cara berfikir para filosof kala itu dalam bukunya ‘Tahafut Falsafah’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat uraian di atas, jika hari ini banyak pihak yang mengeluhkan kualitas para akademisi muslim, harusnya kita berkaca pada diri sendiri, apakah selama ini kita telah punya perhatian khusus menyiapkan kader-kader umat yang unggul. Silakan diteliti, apakah ada satu perguruan tinggi Islam yang bisa diharapkan untuk menyiapkan kader umat semacam itu? Jika belum ada, harusnya kita mulai dari sekarang untuk menyiapkannya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis adalah alumni ke-II Program Kaderisasi Ulama (PKU) Gontor Ponorogo ’09. Sedang menyelesaikan Program Pascasarjana di Universitas Darussalam Gontor Ponorogo, Fakultas Ushuluddin, Jurusan Pemikiran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://fahrunsas.wordpress.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-1147563382455752265?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/1147563382455752265/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/sejenak-bersama-guru-besar-imam-al.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1147563382455752265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1147563382455752265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/sejenak-bersama-guru-besar-imam-al.html' title='Sejenak Bersama Guru Besar Imam Al Ghozali'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-5818129551172263389</id><published>2010-04-25T11:44:00.000+07:00</published><updated>2010-04-25T11:47:47.051+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kumpulan Hadits'/><title type='text'>Riya (pamer) dan Nifak</title><content type='html'>1. Riya menyia-nyiakan amal sebagaimana syirik menyia-nyiakannya. (HR. Ar-Rabii')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Yang paling aku takuti atas kamu sesudah aku tiada ialah orang munafik yang pandai bersilat lidah. (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tidak akan tiba hari kiamat sampai penguasa-penguasa tiap umat ialah orang-orang yang munafik. (HR. Ar-Rabii')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sesungguhnya riya adalah syirik yang kecil. (HR. Ahmad dan Al Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Seburuk-buruk manusia ialah orang yang mempunyai dua muka, mendatangi kelompok ini dengan wajah yang satu dan mendatangi kelompok lain dengan wajahnya yang lain. (Mutafaq'alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Orang yang riya berciri tiga, yakni apabila di hadapan orang dia giat tapi bila sendirian dia malas, dan selalu ingin mendapat pujian dalam segala urusan. Sedangkan orang munafik ada tiga tanda yakni apabila berbicara bohong, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. (HR. Ibnu Babawih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Paling banyak orang munafik dari umatku ialah yang pandai bacaannya. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Menyukai sanjungan dan pujian membuat orang buta dan tuli. (HR. Ad-Dailami).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Bila kamu melihat orang-orang yang sedang memuji-muji dan menyanjung-nyanjung maka taburkanlah pasir ke wajah-wajah mereka. (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-5818129551172263389?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/5818129551172263389/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/riya-pamer-dan-nifak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5818129551172263389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5818129551172263389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/riya-pamer-dan-nifak.html' title='Riya (pamer) dan Nifak'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-4298225983279869612</id><published>2010-04-25T11:41:00.000+07:00</published><updated>2010-04-25T11:42:16.955+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kumpulan Hadits'/><title type='text'>Murah Hati - Boros - Kikir</title><content type='html'>1. Tangan yang di atas (pemberi) lebih baik daripada tangan yang di bawah (penerima). (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Maafkanlah kesalahan orang yang murah hati (dermawan). Sesungguhnya Allah menuntun tangannya jika dia terpeleset (jatuh). Seorang pemurah hati dekat kepada Allah, dekat kepada manusia dan dekat kepada surga. Seorang yang bodoh tapi murah hati (dermawan) lebih disukai Allah daripada seorang alim (tekun beribadah) tapi kikir. (HR. Ath-Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Barangsiapa melakukan pemborosan (royal dan tabdzir) maka Allah akan mencegahnya dari perolehan (rezekiNya). (HR. Asysyihaab)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tidak akan berkumpul dalam hati seorang hamba kekikiran dan keimanan. (HR. Aththalayisi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jauhilah kekikiran. Sesungguhnya kekikiran itu telah rnembinasakan (umat-umat) sebelum kamu. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kemurahan hati adalah dari (harta) kemurahan hati dan pemberian Allah. Bermurah hatilah niscaya Allah bermurah hati kepadamu. (HR. Ath-Thabrani)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-4298225983279869612?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/4298225983279869612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/murah-hati-boros-kikir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4298225983279869612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4298225983279869612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/murah-hati-boros-kikir.html' title='Murah Hati - Boros - Kikir'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-932955355572516259</id><published>2010-04-25T11:32:00.001+07:00</published><updated>2010-04-25T11:39:36.240+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kumpulan Hadits'/><title type='text'>Kepemimpinan, Keadilan dan Politik</title><content type='html'>&lt;title&gt;Kepemimpinan, Keadilan dan Politik&lt;/title&gt;&lt;style fprolloverstyle=""&gt;A:hover {color: #808080} &lt;/style&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;1. Pemimpin suatu  kaum adalah pengabdi (pelayan) mereka. (HR. Abu Na'im)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;2. Tidak akan  sukses suatu kaum yang mengangkat seorang wanita sebagai pemimpin. (HR.  Bukhari)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;3. Barangsiapa  menghina penguasa Allah di muka bumi maka Allah akan menghinanya. (HR.  Tirmidzi)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;4. Rasulullah Saw  berkata kepada Abdurrahman bin Samurah, "Wahai Abdurrahman bin Samurah,  janganlah engkau menuntut suatu jabatan. Sesungguhnya jika diberi karena  ambisimu maka kamu akan menanggung seluruh bebannya. Tetapi jika ditugaskan  tanpa ambisimu maka kamu akan ditolong mengatasinya." (HR. Bukhari dan  Muslim)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;5. Apabila Allah  menghendaki kebaikan bagi suatu kaum maka dijadikan pemimpin-pemimpin mereka  orang-orang yang bijaksana dan dijadikan ulama-ulama mereka menangani hukum dan  peradilan. Juga Allah jadikan harta-benda di tangan orang-orang yang dermawan.  Namun, jika Allah menghendaki keburukan bagi suatu kaum maka Dia menjadikan  pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang berakhlak rendah. DijadikanNya  orang-orang dungu yang menangani hukum dan peradilan, dan harta berada di tangan  orang-orang kikir. (HR. Ad-Dailami)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;6. Kami tidak  mengangkat orang yang berambisi berkedudukan. (HR. Muslim)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;7. Ada tiga perkara  yang tergolong musibah yang membinasakan, yaitu (i) Seorang penguasa bila kamu  berbuat baik kepadanya, dia tidak mensyukurimu, dan bila kamu berbuat kesalahan  dia tidak mengampuni; (2) Tetangga, bila melihat kebaikanmu dia pendam  (dirahasiakan / diam saja) tapi bila melihat keburukanmu dia sebarluaskan; (3)  Isteri bila berkumpul dia mengganggumu (diantaranya dengan ucapan dan perbuatan  yang menyakiti) dan bila kamu pergi (tidak di tempat) dia akan mengkhianatimu.  (HR. Ath-Thabrani)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;8. Allah  melaknat penyuap, penerima suap dan yang memberi peluang bagi mereka. (HR.  Ahmad)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;9. Akan datang  sesudahku penguasa-penguasa yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka memberi  petunjuk dan ajaran dengan bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar mereka  melakukan tipu daya dan pencurian. Hati mereka lebih busuk dari bangkai. (HR.  Ath-Thabrani)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;l0. Jabatan  (kedudukan) pada permulaannya penyesalan, pada pertengahannya kesengsaraan  (kekesalan hati) dan pada akhirnya azab pada hari kiamat. (HR.  Ath-Thabrani)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;Keterangan&lt;/i&gt;:&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;Hal tersebut karena  dia menyalah gunakan jabatannya dengan berbuat yang zhalim dan menipu (korupsi  dll).&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;11. Aku mendengar  Rasulullah Saw memprihatinkan umatnya dalam enam perkara: (1) diangkatnya  anak-anak sebagai pemimpin (penguasa); (2) terlampau banyak petugas keamanan;  (3) main suap dalam urusan hukum; (4) pemutusan silaturahmi dan meremehkan  pembunuhan; (5) generasi baru yang menjadikan Al Qur'an sebagai nyanyian; (6)  Mereka mendahulukan atau mengutamakan seorang yang bukan paling mengerti fiqih  dan bukan pula yang paling besar berjasa tapi hanya orang yang berseni sastra  lah. (HR. Ahmad)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;12. Barangsiapa  diserahi kekuasaan urusan manusia lalu menghindar (mengelak) melayani kaum lemah  dan orang yang membutuhkannya maka Allah tidak akan mengindahkannya pada hari  kiamat. (HR. Ahmad)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;13. Khianat  paling besar adalah bila seorang penguasa memperdagangkan rakyatnya. (HR.  Ath-Thabrani)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;14. Menyuap dalam  urusan hukum adalah kufur. (HR. Ath-Thabrani dan Ar-Rabii')&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;15. Barangsiapa  tidak menyukai sesuatu dari tindakan penguasa maka hendaklah bersabar.  Sesungguhnya orang yang meninggalkan (membelot) jamaah walaupun hanya sejengkal  maka wafatnya tergolong jahiliyah. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;16. Jangan  bersilang sengketa. Sesungguhnya orang-orang sebelum kamu bersilang sengketa  (cekcok, bermusuh-musuhan) lalu mereka binasa. (HR. Ahmad)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;17. Ka'ab bin  'Iyadh Ra bertanya, "Ya Rasulullah, apabila seorang mencintai kaumnya, apakah  itu tergolong fanatisme?" Nabi Saw menjawab, "Tidak, fanatisme (Ashabiyah) ialah  bila seorang mendukung (membantu) kaumnya atas suatu kezaliman." (HR.  Ahmad)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;18. Kaum muslimin  kompak bersatu menghadapi yang lain. (HR. Asysyihaab)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;19. Kekuatan Allah  beserta jama'ah (seluruh umat). Barangsiapa membelot maka dia membelot ke  neraka. (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;20. Semua kamu  adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Seorang imam (amir)  pemimpin dan bertanggung jawab atas rakyatnya. Seorang suami pemimpin dalam  keluarganya dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Seorang isteri pemimpin  dan bertanggung jawab atas penggunaan harta suaminya. Seorang pelayan (karyawan)  bertanggung jawab atas harta majikannya. Seorang anak bertanggung jawab atas  penggunaan harta ayahnya. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;21. Barangsiapa  membaiat seorang imam (pemimpin) dan telah memberinya buah hatinya dan jabatan  tangannya maka hendaklah dia taat sepenuhnya sedapat mungkin. (HR.  Muslim)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;22. Akan terlepas  (kelak) ikatan (kekuatan) Islam, ikatan demi ikatan. Setiap kali terlepas satu  ikatan maka orang-orang akan berpegangan kepada yang lainnya. Yang pertama kali  terlepas ialah hukum dan yang terakhir adalah shalat. (HR. Ahmad dan Al  Hakim)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;23. Hendaklah kamu  mendengar, patuh dan taat (kepada pemimpinmu), dalam masa kesenangan (kemudahan  dan kelapangan), dalam kesulitan dan kesempitan, dalam kegiatanmu dan di saat  mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan sekalipun keadaan itu merugikan  kepentinganmu. (HR. Muslim dan An-Nasaa'i)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;24.  Sesungguhnya umatku tidak akan bersatu dalam kesesatan. Karena itu jika terjadi  perselisihan maka ikutilah suara terbanyak. (HR. Anas bin Malik)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;25. Dua orang  lebih baik dari seorang dan tiga orang lebih baik dari dua orang, dan empat  orang lebih baik dari tiga orang. Tetaplah kamu dalam jamaah. Sesungguhnya Allah  Azza wajalla tidak akan mempersatukan umatku kecuali dalam petunjuk (hidayah)  (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;"&gt;&lt;span style="color:#000080;"&gt;Sumber: 1100  Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani  Press&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-932955355572516259?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/932955355572516259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/kepemimpinan-keadilan-dan-politik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/932955355572516259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/932955355572516259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/kepemimpinan-keadilan-dan-politik.html' title='Kepemimpinan, Keadilan dan Politik'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-7908720010646366220</id><published>2010-04-25T11:24:00.001+07:00</published><updated>2010-04-25T11:30:11.573+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kumpulan Hadits'/><title type='text'>Keutamaan Do'a</title><content type='html'>&lt;title&gt;Keutamaan Do'a&lt;/title&gt;&lt;style fprolloverstyle=""&gt;A:hover {color: #808080} &lt;/style&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;1. Do'a adalah  otaknya (sumsum / inti nya) ibadah. (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;2. Do'a adalah  senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi.  (HR. Abu Ya'la)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;3. Akan muncul  dalam umat ini suatu kaum yang melampaui batas kewajaran dalam berthaharah dan  berdoa. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;Penjelasan&lt;/i&gt;:&lt;br /&gt;Yakni berdoa atau mohon kepada Allah untuk  hal-hal yang tidak mungkin dikabulkan karena berlebih-lebihan atau untuk sesuatu  yang tidak halal (haram).&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;4. Do'a seorang  muslim untuk kawannya yang tidak hadir dikabulkan Allah. (HR. Ahmad)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;5. Jangan  mendo'akan keburukan (mengutuk) dirimu atau anak-anakmu atau pelayan-pelayanmu  (karyawan-karyawanmu) atau harta-bendamu, (karena khawatir) saat itu cocok  dikabulkan segala permohonan dan terkabul pula do'amu. (Ibnu Khuzaimah)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;6. Rasulullah Saw  ditanya, "Pada waktu apa do'a (manusia) lebih didengar (oleh Allah)?" Lalu  Rasulullah Saw menjawab, "Pada tengah malam dan pada akhir tiap shalat fardhu  (sebelum salam)." (Mashabih Assunnah)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;7. Do'a yang  diucapkan antara azan dan iqomat tidak ditolak (oleh Allah). (HR.  Ahmad)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;8. Bermohonlah  kepada Robbmu di saat kamu senang (bahagia). Sesungguhnya Allah berfirman  (hadits Qudsi): "Barangsiapa berdo'a (memohon) kepada-Ku di waktu dia senang  (bahagia) maka Aku akan mengabulkan do'anya di waktu dia dalam kesulitan, dan  barangsiapa memohon maka Aku kabulkan dan barangsiapa rendah diri kepada-Ku maka  aku angkat derajatnya, dan barangsiapa mohon kepada-Ku dengan rendah diri maka  Aku merahmatinya dan barangsiapa mohon pengampunanKu maka Aku ampuni  dosa-dosanya." (Ar-Rabii')&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;9. Ada tiga  orang yang tidak ditolak do'a mereka: (1) Orang yang berpuasa sampai dia  berbuka; (2) Seorang penguasa yang adil; (3) Dan do'a orang yang dizalimi  (teraniaya). Do'a mereka diangkat oleh Allah ke atas awan dan dibukakan baginya  pintu langit dan Allah bertitah, "Demi keperkasaanKu, Aku akan memenangkanmu  (menolongmu) meskipun tidak segera." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;10. Barangsiapa  tidak (pernah) berdo'a kepada Allah maka Allah murka kepadanya. (HR.  Ahmad)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;11. Apabila kamu  berdo'a janganlah berkata, "Ya Allah, ampunilah aku kalau Engkau menghendaki,  rahmatilah aku kalau Engkau menghendaki dan berilah aku rezeki kalau Engkau  menghendaki." Hendaklah kamu bermohon dengan kesungguhan hati sebab Allah  berbuat segala apa yang dikehendakiNya dan tidak ada paksaan terhadap-Nya. (HR.  Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;12. Hati manusia  adalah kandungan rahasia dan sebagian lebih mampu merahasiakan dari yang lain.  Bila kamu mohon sesuatu kepada Allah 'Azza wajalla maka mohonlah dengan penuh  keyakinan bahwa do'amu akan terkabul. Allah tidak akan mengabulkan do'a orang  yang hatinya lalai dan lengah. (HR. Ahmad)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;13. Apabila tersisa  sepertiga dari malam hari Allah 'Azza wajalla turun ke langit bumi dan berfirman  : "Adakah orang yang berdo'a kepadaKu akan Kukabulkan? Adakah orang yang  beristighfar kepada-Ku akan Kuampuni dosa- dosanya? Adakah orang yang mohon  rezeki kepada-Ku akan Kuberinya rezeki? Adakah orang yang mohon dibebaskan dari  kesulitan yang dialaminya akan Kuatasi kesulitan-kesulitannya?" Yang demikian  (berlaku) sampai tiba waktu fajar (subuh). (HR. Ahmad)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;14. Tidak ada yang  lebih utama (mulia) di sisi Allah daripada do'a. (HR. Ahmad)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;15. Tiga macam do'a  dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang  tua, dan do'a seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik).  (HR. Ahmad dan Abu Dawud)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;16. Sesungguhnya  Allah Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Allah malu bila ada hambaNya yang  menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa.  (HR. Al Hakim)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;17. Tiada seorang  berdo'a kepada Allah dengan suatu do'a, kecuali dikabulkanNya, dan dia  memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di  dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan  mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;18. Barangsiapa  mendo'akan keburukan terhadap orang yang menzaliminya maka dia telah memperoleh  kemenangan. (HR. Tirmidzi dan Asysyihaab)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;19. Ambillah  kesempatan berdo'a ketika hati sedang lemah-lembut karena itu adalah rahmat.  (HR.Ad-Dailami)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;20. Ali Ra berkata,  "Rasulullah Saw lewat ketika aku sedang mengucapkan do'a : "Ya Allah, rahmatilah  aku". Lalu beliau menepuk pundakku seraya berkata, "Berdoalah juga untuk umum  (kaum muslimin) dan jangan khusus untuk pribadi. Sesungguhnya perbedaan antara  doa untuk umum dan khusus adalah seperti bedanya langit dan bumi." (HR.  Ad-Dailami)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;21. Berlindunglah  kepada Allah dari kesengsaraan (akibat) bencana dan dari kesengsaraan hidup yang  bersinambungan (silih berganti dan terus-menerus) dan suratan takdir yang buruk  dan dari cemoohan lawan-lawan. (HR. Muslim)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;22. Tidak ada  manfaatnya bersikap siaga dan berhati-hati menghadapi takdir, akan tetapi do'a  bermanfaat bagi apa yang diturunkan dan bagi apa yang tidak diturunkan. Oleh  karena itu hendaklah kamu berdoa, wahai hamba-hamba Allah. (HR.  Ath-Thabrani)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;23. Barangsiapa  ingin agar do'anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia  menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;"&gt;&lt;span style="color:#000080;"&gt;Sumber: 1100  Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani  Press&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-7908720010646366220?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/7908720010646366220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/keutamaan-doa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/7908720010646366220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/7908720010646366220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/keutamaan-doa.html' title='Keutamaan Do&apos;a'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-3922335083683284251</id><published>2010-04-25T10:45:00.002+07:00</published><updated>2010-04-25T10:55:35.758+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><title type='text'>Foto Bunga Mawar Antariksa Terekam Oleh Teleskop Nasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/S9O83wTUXVI/AAAAAAAAAQk/RNzHISmybGE/s1600/0950145p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/S9O83wTUXVI/AAAAAAAAAQk/RNzHISmybGE/s320/0950145p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463918438975298898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Teleskop NASA memotret sebuah awan antariksa yang dipenuhi bintang-bintang baru yang ditaburi debu-debu ruang angkasa. Citra inframerah ini berasal dari kumpulan bintang baru yang dilabel Berkeley 59. &lt;p&gt;Tiap bintangnya “baru” beberapa juta tahun dan karena warna-warni merah dan hijaunya, para ilmuwan NASA menyamakannya dengan sebuah mawar kosmis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Citra ini diambil oleh perangkat baru NASA, yaitu Penjelajah Survei Inframerah Berlingkup Lebar atau Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE). Pengamat antariksa ini bernilai 320 juta dollar AS dan dibangun untuk memetakan seluruh langit dengan mendetail. Teleskop ini juga telah memotret asteroid gelap dan komet yang sebelumnya susah ditangkap citranya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teleskop WISE milik NASA diperkirakan bisa menyelesaikan pemetaan langitnya dalam enam bulan lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kembali pada mawar kosmis itu, cahaya merah di tengahnya adalah akibat panas yang dipancarkan oleh bintang-bintang dalam awan itu. Daerah hijau zamrud di pinggirannya adalah molekul-molekul &lt;em&gt;polycyclic aromatic hydrocarbon&lt;/em&gt; yang bisa ditemukan juga di Bumi, yaitu dari hasil pembakaran, contohnya dari pipa knalpot mobil atau bahkan di dasar panggangan barbeque.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-3922335083683284251?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/3922335083683284251/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/foto-bunga-mawar-antariksa-terekam-oleh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/3922335083683284251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/3922335083683284251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/foto-bunga-mawar-antariksa-terekam-oleh.html' title='Foto Bunga Mawar Antariksa Terekam Oleh Teleskop Nasa'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/S9O83wTUXVI/AAAAAAAAAQk/RNzHISmybGE/s72-c/0950145p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-2667027153727599228</id><published>2010-04-25T10:38:00.001+07:00</published><updated>2010-04-25T10:42:03.933+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><title type='text'>Ada Tujuan Mulia Dibalik Astronomi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/S9O5x3K2lRI/AAAAAAAAAQc/qcw9ML-r7yo/s1600/tGA1G6hncv.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 205px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/S9O5x3K2lRI/AAAAAAAAAQc/qcw9ML-r7yo/s320/tGA1G6hncv.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463915039204742418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;h5 style="font-weight: normal;"&gt;&lt;strong&gt;BOGOR&lt;/strong&gt; - Gaung astronomi mulai bergema sejak dite&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_Bold" title="Bold" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 3);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="http://www.blogger.com/img/blank.gif" alt="Bold" class="gl_bold" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;tapkannya tahun 2009 sebagai Tahun Astronomi Internasional. Kendati demikian, Ketua Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) Tersia Marsiano tidak mau berharap banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti bidang ilmu pengetahuan lainnnya, dunia astronomi terus berkembang. Namun di Indonesia, perkembangannya cenderung stagnan. Astronomi belum familiar di telinga sebagian besar masyarakat. Bidang ini masih diangap mahal dan tak dapat dijangkau. HAAJ sebagai salah satu organisasi astronomi berupaya mengubah paradigma tersebut melalui berbagai kegiatan yang mereka adakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagi yang memiliki minat di bidang ini, astronomi adalah sesuatu yang menarik. Tujuan kami adalah bagaimana mensosialisasikan astronomi ke masyarakat," kata Tersia Marsiano kepada &lt;strong&gt;Okezone&lt;/strong&gt;, Minggu (14/3/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ian, demikian dia biasa disapa menyebutkan HAAJ tidak memaksa setiap orang agar menyenangi astronomi. Namun menurutnya, mempelajari astronomi bisa membuka gerbang untuk mempelajari cabang ilmu sains lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya akui Tahun Astronomi Internasional dan Olimpiade Astronomi merupakan etalase astronomi yang paling sukses mengenalkan astronomi ke masyarakat," kata Ian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun begitu menurutnya, dari rangkaian kegiatan-kegiatan astronomi yang diadakan, hanya akan menarik sedikit orang yang benar-benar memiliki &lt;em&gt;sense of astronomy&lt;/em&gt;. "Contohnya, bisa mengumpulkan dua hingga lima orang setelah kegiatan Star Party atau observasi langit, itu sudah jumlah yang cukup bagi kami," kata Ian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pun mengungkapkan rasa kecewanya kepada sebagian pihak yang menjadikan Olimpiade Astronomi sebatas ajang untuk mendapatkan medali. "Pada akhirnya, hal itu hanya untuk menaikkan gengsi sekolah ketimbang pengembangan dari bidang astronomi itu sendiri. &lt;em&gt;Sense of astronomy&lt;/em&gt;-nya kurang," kata Ian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal menurutnya, ada tujuan mulia yang harus digali dalam astronomi ketimbang sekedar gengsi mendapatkan medali. "Ketika mulai mempelajari astronomi, kita di sini hanyalah satu titik kecil yang tidak ada apa-apanya. Itulah yang harus kita gali," tandasnya. (rah) &gt;&gt;Okezone.com&lt;br /&gt;&lt;/h5&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-2667027153727599228?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/2667027153727599228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/ada-tujuan-mulia-dibalik-astronomi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2667027153727599228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2667027153727599228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/ada-tujuan-mulia-dibalik-astronomi.html' title='Ada Tujuan Mulia Dibalik Astronomi'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/S9O5x3K2lRI/AAAAAAAAAQc/qcw9ML-r7yo/s72-c/tGA1G6hncv.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-5650234509796699315</id><published>2010-04-13T07:27:00.007+07:00</published><updated>2010-04-13T08:00:49.828+07:00</updated><title type='text'>Peringatan 100 hari Wafatnya GUS DUR Jam'iyah NU Piyungan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada hari Jum'at Pahing malam Sabtu Pon, 09 April 2010 Keluarga Besar Jam'iyah NU Piyungan ( MWC NU, Muslimat NU, GP Ansor dan Fatayat ) mangadakan acara Tahlil Kubro dan Pengajian dalam rangka memeperingati 100 hari wafatanya GUS DUR.&lt;br /&gt;Acara tersebut diadakan lain dari baisanya. Jikalau biasanya diadakan kelurahan basis Nahdhiyin ( wilayah Srimartani ) namun untuk kali ini diadakan di wilayah Zona Merah di wilayah Sitimulyo. , tepatnya di Komplek Balai Desa Sitimulyo. Dikatakan zona merah sebab di kelurahan ini terdapat beberapa mjlis ta'lim yang berkembang. Terlebih lagi dengan adanya Islamic Center Bin Baz yang kebanyakan jama'ahnya berjenggot lebat&amp;amp;berjubah gamis ( bagi yang pria ) dan bercadar ( bagi wanitanya ). Bagi yang belum paham mungkin itu aliran sesat. Padahal mereka juga Islam seperti diri kita. Mereka menjalankan rutinitas kewajiban beribdah seperti yang kita lihat itu karena punya dasar sendiri yang memang sanadnya bersambung kepada Rasulullah. Mungkin juga madzab yang mereka anut berbeda dengan kita. Jadi mereka tetap saudara Islam kita. Tidak boleh kita menyalahkan mereka. Tidak boleh kita merasa  benar yang lain yang berbeda dengan kita salah. Kita ambil ynag baik kita buang yang buruk kita tingkatkan yang lebih baik. Fastabiqul Khoirot. Harus pegang erat keNUan kita. Kita lanjutkan perjuangan para pendahulu kita/pendiri NU para Salafus Sholih ( 'Ulama pewaris Nabi).&lt;br /&gt;Sebelum acara secara resmi dimulai diawali dengan 'amaliyah Sholawat yang diiringi dengan rebana oleh Jama'ah Sholawat AL BURUUJ, AL 'ASYIQIN dan BABUSSALAM. Lalu secara resmi acara dibuka oleh MC yaitu oleh Senior Ansor Kang Sugeng Raharjo ( Sugeng Barez ). Lalu dilanjutkan dengan 'Amaliyah Tahlil yang langsung dipimpin oleh Rois Syuriyah MWC NU Piyungan, K.H. Junaidi 'Abdullah ( Pengasuh PP. Manzilus Sakinah ). Sekitar 1 jam 'amaliyah ini dijalankan. Setelah usai 'amalioyah tahlil disampaikan Sambutan oleh perwakilan panitia dalam hal ini oleh Bapak K.H. Asmawi ( Ketua MWC NU Piyungan. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Muspika Piyungan yang diwakili oleh Kapolsek Piyungan.&lt;br /&gt;Tibalah pada Pengajian yang disampaikan oleh K.H Drs. ASHARI ABTA ( Rois Syuriyah PWNU DIY ). Dalam pengajian ini beliau menyampaikan masalah pentingnya menegakkan sholat 5 waktu dan beberapa hal yang bisa dicontoh dari seorang GUS DUR, jasa beliau bagi kita semua dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;Alhamdulillah dalam acara ini hadir sekitar 1000 jama'ah dari 3 kelurahan yang ada di Piyungan ( Srimartani, Srimulyo, dan Sitimulyo ). Acara ini disponsori oleh Muslimat NU Piyungan yang dengan kemampuan seadanya namun malah memberikan kontribusinya berupa Snack Istimewa yang masih tersisa banyak. Nuwun ibu Muslimat. Besok tak sering sowan, biar bukan hany sncak saja kita dapatnya mungkin anak putri jenengan he he he . Just kidding&lt;br /&gt;Suwun atas bantuan semua pihak untuk memperlancar acara ini. Suwun . Nuwun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-5650234509796699315?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/5650234509796699315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/peringatan-100-hari-wafatnya-gus-dur.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5650234509796699315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5650234509796699315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/peringatan-100-hari-wafatnya-gus-dur.html' title='Peringatan 100 hari Wafatnya GUS DUR Jam&apos;iyah NU Piyungan'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-7792010423852544195</id><published>2010-04-05T15:01:00.001+07:00</published><updated>2010-04-05T15:03:40.440+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syari&apos;at'/><title type='text'>Tata Cara Memilih Pasangan Hidup dalam Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menikahlah Kau menjadi Kaya, Kira-kira begitulah salah satu judul buku karya K.H. Mujab Mahalli. Mau menikah, sebenarnya gampang yang sulit adalah menentukan siapa yang mau diajak menikah. Tentu saja agama ini memiliki cara yang halal bagi seorang laki-laki jika ia ingin menikahi seorang wanita. Diantara syarat-syarat menurut ulama kontemporer (masa kini) yaitu:&lt;br /&gt;1. Ia harus memiliki niat yang lurus yaitu keinginan untuk menikah. Jika niat kita tulus karena ALLAH ta’ala semata-mata ingin menikah, diperbolehkan melihat (mengamati) wanita yang mana yang disukai.&lt;br /&gt;2. Laki-laki itu boleh meminta bantuan kepada orang lain (muhrim wanita) untuk menyelidiki sifat-sifat wanita yang ingin dinikahinya.&lt;br /&gt;Tindakan ini hanyalah optional, karena wanita yang shalehah tentu akan memiliki segala kebaikan sifat dan perilaku.&lt;br /&gt;1. Jika ia sudah menentukan siapa yang disukainya, maka sebaiknya ia segera melamar wanita idamannya itu.&lt;br /&gt;2. Jika lamaran diterima, maka bersegeralah melangsungkan pernikahan untuk menghindari fitnah. Karena yang termasuk rukun nikah adalah mahar (maskawin), bukan pertalian (tunangan).&lt;br /&gt;Penjelasan selanjutnya tentang serba-serbi nikah, insya ALLAH disampaikan dalam file terpisah…&lt;br /&gt;MELIHAT WANITA YANG INGIN DINIKAHI&lt;br /&gt;• Dari Sahal bin Saad, ia berkata: Ketika kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam diceritakan tentang seorang wanita Arab, beliau menyuruh Abu Usaid untuk memanggilnya. Wanita itupun dipanggil. Wanita itu datang dan singgah di kediaman Bani Saidah. Rasulullah SAW keluar dan datang untuk menemuinya. Ternyata wanita itu menundukkan kepalanya. Ketika Rasulullah SAW mengajaknya berbicara, ia berkata: Aku berlindung kepada ALLAH dari dirimu. Rasulullah SAW bersabda: “Baiklah, aku benar-benar telah melindungi kamu dari diriku”. Sesudah itu orang-orang bertanya kepadanya: Tahukah engkau siapa tadi yang berbicara denganmu? Wanita itu menjawab: Tidak tahu! Orang-orang memberitahu: Itu adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau datang untuk melamarmu. Wanita itu berkata: Aku benar-benar sial (karena menolak beliau). Kata Sahal: Pada hari itu Rasulullah SAW datang dan bersama para sahabat beliau duduk di rumah Bani Saidah kemudian beliau bersabda: “Berilah kami minum”. Dia (Sahal) berkata: Lalu aku mengeluarkan mangkuk ini untuk mereka dan memberi minum mereka dengan mangkuk tersebut. [Bukhari, Muslim dan Ahmad]&lt;br /&gt;• Dari Sahal bin Saad, ia berkata: Seorang wanita datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata: Wahai Rasulullah, aku datang untuk menyerahkan diriku kepadamu. Lalu Rasulullah SAW memandang perempuan itu dan menaikkan pandangan serta menurunkannya kemudian beliau mengangguk-anggukkan kepala. Melihat Rasulullah SAW tidak memutuskan apa-apa terhadapnya, perempuan itu kemudian duduk. Sesaat kemudian seorang sahabat berdiri dan berkata: Wahai Rasulullah, jika engkau tidak berkenan padanya, maka kawinkanlah aku dengannya. Rasulullah SAW bertanya: “Apakah kamu memiliki sesuatu?” Sahabat itu menjawab: Demi ALLAH, tidak ada, wahai Rasulullah. Beliau berkata: “Pulanglah kepada keluargamu dan lihatlah apakah kamu mendapatkan sesuatu?” Maka pulanglah sahabat itu, lalu ia kembali dan berkata: Demi ALLAH aku tidak mendapatkan sesuatu! Rasulullah SAW bersabda: “Carilah lagi walaupun hanya sebuah cincin besi!” Lalu sahabat itu kembali pulang dan lagi berkata: Demi ALLAH, tidak ada apapun wahai Rasulullah, walaupun cincin dari besi, kecuali kain sarung milikku ini. Sahal berkata: Dia (lelaki itu) tidak mempunyai kain yang menutupi badan bagian atas. Berarti wanita tadi hanya akan mendapatkan setengah dari kain sarungnya.&lt;br /&gt;• Rasulullah SAW bertanya: “Apa yang dapat kamu perbuat dengan kain sarung milikmu ini? Jika kamu memakainya, maka wanita itu tidak akan memakai apa-apa. Demikian pula jika wanita itu memakainya, maka kamu tidak akan memakai apa-apa”. Lelaki itu kemudian duduk agak lama dan berdiri lagi sehingga terlihat oleh Rasulullah ia akan pergi. Rasulullah memerintahkan untuk memanggilnya, lalu ketika ia datang beliau bertanya: “Apakah kamu dapat membaca Al-Qur’an?” Sahabat itu menjawab: Saya bisa membaca surat ini dan surat ini sambil menyebutkannya satu-persatu. Rasulullah SAW bertanya lagi: “Apakah kamu menghafalnya?” sahabat itu menjawab: Ya. Lalu Rasulullah SAW bersabda: “Pergilah, wanita itu telah menjadi istrimu dengan mahar mengajarkan surat Al-Qur’an yang kamu hafal”. [Bukhari, Muslim, Tirmizi, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, Malik dan Ad-Darami]&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, ia berkata: Pada suatu waktu, ketika aku sedang berada dekat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang kepada beliau seorang laki-laki meminta nasihat, lalu dia berkata: Aku akan mengawini seorang wanita Anshar. Bagaimana pendapat baginda? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam balik bertanya kepadanya: “Sudahkah engkau lihat wanita itu?” Jawabnya: Belum. Kemudian sabda beliau SAW: “Lihatlah dia dahulu, karena dalam mata orang Anshar ada sesuatu. [Muslim]&lt;br /&gt;Beberapa hadis diatas menjelaskan bahwa kita boleh melihat (mengamati) kepada wanita yang ingin dinikahi. Tentu saja dimaksudkan agar supaya kita tidak diibaratkan membeli kucing dalam karung. Karena nikah adalah untuk bersama selamanya.&lt;br /&gt;Adapun juga hadis ini seakan-akan menjelaskan bahwa wanita-wanita yang dilihat oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menggunakan niqab (cadar), karena seandainya mereka bercadar tentu tidak perlu untuk dilihat dengan detail.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-7792010423852544195?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/7792010423852544195/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/tata-cara-memilih-pasangan-hidup-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/7792010423852544195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/7792010423852544195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/tata-cara-memilih-pasangan-hidup-dalam.html' title='Tata Cara Memilih Pasangan Hidup dalam Islam'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-1117398829637760538</id><published>2010-04-05T14:53:00.003+07:00</published><updated>2010-04-05T15:05:06.579+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syari&apos;at'/><title type='text'>Tata Cara Melamar/Meminang  Gadis Menurut Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda sudah siap menikah ? Sudah punya pacar yang siap dinikahi ? Kalau belum tak usah kecil hati, setiap orang memiliki jodohnya masing-masing, Tidak ada kewajiban untuk pacaran dulu sebelum melamar gadis. Tak ada kewajiban untuk ngapel setiap malam senin, tidak ada kewajiban untuk nonton bareng tiap Ahad Siang dan lain-lain. Kalau sudah siap lamar aja, kalau ditolak ya ga apa2, mudah-mudahan yang menolak suatu saat tidak menyesal, atau justeru ngejomblo seumur hidupnya karena tidak laku, salah sendiri jual mahal, Salah sendiri merasa sok cantik, Nah ternyata Allah tidak merestui kesombongan dia. Nah dari pada pusing, lamar aja yuk gadisnya ini ada tata cara menurut Islam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Melihat calon/ wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat yang dimaksudkan disini adalah meliht diri wanita yang ingin dinikahi dengan tetap berpanutan pada aturan syar’i ”Dari Anas bin Malik, ia berkata,”Mughirah bin Syu’bah berkeinginan untuk menikahi seorang perempuan. Lalu rasulullah Saw. Bersabda,”Pergilah untuk melihat perempuan itu karena dengan melihat itu akan memberikan jalan untuk dapat lebih membina kerukunan antara kamu berdua”. Lalu ia melihatnya, kemudian menikahi perempuan itu dan ia menceritakan kerukunannya dengan perempuan itu.(HR. Ibnu Majah: dishohihkan oleh Ibnu Hibban, dan beberap hadits sejenis juga ada misalnya diriwayatkan Oleh Tirmidzi dan Imam Nasai))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tidak melamar wanita yang telah dilamar Lelaki lain (meskipun belum memberi jawaban). Meminang/melamar ini berarti melamar secara resmi. Dari Abu Hurairah, Ia berkata,”Rasulullah SAW bersabda,”Seorang lelaki tidak boleh meminang perempuan yang telah dipinang saudaranya”(HR. Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Merahasiakan pelamarannya (tidak mengumumkan ke orang banyak)&lt;br /&gt;Dari Ummu Salamah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Kumandangkanlah pernikahan dan rahasiakanlah peminangan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Wanita yang dilamar terbebas dari segala mawani` (pencegah) dari sebuah pernikahan.&lt;br /&gt;Misalnya wanita itu sedang menjadi istri seseorang. Atau wanita itu sudah dicerai atau ditinggal mati suaminya, namun masih dalam masa `iddah. Selain itu wanita yang dilamar tidak termasuk dalam daftar orang-orang yang masih menjadi mahram bagi seorang laki-laki. Maka di dalam Islam tidak dikenal ada seorang laki-laki meminang adiknya sendiri, atau ibunya sendiri atau bibinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Wanita melamar laki-laki Secara syar’i tidak masalah.&lt;br /&gt;”Dari Tsabit, ia berkata,”Kami duduk bersama dengan Anas bin Malik yang disebelahnya ada seorang anak perempuannya. Lalu Anas berkata,” datanglah seorang perempuan kepada Nabi SAW, lalu ia menawarkan dirinya kepada beliau, kemudian perempuan itu berkata,”Wahai Rasulullah maukah tuan mengambil diriku? Kemudian anak perempuan Anas menyeletuk,”Betapa tidak malunya perempu itu!” Lalu Anas menjawab,”Perempuan itu lebih baik daripada kamu”. Ia menginginkan rasulullah, karena itu ia menawarkan dirinya kepada beliau”. (HR. Ibnu Majah).&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan betapa hukum Islam sangat menjunjung tinggi hak wanita. Mereka tidak hanya berhak dilamar tetapi juga memiliki hak untuk melamar lelaki yang disukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih lengkapnya silakan membaca buku kisah sejati: MENIKAH DALAM 27 HARI tulisan Muhammad Adzdzikra Penerbit Lingkar Pena&lt;br /&gt;Justify Full&lt;br /&gt;sumber : http://ilmu-ilmu-islam.blogspot.com &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-1117398829637760538?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/1117398829637760538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/tata-cara-melamarmeminang-gadis-menurut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1117398829637760538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1117398829637760538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/tata-cara-melamarmeminang-gadis-menurut.html' title='Tata Cara Melamar/Meminang  Gadis Menurut Islam'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-1378391731499242524</id><published>2010-04-05T14:49:00.001+07:00</published><updated>2010-04-05T14:51:46.350+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Mengungkap Rahasia Sholat Subuh</title><content type='html'>Suasana Shubuh Setiap pagi kalau kita tinggal didekat mesjid maka akan terbangun mendengar adzan subuh, yang menyuruh kita untuk melaksanakan shalat subuh. Bagi mereka yang beriman segera saja melemparkan selimut dan segera wudhu dan shalat baik di rumah masing-masing atau ke mushalla atau masjid terdekat dengan berjalan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin menjadi pertanyaan mengapa Tuhan memerintahkan kita bangun pagi dan shalat subuh? Berbagai jawaban dari semua disiplin ilmu tentunya akan banyak dijumpai dan membedah serta memberikan jawaban akan manfaat shalat subuh itu. Dibawah akan diulas sedikit mengani manfaat shalat subuh, instruksi Allah sejak 1400 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam adzan subuh juga akan terdengar kalimat lain dibandingkan dengan kalimat-kalimat yang dikumandangkan muazin untuk waktu-waktu shalat selanjutnya. Kalimat yang terdengar berbeda dan tidak ada pada azan di lain waktu adalah “ash shalatu khairun minan naum”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti kalimat itu adalah shalat itu lebih baik dari pada tidur. Pernahkah kita mencoba sedikit saja menghayati kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kalimat itu justru dikumandangkan hanya pada shalat subuh, tatkala kita semua sedang terlelap, dan bukan pada adzan untuk shalat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat mudah bagi kita semua mengatakan bahwa shalat subuh memang baik karena menuruti perintah Allah SWT, Tuhan semesta Alam, Apapun perintahnya pasti bermanfaat bagi kehidupan manusia. Tetapi disisi mana manfaat i tu? Apa supaya waktu banyak untuk mencari rezeki, tidak ketinggalan kereta atau bus karena macet? Pada waktu dulukan belum ada desak-desakan seperti sekarang semua masih lancar, untuk itu tinjauan dari sisi kesehatan kardiovaskular masih menarik untuk dicermati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tidak berpanjang kata, maka dikemukakan data bahwa shalat subuh bermanfaat karena dapat mengurangi kecenderungan terjadinya gangguan kardiovaskular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi lain di luar negeri, yang dipercaya sebagai suatu penelitian yang shahih maka dikatakan puncak terjadinya serangan jantung sebagian besar dimulai pada jam 6 pagi sampai jam 12 siang. Mengapa demikian? Karena pada saat itu sudah terjadi perubahan pada sistem tubuh dimana terjadi kenaikan tegangan saraf simpatis (istilah Cina:Yang) dan penurunan tegangan saraf parasimpatis (YIN). Tegangan simpatis yang meningkat akan menyebabkan kita siap tempur, tekanan darah akan meningkat, denyutan jantung lebih kuat dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tegangan saraf simpatis yang meningkat maka terjadi penurunan tekanan darah, denyut jantung kurang kuat dan ritmenya melambat. Terjadi peningkatan aliran darah ke perut untuk menggiling makanan dan berkurangnya aliran darah ke otak sehingga kita merasa mengantuk, pokoknya yang cenderung kepada keadaan istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pergantian waktu pagi buta (mulai pukul 3 dinihari) sampai siang itulah secara diam-diam tekanan darah berangsur naik, terjadi peningkatan adrenalin yang berefek meningkatkan tekanan darah dan penyempitan pembuluh darah (efek vasokontriksi) dan meningkatkan sifat agregasi trombosit (sifat saling menempel satu sma lain pada sel trombosit agar darah membeku) walaupun kita tertidur. Aneh bukan? Hal ini terjadi pada semua manusia, setiap hari termasuk anda dan saya maupun bayi anda. Hal seperti ini disebut sebagai ritme Circardian/Ritme sehari-hari, yang secara kodrati diberikan Tuhan kepada manusia. Kenapa begitu dan apa keuntungannya Tuhan yang berkuasa menerangkannya saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa kaitannya keterangan di atas dengan kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”? Shalat subuh lebih baik dari tidur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara tidak langsung hal ini dapat dirunut melalui penelitian Furgot dan Zawadsky yang pada tahun 1980 dalam penelitiannya mengeluarkan sekelompok sel dinding arteri sebelah dalam pada pembuluh darah yang sedang diseledikinya (dikerok).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuluh darah yang normal yang tidak dibuang sel-sel yang melapisi dinding bagian dalamnya akan melebar bila ditetesi suatu zat kimia yaitu: Asetilkolin. Pada penelitian ini terjadi keanehan, dengan dikeluarkannya sel-sel dari dinding sebelah dalam pembuluh darah itu, maka pembuluh tadi tidak melebar kalau ditetesi asetilkolin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan ini tentu saja menimbulkan kegemparan dalam dunia kedokteran.&lt;br /&gt;“Jadi itu toh yang menentukan melebar atau menyempitnya pembuluh darah, sesuatu penemuan baru yang sudah sekian lama, sekian puluh tahun diteliti tapi tidak ketemu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian itu segera diikuti penelitian yang lain diseluruh dunia untuk mengetahui zat apa yang ada didalam sel bagian dalam pembuluh darah yang mampu mengembangkan/melebarkan pembuluh itu. Dari sekian ribu penelitian maka zat tadi ditemukan oleh Ignarro serta Murad dan disebut NO/Nitrik Oksida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga penelitian itu Furchgott dan Ignarro serta Murad mendapat hadiah NOBEL tahun 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zat NO selalu diproduksi, dalam keadaan istirahat tidur pun selalu diproduksi, namun produksi dapat ditingkatkan oleh obat golongan Nifedipin dan nitrat dan lain-lain tetapi juga dapat ditingkatkan dengan bergerak, dengan olahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek Nitrik oksida yang lain adalah mencegah kecenderungan membekunya darah dengan cara mengurangi sifat agregasi/sifat menempel satu sama lain dari trombosit pada darah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau kita kita bangun tidur pada pagi buta dan bergerak, tatkala tamu yang tidak kita inginkan selalu saja sowan pada setiap pagi gelap, maka hal itu akan memberikan pengaruh baik pada pencegahan gangguan kardiovaskular. Naiknya kadar NO dalam darah karena exercise yaitu wudhu dan shalat sunnah dan wajib, apalagi bila disertai berjalan ke mesjid merupakan proteksi bagi pencegahan kejadian kardiovaskular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu patut dicatat bahwa pada posisi rukuk dan sujud terjadi proses mengejan, posisi ini meningkatkan tonus parasimpatis (yang melawan efek tonus simpatis). Dengan exercise tubuh memproduksi NO untuk melawan peningkatan kadar zat adrenalin di atas yang berefek menyempitkan pembuluh darah dan membuat sel trombosit darah kita jadi bertambah liar dan inginnya rangkulan terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah kekuasaan Allah, ciptaannya selalu dalam berpasang-pasangan, siang-malam, panas-dingin, dan NO-Kontra anti NO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah, sudah sejak awal Islam datang menyerukan shalat subuh. Hanya saja Allah tidak secara jelas menyatakan manfaat akan hal ini karena tingkat ilmu pengetahuan manusia belum sampai dan masih harus mencarinya sendiri walaupun harus melalui rentang waktu ribuan tahun. Petunjuk bagi kemaslahatan umat adalah tanda kasihNya pada hambaNya. Bukti manfaat instruksi Allah baru datang 1400 tahun kemudian. Allahu Akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan mulai saat ini kita tidak lagi memandang sholat sebagai perintahNya akan tetapi memandangnya sebagai kebutuan kita. Sehingga tidak merasa berat dan terpaksa dalam menjalankan ibadah dan selalu shalat subuh didahului dengan shalat sunnah dan kalau dapat jalan ke mesjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga anda jangan jadi terlalu bersemangat, karena ingin sehat sehingga shalat subuhnya jadi 3 atau 4 rakaat. Itu tidak ada dalam petunjuk shalat. Selamat shalat subuh dengan penuh rasa syukur pada Allah akan karunia ini. Amien.&lt;br /&gt;____________________________________&lt;br /&gt;oleh : oleh : Dr. dr. Barita Sitompul SpJP http://ais.blogsome.com diambil dari milist “ahli sufi” arsip file attachment, posting by firliana putri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-1378391731499242524?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/1378391731499242524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/mengungkap-rahasia-sholat-subuh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1378391731499242524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1378391731499242524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/mengungkap-rahasia-sholat-subuh.html' title='Mengungkap Rahasia Sholat Subuh'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-5301946743323932759</id><published>2010-04-05T14:45:00.002+07:00</published><updated>2010-04-05T14:49:02.780+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syari&apos;at'/><title type='text'>Hukum Pacaran Menurut Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana sih Hukum Pacaran ? Emang Pacaran ada hukumnya ya ? Maksudnya hukum pacaran dalam Islam bagaimana sih ? Apakah kalau namanya sudah diganti dengan Ta'aruf (padahal mojok juga di taman) trus hukumnya jadi boleh ? Atau bagaimana sih sebenarnya Ta'aruf yang benar itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam, hubungan antara pria dan wanita dibagi menjadi dua, yaitu hubungan mahram dan hubungan nonmahram. Hubungan mahram adalah seperti yang disebutkan dalam Surah An-Nisa 23, yaitu mahram seorang laki-laki (atau wanita yang tidak boleh dikawin oleh laki-laki) adalah ibu (termasuk nenek), saudara perempuan (baik sekandung ataupun sebapak), bibi (dari bapak ataupun ibu), keponakan (dari saudara sekandung atau sebapak), anak perempuan (baik itu asli ataupun tiri dan termasuk di dalamnya cucu), ibu susu, saudara sesusuan, ibu mertua, dan menantu perempuan. Maka, yang tidak termasuk mahram adalah sepupu, istri paman, dan semua wanita yang tidak disebutkan dalam ayat di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uturan untuk mahram sudah jelas, yaitu seorang laki-laki boleh berkhalwat (berdua-duaan) dengan mahramnya, semisal bapak dengan putrinya, kakak laki-laki dengan adiknya yang perempuan, dan seterusnya. Demikian pula, dibolehkan bagi mahramnya untuk tidak berhijab di mana seorang laki-laki boleh melihat langsung perempuan yang terhitung mahramnya tanpa hijab ataupun tanpa jilbab (tetapi bukan auratnya), semisal bapak melihat rambut putrinya, atau seorang kakak laki-laki melihat wajah adiknya yang perempuan. Aturan yang lain yaitu perempuan boleh berpergian jauh/safar lebih dari tiga hari jika ditemani oleh laki-laki yang terhitung mahramnya, misalnya kakak laki-laki mengantar adiknya yang perempuan tour keliling dunia. Aturan yang lain bahwa seorang laki-laki boleh menjadi wali bagi perempuan yang terhitung mahramnya, semisal seorang laki-laki yang menjadi wali bagi bibinya dalam pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan yang kedua adalah hubungan nonmahram, yaitu larangan berkhalwat (berdua-duaan), larangan melihat langsung, dan kewajiban berhijab di samping berjilbab, tidak bisa berpergian lebih dari tiga hari dan tidak bisa menjadi walinya. Ada pula aturan yang lain, yaitu jika ingin berbicara dengan nonmahram, maka seorang perempuan harus didampingi oleh mahram aslinya. Misalnya, seorang siswi SMU yang ingin berbicara dengan temannya yang laki-laki harus ditemani oleh bapaknya atau kakaknya. Dengan demikian, hubungan nonmahram yang melanggar aturan di atas adalah haram dalam Islam. Perhatikan dan renungkanlah uraian berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah SWT yang artinya, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Isra: 32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah kepada orang-orang mukmin laki-laki: ‘Hendaklah mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya ….’ Dan katakanlah kepada orang-orang mukmin perempuan: ‘Hendaknya mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya …’.”&lt;br /&gt;(An-Nur: 30–31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menundukkan pandangan yaitu menjaga pandangan, tidak dilepas begitu saja tanpa kendali sehingga dapat menelan merasakan kelezatan atas birahinya kepada lawan jenisnya yang beraksi. Pandangan dapat dikatakan terpelihara apabila secara tidak sengaja melihat lawan jenis kemudian menahan untuk tidak berusaha melihat mengulangi melihat lagi atau mengamat-amati kecantikannya atau kegantengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jarir bin Abdullah, ia berkata, “Saya bertanya kepada Rasulullah saw. tentang melihat dengan mendadak. Maka jawab Nabi, ‘Palingkanlah pandanganmu itu!” (HR Muslim, Abu Daud, Ahmad, dan Tirmizi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. telah bersabda yang artinya, “Kedua mata itu bisa melakukan zina, kedua tangan itu (bisa) melakukan zina, kedua kaki itu (bisa) melakukan zina. Dan kesemuanya itu akan dibenarkan atau diingkari oleh alat kelamin.” (Hadis sahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Ibn Abbas dan Abu Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua teling zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhazrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisasi) oleh kelamin atau digagalkannya.” (HR Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. berpesan kepada Ali r.a. yang artinya, “Hai Ali, Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya! Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun berikutnya tidak boleh.” (HR Ahmad, Abu Daud, dan Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hakim meriwayatkan, “Hati-hatilah kamu dari bicara-bicara dengan wanita, sebab tiada seorang laki-laki yang sendirian dengan wanita yang tidak ada mahramnya melainkan ingin berzina padanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terendah adalah zina hati dengan bernikmat-nikmat karena getaran jiwa yang dekat dengannya, zina mata dengan merasakan sedap memandangnya dan lebih jauh terjerumus ke zina badan dengan, saling bersentuhan, berpegangan, berpelukan, berciuman, dan seterusnya hingga terjadilah persetubuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ath-Thabarani dan Al-Hakim meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah berfirman yang artinya, ‘Penglihatan (melihat wanita) itu sebagai panah iblis yang sangat beracun, maka siapa mengelakkan (meninggalkannya) karena takut pada-Ku, maka Aku menggantikannya dengan iman yang dapat dirasakan manisnya dalam hatinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ath-Thabarani meriwayatkan, Nabi saw. bersabda yang artinya, “Awaslah kamu dari bersendirian dengan wanita, demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, tiada seorang lelaki yang bersendirian (bersembunyian) dengan wanita malainkan dimasuki oleh setan antara keduanya. Dan, seorang yang berdesakkan dengan babi yang berlumuran lumpur yang basi lebih baik daripada bersentuhan bahu dengan bahu wanita yang tidak halal baginya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kitab Dzamm ul Hawa, Ibnul Jauzi menyebutkan dari Abu al-Hasan al-Wa’ifdz bahwa dia berkata, “Ketika Abu Nashr Habib al-Najjar al-Wa’idz wafat di kota Basrah, dia dimimpikan berwajah bundar seperti bulan di malam purnama. Akan tetapi, ada satu noktah hitam yang ada wajahnya. Maka orang yang melihat noda hitam itu pun bertanya kepadanya, ‘Wahai Habib, mengapa aku melihat ada noktah hitam berada di wajah Anda?’ Dia menjawab, ‘Pernah pada suatu ketika aku melewati kabilah Bani Abbas. Di sana aku melihat seorang anak amrad dan aku memperhatikannya. Ketika aku telah menghadap Tuhanku, Dia berfirman, ‘Wahai Habib?’ Aku menjawab, ‘Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah.’ Allah berfirman, ‘Lewatlah Kamu di atas neraka.’ Maka, aku melewatinya dan aku ditiup sekali sehingga aku berkata, ‘Aduh (karena sakitnya).’ Maka. Dia memanggilku, ‘Satu kali tiupan adalah untuk sekali pandangan. Seandainya kamu berkali-kali memandang, pasti Aku akan menambah tiupan (api neraka).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut sebagai gambaran bahwa hanya melihat amrad (anak muda belia yang kelihatan tampan) saja akan mengalami kesulitan yang sangat dalam di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semalam aku melihat dua orang yang datang kepadaku. Lantas mereka berdua mengajakku keluar. Maka, aku berangkat bersama keduanya. Kemudian keduanya membawaku melihat lubang (dapur) yang sempit atapnya dan luas bagian bawahnya, menyala api, dan bila meluap apinya naik orang-orang yang di dalamnya sehingga hampir keluar. Jika api itu padam, mereka kembali ke dasar. Lantas aku berkata, ‘Apa ini?’ Kedua orang itu berkata, ‘Mereka adalah orang-orang yang telah melakukan zina.” (Isi hadis tersebut kami ringkas redaksinya. Hadis di ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kitab Dzamm ul-Hawa, Ibnul Jauzi menyebutkan bahwa Abu Hurairah r.a. dan Ibn Abbas r.a., keduanya berkata, Rasulullah saw. Berkhotbah, “Barang siapa yang memiliki kesempatan untuk menggauli seorang wanita atau budak wanita lantas dia melakukannya, maka Allah akan mengharamkan surga untuknya dan akan memasukkan dia ke dalam neraka. Barang siapa yang memandang seorang wanita (yang tidak halal) baginya, maka Allah akan memenuhi kedua matanya dengan api dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam neraka. Barang siapa yang berjabat tangan dengan seorang wanita (yang) haram (baginya) maka di hari kiamat dia akan datang dalam keadaan dibelenggu tangannya di atas leher, kemudian diperintahkan untuk masuk ke dalam neraka. Dan, barang siapa yang bersenda gurau dengan seorang wanita, maka dia akan ditahan selama seribu tahun untuk setiap kata yang diucapkan di dunia. Sedangkan setiap wanita yang menuruti (kemauan) lelaki (yang) haram (untuknya), sehingga lelaki itu terus membarengi dirinya, mencium, bergaul, menggoda, dan bersetubuh dengannya, maka wanitu itu juga mendapatkan dosa seperti yang diterima oleh lelaki tersebut.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Atha’ al-Khurasaniy berkata, “Sesungguhnya neraka Jahanam memiliki tujuh buah pintu. Yang paling menakutkan, paling panas, dan paling bisuk baunya adalah pintu yang diperuntukkan bagi para pezina yang melakukan perbuatan tersebut setelah mengetahui hukumnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ghazwan ibn Jarir, dari ayahnya bahwa mereka berbicara kepada Ali ibn Abi Thalib mengenai beberapa perbuatan keji. Lantas Ali r.a. berkata kepada mereka, “Apakah kalian tahu perbuatan zina yang paling keji di sisi Allah Jalla Sya’nuhu?” Mereka berkata, “Wahai Amir al-Mukminin, semua bentuk zina adalah perbuatan keji di sisi Allah.” Ali r.a. berkata, “Akan tetapi, aku akan memberitahukan kepada kalian sebuah bentuk perbuatan zina yang paling keji di sisi Allah Tabaaraka wa Taala, yaitu seorang hamba berzina dengan istri tetangganya yang muslim. Dengan demikian, dia telah menjadi pezina dan merusak istri seorang lelaki muslim.” Kemudian, Ali r.a. berkata lagi, “Sesungguhnya akan dikirim kepada manusia sebuah aroma bisuk pada hari kiamat, sehingga semua orang yang baik maupun orang yang buruk merasa tersiksa dengan bau tersebut. Bahkan, aroma itu melekat di setiap manusia, sehingga ada seseorang yang menyeru untuk memperdengarkan suaranya kepada semua manusia, “Apakah kalian tahu, bau apakah yang telah menyiksa penciuman kalian?” Mereka menjawab, “Demi Allah, kami tidak mengetahuinya. Hanya saja yang paling mengherankan, bau tersebut sampai kepada masing-masing orang dari kita.” Lantas suara itu kembali terdengar, “Sesungguhnya itu adalah aroma alat kelamin para pezina yang menghadap Allah dengan membawa dosa zina dan belum sempat bertobat dari dosa tersebut.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah banyak kejadian orang-orang yang berpacaran dan bercinta-cinta dengan orang yang telah berkeluarga? Jadi, pacaran tidak hanya mereka yang masih bujangan dan gadis, tetapi dari uisa akil balig hingga kakek nenek bisa berbuat seperti yang diancam oleh hukuman Allah tersebut di atas. Hanya saja, yang umum kelihatan melakukan pacaran adalah para remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bukan berarti tidak ada solusi dalam Islam untuk berhubungan dengan nonmahram. Dalam Islam hubungan nonmahram ini diakomodasi dalam lembaga perkawinan melalui sistem khitbah/lamaran dan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai golongan pemuda, siapa di antara kamu yang mampu untuk menikah, maka hendaklah ia menikah, karena menikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih memelihara kemaluan. Tetapi, siapa yang tidak mampu menikah, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu dapat mengurangi syahwat.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan Darami).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dua hal tersebut di atas, baik itu dinamakan hubungan teman, pergaulan laki perempuan tanpa perasaan, ataupun hubungan profesional, ataupun pacaran, ataupun pergaulan guru dan murid, bahkan pergaulan antar-tetangga yang melanggar aturan di atas adalah haram, meskipun Islam tidak mengingkari adanya rasa suka atau bahkan cinta. Anda bahkan diperbolehkan suka kepada laki-laki yang bukan mahram, tetapi Anda diharamkan mengadakan hubungan terbuka dengan nonmahram tanpa mematuhi aturan di atas. Maka, hubungan atau jenis pergaulan yang Anda sebutkan dalam pertanyaan Anda adalah haram. Kalau masih ingin juga, Anda harus ditemani kakak laki-laki ataupun mahram laki-laki Anda dan Anda harus berhijab dan berjilbab agar memenuhi aturan yang telah ditetapkan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup di dunia yang singkat ini kita siapkan untuk memperoleh kemenangan di hari akhirat kelak. Oleh karena itu, marilah kita mulai hidup ini dengan bersungguh-sungguh dan jangan bermain-main. Kita berusaha dan berdoa mengharap pertolongan Allah agar diberi kekuatan untuk menjalankan perintah dan meninggalkan larangan-Nya. Semoga Allah menolong kita, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun pertanyaan berikutnya kami jawab bahwa cara mengetahui sifat calon pasangan adalah bisa tanya secara langsung dengan memakai pendamping (penengah) yang mahram. Atau, bisa melalui perantara, baik itu dari keluarga atau saudara kita sendiri ataupun dari orang lain yang dapat dipercaya. Hal ini berlaku bagi kedua belah pihak. Kemudian, bagi seorang laki-laki yang menyukai wanita yang hendak dinikahinya, sebelum dilangsungkan pernikahan, maka baginya diizinkan untuk melihat calon pasangannya untuk memantapkan hatinya dan agar tidak kecewa di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apabila seseorang hendak meminang seorang wanita kemudian ia dapat melihat sebagian yang dikiranya dapat menarik untuk menikahinya, maka kerjakanlah.” (HR Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang mungkin dapat dilakukan sebagai persiapan seorang muslim apabila hendak melangsungkan pernikahan.&lt;br /&gt;1. Memilih calon pasangan yang tepat.&lt;br /&gt;2. Diproses melalui musyawarah dengan orang tua.&lt;br /&gt;3. Melakukan salat istikharah.&lt;br /&gt;4. Mempersiapkan nafkah lahir dan batin.&lt;br /&gt;5. Mempelajari petunjuk agama tentang pernikahan.&lt;br /&gt;6. Membaca sirah nabawiyah, khususnya yang menyangkut rumah tangga Rasulullah saw.&lt;br /&gt;7. Menyelesaikan persyaratan administratif sesui dengan peraturan daerah tempat tinggal.&lt;br /&gt;8. Melakukan khitbah/pinangan.&lt;br /&gt;9. Memperbanyak taqarrub kepada Allah supaya memperoleh kelancaran.&lt;br /&gt;10. Mempersiapkan walimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian uraian jawaban kami, wallaahu a’lam.&lt;br /&gt;______________________&lt;br /&gt;Sumber : Al Islam Or Id &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-5301946743323932759?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/5301946743323932759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/hukum-pacaran-menurut-islam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5301946743323932759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5301946743323932759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/hukum-pacaran-menurut-islam.html' title='Hukum Pacaran Menurut Islam'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-8376233500463203064</id><published>2010-04-05T13:46:00.005+07:00</published><updated>2010-04-05T14:42:40.002+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>LPK 2 Mingguan Ahad Pahing, 04 April 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tadi malam LPK rutin Dwi Mungguan AnsFat Piyungan bertempat di Masjid Al  Mubarok, Wanujoyo Lor. Sebelum pengajian dimulai seperti biasa sebagai  adat kaum Nahdhiyin pada umumnya adalah didahului dengan 'Amaliyah.  Khusus tadi malam sebagai wahana Cinta kita kepada Rasulullah SAW maka 'amaliyah diisi dengan 'amaliyah Maulid Simtud Dhuror oleh  Jama'ah Sholawat AnFat Piyungan yang digawangi oleh Shbt. Bahniarno  dan Sohib Al 'Asyiqin Cepokojajar.&lt;br /&gt;Rasanya syahdu banget duduk manis  di bagian timur masjid sambil menatap FatayatQ yang cantiQ2 sambil  bersholawat yang diiringi rebana. Bahkan Pak Imam Suja'i ( selaku  pembicara tadi malam ) memberikan istilah "maknyesss" rasanya di  dada ini mendengarkan dan membaca Sholawat untuk Rasulullah.&lt;br /&gt;Seperti biasa 'amaliyah sholawat diakhiri dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SROKALAN&lt;/span&gt; ( &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mahalul  Qiyam &lt;/span&gt;) para jama'ah berdiri semua sambil melantunkan Qosidah Mahalul  Qiyam ) diibaratka kita sebagai kaum Anshor menyambut kedatangan  Rasulullah SAW di kota Madinah. Kira kira 'amaliyah ini sampai pukul  21.30&lt;br /&gt;Lalu secara resmi LPK dibuka oleh Shbt. Faisal Makhruj ( Jamaah  Cepokojajar ) dilanjutkan rutinitas sambutan dari Shahibul Bait (  perwakilan dari DAWAYOR( Pemuda Wanujoyo Lor )) oleh Shbt. Alfan  Aliyafie. Berikutnya sambutan dan informasi yang disampaikan oleh  perwakilan pengurus dalam hal ini oleh ketua Ansor Shbt. Arifuddin,  S.Pd.I ( &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Toyik/Pak Guru&lt;/span&gt; ) digugu lan ditiru.&lt;br /&gt;Tibalah acara inti yaitu Pengajian yang disampaikan oleh Bapak Imam  Sujai Fadhli. Beliau memaparkan pentingnya Jihad Fi Sabilillah.  Jihad saat ini tidak harus mengangkat pedang pergi ke palestina. Akan  tetapi kita dapat berjihad dengan kemampuan yang kita miliki seadanya.  Fastabiqul Khoirot. Kemampuan yang minimal tapi dapat membrikan manfaat  yang maksimal bagi orang lain.&lt;br /&gt;Selai itu, sebagai kamu muda NU AnsFat haruslah ada kelompok kecil yang  senantiasa mengIstiqomahkan amaliyah kaum Nahdhiyin antara lain :  sholawat, tahlilan dan juga yang lebih penting adalah meningkatkan  pengetahuan agama kita. Sehingga dapat berimbang pengetahuan duniawi  kita dan Ukhrawi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung................&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-8376233500463203064?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/8376233500463203064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/tadi-malam-lpk-rutin-dwi-mungguan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8376233500463203064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8376233500463203064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/tadi-malam-lpk-rutin-dwi-mungguan.html' title='LPK 2 Mingguan Ahad Pahing, 04 April 2010'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-6901764594162876749</id><published>2010-04-03T22:43:00.001+07:00</published><updated>2010-04-03T22:43:58.047+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Tugas Melawan Agama</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemikiran humanisme berkembang menjadi dominan di dunia. PBB dengan deklarasi umum hak asasi manusia sebenarnya mengacu pada pemikiran dasar ini. Harap dimaklumi humanisme lahir pada masa renaissance dalam rangka menolak agama, baik Kristen maupun Yahudi. Pada dasarnya mereka tidak percaya pada Tuhan karena itu mencari sumber pengetahuan dari manusia sendiri, karena itu mereka tidak mau merujuk pada wahyu, tetapi menggantinya dengan filsafat Yunani dan Romawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafat zaman renaissance ini kemudian memuncak pada masa zaman aufklarung (pencerahan) dengan ditemukan berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi baru, yang semuanya berdasarkan pengetahuan empiris, yang berprinsip bahwa hakikat dunia bersifat meteri, fisik, sehingga tidak mengakui metafisika. Ilmu pengetahuan positifis semakin meluas sehingga semakin keras pula penolakan terhadap agama. Kalau kaum komunis menganggap agama sebagai candu bagi gerakan emansipasi rakyat, sebaliknya kaum liberal kapitalis melihat agama sebagai penghambat perluasan modal, dan penghambat eksploitasi, karena itu keduanya melawan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum intelektual yang berada di perguruan tinggi, lembaga penelitian, serta aktivis sosial yang ada di lembaga swadaya masyarakat (LSM), para seniman di berbagai lembaga seni budaya memiliki landasan pemikiran humanistik, positifistik semacam itu. Dengan demikian agama tidak saja dianggap tidak berguna, melainkan berbahaya menghambat kemajuan gerakan mereka, karena itu agama harus ditentang. Ini cara pandang kam humanis, karena itu hingga saat ini kaum humanis di beberapa negara barat sangat agresif, misalnya Asosiasi Humanis Amerika, Asosiasi Humanis Inggris dam Asosiasi Huamanis Australia, gigih menyelenggarakan kampanye anti agama, dengan memasang baliho, spanduk mobil, jaringan internet dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penentangan terhadap agama, termasuk penghinaan dan penodaan terhadap agama yang dilakukan secara sistematik di Barat, baik pembuatan komik dan kartun Nabi Muhammad SAW yang terus menerus, yang dianggap mereka sebagai kebebasan berekspresi. Berbagai film juga dibuat untuk menyudutkan Nabi Muhammad junjungan Umat Islam, tetapi anehnya mereka membela kelompok sekte yang menyimpang dengan agama utama atas nama  kebebasan beragama semata untuk mendorong munculnya sekte baru yang menyimpang dari agama resmi. Anehnya sekte ini mereka dukung habis-habisan atas nama hak beragama. Hal itu mereka anggap penting untuk merongrong pengaruh agama, toh sekte yang lahir akan segera mati dimakan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara berpikir kaum humanis itu yang ditangkap oleh intelektual, aktivis LSM dan seniman kita melalui program yang bersifat umum dan samar seperti demokrasi, pluralisme, kesteraan gender yang di dalamnya berkobar spirit humanisme. Karena itu lambat laun kelopok ini juga bersuara seperti kaum Humanis di Eropa, hanya saja mereka tidak tahu bahwa gerakan mereka sebenarnya bukan perjuangan kebebasan manusia, tetapi gerakan melawan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu masih ada tema lagi yang dilawan oleh kaum intelektual dan aktivis LSM serta seniman, yaitu keterlibatan agama dalam urusan negara. Ini merupakan bagian dari agenda humanisme universal dalam menyingkirkan peran agama agar agma dapat mereka kendalikan tanpa moral dan komitmen sosial. Anehnya kalangan aktivis NU sendiori berusaha mengeliminir peran agama dalam proses kenegaraan, ini artinya kelompok NU turut menyingkirkan peran NU dalam proses kenegaraan, padahal ini merupakan tugas suci kelahiran NU,. Karena penyingkiran peran publik ini tidak hanya sebatas negara tetapi mencakup pera sosial, ini merupakan upaya sistematik mengerdilkan NU. Tetapi ini didukung oleh kalangan aktivis NU sendiri  dengan dalih  depolitisasi NU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jati diri NU perlu diketengahkan kembali, sehingga kader NU mengerti tentang garis perjuangan NU, hubungan NU dengan Negara dan peran NU dalam pembinaan karakter bangsa. Karena banyak kalangan muda NU yang tidak memahami watak dasar atau fitrah NU ini maka mereka menjadi berpikir liberal, bahwa agama harus dipisah dengan Negara, sehingga kaum beragama tidak boleh ngurusi negara, demikian juga Negara tidak boleh mengurusi agama, karena dianggap intervensi. Meeka lupa bahwa Negara didirikan juga oleh kelompok beragama termasuk NU. NU dengan tegas menyerahkan sebagian kedaulatannya pada negara. Di sisi lain juga mendapatkan kedaulatan untuk ikut mengatur negara. Ini terus dipegagi bagi kader NU yang memahmi fitrah Nahdliyah. NU Tidak bias melepaskan tanggung jkawab kenegaraan karena ini sumpah setia. Demikian juga negara tidak bisa melepaskan tanggung jawab terhadap kaum beragam termasuk NU karena itu mandat yang harus diemban oleh pemerintah dalam mewakli Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan dasar pemikiran seperti itu negara selalu berkonsultasi dengan agama yang ada dalam menjalankan kebijakan umum, termasuk dalam bidang keagamaan. Negara wajib melindungi agama yang ada, termasuk dari penodaan, baik dari caci maki maupun pembuatan gerakan sempalan. Sebab kalau ini dibiarkan akan memancing pertikaian intern agama sendiri. (&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Abdul Mun’im DZ&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;) sumber berita : www.nu.or.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-6901764594162876749?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/6901764594162876749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/tugas-melawan-agama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6901764594162876749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6901764594162876749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/tugas-melawan-agama.html' title='Tugas Melawan Agama'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-2286432646534186497</id><published>2010-04-03T22:41:00.000+07:00</published><updated>2010-04-03T22:42:40.323+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Analisa : Menjadikan NU sebagai Organisasi Umat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebesaran NU bukan sekadar ditandai kebesaran para pemimpinnya, tetapi juga ditandai dengan besarnya dukungan warga. Dengan demikian, NU bukan hanya merupakan organisasi ulama, tetapi sekaligus merupakan organisasi umat. Mengingat kondisi semacam ini, maka sudah dengan sendirinya tugas organisasi NU selain memperkuat peran keulamaan juga untuk memperkuat masyarakat. Namun, suasana kehidupan modern yang serba terorganisasi, terkadang keduanya menjadi terpisah, bahkan para elite pengurus terkena penyakit elitisme dan formalisme berlebihan, sehingga memisahkan begitu ketat antara NU sebagai jamaah (komunitas) dan NU sebagai jam’iyah (organisasi). Upaya menjam’iyahkan NU sering dipahami sebagai upaya menghilangkan jamaah, sehingga organisasi hanya mengurus dirinya sendiri tanpa ada kepedulian pada umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para elit pimpinan organisasi mendapatkan manfaat besar dari organisasi, misalanya menjadi pimpinan politik, menjadi pimpinan  berbagai komisi, menjadi bupati, gubernur hingga presiden. Tetapi sering kali tanggung jawab sosial untuk mengangkat martabat warga diabaikan. Dengan cara itu, NU telah menjadi lembaga formal yang terpisah dengan warga, karena pimpinan NU lebih banyak melayani elite politik, pengusaha dan sebagainya, sehingga mengabaikan kepedulian terhadap umat yang tidak memiliki kekuasaan dan kekayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain terjadi birokratisasi organisasi juga terjadi elitisasi pemimpin. Ini tentu bukan suasana yang sehat dan pas untuk NU. Sejak awal, NU didirikan untuk kepentingan umat. Dalam setiap Muktamar KH Hasyim Asy’ari mengundang seluruh warga NU dan umat Islam untuk datang ke arena Muktamar, dengan harapan bisa bertemu dengan para ulama dan mendengarkan berbagai mau’idlohnya. Bahkan pada tahun 1939, Kiai Abdullah Shiddiq menegaskan bahwa NU harus tetap menjadi organisasi rakyat yang sejati yang bisa hidup bersama rakyat kecil, makan, minum dan tidur bersama rakyat dalam muktamar. Dengan demikian, NU baru bisa memahami persoalan mereka sehingga NU juga bisa membantu menyelesaikan persoalan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di NU, para ulama dan pimpinan NU terbiasa dengan hidup sederhana sehingga ketika Muktamar diselenggarakan di pesantren, maka Muktamar itu bisa diselenggarakan dengan penuh kesederhanaan bisa diterima dengan nyaman. Kebiasaan seminar dan hidup di hotel yang serba ada sering menggerus nilai kesahajaan yang selama ini dimiliki, sehingga  fasilitas kurang sedikit saja sudah kurang nyaman, susah sedikit sudah mengeluh. Sementara di luar sana umat hidup di bawah layak, tidur di rumah reyot, makan tidak terjamin, pakaian compang camping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan memahami penderitaan umat ini yang perlu ditumbuhkan kembali agar keluh kesah tidak lagi terdengar dalam setiap kegiatan NU, karena ber NU berarti berjuang, sementara perjuangan pasti banyak kesengsaraan.&lt;br /&gt;Forum Muktamar NU ini memang penting untuk mengembalikan kembali fitrah Nahdliyah (jatidiri NU). Fitrah organisasi ini  memang perlu ditumbuhkan lagi, justru mulai dari hal-hal yang sangat kecil. Gelimbang modernisme telah menyapu kultur para ulama ini, sehingga kabur dibuatnya, apalagi setelah itu dihempas lagi dengan liberalisme dengan semangat individualisme dan egoisme yang tinggi. Maka, kalau dulu kepentingan warga masyarakat yang diutamakan, maka sekarang kepentingan pribadi yang diutamakan atas nama hak. Sementara NU lebih mengutamakan pada kewajiban dan tanggung jawab sosial. Bagaimana mengembalikan jati diri NU ini merupakan langkah penting untuk membangkitkan kembali organisasi para ulama dan kaum santri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke fitrah berarti kembali menemukan identitas pribadi organisasi, ketika identitas dan karakter telah ditemukan dan  dibangun kembali secara kolektif, maka NU akan kembali menjadi organisasi yang makin berperan di masyarakat, karena para pimpinan dan warganya memiliki sikap pengabdian yang besar, yang lebih mengutamakan kepentingan umat ketimbang kepentinbgan pribadi, karena memang organisasi ulama ini didirikan untuk melayani umat, sehingga tugas keumatan termasuk kebangsaan menjadi langlah utama, dan ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang memang memiliki sikap pengabdian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap ini bisa tumbuh kalau ada sikap asketisme, sikap zuhud, sehingga setiap pemimpin tahu kepantasan kapan harus memenuhi kebutuhan pribadi dan kapan harus mentasarufkan pikiran, tenaga dan harta untuk organisasi dan bila diserahi amanah baik kekuasan, kekayaan bisa dijalankan secara jujur. Jangan sampai organisasi hanya digunakan sebagai batu loncatan, sehingga mereka hanya beraktivitas hanya lima tahunan, sementara pada hari biasa mandek, padahal ribuan agenda yang bisa dijalankan. Tidak adanya niat untuk mengabdi dan memperbaiki NU, maka mereka bisa bertopang dagu, sementara yang lain telah bekerja keras menyelamatkan dan  mengembangkan organisasi yang dirintas para ulama yang hendak mengabdi. (Abdul Mun’im DZ) sumber : www.nu.or.id&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-2286432646534186497?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/2286432646534186497/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/analisa-menjadikan-nu-sebagai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2286432646534186497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2286432646534186497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/analisa-menjadikan-nu-sebagai.html' title='Analisa : Menjadikan NU sebagai Organisasi Umat'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-2156727857273400492</id><published>2010-04-03T22:36:00.001+07:00</published><updated>2010-04-03T22:39:47.593+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syari&apos;at'/><title type='text'>Hukum Perayaan Maulid Nabi dan Kontroversi Ma'na Bid’ah</title><content type='html'>Peryataan bahwa perayaan maulid Nabi adalah amalan bid'ah adalah peryataan sangat tidak tepat, karena bid'ah adalah sesuatu yang baru atau diada-adakan dalam Islam yang tidak ada landasan sama sekali dari dari Al-Qur'an dan as-Sunah. Adapun maulid  walaupun suatu yang baru di dalam Islam akan tetapi memiliki landasan dari Al-Qur'an dan as-Sunah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada maulid Nabi di dalamya banyak sekali nilai ketaatan, seperti: sikap syukur, membaca dan mendengarkan bacaan Al-Quran, bersodaqoh, mendengarkan mauidhoh hasanah atau menuntut ilmu, mendengarkan kembali sejarah dan keteladanan Nabi, dan membaca sholawat yang kesemuanya telah dimaklumi bersama bahwa hal tersebut sangat dianjurkan oleh agama dan ada dalilnya di dalam Al-Qur'an dan as-Sunah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengukhususan Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menyatakan bahwa menjadikan maulid dikatakan bid'ah adalah adanya pengkhususan (takhsis) dalam pelakanaan di dalam waktu tertentu, yaitu bulan Rabiul Awal yang hal itu tidak dikhususkan oleh syariat. Pernyataan ini sebenarnaya perlu di tinjau kembali, karena takhsis yang dilarang di dalam Islam ialah takhsis dengan cara meyakini atau menetapkan hukum suatu amal bahwa amal tersebut tidak boleh diamalkan kecuali hari-hari khusus dan pengkhususan tersebut tidak ada landasan dari syar'i sendiri(Dr Alawy bin Shihab, Intabih Dinuka fi Khotir: hal.27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berbeda dengan penempatan waktu perayaan maulid Nabi pada bulan Rabiul Awal, karena orang yang melaksanakan maulid Nabi sama sekali tidak meyakini, apalagi menetapkan hukum bahwa maulid Nabi tidak boleh dilakukan kecuali bulan Robiul Awal, maulid Nabi bisa diadakan kapan saja, dengan bentuk acara yang berbeda selama ada nilai ketaatan dan tidak bercampur dengan maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkhususan waktu maulid disini bukan kategori takhsis yang di larang syar'i tersebut, akan tetapi masuk kategori tartib (penertiban).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkhususan waktu tertentu dalam beramal sholihah adalah diperbolehkan, Nabi Muhammad sendiri mengkhusukan hari tertentu untuk beribadah dan berziaroh ke masjid kuba, seperti diriwatkan Ibnu Umar bahwa Nabi Muhammad mendatangi masjid Kuba setiap hari Sabtu dengan jalan kaki atau dengan kendaraan dan sholat sholat dua rekaat di sana (HR Bukhari dan Muslim). Ibnu Hajar mengomentari hadis ini mengatakan: "Bahwa hadis ini disertai banyaknya riwayatnya menunjukan diperbolehkan mengkhususan sebagian hari-hari tertentu dengan amal-amal salihah dan dilakukan terus-menerus".(Fathul Bari 3: hal. 84)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Nawawi juga berkata senada di dalam kitab Syarah Sahih Muslim. Para sahabat Anshor juga menghususkan waktu tertentu untuk berkumpul untuk bersama-sama mengingat nikmat Allah,( yaitu datangnya Nabi SAW) pada hari Jumat atau mereka menyebutnya Yaumul 'Urubah dan direstui Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dapat difahami, bahwa pengkhususan dalam jadwal Maulid, Isro' Mi'roj dan yang lainya hanyalah untuk penertiban acara-acara dengan memanfaatkan momen yang sesui, tanpa ada keyakinan apapun, hal ini seperti halnya penertiban atau pengkhususan waktu sekolah, penghususan kelas dan tingkatan sekolah yang kesemuanya tidak pernah dikhususkan oleh syariat, tapi hal ini diperbolehkan untuk ketertiban, dan umumnya tabiat manusia apabila kegiatan tidak terjadwal maka kegiatan tersebut akan mudah diremehkan dan akhirnya dilupakan atau ditinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara maulid di luar bulan Rabiul Awal sebenarnya telah ada dari dahulu, seperti acara pembacaan kitab Dibagh wal Barjanji atau kitab-kitab yang berisi sholawat-sholawat yang lain yang diadakan satu minggu sekali di desa-desa dan pesantren, hal itu sebenarnya adalah kategori maulid, walaupun di Indonesia masyarakat tidak menyebutnya dengan maulid, dan jika kita berkeliling di negara-negara Islam maka kita akan menemukan bentuk acara dan waktu yang berbeda-beda dalam acara maulid Nabi, karena ekpresi syukur tidak hanya dalam satu waktu tapi harus terus menerus dan dapat berganti-ganti cara, selama ada nilai ketaatan dan tidak dengan jalan maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semisal di Yaman, maulid diadakan setiap malam jumat yang berisi bacaan sholawat-sholawat Nabi dan ceramah agama dari para ulama untuk selalu meneladani Nabi. Penjadwalan maulid di bulan Rabiul Awal hanyalah murni budaya manusia, tidak ada kaitanya dengan syariat dan barang siapa yang meyakini bahwa acara maulid tidak boleh diadakan oleh syariat selain bulan Rabiul Awal maka kami sepakat keyakinan ini adalah bid'ah dholalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak Pernah Dilakukan Zaman Nabi dan Sohabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara orang yang mengatakan maulid adalah bid'ah adalah karena acara maulid tidak pernah ada di zaman Nabi, sahabat atau kurun salaf. Pendapat ini muncul dari orang yang tidak faham bagaimana cara mengeluarkan hukum(istimbat) dari Al-Quran dan as-Sunah. Sesuatu yang tidak dilakukan Nabi atau Sahabat –dalam term ulama usul fiqih disebut at-tark – dan tidak ada keterangan apakah hal tersebut diperintah atau dilarang maka menurut ulama ushul fiqih hal tersebut tidak bisa dijadikan dalil, baik untuk melarang atau mewajibkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui pengertian as-Sunah adalah perkatakaan, perbuatan dan persetujuan beliau. Adapun at-tark tidak masuk di dalamnya. Sesuatu yang ditinggalkan Nabi atau sohabat mempunyai banyak kemungkinan, sehingga tidak bisa langsung diputuskan hal itu adalah haram atau wajib. Disini akan saya sebutkan alasan-alasan kenapa Nabi meninggalkan sesuatu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nabi meniggalkan sesuatu karena hal tersebut sudah masuk di dalam ayat atau hadis yang maknanya umum, seperti sudah masuk dalam makna ayat: "Dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.''(QS Al-Haj: 77). Kebajikan maknanya adalah umum dan Nabi tidak menjelaskan semua secara rinci.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Nabi meninggalkan sesutu karena takut jika hal itu belai lakukan akan dikira umatnya bahwa hal itu adalah wajib dan akan memberatkan umatnya, seperti Nabi meninggalkan sholat tarawih berjamaah bersama sahabat karena khawatir akan dikira sholat terawih adalah wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nabi meninggalkan sesuatu karena takut akan merubah perasaan sahabat, seperti apa yang beliau katakan pada siti Aisyah: "Seaindainya bukan karena kaummu baru masuk Islam sungguh akan aku robohkan Ka'bah dan kemudian saya bangun kembali dengan asas Ibrahim as. Sungguh Quraiys telah membuat bangunan ka'bah menjadi pendek." (HR. Bukhori dan Muslim) Nabi meninggalkan untuk merekontrusi ka'bah karena menjaga hati mualaf ahli Mekah agar tidak terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Nabi meninggalkan sesuatu karena telah menjadi adatnya, seperti di dalam hadis: Nabi disuguhi biawak panggang kemudian Nabi mengulurkan tangannya untuk memakannya, maka ada yang berkata: "itu biawak!", maka Nabi menarik tangannya kembali, dan beliu ditanya: "apakah biawak itu haram? Nabi menjawab: "Tidak, saya belum pernah menemukannya di bumi kaumku, saya merasa jijik!" (QS. Bukhori dan Muslim) hadis ini menunjukan bahwa apa yang ditinggalkan Nabi setelah sebelumnya beliu terima hal itu tidak berarti hal itu adalah haram atau dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Nabi atau sahabat meninggalkan sesuatu karena melakukan yang lebih afdhol. Dan adanya yang lebih utama tidak menunjukan yang diutamai (mafdhul) adalah haram.dan masih banyak kemungkinan-kemungkinan yang lain (untuk lebih luas lih. Syekh Abdullah al Ghomariy. Husnu Tafahum wad Dark limasalatit tark)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Nabi bersabda:" Apa yang dihalalakan Allah di dalam kitab-Nya maka itu adalah halal, dan apa yang diharamkan adalah haram dan apa yang didiamkan maka itu adalah ampunan maka terimalah dari Allah ampunan-Nya dan Allah tidak pernah melupakan sesuatu, kemudian Nabi membaca:" dan tidaklah Tuhanmu lupa".(HR. Abu Dawud, Bazar dll.) dan Nabi juga bersabda: "Sesungguhnya Allah menetapkan kewajiban maka jangan enkau sia-siakan dan menetapkan batasan-batasan maka jangan kau melewatinya dan mengharamkan sesuatu maka jangan kau melanggarnya, dan dia mendiamkan sesuatu karena untuk menjadi rahmat bagi kamu tanpa melupakannya maka janganlah membahasnya".(HR.Daruqutnhi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah berfirman:"Apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya."(QS.Al Hasr:7) dan Allah tidak berfirman  dan apa yang ditinggalknya maka tinggalkanlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dapat disimpulkan bahwa "at-Tark" tidak memberi faidah hukum haram, dan alasan pengharaman maulid dengan alasan karena tidak dilakukan Nabi dan sahabat sama dengan berdalil dengan sesuatu yang tidak bisa dijadikan dalil!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Suyuti menjawab peryataan orang yang mengatakan: "Saya tidak tahu bahwa maulid ada asalnya di Kitab dan Sunah" dengan jawaban: "Tidak mengetahui dalil bukan berarti dalil itu tidak ada", peryataannya Imam Suyutiy ini didasarkan karena beliau sendiri dan Ibnu Hajar al-Asqolaniy telah mampu mengeluarkan dalil-dalil maulid dari as-Sunah. (Syekh Ali Jum'ah. Al-Bayanul  Qowim, hal.28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zarnuzi Ghufron&lt;br /&gt;Ketua LMI-PCINU Yaman dan sekarang sedang belajar di Fakultas Syariah wal Qonun  Univ Al-Ahgoff, Hadramaut, Yaman &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.nu.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-2156727857273400492?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/2156727857273400492/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/hukum-perayaan-maulid-nabi-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2156727857273400492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2156727857273400492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/04/hukum-perayaan-maulid-nabi-dan.html' title='Hukum Perayaan Maulid Nabi dan Kontroversi Ma&apos;na Bid’ah'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-4797614469932188615</id><published>2010-03-21T19:02:00.000+07:00</published><updated>2010-03-21T19:04:40.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Pesan-pesan Muktamar ke-28 Nahdlatul Ulama</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pengertian luas, ukhuwwah memberikan cakupan arti suatu sikap yang mencerminkan rasa persaudaraan, kerukunan, persatuan dan solidaritas, yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain atau suatu kelompok pada kelompok lain, dalam interaksi sosial (muamalah ijtimaiyah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbulnya sikap ukhuwwah dalam kehidupan masyarakat disebabkan adanya dua hal, yaitu:&lt;br /&gt;a. Adanya persamaan, baik dalam masalah keyakinan/agama, wawasan, pengalaman, kepentingan, tempat tinggal maupun cita-cita.&lt;br /&gt;b. Adanya kebutuhan yang dirasakan hanya dapat dicapai dengan melalui kerjasama dan gotong royong serta persatuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwwah (persaudaraan atau persatuan ) menuntut beberapa sikap dasar, yang akan mempengaruhi kelangsungannya dalam realita kehodupan sosial. Sikap-sikap dasar tersebut adalah :&lt;br /&gt;a. Saling mengenal (ta’aruf)&lt;br /&gt;b. Saling menghargai dan menenggang (tasamuh)&lt;br /&gt;c. Saling menolong (ta'awun)&lt;br /&gt;d. Saling mendukung (tadlomum)&lt;br /&gt;e. Saling menyayangi (tarahum)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwwah (Persaudaraan atau Persatuan) akan terganggu kelestariannya, apabila terjadi sikap-sikap destruktif (muhlikat) yang bertentangan dengan etika sosial yang baik (akhlakul karimah) seperti :&lt;br /&gt;a. Saling menghina (as-sakhriyah)&lt;br /&gt;b. Saling mencela (al-lamzu)                      &lt;br /&gt;c. Berburuk sangka (suudhan)&lt;br /&gt;d. Saling mencermarkan nama baik (ghibah)&lt;br /&gt;e. Sikap curiga yang berlebihan  (tajassus)&lt;br /&gt;f. Sikap congkak (takabbur)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut arti bahasa dalam masalah ijtimaiyah, ukhuwwah dapat dijabarkan  dalam konteks hubungan sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Persaudaraan sesama muslim (ukhuwwah islamiyah, yang tumbuh dan berkrmbang Karena persamaan aqidah dan keimanan, baik ditingkat nasional dan internasional.&lt;br /&gt;b. Persatuan nasional, yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran berbangsa dan bernegara.&lt;br /&gt;c. Solidaritas kemanusiaan, yang tumbuh dan berkembang atas dasar rasa kemanusiaan yang bersifat universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwwah islamiyah dan persatuan nasioanal merupakan dua sikap yang saling membutuhkan dan saling mendukung keduanya harus diupayakan keberadaannya secara serentak, dan tidak dipertentangkan antara satudengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan persaudaraan Islam dan persatuan nasional adalah:&lt;br /&gt;a. Akomodatif, dalam arti ada kesediaan untuk saling memahami pendapat, aspirasi dan kepentingan satu dengan yang lain&lt;br /&gt;b. Selektif, dalam arti ada sikap kritis untuk menganalisis dan memilih yang terbaik dan yang ashlah (lebi memberi maslahat) serta anfa’ (lebih memberi manfaat) dari beberapa alternative yanga ada&lt;br /&gt;c. Integratif, dalam arti ada kesedihan untuk menyesuaikan dan menyelenggarakan berbagai macam kepentingan dan aspirasi tersebut secara benar, adil dan proposional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwwah islamiyah dan persatuan nasional merupakan landasan dan modal dasar bagi terwujudnya hubungan kemanusiaan yang universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwwah islamiyah dalam kehidupan sosial, khususnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, merupakan salah satu kondisi yang diperlikan dalam kehidupan perorangan maupun masyarakat, disamping mampu memberikan kemantapan, ketentraman dan kegairahan dalam menangani berbagai masalah yang ingin dicapai dan dalam mengatasi berbagai tantangan yang dapat mengganggu kehidupan social dan stabilitas nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi yang demikian akan memberi motovasi dasar dalam mewujudkan tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam proses pencapaian tujuan bersama, dan pada giliran selanjutnya berperan sebagai potensi besar yang diperlukan untuk meraih kehidupan lahiriyah dan batiniyah yang lebih bermutu. Kondisi seperti itu juga meningkatkan peran nyata dalam mewujudkan persatuan bangsa dan menggalang keutuhan ummat dalam rangka stabilitas nasional dan solidaritas islam, serta pengamalan agama yang bertujuan mencapai kesejahteraan hidup dunia dan kebahagiaan hidup akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pengembangan wawasan ukhuwwah tersebut, kerapkali mengalami hambatan-hambatan, karena beberapa masalah yang timbul dari:&lt;br /&gt;a. Adanya kebanggaan kelompok yang berlebihan yang mudah menumbuhkan siakapapriori fanatisme yang tidak terkontrol;&lt;br /&gt;b. Sempitnya cakrawala berfikir, baik yang disebabkan oleh keterbatasan tingkat pemahaman masalah keagamaan (keislaman) dan kemasyarakatan, maupun yang disebabkan oleh rasa tassub golongan yang berlebihan&lt;br /&gt;c. Lemahnya fungsi kepemimpinan ummat dalam mengembangkan budaya ukhuwwah baik dalam memberikan teladan pada bahwa maupun dalam mengatasi gangguan kerukunan yang timbul, dalam kehidupan ummat maupun organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penerapan konsep dan wawasan ukhuwwah, dapat dilakukan melalui berbagai cara, melalui bermacam lembaga serta sarana, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Persaudaraan Islam (ukhuwwah islamiyah) seyogyanya dimulai dari linkungan yang paling kecil (keluarga), kelompok atau warga suatu jam’iyah, kemudian dikembangkan dalam lingkungan yang lebih luas (antar jam’iyah aliran dan bangsa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Perlu adanya keteladanan yang baik (uswah hasanah) dari pemimpin ummat, dan khususnya bagi Nahdlatul Ulama’ diperlukan keteladanan dari para pengurus untuk menampilkan sikap ukhuwwah yang dapat dijadikan contoh oleh warganya dan ummat islam pada umumnya, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan fungsionalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Mengembangkan perluasan cakrawala berpikir dalam masalah keagamaan maupun kemasyarakatan, dalam rangka lebih meningkatkan saling pengerrtian dan saling memahami wawasan pihak lain, dan mengembangkan sikap keterbukaan dalam menghadapi masalah-masalah sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Terbentuknya lembaga-lembaga atau pranata-pranata yang dapat menumbuhkan kerukunan, persatuan dan solidaritas warga dan ummat, seperti koperasi, badan-badan kontak dan dan konsultasi dan lain sebagainya, sesuai dengan perkembangan  dan kebutuhan ummat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Mendayagunakan semua lembaga dan sarana yang sudah tersedia, baik yang diadakan oleh pemerintah  maupun oleh swdaya masyarakat sendiri, seprti MUI, pesantren, sekolah dan kampus perguruan tinggi, sebagai sarana pengembangan persaudaraan islam dan persatuan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Mendayagunakan pesantren dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya yang dimililki oleh nahdlatul ulama’ khususnya, agar lebih berperan dalam pengembangan wawasan ukhuwwah, baik melalui program kurikuler, kokurikuler maupun ekstra-kurikuler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Menciptakan suatu mekanisme yang baik dan efektif dalam kehidupan  Jam’iyyah Nahdlatul Ulama, yang mampu berperan dalam menyelesaikan masalah, jika terjadi perbedaan pendapat dalam pergaulan intern pengurus jam’iyah Nahdlatul Ulama, atau dalam mengatasi perbedaan pendapat dengan pihak-pihak lain. Dalam hubungan ini, perlu difungsikan mekanisme ishlahu dzatil bain (arbritrase ) seoptimal mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.nu.or.id&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-4797614469932188615?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/4797614469932188615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/pesan-pesan-muktamar-ke-28-nahdlatul.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4797614469932188615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/4797614469932188615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/pesan-pesan-muktamar-ke-28-nahdlatul.html' title='Pesan-pesan Muktamar ke-28 Nahdlatul Ulama'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-2992472097419455449</id><published>2010-03-21T19:00:00.000+07:00</published><updated>2010-03-21T19:02:05.467+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Pedoman Berpolitik Warga Nahdlatul Ulama</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sembilan butir Pedoman Berpolitik Warga NU yang dicetuskan dalam Muktamar NU XVIII di Krapayak Yogyakarta tahun 1989:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama mengandung arti keterlibatan warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara secara menyeluruh sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Politik bagi Nahdlatul Ulama adalah politik yang berwawasan kebangsaan dan menuju integritas bangsa dengan langkah-langkah yang senantiasa menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan untuk mencapai cita-cita bersama, yaitu terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur lahir dan batin dan dilakukan sebagai amal ibadah menuju kebahagiaan di dunia dan kehidupan di akhirat;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Politik bagi Nahdlatul Ulama adalah pengembangan nilai-nilai kemerdekaan yang hakiki dan demokratis, mendidik kedewasaan bangsa untuk menyadari hak, kewajiban, dan tanggung jawab untuk mencapai kemaslahatan bersama;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama haruslah dilakukan dengan moral, etika, dan budaya yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, menjunjung tinggi Persatuan Indonesia, ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan dan ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama haruslah dilakukan dengan kejujuran nurani dan moral agama, konstitusional, adil, sesuai dengan peraturan dan norma-norma yang disepakati serta dapat mengembangkan mekanisme musyawarah dalam memecahkan masalah bersama;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama dilakukan untuk memperkokoh konsensus-konsensus nasional dan dilaksanakan sesuai dengan akhlaq al karimah sebagai pengamalan ajaran Islam Ahlussunah Waljamaah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama, dengan dalih apa pun, tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan kepentingan bersama dan memecah belah persatuan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Perbedaan pandangan di antara aspirasi-aspirasi politik warga NU harus tetap berjalan dalam suasana persaudaraan, tawadlu’ dan saling menghargai satu sama lain, sehingga di dalam berpolitik itu tetap terjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan Nahdlatul Ulama;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama menuntut adanya komunikasi kemasyarakatan timbal balik dalam pembangunan nasional untuk menciptakan iklim yang memungkinkan perkembangan organisasi kemasyarakatan yang lebih mandiri dan mampu melaksanakan fungsinya sebagai sarana masyarakat untuk berserikat, menyatukan aspirasi serta berpartisipasi dalam pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.nu.or.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-2992472097419455449?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/2992472097419455449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/pedoman-berpolitik-warga-nahdlatul.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2992472097419455449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2992472097419455449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/pedoman-berpolitik-warga-nahdlatul.html' title='Pedoman Berpolitik Warga Nahdlatul Ulama'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-2707650412762553147</id><published>2010-03-21T18:57:00.000+07:00</published><updated>2010-03-21T19:00:18.330+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Lokakarya Nasional Pengembangan Rumah Sakit NU dalam Era Globalisasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lokakarya Nasional Pengembangan Rumah Sakit NU dalam Era Globalisasi dibuka oleh Ketua PWNU Jawa Timur, KH Ahmad Hasan Mutawakkil Alalloh, SH, MM dengan Pembicara kunci Ketua PBNU, KH DR A. Hasym Muzadi yang memberikan arahan bagi peserta. Pengarahan juga disampaikan oleh Prof DR. Ir. Mohammad Nuh, DEA, Menteri Pendidikan Nasional. Peserta lokakarya berjumlah 60 peserta berasal dari 22 Rumah sakit dan institusi pendidikan kesehatan di lingkungan NU di Jawa Timur dan Jawa Tengah serta Pengurus PWNU Jawa Timur dan Pengurus Pusat LPK-NU. Peserta Rumah Sakit terdiri dari para direktur rumah sakit dan ketua yayasan dan pengurus yayasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta lokakarya mendapat masukan dari para pembicara yang terkait dengan UU Yayasan, strategi pengembangan RS, Model Pengembangan RS, Pengalaman dan pembelajaran Pengelolaan RS NU. Peserta juga menunjukkan kepedulian, peran serta  aktif dan komitmen untuk membangun kesadaran, menyatukan pandangan, dan kesiapan untuk mengambil tindakan nyata terkait dengan pengembangan Rumah Sakit NU di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pada hari ini, Ahad, 7 Maret 2010, kami peserta Lokakarya menyampaikan rekomendasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Perlu upaya pendataan seluruh fasilitas kesehatan dan Institusi Pendidikan Tenaga kesehatan beserta tenaga keahlian yang dipunyai di lingkungan NU. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Perlu penyusunan Pedoman Pendirian dan Pengelolaan Rumah Sakit dan Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan di lingkungan NU yang mencakup “labelisasi”  pencitraan NU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Perlu penyesuaian dan penataan badan hukum rumah sakit di lingkungan NU sesuai dengan ketentuan UU Yayasan dan kepentingan untuk menjamin keberadaan aset-aset NU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Perlu memasukkan klausul dalam Akte Yayasan bahwa segala penyelesaian konflik internal yayasan akan diselesaikan oleh organisasi jamiyah Nahdlatul Ulama, tidak melalui jalur hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Perlu upaya percepatan pendirian fasilitas kesehatan dan Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan di tiap wilayah kerja di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Perlu Kerjasama intensif antara Rumah sakit NU dan Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan NU dan pengembangan fungsi rumah sakit di lingkungan NU sebagai rumah sakit pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Perlu membentuk Asosiasi Rumah Sakit NU (ARSINU) dan membangun jaringan kerjasama dengan MUKISI (Majlis Syuro Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia) , PERSI (persatuan Rumah Sakit Indonesia) serta Islamic Hospital Association  dan International Hospital Association.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Perlu memperkuat kerjasama RS NU dengan lembaga/ lajnah/ banom NU, seperti dukungan terhadap skema pembiayaan jaminan kesehatan yang dikembangkan LKK-NU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Perlu pengembangan Badan Koordinasi Pelayanan Kesehatan di tingkat wilayah (propinsi) dengan perhatian khusus pada upaya peningkatan mutu pelayanan dan kompetensi SDM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Perlu upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit NU untuk mencapai pelayanan prima (service exellent) berbasis nilai kerumah sakitan (hospital based value) secara lebih sistematis, terukur dan efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Perlu upaya kemitraan dengan pemerintah, badan usaha milik negara dan perusahaan swasta serta lembaga donor nasional dan internasional dalam upaya pengembangan RS dan upaya bidang kesehatan secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Perlu mendorong pendirian Institusi Pendidikan Kesehatan dan pengembangan program studi dengan potensi daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Mengusulkan perubahan nama Lembaga Pelayanan Kesehatan (LPK) NU menjadi Lembaga Kesehatan (LK) NU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Perlu mendorong revisi UU Yayasan terutama pada aspek pengelolaan badan usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Perlu membuat Pedoman Standar Pelayanan yang bernuansa ASWAJA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.nu.or.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-2707650412762553147?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/2707650412762553147/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/lokakarya-nasional-pengembangan-rumah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2707650412762553147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/2707650412762553147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/lokakarya-nasional-pengembangan-rumah.html' title='Lokakarya Nasional Pengembangan Rumah Sakit NU dalam Era Globalisasi'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-5606150179741061325</id><published>2010-03-21T18:46:00.001+07:00</published><updated>2010-03-21T18:57:37.698+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Warga NU gelar Istighosah agar Muktamar Sukses</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah tradisi baik yang dilakukan warga NU. Menjelang digelarnya perhelatan akbar Muktamar ke-32 NU di Makasar, 22-28 Maret 2010, warga NU (Nahdliyin) yang dikoordinir Pengurus Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) Pandaan, Bangil, Jawa Timur menggelar istighotsah kedua ziarah ke makam para aulia’, Kamis (18/3) malam lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mulyanta, Sekretaris MWCNU Pandaan, kegiatan istighotsah ini merupakan agenda rutin setiap Jum’at legi. Kali ini istighotsah juga dimaksudkan untuk mendoakan pelaksanaan muktamar agar berjalan lancar dan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istighotsah kali ini merupakan putaran ke-10 dan dilaksanakan di Ranting Kutorejo Pandaan. Kegiatan diawali dengan khotmil Qur’an bil ghoib yang dilaksanakan oleh Jam’iyyah Qurro’ wal Huffadz. Rangkaian acara berikutnya berturut-turut yakni pembacaan Istighotsah, tahlil serta lantunan sholawat dengan iringan jama’ah Al-Banjari setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan warga NU tampak khusuk dan antusias mengiktuti acara demi acara hingga selesai. Tampak ditengah-tengah warga Nahdliyyin Camat Pandaan, Kapolsek Pandaan serta Kepala UPTD Dinas P dan K Kecamatan Pandaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai Istighotsah ini diisi dengan Kiswah (Kajian Islam Aswaja). Adapan yang memberikan adalah disampaikan oleh Rais Syuriyah PCNU Bangil, KH Mas Fu’adi Sya’ban. Dalam paparanya, ia menjelaskan kembali tentang makna khittah NU yang menurutnya masih banyak warga bahkan pengurus yang salah faham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menyampaikan informasi tentang persiapan Muktamar ke-32 NU, Kiai Fu’ad mengajak kepada warga NU untuk terus melestarikan tradisi Aswaja semisal tahlilan, manaqiban, istighotsah, berjanji dan lain-lain yang sudah menjadi tradisi masyarakat sejak dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kegiatan ziarah wali dilaksanakan oleh KBIH Babussalam milik MWCNU Pandaan. Kegiatan ini disamping sebagai rasa syukur atas keberhasilan dalam mengantarkan jama’ah haji tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita juga mendo’akan agar kegiatan Muktamar NU ke-32 berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi warga NU khususnya dan umat Islam pada umumnya," kata Mulyanta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.nu.or.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-5606150179741061325?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/5606150179741061325/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/warga-nu-gelar-istighosah-agar-muktamar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5606150179741061325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5606150179741061325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/warga-nu-gelar-istighosah-agar-muktamar.html' title='Warga NU gelar Istighosah agar Muktamar Sukses'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-6766070664219627712</id><published>2010-03-12T14:39:00.000+07:00</published><updated>2010-03-12T14:41:43.178+07:00</updated><title type='text'>“Bara Perjuangan si Bungsu”</title><content type='html'>Malam itu, pertengahan bulan ramdhan. Ramai pengunjung pasar malam lapangan jantung kota kabupaten Muara Enim nian terasa. Suara azan isya hampir tak terdengar nyaris kalah dengan suara keras lagu-lagu yang diputar di arena permainan, tak sedikit pula orang yang meninggalkan sholat tarawih untuk datang ke pasar malem. “ hai boy, tumben kau ada disini. Tak takut kau jika ketahuan bapakmu?” Tanya seorang anak laki-laki kurang lebih berusia  15tahun kepada salah seorang lelaki seusianya yang ikut bermain bersamanya, “ alah,,, tenang saja…..aku punya banyak petasan ini” kata si anak laki-laki yang tak biasanya ikut bermain di malam hari bersama kawan-kawanya itu. “ Pendi, kita bawa petasan itu di ujung jalan saja, di sana banyak banci, pasti mereka akan ketakutan ,hahaha“ kata salah seorang kawanya, “ okelah,, ayo buruan”  kata anak laki-laki yang bernama Fendi itu. “ satu…dua…tiga…..lari ……“ kata mereka hampir bersamaan sambil melemparkan petasan kepada banci-banci yang duduk di tepi trotoar jalan pinggir lapangan itu, sebuah motor tua melaju dari arah berlawanan, anak laki-laki yang bernama Fendi itu kenal betul dengan suara itu, tak lain adalah suara motor bapaknya, seorang dai yang akan berceramah ke kampung sebelah. Berhentilah motor itu hampir saja menabrak Fendi. Fendi hanya terdiam tertunduk, ia merasa bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Jarum jam di rumah itu hampir menunjuk angka Sembilan, orang seisi rumah itu hampir semua berkumpul kecuali sang bapak  yang mungkin sebentar lagi akan pulang. “ kenapa nak, ada masalah kau?” Tanya si emak kepada anak laki-laki itu. Tak ada sepatah katapun yang terucap dari bibirnya, suara yang takn asing itu kembali ia dengarnya, kini mulai mendekati pintu garasinya. Tak lama kemudian, langkah kaki yang penuh dengan kehormatan itu mendekat “assalamu’alaikum” ucap bapak setengah baya itu. “waalaikum salam” dua orang lainya menjawab. “mak, tolong  siapkan pakaian dan perlengkapan anak bungsumu ini, taruh koper dan segera bawa kesini” perintah bapak berpeci itu, “ untuk apa pak?” Tanya si Emak, “sudahlah mak laksanakan” kata bapak si Fendi. Emaknya segera melaksanakan perintah, “ mak, anak kita ini, benar-benar memalukan” Kata sang bapak dengan sedikit nada tinggi, “kenapa pak, ada apa ini?” si Emak panic, “ waktunya sholat tarawih malah main petasan. Malam ini juga bapak akan mengantar dia ke Jogja, biar dia belajar di pesantren, tak kurangnya bapak dan emaknya mengajari soal agama, masih saja tak dipakai telinganya” Semakin tinggi saja nada bicara sang Bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Sayup rembulan yang menenggelamkan malam semakin terasa suram bagi Fendi, ia tau, sekali bapaknya marah sudah tak ada lagi yang berani lagi menanggapi kata-katanya, ntah apa yang harus ia perbuat, ia tau bahwa nasibnya akan seperti abangnya yang dibuang di salah satu pesantren untuk belajar mengaji dan sekolah dan harus kembali lagi ke tanah kelahiranya ketika ia sudah mendapat gelar sarjana dan harus mampu berdakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Dua kali matahari timur menyapanya dalam jauh pandangan matanya, waktu tempuh Palembang-Jogja semakin membuatnya penat, ntah apa yang akan menjadi masa depannya di kota yang jauh dari kedua orang tuanya. Sebuah taxi yang mereka sewa dari terminal mengantarkannya si sebuah pesantren, “assalamu’alaikum “ ucap bapaknya sambil mengetuk pintu di sebuah rumah di kompleks pesantren, rumah pengurus pesantren yang tak lain adalah sahabatnya waktu kuliah. “ waalaikum salam bapak, monggo silakan masuk, duduk dulu” kata seorang perempuan berjilbab, “ badhe pinanggih bapak?” tanyanya, “iya, dari kawan lamanya” kata bapaknya sambil tersenyum. “ weee, Toha……assalamu’alaikum” bapak bersarung tu keluar dari pintu dengan rona gembiranya, Beliau ingat betul dengan tamunya, lalu mereka berjabat tangan dan rangkulan seperti para ulama jika bertemu. “ tidak terduga, kerawuhan tamu istimewa jauh-jauh dari Palembang ” Bapak itu memulai perbincanganya, “ begini kyai, aku mau nitipkan si bungsu ini, kuwalahan aku mengurusinya, pokonya aku pasrahkan dia kepadamu sampai dia benar-benar bisa menjadi ahli dakwah” kata pak Toha, bapak si Fendi kepada kawan lamanya, pak Ali. Pak Toha tak berlama-lama di Jogja mengantar Fendi, setelah ia cukup beristirahat ia langsung kembali ke Palembang .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Di kompleks pesantren Abu Bakar kini Fendi tinggal. “orang tua macam apa orang tuaku, segitunya hingga aku di buang di tanah ini” Fendi masih menyompan rasa marahnya kepada orang tuanya. “ sahabat, ini jadwal kegiatan di pondok ini, semoga kamu betah” seorang anak laki-laki memberikan sebuah kertas yang berisi tentang jadwal kegiatan itu. “ apa ini, bangun jam empat, ngaji berkali-kali” katanya lirih. Memang sulit masa adaptasi Fendi, ia juga harus sekolah di komplek pondok itu, jika ia keluar dari komplek pondok maka harus izin kepada pengurus pondok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Suara adzan magrib nian terdengar, bel tanda buka puasa menjadi penolong dahaga dan lapar. Tak seperti di rumahnya, jika biasanya ia bisa makan nambah berkali-kali kini ia makan alakadarnya. Tak berlama-lama setelah menikmati buka puasa harus melaksanakan sholat magrib. “ heih boy, anak baru ya?dari Palembang ya?” seorang anak diantara tiga anak yang sedang bersembunyi merokok di dekat kamar mandi itu memanggilnya. “ iya, anak Palembang juga kau” Tanya Fendi berani, “ya begitulah, kemari kau” katanya, “ namaku Hendra, ini Baim dan yang itu Mail” kata anak laki-laki itu. “ Hendra, maukah kau antar aku beli buku, sebentar lagi aku ujian, dan satu bukupun aku bawa” kata Fendi, ia tau segerombolan anak itu adalah gerombolan anak nakal di pondok, pasti mereka mau menemaninya membolos ngaji untuk diajak jalan-jalan. “oke,,, siap,, nanti akan kami antar kamu muter-muter keliling jogja semaumu. Kebetulan kami juga kelas 3, jadi bolehlah kami belajar bersama kamu” kata Hendra sambil tertawa. Selepas adzan isya mereka melarikan diri dengan sembunyi-sembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Tak jarang Fendi terkena denda karena melanggar aturan pondok, mulai bangun kesiangan dan tidak mengikuti kajian kitab tafsir maroghi bakdal subuh, absen ngaji diniyah, hingga pergi tanpa pamit dan ketahuan pengurus pesantren, Fendi memang sering melarikan diri karena ia merasa tak betah tinggal di pesantren. Ia memang terkenal santri baru yang bandel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Sore itu tak seperti biasanya, kegiyatan ngaji kitab diisi dengan doa bersama untuk kelancaran dan kesuksesan UAN yang akan dihadapinya setengah bulan lagi, semua santriwan-santriwati kelas 3 SMP dan SMA komplek putra Abu Bakar dan komplek putri Dewi Masyitoh berkumpul di aula utama, sebagian dari mereka menganggap hari itu special, karena tak sedikit dari mereka yang sembunyi-sembunyi pacaran dengan santriwati dari komplek putri termasuk Hendra dan Mail . “Aduhay,,,,boy,, siapa dia,,,cantik bener, santri sini juga kah?” kata Fendi yang belum melepaskan pandanganya kepada gadis berjilbab putih yang akan memasuki aula. “ heh, dia itu anak kyai terkenal di Jawa Timur, dia itu Bunganya di pesantren ini” kata Baim, “ bolehlah buat aku, siapa nama dia?” Fendi terus mengejar pembicaraanya dengan Baim “ namanya Najwa, banyak boy yang menginginkanya, tapi sulit sekali dia jatuh hati, apa mau dia dengan orang sepertimu?” ejek Baim, “jangan salah” Fendi menyombongkan diri, “ dia maunya sama dokter yang pinter ngaji, apa kamu bisa jadi dokter?” tambah Mail, “ apaun buat dia akan aku lakukan” kata Fendi Optimis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Hari-hari selanjutnya menjadi sangat indah untuk Fendi, tak jarang ia mencuri-curi waktu ke komplek pondok putri untuk melihat Najwa, ia pun semakin giat belajar, karena ia ingin satu sekolah bersama Najwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Hari yang ditunggu-tunggu pelajar  SMP se-Indonesiapun tiba, yaitu hari pengumuman kelulusan. “ Alhamdulillahirobbil’alamin, dengan rahmat Allah peserta Ujian Nasional dari Tsanawiah Al-Mahali dari kelas Abu Bakar dan Dewi Masyitoh lulus 100%” sambut pak Halim selaku kepala sekolah. Lembar hasil Ujian pun dibagikan, dirangking semuanya. “ Najwa Azzalia Putri” menempati peringkat pertama. “ waduh boy, gimana kau mau satu sekolah sama si Putri cantik, peringkat  kau saja nomor 3 dari belakang, aturanya kamu harus sekolah di MA Al-Mahali” kata Hendra, “ Lantas dimana putri cantik akan sekolah kalau tak di MA Al-Mahali juga?” Tanya  Fendi. “ Jelas dia diberi kesempatan untuk sekolah di SMA Negeri favorit pilihanya, paling-paling di SMA 3” kata Baim. “ waduh,,,,,,bagaimana ini”  kata Fendi sambil memegang keningnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Penyesalan tak akan datang di awal. Perbedaan sekolah dengan Najwa yang diidamkan itulah yang membuat Fendi menyesal. Ia selalu menyepelekan pelajaran, mengajipun sering ia membolos untuk melakukan hal-hal yang tak penting. Dari situlah kini Fendi terbuka hatinya untuk memperbaiki diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Waktu tiga tahun di bangku sekolah atas adalah waktu yang tepat untuk mengejar cita dan cintanya. Fendi kecil dulu ingin sekali menjadi seorang dokter, tetapi cita-cita itu sempaat kandas karena kenakalanya, kini bunga-bunga impianya itu kembali bersemi dengan cintanya. Tak tanggung-tanggung, ia minta uang kiriman orang tuanya untuk mengikuti bombingan belajar di luar pesantern, ia berjanji bahwa ia tak akan kembali lagi ke tanah kelahiranya jika ia belum menjadi dokter dan akan membawa istri sholeha. “ Najwa Azzalia Putri yang menjadi motivasinya”, ia tak mau klah dengan dengan kepandaian putri cantik itu, ia menyadari bahwa dirinya hanya seorang laki-laki dengan kemampuan pas-pasan, tapi kemauan akan merubah kemampuan menjadi sebuah impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Predikat santri bandel kini berubah menjadi santri intelek, kemanapun ia pergi ia selalu membawa buku untuk di pelajarinya, ngajipun tak mau kalah, ia malu jika ia menjadi menantu pak kyai jika membaca kitab gundul pun tak bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Musim semi itu kini menjadi musim subur, dimana bunga yang dahulunya bersemi kini menjadi bakal buah yang jika matang bakalan enak dinikmati. Ahmad Effendi, nama itu berkali-kali mengukirkan tinta emas prestasi mewakili MA Al-Mahali, bahkan berkali-kali ia lomba sainganya adalah Najwa. Perang menghadapi tentara soal Ujian Nasionalpun dihadapi, bendera kemerdekaan tlah berada ditangan Fendi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Ujian Masuk UGM ia ikuti, tak tanggung-tanggung, ia berani bersaing dengan Najwa mengambil pilihan pertama di Kedokteran Umum, perang kedua yang mereka ikuti adalah buah yang telah ditanamkan dari kesungguhan belajar dan doanya. Dengan mudah mereka menduduki kursi di Pendidikan Kedokteran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Mahasiswa sekaligus santri, status itu disandang oleh Fendi dan Najwa. Bukan hal yang memalukan lagi untuk mengungkapkan perasaan cintanya kepada Najwa atas perjuanganya. “ Dengan senang hati, jalani semuanya karena Allah, semoga kita senantiasa dipersatukan” sepatah kata yang terucap atas ungkapan perasaan Fendi yang telah lama ia pendam karena kekuranganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Santri nakal asal Palembang itu kini tlah menjadi santri senior yang disegani santri-santri lain di pesantren, calon dokter  itu banyak member inspirasi bagi santri lain. Grha Sabha Pramana dan toga kemenangan itu mengantarkan Najwa dan Fendi menjadi seorang dokter. Bapak dan Emaknya jauh-jauh datang dari Palembang untuk menyaksikan wisuda si sulungnya yang bandel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           “pak, Mak, inilah Putri cantik yang sering bungsu ceritakan di surat . Antarkan Bungsu ke pesantren Nurul Huda Nganjuk untuk meminang putri cantik ini” dengan penuh keberanian Fendi mengungkapkan kemauanya di hadapan orang tua dan orang yang dicintainya di acara syukuran wisudanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Dokter muda dan Santri teladan yang dulunya terkenal santri bandel itu kini menjadi mantu pak Kyai, putri cantik yang ia idamkan itu kini menjadi istrinya. “ Sesuai persyaratan, jika kamu menjadi menantuku, kamu harus tinggal disini untuk membantu mengurusi pesantren kita ini dan bersama istrimu mengurus Klinik punya yayasan kita” Kata Kyai Zainudin kepada sang menantu di hadapan keluarga besarnya setelah akad nikah Fendi dan Najwa. “izinkan mereka menengok tanah kelahiran si bungsu pak Kyai, biar Najwa juga tau asalnya si Bungsu” Pinta Emak Fendi, “ dengan senang hati, kami sekeluarga akan mengantarkanya” ucap Kyai Zainudin sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Ketidakmungkinan dan kegagalan tak akan pernah menjadi abu jika bara api kesungguhan, kemauan dan keberanian terus menyala. Lakukan semua semata-mata karena Allah SWT. Indah bunga cita dan cinta akan dapat dinikmati selagi musim untuk berubah itu kita jalani sebaik mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : N.L. Maharani Hidakuswanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-6766070664219627712?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/6766070664219627712/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/bara-perjuangan-si-bungsu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6766070664219627712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/6766070664219627712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/bara-perjuangan-si-bungsu.html' title='“Bara Perjuangan si Bungsu”'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-5337564684373143198</id><published>2010-03-10T20:24:00.000+07:00</published><updated>2010-03-10T20:36:00.343+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Kessuksesan Kaum Bersarung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Alhamdulillahhirobil’alamin”, Seorang laki-laki tengah baya itu Nampak kelelahan ketika menyusuri sulitnya medan dimana ia mendatangi lokasi KKN mahasiswa bimbinganya. Ia tak langsung masuk di ruang tamu pak dukuh tempat pondokan mahasiswanya, suasana siang di perkampungan pelosok itulah yang akhirnya memutuskan ia untuk duduk di atas kursi rotan di teras rumah yang sederhana itu. Sepoi angin nian menyentuh ramah kulit, lelaki itu begitu menikmati suasana di kampung itu. Beberapa anak kecil berlarian membawa mainan yang terbuat dari debog. Tersenyumlah lelaki itu dengan berjuta kekaguman di benaknya yang mengingatkan akan masa kecilnya.&lt;br /&gt;      Tigapuluhtahun tahun yang lalu. Malam penuh kesunyian di kampung Heri, sesekali bintang memancarkan cahaya kekagumanya pada anak laki-laki yang sedang beranjak dewasa itu, yang tak lain adalah anak seorang guru SD, pak Zaidan. “ Her, nanti habis isya ikut bapak ke kampung sebelah, ada tahlilan “ Kata pak Zaidan usai tadarus lepas sholat magrib, pak Zaidan dikenal sebagai pak kyai oleh masyarakat sekitar, meskipun Beliau tidak mempunyai pondok pesantren namun beliaulah yang mensyiarkan islam kepada masyarakat dimana Beliau tinggal. “insyaallah pak, Heri akan selesaikan PR dulu”, kata anak berusia tujuh tahun itu.&lt;br /&gt;      “assalamu’alaikum, kami berangkat dulu bu” Heri dan ayahnya hampir bersamaan mengucapnya. Dengan sepeda Heri  dan ayahnya berangkat menuju lokasi tahlilan. Tahlilan memang sudah menjadi tradisi masyarakat dimana Heri tinggal. Cahaya senthir sesekali mengintintip keluar, menembus renggangya anyaman gedheg beberapa rumah yang mereka lewati malam itu . “assalamu’alaikum kang, mari-mari, saya duluan” Sapa pak Zaidan kepada bapak-bapak bersarung dan berpeci yang menuju lokasi tahlilan. Tak lebih dari empat puluh orang tlah berkumpul, acara tahlilan dimulai, pak Zaidanlah yang memimpinya.&lt;br /&gt;      “terima kasih pak kyai”, ucap tuan rumah sambil memberikan sebesek berkat berisi bermacam-macam makanan. “assalamu’alaikum” pak Zaidan dan Heri mengucapkan salam perpisahan. Dipangkulah besek itu oleh Heri “ Alhamdulillah, esok hari bisa makan telur “ katanya dalam hati. “ Pak, bolehkah Heri menyampaikan sesuatu yang tlah menjadi keinginan Heri?” Tanya Heri kepada sang ayah yang mengayuh sepeda. “silakan nak” jawab pak Zaidan singkat. “ Heri kepingin mondok pak, ingin sekali belajar agama ke  Termas, jika bapak keberatan mungkin di Krapyak saja cukup” ungkap Heri dengan penuh harapan. Pak Zaidan terdiam. “Pak” Ucap Heri kembali. “inalillahi”, sepeda yang ia naiki melewati jalan yang berluang cukup dalam, besek yang dipangku Heri hampir semua jatuh isinya, tersisalah nasi, satu telur dan dua apem. “ini semua karena permintaanku barusan kepada bapak, massyaallah” katanya dalam hati.  Tak ada sepatah katapun yang terucap dari bibir Heri karena ia merasa bersalah, begitu pula pak Zaidan.&lt;br /&gt;      Seperti biasanya, ketika waktu shubuh dating keluarga sederhana itu telah menyambutnya dengan air wudhu dan jamaah sholat shubuh serta tadarus al-quran.  “Her, maafkan bapak atas kejadian semalam. Bapak tak menyangka kamu punya keinginan yang sangat mulia, bapak juga ingin sekali anak-anak bapak belajar mendalami agama di pesantren, namun, bapakmu ini hanyalah seorang guru honor SD, alhamdulilah bapak sudah bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan menyekolahkan kamu dan adik-adikmu, jika kamu mau mondok apa harus mengorbankan sekolah adik-adik kamu lantaran uangnya untuk kebutuhanmu” kata pak Zaidan dengan nada melemah. “apapun yang menjadi keptusan ibu dan bapak itulah yang terbaik untuk Heri” kata Heri tegas. “ sebentar lagi kamu mau masuk SMP nak, bapak akan mendaftarkan kamu ke SMP Muhammadiyah di dekat kecamatan itu, bapak tak akan membiarkan kamu lepas dari pendidikan agama” kata pak Zaidan. Memang tak ada pilihan selain sekolah di SMP negeri dan SMP Muhammadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      SMP Muhammadiyah. Yah, disitulah sekarang Heri belajar banyak agama dan sebagian ajaran yang mulai ia ketahui perbedaanya. “ kabiron” dalam doa iftitahnya ketika sholat kini dipelajrinya dengan versi “allahummabangid”, disitulah pemikiran Heri mulai dihadapkan dengan perbedaan-perbedaan dalam beribadah. Bukanlah suatu yang ia takuti, justru itulah yang menjadi sarapan Heri untuk dikajinya. Tak tanggung-tanggung, berbagai kegiyatan di sekolahnya ia ikuti, hingga ia terpilih menjadi ketua OSIS, di bidang akademik pun Heri selalu nomor satu disekolahnya, hingga hampir tiga tahun ia sekolah ia mendapatkan beasiswa dari sekolahnya. berbagai ekstrakulikuler juga tak kalah, “ Her, minggu depan ikut bapak ya, kamu Qiroah di Kandepag Bantul, tunjukkan bahwa SMP Muhammadiyah ini memiliki bintang seperti kamu” ajak pak Badri guru agama Heri. “insyaallah, pak” Heri menjawab dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;      Dirumahnya kini Heri meluangkan waktunya untuk ikut mengajar ngaji di madrasah yang didirikan ayahnya, anak-anak seusia Heri juga banyak yang membantunya, dengan kekompakanya Heri dan teman-temanya ikut ngaji kitab di Krapayak tiap minggu sore. “ eh, Ali ya,assalamu’alaikum”, “Heri, waalaikum salam Her, Barokalloh” kedua anak muda itu berangkulan dan duduk di undak-undakan depan serambi. “ kamu nyantri di sini ya Li?” Tanya Heri,”Alhamdulillah Her, kamu santri baru disini kah?” Tanya Ali balik, “ngalong saja Li, ini aku bersama sahabat-sahabat dari kampung, biasa ikut kajian kitab rutin Minggu sore” Heri dan Ali berbincang panjang lebar, mereka saling kenal ketika lomba MTQ.&lt;br /&gt;      Kamis pagi Heri bersama pak Badri menuju kantor depag Bantul. Merdu suara ayat-ayat suci al-quran yang dibacakan Heri membuat hadirin takjub akan keindahan suaranya. “shodakallahuladzim”, Heri membawa kita suci di dadanya, ia berjalan tertunduk penuh hormat kepada seluruh hadirin, “ nak Heri, sini bapak mau bicara”, seorang lelaki berbaju batik itu memanggil Heri . “ nak Heri itu kan yang juara MTQ di provinsi kemaren kan?” Tanya bapak itu, “iya pak, maaf bapak ini . . .” “ bapak adalah kepala sekolah SMA Muhammadiyah 4 Jogja”, bapak berbaju batik itu segera memotong pembicaraan Heri sambil tersenyum. “ nak Heri sekarang kelas berapa?” lanjut bapak itu, “ kelas 3 pak, sebentar lagi sudah mau ujian, mohon doanya pak” jawab Heri. “ nak Heri, bapak menawarkan beasiswa untukmu jika kamu mau sekolah di SMA Mupat” sungguh kata-kata bapak itu membuat Heri tercengang, “dengan senang hati pak, tetapi akan Heri konsultasikan dulu dengan bapak dan ibu” Heri menanggipinya dengan tegas dan penuh kegembiraan.&lt;br /&gt;      Tigabulan kemudian, SMA Muhammadiyah 4 Jogja. Detik, menit, jam hingga waktu berganti tanpa Arloji di tangan Heri ia lalui dengan penuh semangat. Anak kampung terpencil di Bantul itu kini berstatus menjadi pelajar SMA Mupat, dengan sepeda yang dikayuhnya melewati puluhan kilometer jalan tak pernah menjadi penghalang cita-citanya. “ e,,,,, anak kampung sudah nyampai sekolah “ kata-kata itu sering terdengar di telinga Heri, karena memang mayoritas siswa di sekolahnya adalah anak-anak kota dan anak-anak orang menengah ke atas ekonominya. “Alhamdulillah, Allah masih memberikanku keselamatan sampai di sekolah” jawabnya singkat.&lt;br /&gt;      Hampir tiga tahun, predikat Heri yang dikenal sebagai anak kampung kini sudah tidak berbalik menjadi siswa teladan. “Her, kamu temanku kan, ayolah bantu aku mengerjakan tugas bahasa inggris” pinta Agung, anak orang kaya yang sering mengejek Heri sebagai anak kampung. “Bolehlah, tapi ada syaratnya” Heri mulai mengeluarkan tak-tiknya, “berapapun maumu, akan ku bayar “ Agung mendahuluinya, “bukan bayaran, tapi nanti kamu ikut aku jamaah sholat dhuhur, setelah sholat baru aku bantu selesaikan tugasmu” kata Heri sambil tersenyum. Agung menuruti permintaan Heri, siang itu Agung sholat berjamaah dengan Heri, dan Heri menjadi imamnya. “ayolah her, cepat” kata Agung ketika mereka sholat. “”eitsss, wiridan dulu?” saut Heri, “apa itu?” Tanya Agung, Heri tlah memulai wiridan, Agungpun dengan seksama memperhatikanya.&lt;br /&gt;      Sang mentari yang lelah mengantarkan aktivitas anak adam mulai berjalan pulang, hari itu adalah hari Sabtu, seperti biasanya Heri meluangkan waktunya untuk menginap di pesantren dimana ia sering mengikuti pengajian. Dikayuhnya sepeda menuju pesantren,  ia ingin segera bertemu dengan Ali sahabatnya yang mondok di pesantren itu, “cepet…cepet…cepet….ada orang” suara itu terdengar dari kebun di seberang jalan yang di lewati Heri, ditengoklah kea rah suara itu, tiga orang bercadar sarung Nampak membawa lari pisang dari kebun itu. “masyaallah” ucap Heri lirih, tidak banyak yang diperbuat Heri, lalu ia melanjutkan kayuhan sepedanya.&lt;br /&gt;      Perlahan, senja menyambut indahnya lantunan adzan magrib,suasana pesantren mulai terasa. Kaum muda bersarung menuju masjid pesantren untuk melaksanakan sholat berjamaah dilanjutkanya wiridan bakdal sholat. Tak seperti hari-hari biasanya jika setelah magrib mereka harus menyimakkan alquran kepada kyainya, malam minggu jadwalnya adalah berzanjen. Dengan penuh semangat mereka melantunkan syair atas Nabi agung Muhammad.&lt;br /&gt;“Her, nyari angin yuk, makan di angkringan saja” Ajak Ali. Lalu mereka berjalan menuju angkringan yang tak jauh dari pesantren, “suasana seperti tadi Li yang ngangeni” kata Heri, “makanya kamu disini saja” tambah Ali. “yah, kamu kan tau gimana keadaan orangtuaku, aku tak ingin membuat susah. Aku berencana, besok jika aku diberi kesempatan kuliah daripada aku ngekos aku akan di pesantren ini saja Li” Heri berbagi dengan Ali, “ ide bagus itu Her, memangnya kamu mau kuliah dimana?” Tanya Ali, “insyaallah di IAIN Kalijaga Li, biar padu pendidikan dan agamanya” kata Heri, pandangan Heri tertuju pada segerombolan anak muda yang hampir sampai di angkringan, namun mereka berbalik arah. “massyaallah, sarung itu seperti yang digunakan segerombolan orang yang tadi mengambil pisang, semoga saja bukan mereka, naudzubillah” kata Heri dalam hati, “Her, her..” Ali menepuk pundak Heri yang sedang terdiam kosong.&lt;br /&gt;      Di pesantren, tak jarang terjadi kehilangan barang-barang pribadi. Heri sering prihatin jika mendengar cerita dari Ali dan beberapa anak pesantren, bukan tidak ada hukuman jika ketahuan mencuri, namun pendidikan akhlaq di pesantren itu dirasa kurang bagi Heri. “Yaa Allah, jika suatu saat Kau beri kesempatan aku untuk mendidik anak-anak di pesantren yang aku dirikan, maka berikanlah kemampuan untuk mendidik santri-santriku baik di bidang agama, pendidikan dan akhlaq “ doanya sesaat dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Masa-masa SMA tlah begitu cepat dirasa Heri karena berbagai macam prestasi dan kesibukanya yang selalu membuat hatinya gembira dan ikhlas. Bangku kuliah tlah di depan mata. “inilah waktu yang tepat untuk memulai mewujudkan mimpiku” hati Heri kembali tergugah. Seperti yang ia rencanakan, ia akan di pesantren, Heri berjanji kepada kedua orangtuanya bahwa ia hanya membutuhkan uang untuk biaya kuliah saja, kebutuhan lain termasuk untuk biaya hidup di pondok akan ia cukupi dengan hasil jerih payahnya. Di Fakultas Tarbiyah jurusan Bahasa Inggris yang dipilihnya. Heri yang suka berorganisasi kini mulai aktif di PMII, ia lebih sering banyak berguru dengan kakak seniornya jebolan pondok pesantren ternama, dari situlah ia banyak tau tentang managemen dan pengelolaan pesantren. Tak tanggung-tanggung, meskipun aktivis sekaligus santri IP Heri selalu diatas 3.5 makanya ia dekat dengan banyak dosenya, dan masalah lobby dia ahlinya.&lt;br /&gt;      Tidak perlu waktu yang lama untuk meraih gelar sarjananya, untuk melanjutkan S2 dan S3 Heri juga mendapatkan beasiswa dari IAIN, karena ia termasuk dalam program beasiswa  pembibitan Dosen. “aku akan membuktikan bahwa kaum bersarung, berpeci dan bersandal jepit bukanlah ahli wirid saja atau bahkan sebagian orang mengganggap ahli bid’ah, tetapi kaumku adalah kaum intelek yang bisa mewujudkan generasi islami, mandiri dan berakhlaq, tak cukup bagiku ilmu yang begitu tinggi jika tidak aku tularkan kepada orang lain” fikirnya. Dari situlah Heri berkeinginan untuk segera membuat pondok pesantren.&lt;br /&gt;      Sambil menjalani kuliah S2nya kini Heri bersama kawan dekatnya Ali dan Yudian mendirikan pondok pesantren yang diberi nama “ASWAJA LINTANG SONGO” Aswaja berasal dari kata Ahlusunnah wal jama’ah yang artinya golongan orang-orang yang ibadahnya berdasarkan kepada Alquran dan Hadist, sementara pengambilan hukumnya mengikuti mayoritas ahli fiqih, Lintang Songo berarti Sembilan wali yang menyebarkan syiar islam khususnya di tanah jawa, dari situlah ia akan memndidik santrinya belajar agama, ilmu pengetahuan serta akhlaq, ia tak ingin bahwa santrinya hanya rajin ngaji tetapi akhlaqnya dan pengetahuanya nol. Santri yang ia terima hanyalah santri yang kulian di PTN dan memiliki IP di atas 3.&lt;br /&gt;Puluhan kilo meter jalan yang panjang, sepanjang waktu yang tak pernah menjadi penghalangnya tlah menjawab kesungguhan dan keiklhasan seorang Heri, tak ada doa yang tak dikabulkan melainkan tanpa usaha, kejujuran dan keberanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cerpen ini ditulis oleh Putri Maharani Putrinya Pak Heri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maav teman-teman...isie ACAK-ACAKAN,,,,,,FOKUS UJIAANNNNNNNN&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-5337564684373143198?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/5337564684373143198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/kessuksesan-kaum-bersarung.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5337564684373143198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5337564684373143198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/kessuksesan-kaum-bersarung.html' title='Kessuksesan Kaum Bersarung'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-8873480442470277205</id><published>2010-03-05T21:43:00.000+07:00</published><updated>2010-03-05T21:44:37.278+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Mengupayakan Islam yang Substantif</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Dr HM Bambang Pranowo mengatakan, upaya penegakan Islam substantif yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa dan diteruskan oleh generasi selanjutnya. Para sesepuh berharap Islam tak hanya simbol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikanya dalam acara tasyakuran Ketua PBNU H Abdul Aziz yang memeroleh gelar doktor dengan disertasi “Peran Islam dalam Pembentukan Negara: Studi tentang proses pembentukan Negara di  Madinah pada masa Muhammad SAW dan Kholifah Empat”. Tasyakuran digelar seserhana di rumah Abdul Aziz di Kranji, Bekasi, Kamis (4/3) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang Pranowo mengatakan, para pendahulu bangsa adalah bersikap nasionalis namun tetap juga memperhatikan simbol keislamanya. Bung Karno yang saat itu menjadi Presiden RI menyampaikan gagasan dan pemikiranya kepada almarhum Wahid Hasyim selaku menteri agama saat itu untuk mengimbangi banyaknya gereja yang ada di Ibukota. Maka dibangun masjid Istiqlal yang termegah di Asia tenggara dan menjadi monumental dan simbolis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun begitu, kedua tokoh nasional itu tak lantas mendukung pembentukan negara Islam secara formal, malahan mereka meneguhkan tegaknya Negara Kesatuan Republ;ik Indonesia (NKRI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof Bambang Pranowo dalam acara tasyakuran itu sempat pula melemparkan statemen tokoh NU KH Idham Kholid terkait soal Islam substantif dan simbolis yang cukup terkenal yaitu: “Mana yang lebih baik antara minyak samin cap babi daripada minyak babi cap onta?” ”Maka lebih penting mana Islam substantif daripada Islam simbolis?” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara tasyakuran itu diawali dengan pembacaan tahlil. Dihadiri oleh beberapa aktifis PP Lakpesdam NU, pejabat KPU, beberapa sahabat. Ketua Umum PBNU DR KH Hasyim Muzadi juga hadir. Pengamat politik Fachri Ali juga hadir dan menyampaikan komentarnya atas disertasi Abdul Aziz. (sin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.nu.or.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-8873480442470277205?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/8873480442470277205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/mengupayakan-islam-yang-substantif.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8873480442470277205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8873480442470277205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/mengupayakan-islam-yang-substantif.html' title='Mengupayakan Islam yang Substantif'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-3894638620583509996</id><published>2010-03-05T21:40:00.000+07:00</published><updated>2010-03-05T21:41:48.258+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Pemuda Idaman Surga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biar Allah Fall in love sama kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang giliran kita deh, sebagai generasi muda harapan emak, ups harapan bangsa maksudnya, yang boleh sedikit berbangga hati (tapi jangan berlebihan ya!!). So pasti deh kudu bangga..Gimana nggak bangga, coba? Eksistensi pemuda dalam agama Cinta ini sungguh sangat dihargai. Bahkan, al-Qur’an memaparkan dengan jelas tentang kepemudaan dalam salah satu suratnya. Masih ga percaya juga?? Islam itu merhatiin banget ‘n memuliakan para pemuda kayak kita ini. Al-Qur’an menceritakan tentang potret pemuda dalam fragmen ashaabul kahfi sebagai kelompok pemuda yang beriman pada sang Pencipta, Allah SWT. ‘n ninggalin mayoritas kaumnya yang ingkar dari agama Allah SWT, sehingga Allah SWT menyelamatkan para pemuda itu dengan membuat mereka tertidur selama 309 tahun. Coba deh contek: QS 18..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain ashaabul kahfi, lain juga kisah pemuda ashaabul ukhdud dalam Kitab-Nya, yang juga menceritakan tentang pemuda tegar dalam keimanannya kepada Allah SWT, sampe-sampe banyak yang ngikutin jejaknya untuk beriman kepada Allah SWT. Hingga aksinya ini bikin keki penguasa pada saat itu. Saking keselnya sama orang-orang yang beriman, penguasa dzolim itu tega membinasakan ratusan orang dengan diceburkan ke dalam parit berisi api yang bergejolak (sabab nuzul QS ). Naudzubillah, sereem banget deh. Horor!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi contoh-contoh kisah para pemuda lainnya, yang bisa kita jadikan suri tauladan sebagai cermin diri. Diantaranya bahwa mayoritas dari assabiquunal awwaluun (orang-orang yang pertama kali beriman kepada Rasulullah SAW) adalah para pemuda (Abubakar ra masuk Islam pada usia 32 tahun, Ali ra 9 th, Umar ra 35 th, , Utsman ra 30 th, dst). Nah, kita yang mayoritasnya sedari brojol dari rahim ummi tercinta udah menyandang status sebagai muslim, masih aja berperilaku yang neko-neko. Capee deeeh..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia Biar Allah Fall in love sama kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau tau apa rahasianya biar bisa jadi pemuda yang dicintai oleh Allah SWT? Ini dia rahasianya. Sifat-sifat yang membuat para pemuda itu dicintai Allah SWT dan mendapatkan derajat yang tinggi sampe-sampe kisahnya diabadikan dalam al-Qur’an dan dibaca oleh jutaan manusia dari zaman baheula hingga sekarang dan masa yang akan datang, adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Karena mereka selalu menyeru pada al-haq (QS 7/181)&lt;br /&gt;2. Mereka mencintai Allah SWT, maka Allah SWT mencintai mereka (QS 5/54)&lt;br /&gt;3. Mereka saling melindungi, menegakkan shalat (QS 9/71), tidak sebagaimana para pemuda yang menjadi musuh Allah SWT (QS 9/67)&lt;br /&gt;4. Mereka adalah para pemuda yang memenuhi janjinya kepada Allah SWT (QS 13/20)&lt;br /&gt;5. Mereka tidak ragu-ragu dalam berkorban diri dan harta mereka untuk kepentingan Islam (QS 49/15)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah tuh coba, tips-tipsnya udah di kasih, contoh juga ada. Masih mau jadi pemuda dan pemudi yang memble tanpa arti? Kalo kita memble ‘n ga punya arti dalam hidup ini jangan coba-coba bangga jadi pemuda deh!! Kalo masih saja ngandelin kemualiaan leluhur, tanpa pernah membuktikan kalo diri sendiri bisa berguna, apa yang mau di banggain? Well, sebelum tubuh lemah tak berdaya di makan usia, selama semangat masih membara, ayoo tunjukkan, kalo kita juga BISA!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.edumuslim.org&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-3894638620583509996?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/3894638620583509996/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/pemuda-idaman-surga.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/3894638620583509996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/3894638620583509996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/pemuda-idaman-surga.html' title='Pemuda Idaman Surga'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-7306569956703541695</id><published>2010-03-05T21:39:00.000+07:00</published><updated>2010-03-05T21:40:27.186+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Orang-orang yang Dibenci Allah SWT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan manusia yang tidak dicintai oleh Allah SWT. di dalam Alquran disebutkan beberapa golongan manusia yang tidak dicintai atau gagal untuk meraih cinta-Nya, diantaranya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Al-Mu’tadun (Orang-orang yang Melampoi Batas), orang yang melampoi batas di antaranya disebutkan dalam QS Al Maidah (5) : 87 : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang Telah Allah SWT. halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah SWT. tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Azh-Zhalimun (Orang-orang yang Aniaya), memiliki ciri-ciri, di antaranya (1) ia tidak mau berbuat adil, (2) ia sering berbuat yang merugikan orang lain, (3) ia akan merugi di dunia dan akhirat; perbuatan zalim disejajarkan dengan syirik, (4) ia tidak disenangi oleh Allah SWT. dan orang lain, dan (5) suka berbuat tidak baik dan melampoi batas kemanusiaan. Salah satu ketidak sukaan Allah SWT. kepada orang zalim ialah QS Ali Imran (3) : 57 : “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, Maka Allah SWT. akan memberikan kepada mereka dengan Sempurna pahala amalan-amalan mereka; dan Allah SWT. tidak menyukai orang-orang yang zalim.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Al-Mufsidun (Para Pelaku Kerusakan), dengan ciri-ciri : pertama, ia suka menyelisihi janji; kedua, tidak bisa dipercaya; ketiga, suka bertengkar untuk membenarkan pengkhianatannya; keempat, tidak malu berbuat dosa; kelima, bersikap tidak konsisten; keenam, suka mengambil hak orang lain tanpa hak; dan ketujuh, tidak memiliki tenggangrasa. Ayat yang beirisi celaan kepada mereka yang berbuat kerusakan di bumi misalnya, QS Al-Baqarah (2) : 205 : “Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah SWT. tidak menyukai kebinasaan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Al-Kha’inun (Para Pengkhianat), ciri pengkhianat ialah : pertama, ia suka menyelisihi janji; kedua, tidak bisa dipercaya; ketiga, suka bertengkar untuk membenarkan pengkhianatannya; keempat, tidak malu berbuat dosa; kelima, bersikap tidak konsisten; keenam, suka mengambil hak orang lain tanpa hak; dan ketujuh, tidak memiliki tenggang rasa. Ayat yang secara jelas menyebut para pengkhianat ialah QS Al-Anfal (8) : 58 : “Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, Maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur. Sesungguhnya Allah SWT. tidak menyukai orang-orang yang berkhianat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Mukhatal fakhur (Yang Suka Membanggakan Diri), ciri-cirinya di antaranya ialah : (1) suka berkhayal, (2) suka memalingkan wajahnya, (3) suka berjalan dengan menengadah dan membusungkan dada karena congkak, dan (4) suka memamerkan kekayaan atau pangkat atau derajat atau ketampanan atau kecantikan. Ayat Al-Quran yang mengandung trem tersebut misalnya QS Lukman (31) : 18 : “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah SWT. tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Al-Farihun (Orang yang Membanggakan Diri), ciri-cirinya yaitu: pertama, suka membanggakan diri; kedua, suka membanggakan kekayaannya; ketiga, tidak peduli terhadap orang yang lemah; keempat, tamak dan serakah terhadap harta; keenam, tidak menghiraukan urusan agama dan keakhiratan. Ayat Al-Quran yang mengandung trem tersebut misalnya QS Al-Hadid (57): 23 : “Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah SWT. (menyatakan kebesaran Allah SWT.). dan dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Al-Musrifun (Orang-orang yang Suka Berlebih-lebihan), memiliki ciri-ciri sebagai berikut : (1) suka bersikap pemboros, (2) suka makan berlebihan dalam arti banyak atau yang tidak diperlukan oleh jasmaninya, (3) suka minum berlebihan, termasuk minum-minuman keras yang dapat merusak badan, (4) suka berbelanja barang-barang yang tidak atau kurang diperlukan, (5) sangat kikir terhadap hartanya, dan (6) karena perilakunya itu akhirnya ia hidup susah di dunia dan di akhirat nanti. Dalam Al-Quran, ayat yang mengandung trem ini diantaranya ialah QS Al-A’raf (7): 31 : “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah SWT. tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.padang-today.com www.gp-ansor.org&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-7306569956703541695?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/7306569956703541695/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/orang-orang-yang-dibenci-allah-swt.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/7306569956703541695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/7306569956703541695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/orang-orang-yang-dibenci-allah-swt.html' title='Orang-orang yang Dibenci Allah SWT'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-9193555096916427645</id><published>2010-03-05T21:30:00.003+07:00</published><updated>2010-03-05T21:39:23.270+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Orang-Orang yang Dicintai Allah SWT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cinta dalam berbagai refrensi dikemukan diantaranya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia “cinta” diartikan dengan “suka sekali atau sayang sekali”. Cinta juga berarti “kasih sayang atau terpikat” Di sini terutama jika diterapkan kepada manusia yang berlawanan jenis. Arti lain dari cinta ialah “ingin sekali, berharap sekali atau rindu.” Dalam bahasa Arab terdapat dua trem kata yang artinya cinta yakni mahabbah dan mawaddah. Kata mahabbah berasal dari kata kerja dasar h-b-b (habba-yahubbu-hubb-mahabbah). Kata ini dapat dibentuk menjadi kata ahabba-yuhibbu-ahbib-mahabbah, berarti habbaba ila atau to love. Atau berasal dari kata w-d-d (wadda-yawaddu-wuddan-mawaddatan) yang sama artinya al-wudd sama dengan al-hubb (cinta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta diartikan dalam konsep ini hanya sekedar mencakup dimensi perasaan, dan pikiran serta sebuah ajang pengalaman pribadi seorang hamba kepada Allah SWT. Karena memang terllau banyak rumusan tentang cinta dan agak sukar untuk menentukan batasan yang tepat untuk mendefenisikan cinta, lagi pula persoalan cinta belum dapat diklasifikasikan dalam bentuk disipilin ilmu yang mana atau imu apa. Kalaupun ada dalam spisikologi itupun tidak terdapat pembahasan tersendiri yang memadai tentang cinta atau love padahal banyak orang yang menilai bahwa cinta merupakan perasaan (emotion) ataupun perilaku (behavior). Cinta dalam Alquran pada hakikatnya terdiri beberapa unsur utama yaitu keindahan, keharmonisan, kedekatan, kesenangan, intensitas dan hubungan timbal balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk cinta Allah SWT. kepada manusia adalah dimana cinta dalam versi ini terwujud karena keagungan serta kemuliaan Allah SWT. sebagai zat yang dipenuhi dengan limpahan mutiara kemuliaan dan keluhuran untuk dikenal dan diketahui oleh seluruh hamba-Nya. Hal ini terbukti dengan pelbagai karunia yang diberikan Tuhan berupa ruh kehidupan, akal fikiran yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya, hati nurani serta kelebihan kemampuan luar bisa yang dikaruniakan kepada manusia yang tidak dapat dinilai dan diganti dengan apapun. Jika karunia yang besar ini dimamfaatkan sebaik-baiknya, tidak saja bermamfaat untuk dirinya sendiri tapi juga untuk sekalian alam. Sedangkan manusia yang dicintai Allah adalah manusia dan hamba-Nya yang mencintai agama, firman, rasul serta syari’at-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga mencintai para hamba yang bermunajat pada-Nya, bernaung pada hariban-Nya serta selalu berusaha dengan sekuat kemampuan yang dimilikinya untuk menuju sebuah puncak mahligai cinta melalui pengorbanan, syahadah dan jidah fi sabilillah untuk meninggikan kalimat serta agamanya. Tuhan merupakan sumber cinta, terciptanya alam ini juga atas dasar cinta Tuhan kepada mahkluk-Nya, dan untuk menjamin kebutuhan hidupnya. Pada hakikatnya bahwa manusia yang dicintai Allah SWT. yaitu manusia yang berhasil memperoleh cinta Allah SWT. dalam Alquran disebutkan beberapa golongan manusia yang sukses dalam meraih cinta-Nya, diantaranya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Al-Muttaqien (orang-orag yang Bertaqwa) tanda-tandanya ialah pertama, beriman kepada Allah SWT., hari kiamat, malaikat, kitab suci, para nabi; kedua, mau memberikan harta yang dicintainya kepada karib kerabat, anak yatim, orang miskn, ibn sabil, peminta-minta, memerdekakan budak; tiga, mengerjakan shalat, zakat; keempat, memenuhi janji; dan kelima, sabar dalam perang. Dengan kata lain muttaqien adalah orang yang memiliki integritas pribadi yang sempurna lahir dan bathin. Dalam hal cinta Allah SWT. ini dapat dilihat dalam QS At-Taubah (9) : 4 : “Kecuali orang-orang musyrikin yang kamu Telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi sesuatu pun (dari isi perjanjian)mu dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kamu, Maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. Sesungguhnya Allah SWT. menyukai orang-orang yang bertaqwa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Al-Muhsinun (Orang-orang yang Berbuat Baik) yang memiliki ciri-ciri, pertama, beriman yang teguh; kedua, dermawan, tidak kikir; ketiga, ikhlas hanya berharap kepada Allah SWT.; keempat, memiliki etika yang tinggi, hormat kepada yang lebih tua dan sayang kepada yang lebih muda; kelima, sopan dan santuan serta halus dalam bersikap dan berbicara, tidak kasar. Dalam Al Quran disebutkan di antaranya QS. Ali Imran (3) : 134 : “(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah SWT. menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Ash-Shabirun (Orang-orang yang Sabar), memiliki lima ciri : pertama, memiliki iman yang kuat, tidak ragu dan bimbang; kedua, memiliki integritas pribadi yang kokoh dan konsisten; ketiga, berbuat dan bekerja dengan tekun; keempat, ulet, tabah, tidak gugup menghadapi cobaan dan malapetaka kehidupan; kelima bertawakal dan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. setelah mencurahkan upaya maksimal. Dalam konteks ini misalnya firman Allah SWT. dalam QS. Ali Imran (3) : 146 : “Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. mereka tidak menjadi lemah Karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah SWT., dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah SWT. menyukai orang-orang yang sabar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Muqsithun (Orang-orang yang Adil), memiliki lima ciri : pertama, memiliki iman yang kuat dan teguh; kedua, memiliki sikap jujur dan adil terhadap siapapun; ketiga, memiliki sikap toleransi yang tinggi; keempat, konsisten dalam sikap dan pendiriannya demi mempertahankan kebenaran dan keadilan; kelima, aktif dan kreatif memberikan solusi yang baik (ashlah) terhadap berbagai problema kemasyarakatan. Dalam QS Al-Mumtahanah (60) : 8, Allah SWT. berfirman : “Allah SWT. tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu Karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah SWT. menyukai orang-orang yang berlaku adil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Mutathahirun (Orang-orang yang suci), yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut : pertama, memiliki iman yang kuat; kedua, memiliki sikap yang konsisten dan komitmen yang tinggi dalam menjaga kesehatan jasmani dan ruhani; ketiga, rajin melakukan kegiatan yang mengarah kepada kebersihan lingkungan dan bergaya hidup yang sehat; keempat, memiliki jasmani dan ruhani yang sehat dan kuat. Tentang cinta Allah SWT. ini, salah satunya dapat dijumpai dalam QS. At-Taubah (9) : 109 : “Maka apakah orang-orang yang mendirikan mesjidnya di atas dasar taqwa kepada Allah SWT. dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka jahannam. dan Allah SWT. tidak memberikan petunjuk kepada orang- orang yang zalim.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Al-Mujahidun fi Sabilillah (Pejuang di Jalan Allah SWT.), cakupannya sangat luas, yang mesti memiliki ciri-ciri sebagai berikut : pertama, beriman teguh; kedua, bernani menghadapi berbagai resiko dalam membela agama Allah SWT.; ketiga, selalu menjaga kesehatan jasmani dan ruhani; keempat, cermat dan juga penuh perhitungan serta tidak gegabah dalam segala tindakan; keenam, ikhlas dalam beramal dan hanya berharap kerelaan Allah SWT. (li mardhatillah). Dalam QS Ash-Shaff (61) : 4 disebutkan : “Sesungguhnya Allah SWT. menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Al-Mutawakkilun (Orang-orang yang Bertawakal), memiliki ciri-ciri sebagai berikut : pertama, beriman teguh kepada Allah SWT.; kedua, menjadikan Allah SWT. semata sebagai tumpuan harapan terakhir; ketiga, bekerja cermat dan maksimal sebelum berserah diri kepada Allah SWT.; keempat, tidak mudah menyerah dan putus asa; kelima, sabar dan tabah dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan; keenam, selalu tidak lupa memohon pertolongan Allah SWT. dalam menghadapi permasalahan. Dalam QS Ali Imran (3) : 173 sering kita ucapkan : “Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan Sebenarnya; membenarkan Kitab yang Telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.padang-today.com www.gp-ansor.org&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-9193555096916427645?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/9193555096916427645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/orang-orang-yang-dicintai-allah-swt.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/9193555096916427645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/9193555096916427645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/orang-orang-yang-dicintai-allah-swt.html' title='Orang-Orang yang Dicintai Allah SWT'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-8759076109383147427</id><published>2010-03-05T21:18:00.003+07:00</published><updated>2010-03-05T21:30:33.141+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Tujuh Kelompok yang Akan Selamat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkata Abu Hurairah r.a : bahwa Nabi saw telah bersabda: "Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya. Mereka adalah pemimpin yang adil, anak muda yang senantiasa beribadah kepada Allah Azza wa Jalla, seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: "Sungguh aku takut kepada Allah", seseorang yang mengeluarkan shadaqah lantas di-sembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya, dan seseorang yang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi kemudian ia mencucurkan air mata". (H.R.Bukhary Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini menjelaskan bahwa pada hari kiamat ada tujuh golongan manusia&lt;br /&gt;yang akan mendapatkan syafaat dari Allah SWT, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang adil&lt;br /&gt;Pemimpin disini bisa presiden, pak camat, pak lurah atau kepala rumah tangga sampai imam di masjid atau musholla. Untuk imam, yang dimaksud imam yang adil adalah tidak membeda-bedakan saat ia sholat sendiri maupun sedang mengimami jamaahnya. Tidak saat ia sendiri ia sholat membaca surah yang pendek, tetapi saat berjamaah ia membaca surah yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda yang saleh&lt;br /&gt;Ujian pada masa muda itu sangat beragam dan dahsyat. Oleh sebab itu, apabila ada anak muda yang mampu melewati masa keemasannya dengan taqarrub (mendekatkan) diri kepada-Nya, menjauhkan diri dari berbagai kemaksiatan, serta mampu mengendalikan nafsu syahwatnya, Allah akan memberikan perlindungan-Nya pada hari kiamat. Ini merupakan imbalan dan&lt;br /&gt;penghargaan yang Allah berikan kepada anak-anak muda yang saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang hatinya terikat pada masjid&lt;br /&gt;Masjid adalah tempat yang paling dicintai Alloh dimuka bumi ini, jadi sudah sewajarnya apabila manusia-manusia yang hatinya selalu terikat pada tempat yang paling dicintaiNya, akan mendapatkan perlindungan di hari akhir. Tidak ada yang menghalangi dia dan keluarganya kecuali keinginan untuk selalu berjamaah di Masjid/Musholla, adalah salah satu&lt;br /&gt;tanda hati sudah terikat kepada Masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang yang saling mencintai karena Allah&lt;br /&gt;Makna yang didapat adalah kebersamaan dan persahabatan. Kita melakukan sesuatu bersama-sama dengan saudara kita, dan kita melakukannya semata-mata karena mengharap ridha Alloh; Saat saudara kita lupa dan ingkar kepada Alloh, kita mengingatkannya. Itu adalah cermin persahabatan yang dirahmati Alloh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampu menghadapi godaan lawan jenis&lt;br /&gt;Dicontohkan saat Nabi Yusuf AS berada dalam istana raja dan mendapat godaan yang luar biasa dari Siti Julaiha, seorang wanita yang sangat rupawan. Nabi Yusuf bermunajat kepada Alloh SWT dan berkata `lebih baik hidup di penjara dari pada di istana' karena beliau tahu betapa&lt;br /&gt;Alloh akan melindunginya di yaumil akhir apabila dapat melawan godaan yang sangat berat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ihklas dalam beramal&lt;br /&gt;Semua berawal dari niat, bahkan dalam beramal sekalipun. Dalam hadist Arbain, keutamaan berniat sebelum melakukan amalan ditempatkan pada hadist yang paling pertama. Dilambangkan dalam bersedekah, tangan kiri tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertahajud dan Berzikir kepada Alloh&lt;br /&gt;Bangun pada tengah malam, berserah diri kepada Alloh, memohon ampun dan mengingat dosa-dosa di masa lalu sampai bercucuran air matanya, termasuk salah satu yang dijamin perlindungannya di hari akhir kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita termasuk didalam 7 golongan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.kaffah4829.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo mo daftar buruan aja, mumpung masih hidup, ntar kalau udah mati ga bisa daftar lho ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-8759076109383147427?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/8759076109383147427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/tujuh-kelompok-yang-akan-selamat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8759076109383147427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8759076109383147427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/tujuh-kelompok-yang-akan-selamat.html' title='Tujuh Kelompok yang Akan Selamat'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-1931264938926225877</id><published>2010-03-01T11:52:00.000+07:00</published><updated>2010-03-01T11:53:45.112+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Doa dan Cinta di atas Sajadah kesabaran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh : N.L. Maharani Hidakuswanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kilau mutiara senja tlah menyibakkan berjuta makna di balik semburat jingga .Gesekan daun bambu dan suara jangkrik memecah keheningan kampungku, sebuah kampung kecil di pelosok kabupaten,  Sesekali suara adzan nian terdengar dari surau di ujung kampung. Ku ambil air wudhu dari padasan di belakang rumah, subhanallah, tak sengaja ku lihat indahnya sasandara bersanding aruna, begitu agung ciptaan Allah, seakan mereka tersenyum padaku mengajak berdzikir. Begitulah selintas kekagumanku. Setelah berwudhu kulangkahkan kakiku menuju ruang sholat yang sangat sederhana. Allahuakbar, akupun melaksanakan sholat magrib.Usai menjalankan sholat, kulangkahkan kaki menuju suatu ruang sederhana dimana Bapak terbaring tak berdaya, dengan telaten ku tuntun Bapak tayamum dan sholat dengan berbaring. Bapakku adalah seorang buruh tani, sedangkan Ibuku seorang wanita gigih pembuat tempe, semenjak Bapak sakit dan tak bisa bekerja lagi hanya Ibu yang menopang hidup keluargaku serta membiayai sekolah aku dan adikku, untuk biaya pengobatan Bapakpun kami tak sanggup lagi, sehingga kondisi Bapak makin hari makin lemah. Kadang aku dan adikku mencari kayu bakar untuk di jual di pasar,setiap hari aku juga membawa mendoan ke sekolah, hasilnya aku kumpulkan untuk membeli buku dsb.&lt;br /&gt;               Senja ini mengantarkan malam yang serasa cepat, setelah tadarus kumandang adzan isya’ kian terdengar, seperti waktu sholat lainya, aku sholat lalu membimbing Bapak untuk tayamum dan sholat. Dengan cahaya lampu yang minimal ku bersihkan sepatu, karena esok hari aku akan mewakili lomba cerdas cermat di kabupaten. “ Le, tengoklah Bapakmu lagi, beliau pengen ngomong sama kamu”, suara Ibu memecah keheningan, ku langkahkan kakiku di mana tempat Bapak berbaring, aku duduk di kursi dekat tempat tidur Bapak “Le Ton, kamu sekarang udah gedhe, sedelo maneh kowe kuliah, Bapak pesen, kowe dadio bocah kang bisa manfaati marang liya lan isa dadi tuladha dening adhimu lan keluargamu sesuk” Bapak berbicara terbata-bata, tak seperti biasa Bapak berbicara seperti itu, memberikan sebuah amanat untukku.&lt;br /&gt;               Jam menunjukkan angka dua, aku bangun mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat tahajud, iaph hari ini adalah hari senin jadi aku harus puasa, setelah sholat tahajud kulangkahkan kakiku ke dapur, aku tau Ibu tak banyak menyimpan makanan, hanya tempe goreng yang selalu ada itupun karena Ibu yang membuatnya, serta sebungkus kecap. Dengan makanan yang sederhana itu insyaallah akan memberikanku kekuatan untuk sehari nanti. Dinginya malam semakin mengusik, hal ini sudah menjadi kebiasaanku, bukan lagi waktu untuk tidur, melainkan untuk belajar dan menunggu kumandang subuh dan melanjutkannya dengan pekerjaan rumah terutama menyiapkan mendoan yang akan kujajakan di sekolah, karena pagi-pagi sekali Ibu sudah ke pasar menjual tempe.&lt;br /&gt;               Jam enam pagi aku siap berangkat sekolah, aku harus berjalan sekitar empat puluh menit untuk sampai ke sekolah, itupun aku melewati jalan setapak serta pematang sawah, karena jika aku melewati jalan yang biasa dilalui angkutan desa terlampau jauh. Dengan penuh semangat serta iringan doa selalu ku panjatkan pada Allah SWT, apalagi nanti aku akan mengikuti lomba. Jalan yang jauh serta energy yang ekstra bukanlah penghalang untukku, meskipun aku hanya anak kampung aku ingin maju. Gerbang SMA Wijaya Bhakti dimana aku sekolah tlah nampak di depan mata, “assalamu’alaikum Ton, gimana siap kan?” Akhlis dan Abim temanku yang akan maju lomba denganku tlah menyambut kedatanganku dengan rona semangat, “waalaikum salam Khlis, Bim , insyaallah siap, eh sebentar ya, aku ke kantin dulu, biasa mau nitipin ini” jawabku sambil menunjukkan tas kresek yang berisi mendoan. “eh nak Toni, sudah mruput, Ibu aja baru buka, denger-denger mau lomba ni?” sapa bu Siti si pemilik kantin dengan ramah. “iya bu, makanya saya berangkat pagi-pagi, karena saya akan mempersiapkan untuk lomba, ini bu nitip ya” jawabku sambil meletakkan mendoan. “iya nak, tinggal situ aja, semangat ya, Semoga Allah senantiasa membimbing dan memberi kemudahan, trus dapet juara satu”kata bu Siti.&lt;br /&gt;       Mobil kijang milik pak Rochmi tlah terparkir di depan sekolah, “Ton ayo  cepet, udah ditunggu di mobil tu” Akhlis memanggilku. Akupun segera masuk mobil. Mobil melaju melewati jalan kota kabupaten, dan berhenti di sebuah gedung yang begitu megah. Jarum jam mengantarku memasuki waktu dimaulainya lomba itu, ketegangan demi ketegangan mulai kami rasakan. Hingga pada akhirnya teamku dan team dari SMA Pembina harus memperebutkan soal terakhir, soal terakhir yang diberikan adalah soal matematika yang kebetulan bisa langsung aku kerjakan dengan cepat dan Alhamdulillah benar. Betapa senangnya team kami, memperoleh point unggul dan membawa pulang thropy, sertifikat,uang pembinaan, dan sebuah motivasi besar beasiswa yang diperoleh jika diantara kami bisa melanjutkan di Perguruan tinggi Negeri. Aku ingin sekali segera kembali kerumah untuk mengabarkan berita bahagian ini kepada Bapak dan Ibu, sebagai penyemangat Bapak agar lekas sehat.&lt;br /&gt;       Hari itu tak seperti biasanya, Pak Rochmi, Pak Mardi, Bu Eni, Akhlis dan Abim turut mengantarkan kebahagian itu hingga rumahku. Namun, ada hal mengejutkan ketika mobil yang kami naiki sampai di dekat rumahku. Bendera putih terpasang di gang dekat rumahku, dan banyak orang yang datang menuju rumahku. Thropy, sertifikat dan uang pembinaan yang akan segera ku beritahukan kepada Ibu dan Bapak jatuh begitu saja ketika Ibu keluar dari pintu dan memelukku. Akupun segera tau apa yang terjadi, Bapak telah kembali ke Rahmatullah dan amanat yang tadi malam disampaikan Bapak adalah amanat terakhir untukku.&lt;br /&gt;        Mungkin inilah bukti rasa Cinta Allah padaku, dengan memberi cobaan ini mengharuskan aku tabah, dan lebih rajin berusaha. sebagai anak laki-laki yang pertama di keluargaku aku harus mengemban tanggung jawab seperti kepala keluarga. Beberapa hari setelah Bapak meninggal, dua orang setengah baya datang kerumahku. “ada yang bisa saya bantu pak?”, tanyaku setelah ku persilakan mereka masuk. “Begini dik, kami berdua adalah pengurus panti asuhan Misfalah, maksud kedatangan kami yang pertama adalah silaturahmi, dan selanjutnya adalah ingin mengajak adik menjadi anak asuh kami panti asuhan, sampai akhir pendidikan SMA kami akan membiayai sekolah adik serta memberi jaminan hidup selama SMA”, jelas Bapak itu, Ibu yang berada di sampingku hanya bisa memandangiku, aku tau, Ibu berat membiayai sekolah aku dan adikku. “ begini pak, bagaimana jika adik saya saja, karena adik saya masih SMP dan masa depanya masih panjang, lalu saya dirumah saja membantu Ibu bekerja” jelasku penuh pertimbangan. “jadi gini nak, panti asuhan kami masih tergolong baru, kami masih akan menampung banyak anak, jadi kami memberikan dua kesempatan untuk nak Toni dan adiknya” Bapak yang berbaju batik hijau itu menambahkan. “ jika itu kehendak Bapak-Bapak insyaallah saya dan adik saya siap pak, tapi bagaimana dengan Ibu?” kataku. “ kalau Ibu, selama itu menjadi kebaikan yang akan mengantar masa depan kalian, Ibu tak mempermasalahkan, karena Ibu tak bisa banyak membiayai kalian apalagi kalian mempunyai cita-cita yang sangat tinggi, Ibu hanya bisa mendoaakan kalian” dengan bijak Ibu memberi izin padaku dan pada adikku.&lt;br /&gt;       Aku dan adikku kini berada di panti asuhan yang letaknya tak jauh dari sekolahku, jadi semakin mudah untuk pergi kesekolah. Alhamdulillah panti asuhan yang kami tinggali sangat agamis, meski panti asuhan campuran namun antara laki-laki dan perempuan bisa saling menjaga. Waktu magrib pun tiba, aku segera meninggalkan kegiatanku lalu menuju masjid dan ku kumandangkan adzan. Diantara waktu magrib dan isya semua diwajibkan tadarus. Usai sholat isya adalah waktu makan malam.  “bruk…” upsss, tak sengaja aku menabrak seorang gadis, hingga sajadah yang dibawanya jatuh. “maaf, aku tergesa-gesa” gadis sebayaku itu mengambil sajadah dan sebelum aku berkata apa-apa ia sudah meninggalkanku, aku pun merasa bingung karena aku yang merasa salah malah ia yang meminta maaf, terlintas wajah cantiknya di pikiranku “masyaallah”.&lt;br /&gt;       Setelah kejadian itu aku tak pernah menemui gadis itu lagi, bayang-banyangnya sering melintas di benakku. Waktu di panti asuhan ini sekarang kutambah untuk belajar yang lebih intensif, karena Ujian Nasional semakin dekat, tinggal hitungan hari. “ Mas, aku kok pengen pulang ya, kangen Ibu” tak seperti biasa, adikku yang pendiam berbicara seperti itu padaku, padahal kemarin kami baru saja pulang nengok Ibu sekalian aku minta doa restu Ibu untuk melaksanakan Ujian Nasional dan mengutarakan niat kelanjutan studiku kelak.”lhah kan kemarin habis pulang” jawabku. “Mas Toni, ada tamu itu, ditunggu di ruang tamu”, Anas temanku menanggilku. “iya Nas, makasih, aku akan segera kesana” jawabku dan meninggalkan adikku. Tak seperti bisaa, ada tamu mencariku, ada kepentingan apa ya kira-kira. “ assalamu’alaikum Ton” tamu itu adalah Fauzi, tetanggaku dari kampung. “waalaikum salam Zi, tumben kamu datang kesini, eh mau minum apa ?” jawabku. “ehm, ga usah repot-repot Ton, ini waktunya mendesak, aku Cuma menyampaikan amanat aja, kamu dan Ilyas adikmu diminta cepet-cepet pulang, sekarang!” kata Fauzi tergesa-gesa. “ada apa emangnya Zi?” tanyaku penasaran, “udahlah Ton, ayo cepetan, nanti kamu tau sendiri wis, buruan panggil adikmu” kata Fauzi. Kami bertiga berpamitan pada pihak panti asuhan untuk pulang sebentar. Angkutan desa mengantarku sampai di rumah.&lt;br /&gt;       Rumahku ramai, “ada apa lagi ini Zi?” tanyaku pada Fauzi, “gini Ton, tadi pagi, saat Ibumu pulang dari pasar, di kampung sebelah  Ibumu tertabrak mobil, lalu…………..” jelas Fauzi pelan, “ lalu Ibu sekarang dimana Zi?” tanyaku tak sabar. “Ibumu, Ibumu sekarang ….”Fauzi berkata semakin pelan dan menundukkan kepala “Ibumu di rumah sakit kabupaten Ton, baru saja mendapat kabar bahwa Ibumu tlah tiada” Lanjut Fauzi, akupun kontan kaget, bagai disambar petir di siang bolong. “Ayo Zi antar aku kesana” Pintaku memaksa, “ngga usah Ton, sebentar lagi jenazah almarhum Ibumu akan dibawa pulang, kamu mengurus pemakamanya saja, yang tabah Ton” Fauzi menenangkanku, di sisi lain Ilyas menangis.&lt;br /&gt;       Siang itu para pelayat mengantarkan Ibu ke pemakaman. Gundukan tanah dan wewangian bunga di samping pusara makam Bapak menjadi pertanda kesempurnaan cobaanku. Bukan berarti bagiku ini semua adalah akhir dari semua perjuanganku, aku yakin, Ibu dan Bapak mengiringi perjuanganku di dunia. Setelah ku doakan Ibu dan Bapak di makam, kulangkahkan kakiku menuju rumah. Bayang-bayang akan Bapak dan Ibupun masih ada di benakku. “Mas, lihatlah itu” Ilyas memanggilku, aku beranjak menuju tempat dimana Ilyas berdiri tepat di depan kamar Ibu, sebuah kotak kecil berwarna merah diatas sajadah, itulah yang membuat Ilyas memanggilku. Perlahan aku dan Ilyas mendekatinya, kubuka kotak itu, dan Ilyas menyaksikanya. “cincin Mas, coba lihat ada tulisan di bawahnya” kata Ilyas,&lt;br /&gt;Anakku Fatoni,&lt;br /&gt;Nak, maafkan Ibumu, Ibu tak akan bisa menemani kalian. Ibu membelikan sebuah cincin kelak untuk istrimu, jaga adikmu Ilyas. Semoga Allah senantiasa menyanyangi dan menjaga kalian.&lt;br /&gt;Ibu&lt;br /&gt;       Aku tau di sajadah itu Ibu biasa sholat dan berdoa. Tapi aku tak tau maksud Ibu menuliskan itu semua, Ibu sudah membelikanku sebuah cincin untuk calon istriku kelak, padahal sekarang aku baru akan Ujian Nasional dan itu tandanya masih jauh aku akan melangkah di jenjang pernikahan, karena aku masih harus kuliah dan membiayai adikku. Tapi apapun yang terjadi itu semua kehendak Allah dan cincin itu adalah amanat Ibu. Begitulah selintas pikiranku. Malam itu aku tidur dirumah. Waktu mengantarkan hari kepada malam, jam dua malam aku bangun, seperti bisaa aku melaksanakan sholat tahajud. “Ya Allah, Engkaulah yang Maha Pengasih dan Maha Penyanyang, cobaan ini hanyalah kuasaMu, berikan ketabahan hati hambaMu yang dhoif ini, tunjukkanlah jalan kebenaran, jauhkanlah dari semua fitnah dunia akhirat Ya Allah, berikan kemudahan hambaMu untuk melaksanakan Ujian Nasional dan jadikan hasilnya adalah barokah bagiku, bagi adikku dan bagi semua orang sehingga aku dapat mengemban tanggung jawab yang Bapak, Ibu Amanatkan. Berikan ketenangan bagi Bapak dan Ibu di sisiMu Ya Allah. Allahumma la sahla illa ma ja’altahu sahlan, wa anta taj’alul hazna izasyi’ta sahlan, Allahumma ya musarrifal qalbi sarrif qulubana ala ta’atik, wal hamdulillah hirobbil’alamin ”&lt;br /&gt;       Hari ini adalah hari tenang, karena esok adalah Ujian Nasional, aku masih di rumah, sementara Ilyas sudah kembali di panti asuhan. Seakan belajarku ditemani Bapak dan Ibu, ah semoga beliau tenang di sana.&lt;br /&gt;       Sekarang bukan lagi detik-detik menjelang Ujian Nasional, melainkan waktu Ujian Nasional. Dengan segala kerendahan hati, kupanjatkan Doa kepada Allah SWT, waktunya tawakal. Mata pelajaran demi mata pelajaran tlah ku perangi dengan senapan kemantapan yang tlah ku isi dengan peluru usaha dan doa. Selang beberapa hari dari Ujian Nasional adalah pengumuman tes seleksi PBUD di PTN yang telah ku ikuti. Alhamdulillahirrobil’alamin, namaku tlah membawa kabar bahagia bagiku, sekolah dan pihak panti asuhan. Sayang, Ibu dan Bapak tidak bisa menyaksikan kebahagianku. Aku diterima di jurusan Teknik Arsitektur, meskipun biaya selama lima tahun kuliah gratis, namun fasilitas lain yang digunakan harus membeli sendiri, padahal panti asuhan hanya menjamin biaya sekolah dan hidupku sampai SMA.&lt;br /&gt;       Roda waktu yang berputar memberi jawaban atas doa dan usahaku selama ini, Subhanallah, “Ahmad Fatoni” nama yang terpajang di papan pengumuman sekolah, adalah peringkat pertama peserta Ujian Nasional SMA Wijaya Bhakti.&lt;br /&gt;       Allah tlah memberi petunjuk padaku, jika aku harus kuliah di PTN yang tlah menerimaku. Aku akin, pasti ada jalan terbaik untuk memenuhi kebutuhan kuliahku, apalagi tahun ini pula Ilyas diterima di SMA internasional yang biayanya tak bisa mengandalkan dari Panti asuhan. Aku memutuskan untuk tinggal di pondok pesantren, karena tinggal di kos atau kontrakan memerlukan biaya mahal, di samping itu di pesantren aku bisa lebih mendalami ilmu agama dan mengembangkan ketrampilanku yang menghasilkan uang.&lt;br /&gt;       Tiga tahun aku kuliah, sebagai mahasiswa aku merangkap menjadi santri di pesantren. Aku menekuni ketrampilan yang pernah dijalani almarhumah Ibu, aku membuat sekaligus menjual tempe, tidak hanya di kalangan pesantren, bahkan di kampus aku terkenal sebagai pembuat dan penjual tempe. Hal ini tidak membuatku malu, karena hasil yang aku dapatkan adalah halal dan benar-benar bisa membantu mencukupi kebutuhanku dan kebutuhan adikku. Namun, banyak waktu yang tersita untuk masalah tempe, meski berat dan harus mengatur jadwal untuk kuliah, praktikum, mengaji dan membuat tempe. Apalagi aku harus ekstra bekerja keras, sebentar lagi adikku juga akan masuk Perguruan Tinggi, aku tau adikku ingin menjadi dokter, dengan segala usaha aku harus bisa memenuhinya karena adikku tergolong pandai, sia-sia jika tak mengembangkan bakat dan menyalurkan ilmunya.&lt;br /&gt;       “ Mas Toni, setelah ngaji nahwu ntar di suruh nemui Romo Kyai” Afif mengagetkanku ketika aku membaca kitab di sudut ruangan. “ada apa ya Fif, kok kayaknya penting”tanyaku pada Afif, “Aduh mas, saya juga kurang tau, sowan aja nanti, yang penting saya sudah menyampaikan amanat beliau” tambah Afif. Aku dan Romo Kyai memang tergolong dekat, karena aku sering berbagi dengan beliau, konsultasi masalah kitab, kuliah hingga masalah ekonomi karena latar be;akang keluarga, dan Beliaulah yang mengarahkan dan memberi solusi, Beliau seperi Bapakku sendiri.&lt;br /&gt;       Ngaji nahwu adalah ngaji wajib yang diikuti para santri, jadwalnya setelah sholat isya’ sampai jam Sembilan yang langsung diajar Romo Kyai. Selepas jam Sembilan, biasanya Romo Kyai langsung pulang di ndalem yang berhadapan dengan aula dimana semua santri mengaji. “assalamu’alaikum Romo”, aku menemui Romo dan kucucup tangan beliau ketika salaman. “Ayo Ton sini, duduk dulu” Romo Kyai mempersilakanku duduk di karpet hijau. “ Begini Ton, Romo sudah tau banyak tentang kamu, Romo tau kamu sangat sibuk sekali hingga kadang kamu kuwalahan membuat pesanan tempe, padahal kamu harus kuliah, Romo seneng, Romo tidak akan menghalangi usaha kamu membuat tempe di pesantren ini” Romo berbicara panjang,”Lantas apa yang menjadi masalanya Romo?” tanyaku bingung. “begini Ton, Kakakku yang di Rembang punya pondok putri, kemarin Beliau telvon, bahwa salah satu santrinya ada masalah, yang semoga kiranya kamu bisa bantu” tambah Romo, aku benar-benar belum mnengerti maksud Beliau. “ Kamu pasti bingung, santrinya Mas Mujab yang dirembang itu namanya Hanum, dia dari keluarga bermasalah, Bapaknya selalu mengejar-ngejar dia untuk dijadikan pelacur, dia sering berpindah-pindah dari suatu tempat ketempat yang lain, jalan terakhir yang ia pilih adalah ingin segera menikah, namun ia belum punya pilihan, katanya dia anaknya sholeha, cantik, dan rajin. Gimana Ton kalau kamu bisa membantunya?” Kata-kata Romo Kyai membuatku sangat kaget. “kenapa harus saya Romo?” aku bertanya heran. “Karena saya tau banyak tentang kamu Ton, apalagi sekarang kamu butuh orang yang bisa membantu usahamu, jadi mungkin dia menjadi solusi yang tepat buat kamu. Gimana Ton?” Tanya Romo Kyai. “ Jika itu memang kehendak Allah yang akan membuat saya lebih baik, insyaallah bisa jadi Romo, namun berikan saya waktu untuk lebih memantabkannya, mungkin besuk malam saya akan memberi jawabanya” jelasku.&lt;br /&gt;       Malam itu aku terbangun untuk sholat istikharah, aku harus menentukan pilihan antara ya dan tidak. Di atas sajadah yang dahulu selalu digunakan Ibu untuk sholat dan berdoa, dengan segenap kepasrahan ku panjatkan doa kepada Allah SWT, aku ingin diberi petunjuk jalan yang terbaik, karena aku hanya pemuda bisaa yang tak punya apa-apa, kecuali kasih sayang Allah.&lt;br /&gt;       Malam tlah berganti, setelah ngaji nahwu ku temui Romo Kyai. Dengan banyak kata pengantar, tibalah saatnya aku berbicara pada inti permasalahan. “dengan segera kerendahan hati saya, saya hanya punya satu petunjuk, sebuah cincin yang diamanatkan almarhumah Ibu untuk calon istri saya Romo, jika ini kehendak Allah dan restu dari Ibu dan Bapak yang telah Sowan Allah, maka cincin ini sempurna terpasang di jarinya” aku menyerahkan kotak kecil itu kepada Romo Kyai.&lt;br /&gt;       Romo Kyai memanggilku. “ Dia sudah mau nyampe sini Ton, tunggu sebentar ya” kata Romo Kyai, “iya Romo, saya tinggal masuk dulu ya, ini saya bawakan tempe biar saya bawa ke dapur dulu” akupun ke belakang menuju dapur ndalem Romo, tidak lama aku di daput terdengar salam, tamunya sudah datang, sekalian aku baut minuman.&lt;br /&gt;       “ itu dia nak yang namanya Fatoni” Romo guru berbicara pada wanita yang tertunduk itu ketika aku keluar membawa minum. Aku pun kaget setengah tidak percaya, wanita itu adalah gadis yang pernah berpapasan hingga sajadahnya jatuh ketika dulu di panti asuhan. Setelah kusajikan minuman untuk keluarga Kyai Mujab dan wanita itu aku duduk di samping Romo Kyai. “Nak, cobalah cincin ini” kata Romo Kyai sambil memberikan kotak kecil itu. Tubuhku bergetar, detak jantungku semakin cepat ketika ia mencoba cincin. “Ibu, lihatlah” gadis itu menunjukkan cincin yang dipakai kepada Nyai Mujab. “ Mas Kyai, cincinya pas dan sangat cocok di jari Hanum” Nyai mujab menyimpulkanya. “Ton, seperti yang kamu katakana kemarin, kesimpulanya dia cocok untukmu menurut cincinya, bagaimana dengan hatimu?” Tanya Romo Kyai. “iya Romo, Allah telah memberi petunjuk kepada saya, tapi seperti yang Romo ketahui, saya hanya pemuda biasa yang tak punya apa-apa, saya tak bisa menjanjikan mahar yang mewah, hanya seperangkat alat sholat dan mushaf serta cincin yang diamanatkan Ibu” jelasku. “gimana Num?” Tanya Kyai Mujab. “ saya tidak menuntut yang aneh-aneh Kyai, suami sholeh yang bisa membimbing dan melindungi keluarga saya itu sudah cukup” jelas gadis yang bernama Siti Latifah Hanum itu. “lalu, kapan rencana untuk akadnya Ton?”Tanya Romo guru. “lebih cepat lebih baik Romo, daripada banyak fitnah dan jauh dari hal-hal yang tak dikehendaki karena saya hanya manusia biasa” jawabku Mantab. “tapi ada yang perlu diketahui, bahwa saya hanya punya rumah di kampung dan ….” Kataku lemah, “Mas Kyai sudah cerita banyak ke saya nak, jangan kuatir, saya punya sebuah rumah yang letaknya tak jauh dari sini dan tak jauh dari tempat dimana kamu kuliah, kebetulan bulan ini orang yang ngontrak mau pindah, jadi setelah kalian menikah kelak kalian bisa menempatinya” Subhanallah, kata-kata Kyai Mujab membuat aku kaget, kaget karena ada rizki yang begitu mudah di dapatkan.&lt;br /&gt;       Seminggu setelah pertemuanku itu aku menikah, karena di dalam islam tiadak ada  kata pacaran, sekedar pengenalan yang singkat itu membuat aku yakin bahawa hanum adalah wanita sholihah. Rasa syukurku pada Allah tak henti-hentinya kupanjatkan, betapa Allah menyanyangi dan mencintai hambaNya jika hambaNya sayang dan Cinta kepadaNya, hal yang tak kalah indahnya adalah anugrah cinta sesama makhluk tanpa sesuatu yang melanggar ajaran islam.&lt;br /&gt;       Dua tahun setelah aku menikah dengan Hanum aku telah menyelesaikan kuliahku, uang yang tlah aku kumpulkan bisa menjadi modal membeli tanah dan membuat perumahan islami, usaha pembuatan tempe yang dulu ku rintis di Pesantren kini tlah menjadi perusahaan pesat yang di urus istriku hingga mempunyai cabang di beberapa daerah, Ilyas adikku tlah lulus dari SMA Internasional dan masuk kuliah di kedokteran. Itu semua tak lepas dari doa, usaha kami. Dibalik semua kesulitan ada kemudahan yang hikmahnya berlipat. Alhamdulillah di tahun keemasanku ini, istriku tlah dikaruniai seorang anak Muhammad Luqman Hakim Alamsyah, di tahun ini pula aku dan istriku bisa menjalankan ibadah haji bersama-sama.&lt;br /&gt;       Sepanjang hidupku ini penuh goresan kata dalam diaryku untuk Allah. Menjadi manusia yang sempurna adalah manusia yang bias mengimbangi hubungan anatara manusia dengan Allah(habbluminallah) dan hubungan sesama manusia(habbluminnanas). Subhanallah wal hamdulillah wal laillaha’illallahu allahuakbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerpen ini pernah diikutkan dalam Lomba dalam rangka Bulan Bahasa, UAD Jogja&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-1931264938926225877?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/1931264938926225877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/doa-dan-cinta-di-atas-sajadah-kesabaran.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1931264938926225877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1931264938926225877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/doa-dan-cinta-di-atas-sajadah-kesabaran.html' title='Doa dan Cinta di atas Sajadah kesabaran'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-1456178366066509301</id><published>2010-03-01T11:50:00.000+07:00</published><updated>2010-03-01T11:51:01.287+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Birumu dalam Hijau Jiwaku</title><content type='html'>( N. L. Maharani Hidakuswanto)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mega mimpi bertahta indah di depan mata,&lt;br /&gt;Kesetiaan mentari perlahan pelan menjemput sasandara,&lt;br /&gt;Bayu berhembus, seraya mengantarkan nyanyian ombak,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Behias hamparan maha luas lautan biru&lt;br /&gt;Menyuguhkan permai damai kesucian CiptaanMu&lt;br /&gt;Bergulung deru mengiringi nyanyian Kwaru di sore itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senandung pucuk-pucuk cemara memulai ceritanya,&lt;br /&gt;Merangkai indah kata mutiara akan pesona wisata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kibar layar perahu nelayan merayu angan&lt;br /&gt;Menyampaikan pesan akan masadepan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butiran pasir berkejaran penuh rindu,&lt;br /&gt;Menghijaukan damai jiwa dalam indah samudra biru….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Kwaru, 21 Februari 2010]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-1456178366066509301?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/1456178366066509301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/birumu-dalam-hijau-jiwaku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1456178366066509301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/1456178366066509301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/birumu-dalam-hijau-jiwaku.html' title='Birumu dalam Hijau Jiwaku'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-8940125376385626986</id><published>2010-03-01T11:48:00.000+07:00</published><updated>2010-03-01T11:49:44.963+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Fenomena Gila Gus Dur</title><content type='html'>oleh : Yazid Softwan, M.Pd.&lt;br /&gt;Konon, guyonan mantan Presiden Abdurrahman Wahid selalu ditunggu-tunggu oleh banyak kalangan, termasuk presiden dari berbagai negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika, Gus Dur membuat tertawa Raja Saudi yang dikenal sangat serius dan hampir tidak pernah tertawa. Oleh Kiai Mustofa Bisri (Gus Mus), momentum tersebut dinilai sangat bersejarah bagi rakyat Negeri Kaya Minyak. “Kenapa?” tanya Gus Dur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebab sampeyan sudah membuat Raja ketawa sampai giginya kelihatan. Baru kali ini rakyat Saudi melihat gigi rajanya,” jelas Gus Mus, yang disambut gelak tawa Gus Dur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melekatnya predikat humoris pada Presiden RI yang keempat itu pun sempat membuat Presiden Kuba Fidel Alejandro Castro Ruz penasaran. Suatu ketika, keduanya berkesempatan bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang diceritakan oleh mantan Kepala Protokol Istana Presiden Wahyu Muryadi pada tayangan televisi, Fidel Castro bertanya kepada Gus Dur mengenai joke teranyarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijawablah oleh Gus Dur, “Di Indonesia itu terkenal dengan fenomena ‘gila’,”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fidel Castro pun menyimak pernyataan mengagetkan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Presiden pertama dikenal dengan gila wanita. Presiden kedua dikenal dengan gila harta. Lalu, presiden ketiga dikenal gila teknologi,” tutur Gus Dur yang kemudian terdiam sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fidel Castro pun semakin serius mendengarkan lanjutan cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemudian, kalau presiden yang keempat, ya yang milih itu yang gila,” celetuk Gus Dur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fidel Castro pun diceritakan terpingkal-pingkal mendengar dagelan tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-8940125376385626986?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/8940125376385626986/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/fenomena-gila-gus-dur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8940125376385626986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8940125376385626986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/fenomena-gila-gus-dur.html' title='Fenomena Gila Gus Dur'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-77915159997166423</id><published>2010-03-01T11:45:00.001+07:00</published><updated>2010-03-01T11:48:27.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Mengikuti dan Meneladani Rasulullah SAW</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;oleh : Yazid Softwan, M.Pd., M.Si.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Rabiul Awal merupakan bulan ekspresi kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Hari-hari pada bulan ini banyak digunakan untuk mengenang kebesaran dan jasa-jasanya. Beliau adalah manusia pilihan Allah SWT, dialah manusia mulia yang telah menunaikan amanah, menyampaikan risalah, membina ummat, dan membebaskan manusia dari penyembahan kepada manusia menuju pada penyembahan kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal terpenting saat mengingat Nabi Muhammad SAW adalah menjadikannya sebagai suri teladan, mencintainya, dan mengikutinya. Berkaitan dengan mengikuti Rasulullah SAW ini ada 3 prinsip yang penting untuk diperhatikan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Makna mengikuti Rasul adalah mengikuti syariat yang dibawa oleh Rasulullah SAW. Allah SWT berfirman : “Apa saja yang dibawa Rasul kepada kalian, terimalah; Apa saja yang dilarangnya atas kalian, tinggalkanlah; dan bertaqwalah kalian kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya” (Q.S Al-Hasyr:7)&lt;br /&gt;“Tidaklah patut bagi laki-laki mukmin maupun bagi perempuan mukmin, jika Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Siapa saja yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat secara nyata” (Q.S Al-Ahzab:36).&lt;br /&gt;Bahkan kesediaan mengikuti ketetapan dan keputusan hukum Rasulullah SAW merupakan cerminan dari keimanan. Tidak ada keimanan tanpa ketaatan pada syariat Islam (Q.S An-Nisa: 65)&lt;br /&gt;Kedua, Syariat Islam diturunkan oleh Zat Yang Mahatahu tentang seluruh manusia dengan segala aspek kemanusiaannya. Perbedaan suku, bangsa, bahasa, tempat, dan waktu hidup bukanlah pembatas ataupun penghalang bagi penerapan syariat islam secara totalitas.&lt;br /&gt;Kewajiban penerapan syariat islam secara totalitas tetap dapat dilaksanakan sepanjang masa. Karenanya mengikuti Rasulullah Saw merupakan perkara yang tetap relevan sekalipun pada zaman modern sekarang ini. Kemajuan sains dan teknologi bukanlah masalah dalam penerapan syariat Islam karena IPTEK hanya mengubah sarana hidup, namun tidak mengubah metode hidup dan kehidupan.&lt;br /&gt;Ketiga, Mengikuti Rasulullah Saw adalah sesuai dengan fitrah manusia. Karena Islam yang dibawanya sesuai dengan fitrah manusia. Setiap ajaran Islam berupa aqidah, ibadah, muamalah, dalam bidang sosial, politik, ekonomi, dan budaya pasti sesuai dengan fitrah manusia, sebab Islam berasal dari Allah SWT, lalu diperuntukkan bagi manusia yang juga diciptakan oleh Allah SWT. Bukan hanya itu, mengikuti Rasulullah adalah kebaikan, perolehan kasih sayang, dan limpahan ampunan. Allah SWT berfirman :&lt;br /&gt;Katakanlah,”Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q.S Al-Imran:31)&lt;br /&gt;Oleh karena itu dari ketiga prinsip tersebut jelas Allah SWT memerintahkan kita untuk meneladani Rasul dalam setiap aspek kehidupan. Allah SWT memerintahkan kita untuk menjalankan Islam secara kaffah. Karenanya di bulan Rabiul Awal ini tidak cukup hanya ingat akan kelahiran Nabi Muhammad SAW saja, melainkan bagaimana kaum muslim secara kolektif melahirkan ummat islam yang satu diikat oleh akidah yang satu, dihukumi oleh aturan yang satu, dan dipimpin oleh pemimpin yang satu.&lt;br /&gt;Dan kita senantiasa dituntut untuk menjadikan risalah Islam yang dibawa Rasulullah SAW sebagai panduan hidup kita, kita tidak boleh untuk menjadikan selain islam sebagai solusi atau jalan keluar dari permasalahan yang kita hadapi, sebab ini terkait dengan masalah keimanan. Keimanan kita diukur dari keikhlasan kita untuk menjadikan Islam sebagai tolak ukur atas setiap masalah yang dihadapi.&lt;br /&gt;Maka sebagai bukti atas keimanan kita sudah sepatutnya kita sebagai pemuda dan mahasiswa Islam bergerak mewarnai kehidupan ini dengan warna Islam serta memberikan solusi terhadap berbagai masalah dengan solusi Islam sehingga kehidupan Islam dimana didalamnya diterapkan hukum-hukum Islam akan kembali terwujud di hadapan kita melalui wadah sistem pemerintahan Islam atau Daulah Khilafah Islamiyah.&lt;br /&gt;Ya, karena itulah tugas kita semua, bergerak memperjuangkan Islam. Perjuangan mahasiswa dan pemuda Islam yang sebenarnya (The Truth Struggle). Akhir kata yakinlah Saudaraku rekan-rekan mahasiswa dan pemuda Islam bila menolong agama Allah niscaya Dia menolong mereka. Sebagaimana dalam firman Allah SWT :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa” (Q.S Al-Hajj: 40).&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bishowab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://eramuslim.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-77915159997166423?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/77915159997166423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/mengikuti-dan-meneladani-rasulullah-saw.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/77915159997166423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/77915159997166423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/mengikuti-dan-meneladani-rasulullah-saw.html' title='Mengikuti dan Meneladani Rasulullah SAW'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-5605050827067474990</id><published>2010-03-01T11:40:00.001+07:00</published><updated>2010-03-01T11:42:10.351+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Tolak Formalisasi Syari'at</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh : A. Yani, S.I.P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formalisasi syariat menjadi wacana yang sangat digandrungi dalam pentas perpolitikan Indonesia dewasa ini. Bahkan, beberapa partai politik mengangkat wacana ini sebagai agenda utama. Tapi, anehnya, dalam tataran aplikasi, hal yang dinamakan formalisasi syariat hanya terbatas pada hal-hal simbolis. Seperti peraturan wajib memakai jilbab di Solok, Sumatera Barat dan Perda Jumat Khusyu’ di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah memang syariat hanya terbatas pada simbol? Mengapa sama sekali tidak ada suara yang mengangkat bahwa syariat juga mencakup pemberantasan korupsi, pembasmian suap (money politik) dalam pemilihan kepala daerah, dan pengentasan kemiskinan. Tampaknya, ada reduksi besar-besaran terhadap cakupan makna syariat di dalam dunia politik Indonesia. Syariat, ada apa denganmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memfokuskan syariat hanya pada tataran simbolis jelas merupakan pengebirian makna syariat. Terlebih secara politis, syariat simbolis ini kerap kali dijadikan alat pembisuan massal bagi masyarakat. Akibatnya, masyarakat lupa akan masalah yang sebenarnya sangat merugikan, seperti korupsi di berbagai instansi pemerintah maupun partai politik. Masyarakat dibawa kepada kesadaran semu tentang syariat dalam makna dangkal, untuk melupakan inti syariat yang menjunjung maslahat umat. Sehingga konsentrasi formalisasi syariat cenderung memperbanyak simbol yang dianggap Islami, namun melupakan maqashid (tujuan utama) syariahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, syariat yang diterapkan Rasulullah mempunyai cakupan makna yang sangat luas. Bahkan, lebih memprioritaskan hal-hal yang langsung mengena pada kebaikan umat. Seperti upaya Rasul untuk menghapus perbedaan kelas antara budak dan tuan, mengangkat derajat perempuan di tengah budaya patriarki, persaudaraan antarumat Islam, komitmen hubungan baik antara kaum muslim dan non-muslim, serta pemerataan ekonomi umat. Dalam perjalanan dakwahnya, Rasul lebih mendahulukan syariat yang memperjuangkan maslahat umat daripada syariat yang bersifat pribadi seperti mengenakan baju muslim, menghormati hari Jumat, bahkan larangan meminum khamr (minuman keras).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengebirian makna syariat sebagaimana dilakukan kelompok tertentu, disebabkan wacana syariat dalam perpolitikan Indonesia telah menjadi komoditas politik. Sehingga syariat yang langsung berkenaan dengan kebaikan umat, tapi merugikan kepentingan partai dan kepentingan politik, terpaksa disembunyikan. Tidak dijadikan wacana utama. Partai-partai yang mengaku Islam terus mengkampanyekan syariat simbolis, tanpa mewacanakan syariat yang benar-benar memperjuangkan kemaslahatan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, maslahat umat ditelantarkan, bahkan eksistensi negara juga dipertanyakan hanya karena tidak memakai simbol Islam. Indonesia dituding menganut sistem kafir (nidlam al-kufr). Kritik terhadap pemerintah dan konsep negara Indonesia lebih diarahkan pada hal yang simbolis. Wacana yang berkembang justru ingin merubah simbol negara, sedangkan kebijakan pemerintah dan negara Indonesia yang sesuai dengan inti syariat tidak pernah dilegitimasi, bahkan dipandang sebelah mata. Undang-undang negara Indonesia yang berkenaan dengan pemberantasan korupsi, subsidi untuk fakir miskin, dan subisidi untuk pendidikan, tidak dianggap sebagai bagian dari ajaran syariat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga wacana perubahan lebih bersifat struktural dan simbolis, bukan menusuk pada jantung maslahat umat. Para pengusung syariat simbolis ini hanya menunggu sebuah momen untuk merubah simbol kenegaraan dengan simbol yang mereka anggap Islami. Imajinasi politik yang ingin merubah secara struktural dan simbol ini adalah karakter masyarakat organisatoris. Secara sosiologis, kebanyakan pemahaman ini muncul dari masyarakat kota. Kenyataannya, para pengusung syariat simbolis ini kebanyakan berasal dari kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan masyarakat desa yang terbiasa hidup secara alami dan tidak terorganisir. Sehingga mereka memahami Islam secara esensial dan lebih fleksibel. Kesenjangan antara desa dan pusat-pusat pemerintahan membuat masyarakat desa merasa bisa hidup tanpa tergantung pada struktur pemerintahan. Lebenswet (dunia kehidupan) yang berbeda menjadikan kedua elemen masyarakat ini berbeda dalam memahami syariat dan dalam berinteraksi dengan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidaktergantungan masyarakat desa secara belebihan pada negara merupakan pilihan yang benar. Sebab, di abad posmodern ini, negara bukanlah satu-satunya kekuatan yang menentukan aras kehidupan. Di situ ada kekuatan lain yang ikut mengatur dinamika masyarakat. Seperti kekuatan ekonomi, media, dan organisasi non-pemerintah. Bagi penulis, justru pandangan hidup masyarakat desa lebih siap untuk melebur dengan kehidupan posmodern yang tidak bergantung kepada negara saja. Karena itu, masyarat desa (baca: kalangan Nahdlatul Ulama/NU) cenderung memperjuangkan syariat tidak dalam tataran struktural, tetapi lebih senang menerapkan esensi syariat secara sukarela, dari pada memperjuangkan simbol-simbol syariat yang dipolitisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat desa yang berkarakter sufistik itu lebih mementingkan penerapan syariat secara individual dan komunal ketimbang bersusah payah memperjuangkan syariat untuk kepentingan politik. Pada gilirannya, bermunculan kota santri dan masyarakat santri. Dan di situlah agama melebur dengan tradisi. Konsep “kota santri” dan “masyarakat santri” merupakan ide yang luar biasa. Agama benar-benar dipahami secara substansial dan langsung berimbas pada maslahat umat. Imajinasi mereka tentang syariat Islam mempunyai makna luas sampai pada memberi bantuan saat tetangga kesusahan. Implikasi syariat juga terkait langsung dengan diskriminasi sosial-budaya bagi pelanggar-pelanggar syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syariat yang dipahami secara esensial dan menyatu dengan budaya ini lebih mempunyai masa depan dari pada janji-janji politik atas nama syariat. Karena jika individu-individu mencapai kesepakatan untuk memperjuangkan syariat dalam makna esensial akan lebih membantu dalam mempertahankan eksistensi syariat itu sendiri, bahkan sangat berguna bagi masyarakat secara luas. Maka, sangat benarlah firman Allah yang berbunyi (artinya), “Selamatkanlah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka (QS: at-Tahrim:6)”. Di dalam firmannya, Allah lebih menekankan pada perubahan pribadi-pribadi dan komunitas dari pada perubahan di tingkat negara. Sebab, jika pribadi-pribadi dan komunitas sudah baik, pada gilirannya, negara akan baik dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika syariat dipahami secara murni dan tidak di dalam kerangka politik, maka ia akan mampu memperlihatkan identitasnya sebagai penyokong maslahat umat. Dari sini diharapkan syariat yang diperjuangkan tidak lagi syariat sebagai komoditas politik tetapi syariat yang dipahami sebagai maslahat umat. Tangan-tangan politik yang berupaya menutupi kebejatan dirinya akan tersingkap jika masyarakat benar-benar memahami syariat secara esensial. Berangkat dari titik ini pula diharapkan perubahan makna syariat dari simbol menuju esensi yang memperjuangkan maslahat umat. Sehingga pemberantasan korupsi di instansi pemerintah dan partai politik, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, dianggap sebagai bagian inti dari syariat Islam. Dan inilah yang harus diprioritaskan oleh pengusung syariat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bla...bla..bla...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-5605050827067474990?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/5605050827067474990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/tolak-formalisasi-syariat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5605050827067474990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/5605050827067474990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/03/tolak-formalisasi-syariat.html' title='Tolak Formalisasi Syari&apos;at'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-8040543250718272485</id><published>2010-02-25T00:00:00.003+07:00</published><updated>2010-02-25T00:17:00.385+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khilafiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Keutamaan Membaca Sholawat</title><content type='html'>Bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW sudah sepantasnya kalau kita memperbanyak bacaan Sholawat, apapun bacaannya yang penting sholawat. Kalau mo lihat macemnya banyak banget, Kalau teman-teman yang ngerti Seni biasanya pilih Hadroh atau Al Barjanji. Teman-teman yang ga begitu berbakat seni tapi suka bacaan Al Qur'an biasanya pilih Sholawat Al Qur'an. Emang ada ? Ada donk, Bahkan menurut Syech Abdul Qodir Al Jailani itu merupakan Sholawat yang paling baik dan bagus. Ada yang sukanya dzikir biasanya pilih Sholawat yang pendek-pendek trus dibaca ribuan kali. Terserah mereka, mana yang lebih disukai toh ujung-ujungnya juga sama saja yaitu memuliakan Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dikatakan Bid'ah Gimana ? Biarin aja, kata Gus Dur (Alm) "gitu aja kok repot". Masing-masing orang punya pendapat sendiri-sendiri, silakan aja, Kalau punya dasar yang kuat untuk mengatakan Bid'ah. Jangan sampai cuma ikut-ikutan, parahnya lagi kalau memang dasarnya malas. Ya berarti bilang aja malas jangan bilang bid'ah. Karena Membaca Sholawat itu tidak hanya dianjurkan tapi sangat dianjurkan. Di Al Qur'an Begitu kok, Hadits juga banyak yang mengajurkan kita membaca Sholawat. Bahkan tuh, Malaikat aja baca Sholawat untuk Nabi Muhammad SAW. Jadi jangan sampai kita termasuk orang-orang yang inkar terhadap Sunnah apalagi inkar terhadap AL Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya mari kita simak uraian berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita senantiasa memanjatkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad Rasulullah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Sayyidina Muhammad Rasulullah&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيما&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bershalawat salamlah kepadanya&lt;/em&gt;. (QS Al-Ahzab 33: 56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalawat dari Allah berarti rahmat. Bila shalawat itu dari Malaikat atau manusia maka yang dimaksud adalah doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara salam adalah keselamatan dari marabahaya dan kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada keraguan bahwa membaca shalawat dan salam adalah bagian dari pernghormatan (&lt;em&gt;tahiyyah&lt;/em&gt;), maka ketika kita diperintah oleh Allah untuk membaca shalawat -yang artinya mendoakan Nabi Muhammad- maka wajib atas Nabi Muhammad melakukan hal yang sama yaitu mendoakan kepada orang yang membaca shalawat kepadanya. Karena hal ini merupakan ketetapan dari ayat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;فَحَيُّواْ بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Maka lakukanlah penghormatan dengan penghormatan yang lebih baik atau kembalikanlah penghormatan itu&lt;/em&gt;. (QS. An Nisa’: 86)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa dari Nabi inilah yang dinamakan dengan &lt;em&gt;syafaat&lt;/em&gt;. Semua ulama telah sepakat bahwa doa nabi itu tidak akan ditolak oleh Allah. Maka tentunya Allah akan menerima Syafaat beliau kepada setiap orang yang membaca shalawat kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali hadits yang menjelaskan keutamaan membaca shalawat kepada Nabi. Diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;مَنْ صَلَّى عَلَيَّ فِي كِتَابٍ لَمْ تَزَلِ الْمَلَائِكَةُ تَسْنَغْفِرُ لَهُ مَا دَامَ اسْمِي فِي ذَلِكَ الْكِتَابِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Barangsiapa berdoa (menulis) shalawat kepadaku dalam sebuah buku maka para malaikat selalu memohonkan ampun kepada Allah pada orang itu selama namaku masih tertulis dalam buku itu.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;مَنْ سَرَّهُ أنْ يُلْقِى اللهَ وَهُوَ عَلَيْهِ رَاضٍ فَلْيُكْثِرْ مِنَ الصَّلَاةِ عَلَيَّ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Barangsiapa yang ingin merasa bahagia ketika berjumpa dengan Allah dan Allah ridlo kepadanya, maka hendaknya ia banyak membaca shalawat kepadaku (Nabi)&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;مَا أكْثَرَ مِنَ الصَّلَاةِ عَلَيَّ فِيْ حَيَاتِهِ أَمَرَ اللهُ جَمِيْعَ مَخْلُوْقَاتِهِ أنْ يَسْتَغْقِرُوا لَهُ بَعْدَ مَوْتِهِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Barangsipa membaca shalawat kepadaku di waktu hidupnya maka Allah memerintahkan semua makhluk-Nya memohonkan maaf kepadanya setelah wafatnya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ ثُمَّ تَقًرَّقُوْا مِنْ غَيْرِ ذِكْرِ اللهِ وَصَلَاةٍ عَلَى النَّبِيِّ إلَّا قَامُوْا عَنْ أنْتَنَ مِنْ حِيْفَةٍ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mereka yang berkumpul (di suatu majlis) lalu berpisah dengan tanpa dzikir kepada Allah dan membaca shalawat kepada nabi, maka mereka seperti membawa sesuatu yang lebih buruk dari bangkai.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama sepakat (ittifaq) diperbolehkannya menambahkan lafadz '&lt;em&gt;sayyidina&lt;/em&gt;' yang artinya tuan kita, sebelum lafadz Muhammad. Namun mengenai yang lebih afdhol antara menambahkan lafadz sayyidina dan tidak menambahkannya para ulama berbeda pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Ibrahim Al-Bajuri dan Syeik Ibnu Abdis Salam lebih memilih bahwa menambahkan lafadz sayyidina itu hukumnya lebih utama, dan beliau menyebutkan bagian ini melakukan adab atau etika kepada Nabi. Beliau berpijak bahwa melakukan adab itu hukumnya lebih utama dari pada melakukan perintah (&lt;em&gt;muruatul adab afdholu minal imtitsal&lt;/em&gt;) dan ada dua hadits yang menguatkan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu hadits yang menceritakan sahabat Abu Bakar ketika diperintah oleh Rasulullah mengganti tempatnya menjadi imam shalat subuh, dan ia tidak mematuhinya. Abu bakar berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;مَا كَانَ لِابْنِ أَبِيْ قُحَافَةَ أَنْ يَتَقَدَّمَ بَيْنَ يَدَيْ رَسُوْلِ اللهِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tidak sepantasnya bagi Abu Quhafah (nama lain dari Abu Bakar) untuk maju di depan Rasulullah.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, yaitu hadits yang menceritakan bahwa sahabat Ali tidak mau menghapus nama Rasulullah dari lembara Perjanjian Hudaibiyah. Setelah hal itu diperintahkan Nabi, Ali berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;لَا أمْحُو إسْمَكَ أَبَدُا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saya tidak akan menghapus namamu selamanya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua hadits ini disebutkan dalam kitab Shahih Bukhori dan Muslim.Taqrir (penetapan) yang dilakukan oleh Nabi pada ketidakpatuhan sahabat Abu Bakar dan ali yang dilakukan karena melakukan adab dan tatakrama ini menunjukkan atas keunggulan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;KH Abd. Nashir Fattah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Rais Syuriah PCNU Jombang&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dihimpun oleh Sholehuddin SH dari pengajian Kitab Qurratul Ain Bimuhimmatid Din di masjid baiturrahman Jlopo Tebel Bareng yang diikuti oleh Pengurus MWCNU dan Ansor Kecamatan Bareng&lt;br /&gt;Source : www.nu.or.id&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-8040543250718272485?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/8040543250718272485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/02/keutamaan-membaca-sholawat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8040543250718272485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8040543250718272485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/02/keutamaan-membaca-sholawat.html' title='Keutamaan Membaca Sholawat'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-8261675254557877944</id><published>2010-02-24T23:49:00.003+07:00</published><updated>2010-02-24T23:59:18.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Memuliakan Maulid Nabi Muhammad SAW</title><content type='html'>Tanggal 12 Rabi'ul Awal sebentar lagi akan tiba, tepatnya 2 hari yang akan datang. Apa yang akan kita lakukan ? Nonton Sekaten di Alun-alun ? Atau Mengikuti pengajian di kampung kita. Atau justeru kita isi dengan kegiatan-kegiatan yang ga penting ? Kalau teman-teman Ansor-Fatayat NU kecamatan Piyungan rencananya mo ngadain pengajian sekaligus membaca sholawat Al Barjanji di Payak Cilik Belakang Puskesmas Piyungan. Rencananya sih mo diadain tanggal 27 Februari 2010. Mundur dikit ga papa dari pada tidak. So kalau mo dipaspasin pas malam tanggal 12 Rabiul Awal teman-teman ... eh sahabat-i (maksudnya) banyak acara di kampung masing-masing. Nah biar rame di diundur dikit malam Ahad, Pas liburan sekolah juga.  Nah ini ada sedikit tausiyah dari Bapak2 Ulama di PBNU tentang Maulid, biasa kita adopsi dari www.nu.or.id silakan baca lho...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika memasuki bulan Rabiul Awwal, umat Islam merayakan hari kelahiran Nabi SAW dengan berbagai cara, baik dengan cara yang sederhana maupun dengan cara yang cukup meriah. Pembacaan shalawat, barzanji dan pengajian­pengajian yang mengisahkan sejarah Nabi SAW menghiasi hari-hari bulan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar lima abad yang lalu, pertanyaan seperti itu juga muncul. Dan Imam Jalaluddin as-Suyuthi (849 H - 911 H) menjawab bahwa perayaan Maulid Nabi SAW boleh dilakukan. Sebagaimana dituturkan dalam &lt;em&gt;Al-Hawi lil Fatawi&lt;/em&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada sebuah pertanyaan tentang perayaan Maulid Nabi SAW pada bulan Rabiul Awwal, bagaimana hukumnya menurut syara'. Apakah terpuji ataukah tercela? Dan apakah orang yang melakukannya diberi pahala ataukah tidak? Beliau menjawab: Menurut saya bahwa asal perayaan Maulid Nabi SAW, yaitu manusia berkumpul, membaca Al-Qur’an dan kisah-kisah teladan Nabi SAW sejak kelahirannya sampai perjalanan kehidupannya. Kemudian menghidangkan makanan yang dinikmnti bersama, setelah itu mereka pulang. Hanya itu yang dilakukan, tidak lebih. Semua itu termasuk bid’ah al-hasanah. Orang yang melakukannya diberi pahala karena mengagungkan derajat Nabi SAW, menampakkan suka dta dan kegembiraan atas kelahiran Nnbi Muhammad SAW yang mulia". (&lt;em&gt;Al-Hawi lil Fatawi&lt;/em&gt;, juz I, hal 251-252)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sebetulnya hakikat perayaan Maulid Nabi SAW itu merupakan bentuk pengungkapan rasa senang dan syukur atas terutusnya Nabi Muhammad SAW ke dunia ini. Yang diwujudkan dengan cara mengumpulkan orang banyak. Lalu diisi dengan pengajian keimanan dan keislaman, mengkaji sejarah dan akhlaq Nabi SAW untuk diteladani. Pengungkapan rasa gembira itu memang dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan anugerah dari Tuhan. Sebagaimana firman Allah SWT :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;قُلْ بِفَضْلِ اللهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَالِكَ فَلْيَفْرَخُوا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Katakanlah (Muhammad), sebab fadhal dan rahmat Allah (kepada kalian), maka bergembiralah kalian&lt;/em&gt;. (QS Yunus, 58)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini, jelas-jelas menyuruh kita umat Islam untuk bergembira dengan adanya rahmat Allah SWT. Sementara Nabi Muhammad SAW adalah rahmat atau anugerah Tuhan kepada manusia yang tiadataranya. Sebagaimana firman Allah SWT:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan Kami tidak mengutusmu (Muhammad) kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.&lt;/em&gt; (QS. al-Anbiya',107)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesunggunya, perayaan maulid itu sudah ada dan telah lama dilakukan oleh umat Islam. Benihnya sudah ditanam sendiri oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits diriwayatkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;عَنْ أبِي قَتَادَةَ الأنْصَارِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ اْلإثْنَيْنِ فَقَالَ فِيْهِ وُلِدْتُ وَفِيْهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ – صحيح مسلم&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Diriwayatkan dari Abu Qatadah al-Anshari RA bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa Senin. Maka beliau menjawab, "Pada hari itulah aku dilahirkan dan wahyu diturunkan kepadaku”. &lt;/em&gt;(HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa Rasulullah SAW begitu memuliakan hari kelahirannya. Beliau bersyukur kepada Allah SWT pada hari tersebut atas karunia Tuhan yang telah menyebabkan keberadaannya. Rasa syukur itu beliau ungkapkan dengan bentuk puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paparan ini menyiratkan bahwa merayakan kelahiran (maulid) Nabi Muhammad SAW termasuk sesuatu yang boleh dilakukan. Apalagi perayaan maulid itu isinya adalah bacaan shalawat, baik Barzanji atau Diba', sedekah dengan beraneka makanan, pengajian agama dan sebagainya, yang merupakan amalan-amalan yang memang dianjurkan oleh Syari' at Islam. Sayyid Muhammad' Alawi al-Maliki mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada pokoknya, berkumpul untuk mengadakan Maulid Nabi merupakan sesuatu yang sudah lumrah terjadi. Tapi hal itu termasuk kebiasaan yang baik yang mengandung banyak kegunaan dan manfaat yang (akhirnya) kembali kepada umat sendiri dengan beberapa keutamaan (di dalamnya). Sebab, kebiasaan seperti itu memang dianjurkan oleh syara' secara parsial (bagian­bagiannya)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya perkumpulan ini merupakan sarana yang baik untuk berdakwah. Sekaligus merupakan kesempatan emas yang seharusnya tidak boleh punah. Bahkan menjadi kewajiban para da'i dan ulama untuk mengingatkan umat kepada akhlaq, sopan santun, keadaan sehari-hari, sejarah, tata cara bergaul dan ibadah Nabi Muhammad SAW. Dan hendaknya mereka menasehati dan memberikan petunjuk untuk selalu melakukan kebaikan dan keberuntungan. Dan memperingatkan umat akan datangnya bala' (ujian), bid'ah, kejahatan dan berbagai fitnah". (&lt;em&gt;Mafahim Yajib an Tushahhah&lt;/em&gt;, 224-226)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini diakui oleh Ibn Taimiyyah. Ibn Taimiyyah berkata, "Orang-orang yang melaksanakan perayaan Maulid Nabi SAWakan diberi pahala. Begitulah yang dilakukan oleh sebagian orang. Hal mana juga di temukan di kalangan Nasrani yang memperingati kelahiran Isa AS. Dalam Islam juga dilakukan oleh kaum muslimin sebagai rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi SAW. Dan Allah SWT akan memberi pahala kepada mereka atas kecintaan mereka kepada Nabi mereka, bukan dosa atas bid'ah yang mereka lakukan". (M&lt;em&gt;anhaj as-Salaf li Fahmin Nushush Bainan Nazhariyyah wat Tathbiq&lt;/em&gt;, 399)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sudah sewajarnya kalau umat Islam merayakan Maulid Nabi SAW sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Dan juga karena isi perbuatan tersebut secara satu persatu, yakni membaca shalawat, mengkaji sejarah Nabi SAW, sedekah, dan lain sebagainya merupakan amalan yang memang dianjurkan dalam syari'at Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KH Muhyiddin Abdusshomad&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Ketua PCNU Jember&lt;br /&gt;Source : www.nu.or.id&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4432021713116146778-8261675254557877944?l=www.anfatpiyungan.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.anfatpiyungan.com/feeds/8261675254557877944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/02/memuliakan-maulid-nabi-muhammad-saw.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8261675254557877944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4432021713116146778/posts/default/8261675254557877944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.anfatpiyungan.com/2010/02/memuliakan-maulid-nabi-muhammad-saw.html' title='Memuliakan Maulid Nabi Muhammad SAW'/><author><name>Anfat Online</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12625062603402181992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://4.bp.blogspot.com/_esvV0SdEThs/SmV34l72tJI/AAAAAAAAAGQ/H9RWDfvFr2A/S220/File0000156.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4432021713116146778.post-2160010301905993818</id><published>2010-02-24T15:09:00.005+07:00</published><updated>2010-02-24T23:49:35.438+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Darah diantara Alunan Sholawat dan Senandung Ombak  “ Pantai Rabani”Darah diantara Alunan Sholawat dan Senandung Ombak  “ Pantai Rabani”</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Karya : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Maharani  Hidakuswanto&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;“innalillahi” kata  si pemuda, “massyaallah, siapa yang menempatkannya di tempat  ini?!”lanjut si tua. Dua orang laki-laki yang hampir jatuh dari sepeda itu  melanjutkan perjalanan pulang , “masih ada saja ya kek orang yang masih percaya  dengan hal seperti itu” Tanya si pemuda setelah melewati perempatan yang di  tengahnya ada sesaji berupa beras, uang receh dan bermacam-macam bunga yang hampir ditabraknya. “ ya begitulah pola pikir masyarakat di lingkungan kita ini  Lim, hal seperti inilah yang menjadi &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1266998990_0"&gt;tanggung jawab&lt;/span&gt; kita untuk bisa merubah kebiasaan macam itu” kata si Tua itu yang tak lain adalah kakek dari  Abdul Halim sang pemuda tangguh, Beliau bukanlah Priyayi, dukun atau muddin  melainkan seorang dai yang berceramah dari kampung ke kampung untuk menyampaikan  ajaran Nabi Muhammad kepada seluruh ummat islam dikawasan pantai selatan dimana ia  tinggal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Keheningan  malam kampung terpencil di Bantul &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kian nyata,sesekali angin pantai menyentuh lembut kulit, gemuruh ombak sayup-sayup terdengar ,  kampung demi kampung yang mereka lewati bakdal pengajian nampak sepi, hanya satu  dua tempat yang masih ada beberapa orang &lt;i style=""&gt;melek&lt;/i&gt;, “ wah pak kyai baru pulang ngaji” teriak laki-laki tengah baya yang  duduk &lt;i style=""&gt;silo &lt;/i&gt;dengan sarung dipundak kanannya, beberapa orang lainya cuek dengan kartu remi di tanganya dan gelas-gelas  berisi kopi di depanya. “assalamu’alaikum” sapa kakek Abdullah ketika melewati  gardu dimana orang-orang itu duduk dengan dosa disekelilingnya. Gardu itu  terletak di kampung dimana &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1266998990_1"&gt;Abdul Halim&lt;/span&gt;  dan kakek Abdullah tinggal. Kakek Abdullah bukanlah &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1266998990_2"&gt;orang asli&lt;/span&gt; kampung  itu, Beliau dan keluarganya asli Jawa timur dan beliau menjadi pegawai KUA di kecamatan yang mau tidak mau memaksa beliau dan keluarganya hidup di lingkungan itu. Abdul Halim atau yang sering  dipanggil Halim adalah cucu satu-satunya dari kakek Abdullah, Halim dan ibunya  hidup bersama sang kakek sejak ayahnya meninggal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“assalamu’alaikum”  Halim dan kakeknya hampir bersamaan mengucap salam ketika sepeda yang mereka naiki  sampai di depan pintu &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); background: transparent none repeat scroll 0% 0%; cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" class="yshortcuts" id="lw_1266998990_3"&gt;rumah sederhana&lt;/span&gt; itu.  “waalaikum salam”, perempuan tengah baya itu menjawabnya dan membuka pintu, “&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1266998990_4"&gt;Alhamdulillah&lt;/span&gt;, ayo nak segera ganti baju, gosok gigi, wudhu dan segera tidur, supaya besuk tidak kesiangan” kata  sang ibu dan menutup pintu itu kembali. Halim seperti biasa mensucikan dirinya  sebelum tidur. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Si  pemuda itu merebahkan badanya ditempat tidur yang sederhana, dua tanganya dilipat untuk menyangga  kepalanya, “ akankah kampung yang aku tinggali akan seperti ini selamanya, ini  bukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;zaman jahiliah tapi ini sudah zaman modern” katanya dalam hati sambil menerawang atap-atap kamarnya mengingat-ingat  cerita zaman Nabi. Bukan malam itu saja ia berfikir akan hal itu, namun seiring  berjalanya waktu dengan benak fikiran yang sama ia semakin berkeinginan untuk  segera memperbaiki keadaan social dan kebiasaan masyarakat ditempat tinggalnya, apalagi kawasan ia tinggal adalah kawasan yang mempunyai potensi alam  yang sangat indah, namun sayang Pemda tidak begitu memperhatikan, karena  kawasan itu tidak mempunyai budaya yang menonjol untuk dipromosikan kepada  wisatawan, berbeda dengan pantai-pantai disekitarnya seperti &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1266998990_5"&gt;Parangtritis&lt;/span&gt;, Depok dan sebagainya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Malam yang semakin dingin mengantarkannya dalam lelap mimpinya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;div  style="border-style: none none dotted; padding: 0cm 0cm 1pt;color:windowtext;"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="border: medium none ; padding: 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dua pertiga malam  ia selalu bangun untuk melaksanakan sholat tahajud, seperti malam itu juga. “ Ya Allah,  Hanya engkaulah sang Maha pemberi kemudahan, berikanlah hambaMu ini kemudahan, kelancaran dan kesuksesan untuk MTQ esok hari” sepenggal doa ditambahkan  Halim pada malam itu, karena esok ia akan maju MTQ tingkat provinsi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“  Shodakallahul’adzim” suara merdu itu terdengar dari sudut bangunan tua di tengah kota Jogja, tak lain  dari panggung MTQ, sorak dan tepuk tangan menghiasi akhir bacaan ayat suci  yang disampaikan oleh Halim . “Subhanallah, indah, merdu sekali suara kamu  Lim, aku bisa kalah ini” puji Shidiq yang menemani Halim di samping  panggung,Shidiq adalah peserta lomba yang baru ia kenal di awal perlombaan itu,,  “terimakasih Diq, penampilanmu tadi juga special ”jawab Halim dengan senyumnya, lalu  mereka berjalan ketempat menuju tempat duduk. Banyak hal yang diperbincangkan  dua orang pemuda itu, mulai dari alamat mereka,persiapan &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1266998990_6"&gt;Ujian&lt;/span&gt; Akhir yang akan mereka tempuh bulan depan, buku-buku bacaan yang mereka senangi hingga  tokoh yang mereka idolakan. “ nanti malam berangkat kan Lim di Lapangan  Trirenggo?” Tanya Shidiq, “Insyaallah Diq” kata Halim singkat, “katanya penggemar  Kyai &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1266998990_7"&gt;Mustofa Bisri&lt;/span&gt;  dan penggemar setia Habib Syech, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;masa ngga  berangkat” canda Sidiq, “ semoga Allah memberikan kesempatan kakekku untuk menemaniku Diq” kata Halim,  “lhoh, kenapa ngga bareng sama teman-temanmu saja Lim?” Tanya Shidiq “ hwuala, anak-anak muda dilingkunganku itu hampir sama sekali belum tersentuh  agama Diq, baru beberapa orang saja yang menyadari akan pentingnya agama dalam  hidup ini, aku dan kakekku baru proses untuk memperbaiki kondisi masyarakat di  sekitarku” jelas Halim melas, “apakah tak ada tokoh seperguruan dengan kakekmu di kampungmu Lim?” Shidiq kembali bertanya, “aku sekeluarga pendata…..”,  “brak”, seorang pemuda seumuran Halim&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berlari menabraknya dengan air teh yang menumpahi bajunya, “heih kalau jalan lihat-lihat dong, mentang-mentang dapat tepuk tangan dari hadirin  berlagak sok-sokan kau” kata pemuda itu ketus, “maaf jika saya yang salah” jawab  Halim singkat, ia tau bahwa pemuda saingannya lomba itu sejak tadi tlah memperlihatkan ketidaksukaanya pada dirinya. “ kamu ga papa kan Lim?”  Shidiq panik, “ngga papa Diq, tenang saja, Cuma basah sedikit, oh iya aku lanjutkan perbincangan tadi” jawab Halim sambil membersihkan sebagian air teh yang membasahi bajunya. “ hanya ada satu tokoh yang disegani dan dihormati masyarakat, beliau adalah mbah muddin, mbah muddin mempunyai pengaruh  besar terhadap masyarakat di sekitarku, namun sejauh ini keotoriteran mbah  muddin dalam mengurusi agama sama sekali belum membawa titik terang bagi  masyarakat Diq” jelas Halim panjang, “ spesifiknya seperti apa Lim?”,Shidiq belum  begitu mengerti dengan apa yang disampaikan Halim, sambil berbincang mereka  duduk di kursi barisan terakhir yang disediakan panitia lomba “ orang-orang NU  mempunyai kebiasaan mengadakan slametan pada acara kematian dan sebagainya, hal  itu tentu saja baik, karena mendoakan orang yang telah wafat supaya diberi  ketenangan di sisi Allah, namun mereka juga masih memberikan sesaji untuk orang yang  sudah meninggal, hingga kadang terlampau menjadi Syirik, di acara hajatan juga  masih sering nanggap wayang, kethoprak, jathilan yang ujung-ujungnya pada  budaya perjudian,massyaallah” jelas Halim. “parah juga ya Lim masyarakat di  sekitarmu” Sidiq merasa prihatin dengan cerita Halim. Masih banyak hal yang mereka ceritakan, mereka berupaya saling memberi solusi. Sungguh asyik  perbincangan kaum intelek muda seperti Halim dan Shidiq.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Waktu  yang mereka nanti tiba, yaitu pengumuman juara MTQ, disamping Thropy Utama Gubernur yang diperebutkan  yakni uang tunai senilai dua juta rupiah yang menjadi semengat mereka. “ Hadirin  yang berbahagia, Juara harapan satu MTQ tingkat provinsi &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1266998990_8"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt; tahun ini  diraih oleh &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ananda Ahmad Shidiq dari MAN 2 Jogjakarta”, Shidiq tersenyum bahagia atas prestasinya, lalu ia maju ke  atas panggung. Setealah juara tiga dan dua diumumkan, sang pembawa acara  kembali membuat tegang para hadirin dan peserta lomba khususnya. “ Juara satu  lomba Qiroah tingkat provinsi tahun ini diraih oleh ananda Abdul Halim dari  SMA Ma’arif 1 Bantul”, semua mata tertuju pada Halim, “Alhamdulillah” ia mensyukurinya. Dengan gembira ia membawa pulang Thropy Gubernur dan uang  tunai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Panas  terik matahari siang itu tidak menghentikan langkah Halim pada kedai es yang biasa dilakukan anak-anak sekolah, “ Halim”, suara itu terdengar dari telinganya, ia berhenti dan menoleh. “ eh Ali, assalamu’alaikum”, Halim menyapa dan mengulurkan  tangan pada pemuda seusianya yang bernama Ali, ia adalah tetangga Halim orangtuanya  menjadi pengusaha geplak, namun sayang masyarakat lain belum mau mengikuti jejak  orang tua Ali. “waalaikum salam Lim, nampaknya wajahmu ceria sekali” Ali  mencoba menebakknya.”Alhamdulillah Li, tadi aku meraih juara MTQ tingkat  provinsi, ada apa gerangan Li?” Tanya Halim, “begini Lim, aku itu mendapat amanat dari sekolah untuk mengikuti lomba pidato, padahal aku tidak bisa sama  sekali, makanya aku mau minta tolong ke kamu untuk mengajariku” Ali menyampaikan maksudnya. “dengan senang hati Li, aku akan berusaha membantumu” jawab  Halim, “bagaimana jika nanti malam kamu ikut aku saja, ada pengajian di  lapangan Trirenggo, yang ngisi beliau Kyai Mustofa Bisri, dan sholawatnya Habib  syech serta Ahbabul Mustofa,aku yakin kamu akan mendapat inspirasi dari  Beliau” Halim mencoba menawarkan. “Wah boleh banget Lim, nanti malam aku akan mengajak  si Lukman, pasti dia mau” kata Ali. Halim tak menyangka jika ada I’tikad  baik dari pemuda dikampungnya, ia merasa sangat senang karena ia akan mendapat  teman untuk memperjuangkan missinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Malam  itu menjadi malam yang spesial bagi Halim, ia bersyukur diberi &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1266998990_9"&gt;kesempatan untuk&lt;/span&gt; menghadiri pengajian dengan teman-temanya, “ Shidiq” pelan Halim berkata dari kejauhan melihat orang  yang tadi dikenalnya, Halim mencoba maju mendekati panggung untuk meyakinkan penglihatanya. Ia baru tau bahwa Shidiq &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1266998990_10"&gt;adalah salah satu&lt;/span&gt; personel Ahbabul Mostofa. “assalamu’alaikum Diq” Halim,kakek Abdullah dan dua temanya menghampiri Shidiq usai tampil,mereka saling berbincang dan berkenalan  satu sama lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;div  style="border-style: none none dotted; padding: 0cm 0cm 1pt;color:windowtext;"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="border: medium none ; padding: 0cm; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Malam itu tak  seperti biasanya, Hasrat Halim tak bisa ia sembunyikan “Kakek, bolehkah aku mengajak Ali  dan Luqman berlatih terbangan?” Halim memberanikan diri mengungkapkan  keinginannya pada sang kakek, “Tujuan kamu apa, bukankah itu terlalu berani untuk  kamu lakukan?” Kakek Abdullah sedikit terkejut dengan pertanyaan Halim. “ngga  ada salahnya kek mencoba, aku mempunyai uang tabungan untuk membeli alat  hadroh, dan aku akan minta tolong Shidiq untuk mengajarinya” Halim meyakinkan  kakeknya. “Ya kalau memang itu maumu ya ngga papa, dengan satu syarat, itu boleh  kamu lakukan setelah kamu selesai Ujian” Kakek Abdullah mengizinkanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Satu setengah  bulan sudah rencana itu termakan waktu, Halim sudah menyampaikan maksudnya kepada Shidiq, hari itu Shidiq silaturrahmi kerumah Halim,  Halim berjanji jika Shidiq berkunjung kerumahnya ia akan mengajak Shidiq berjalan-jalan ke pantai yang pernah ia ceritakan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Butiran pasir  berlari berkejaran dibalik langkah kaki kedua pemuda tangguh yang menyusuri tepian pantai itu , nyanyian ombak dan hamparan laut maha luas memberikan kesempatan kedua anak adam untuk mengkajinya. “Subhanallah,  indah banget Lim, Allah masih memberikanku kesempatan untuk menikmati kesucian CiptaanNya yang belum terjamah tangan-tangan makhluknya, sayang sekali  potensi seperti ini jika hanya terus menerus dibiarkan tanpa dimanfaatkan “ kata  Shidiq terkagum-kagum. “aku masih punya rencana Diq, jika hadroh yang akan kita  rintis ini membuahkan hasil, maka akan mempermudah akses untuk menghimpun  masyarakat untuk mempromosikan tempat ini dengan budaya yang khas dan islami” Halim mengembangkan buah pikiranya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Dua bulan  sudah lantunan sholawat hampir setiap malam terdengar di pesisir pantai selatan, anak muda yang dulunya suka ugal-ugalan kini mereka mau  menyalurkan bakatnya pada musik yang berupa sholawat, mereka berperan sebagai  personil hadroh itu, ada yang memainkan terbang, menjadi vocal atau hanya jadi  backing vocal saja. Kemajuan di bidang lain mulai terlihat, grup hadroh ini  meluangkan waktunya setiap malam jumat untuk mengadakan yaasinan, tak  tanggung-tanggung jamaahnya ternyata tak hanya dari kalangan muda saja, namun dari  ibu-ibu, bapak-bapak hingga anak-anak. Kondisi sosial masyarakatpun berangsur  membaik,perjudian perlahan kian menghilang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Mutiara senja  menyibakkan berjuta makna dibalik semburat jingga, adzan magrib berkumandang seraya burung-burung pelican kembali ke sarangnya. Langgar  yang telah lama ditinggalkan kini mulai hidup kembali. Bahkan Halim dan teman-temanya mengadakan pembelajaran iqro bagi anak-anak, “ Lim, usai  sholat isya nanti aku mau bicara sama kamu”Ali menghampiri Halim.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;“begini Lim,  sejak kedatangan si Abi banyak hal yang menjadi simpang siur, katanya yaasinan itu bid’ah, sholawatan dan hadroh itu juga bid’ah, banyak  masyarakat yang terhasut oleh kata-katanya, mereka percaya karena mereka tau kalau  si Abi itu jebolan pondok pesantren”Ali cemas menyampaikanya, Abi &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1266998990_11"&gt;adalah orang yang&lt;/span&gt; telah menumpahkan air teh pada Halim saat MTQ, ia kini berada dikampung  Halim karena ikut tinggal bersama mbah muddin yang tak lain adalah pamanya,  Halim masih mengingatnya,dalam hatinya berkata” massyaallah, hal buruk apalagi  yang menghalangi niat baikku, aku tak boleh suudzon”. “ jangan khawatir Li,  Allah pasti akan memberikan jalan kepada hambaNya yang berbuat kebaikan meski  ada jalan yang menyesatkan” Kata Halim bijak. “ aku takut jamaah kita akan berpindah padanya” Ali kembali cemas. “tidak, percayakan, dakwah kita  mempunyai dasar yang jelas dan bisa dipertanggung jawabkan” halim kembali  menegaskanya. “nanti, sebelum latihan teman-teman kita ajak bicara tentang maslah ini,  kita cari jalan keluarnya bersama” Halim menambahkanya, hari-hari  dimanfaatkan oleh Grup Hadroh itu untuk berlatih, karena satu minggu lagi akan mengikuti  festival sholawat dan hadroh yang akan diadakan pimpinan cabang NU &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1266998990_12"&gt;kabupaten Bantul&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Masjid Agung  Bantul malam itu berhiasakan alunan sholawat,melalui judul sholawat Ya Rosullallahi,Ya Badrotim dan Qul Ya Adhim, Group Hadroh rintisan baru  itu mendapat juara satu, Betapa mengejutkan para hadirin yang datang malam  itu termasuk Bupati Bantul, banyak perbincangan bahwa kampung Kwaru yang  terkenal kolot itu kini mempunyai prestasi di bidang agama. Bapak Bupati Bantul mempunyai rencana, mewujudkan kawasan pantai itu menjadi kawasan wisata  dengan budaya Islami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Melalui forum  pengajian yang frekwensinya semakin sering diadakan kini mempermudah komunikasi masyarakat, dengan penuh kesadaran masyarakat akan mengadakan  bersih pantai, untuk menata kawasan pantai. “ Nak Halim, bapak minta persiapan  untuk acara peresmian dibukanya pantai ini sebagai pantai indah bernuansa  islami, mohon dikoordinator untuk hadrohnya, karena hadroh akan menjadi cirri  budaya dikawasan wisata kita” pak Lurah memerintah Halim. Dengan sepenuh hati  Halim semangat 45 berusaha mensukseskan acara itu, Kakek Abdullah menjadi  motor penggerak warga untuk persiapan tempatnya. Bahkan sebelumnya kakek  Abdullah berinisiatif membuat tempat singgah dengan model bangunan masjid mini,  karena hal serupa tidak pernah ditemukan di tempat wisata lain termasuk di &lt;span style="background: transparent none repeat scroll 0% 0%; cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" class="yshortcuts" id="lw_1266998990_13"&gt;Parangtritis&lt;/span&gt;  ataupun Pandansimo.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: ju
